Featured Slider

8 Mitos Perawatan Bayi


8 Mitos Perawatan Bayi - Dunia per-ibuan adalah dunia yang asing dan baru untuk Ibu Ibu newbie macam saya ini. Belum genap dua bulan saya menjadi Ibu, banyak sekali ilmu dan informasi yang harus dipelajari, khususnya yang menyangkut tumbuh kembang buntelan cinta. Banyak hal yang harus dilakukan dan yang justru tidak boleh dilakukan, tapi sudah biasa dilakukan banyak generasi sebelumnya. Nah, khan...

Untungnya begitu saya melahirkan kemarin, saya mendapatkan kelas edukasi cara merawat bayi, termasuk mitos mitos yang berhubungan dengan bayi yang sudah dilakukan mungkin dari dulu sampai sekarang, padahal justru membahayakan sang bayi. 


Nah, kali ini saya ingin berbagi tentang mitos apa aja sih yang tidak seharusnya dilakukan.

Belajar Bahasa Inggris Yuk! #8 The Present Continuous Tense : Introduction



Apa kabar chic learners?

Alhamdulillah ya kali ini saya hadir kembali dengan The Present Continuous Tense atau bisa juga disebut dengan Present Progressive.

Kapan sih kita menggunakan Present Continous Tense?


Kita menggunakan tenses jenis ini saat kita mengutarakan sesuatu yang sedang berlangsung/sedang terjadi di saat yang bersamaan dengan saat kita berbicara. Misalnya, kita lagi ngopi di cafe nih, nah tiba tiba di luar hujan. Nah, kita bilang tuh,

“Wah,hujan tuh sekarang..” Kejadian hujannya bebarengan dengan saat kita membicarakannya, khan? Di Bahasa Inggris, kita menggunakan Present Continuous Tense deh! Gampang ternyata, ya? Makanya, Present Continuous Tense ini menggunakan keterangan waktu now, at the moment alias ‘sekarang’. Because it’s happening now!

“Ups, it is raining now!” Jadi begini deh!

Sama seperti Simple Present Tense yang kita bahas beberapa minggu lalu, tense ini juga punya formula/pattern sendiri;

Subject ( I, you, they, we, he, she, it) +to be ( am, are, is) + V-ing + Object/Adverb
Contoh : It is raining now.

Cara Kreatif Mengajar Bahasa inggris Edisi 21 : Keywords Chain Game



Good morning chic teachers!!

Akhirnya setelah sekian purnama saya nggak sempat menulis rubrik Teaching Ideas, kini saya hadir kembali! Maklum, setelah cuti hamil dilanjutkan pulang kampung dan melahirkan, rubrik Education/Teaching ideas jadi rubrik yang paling sepi. Terlebih lagi saya harus resign dari Lembaga Les Bahasa Inggris yang selama lima tahun saya melalang buana mengajar di sana. Sedih kali.. But that’s how life works. Untuk mengobati rasa kangen saya ini, saya masih punya stok ide mengajar segudang dari sana dan saya akan membagikannya untuk para pembaca setia rubrik ini. Cihuyyyyy!!!
Permainan kali ini simple sekali ya, Miss. Kita Cuma butuh papan tulis, marker dan satu kallimat pembuka saja untuk nantinya bisa jadi banyak kalimat. Kok bisa?

Ya bisa, Mister! Karena kita akan bermain Keyword Chain Game! Alias permainan menyambung kata kunci. Kayak susah gitu ya diimajinasikan. Kata kunci kok disambung sambung tuh maksutnya gimana gitu.

Nah, game ini idealnya untuk anak anak dari kelas 1 SD sampai 3 SD karena goal/purpose dari permainan ini adalah untuk mengembangkan kosakata dan writing skill. Untuk anak kelas 3 SD bisa dikembangkan lagi menjadi lebih rumit menggunakan grammar yang bervariasi. Jumlah anak untuk permainan ini bisa sampai 20an anak karena nantinya akan dibagi menjadi dua kelompok besar dengan menulis secara bergilir satu per satu. Jadi, semua anak akan mendapatkan bagian bermain dan berpikir.

Well, let’s figure it out!

8 Peran Blog untuk Ibu Rumah Tangga




8 Peran Blog Untuk Ibu Rumah Tangga- Apa sih peran blog untuk ibu rumah tangga macam saya? Sudah empat bulan ini saya pulang kampung dan meninggalkan kehidupan di Jakarta demi mengasuh anak pertama yang Alhamdulillah lahir tanggal 3 September kemarin. Bersyukur? Alhamdulillah, Sudah tentu rasa syukur memuncah muncah tiap saat. Melihat anak pulas tidur di pangkuan saja rasanya terharu tak berkesudahan. Tapi namanya manusia ya, yang namanya bosan tetap saja hinggap. Bosan berkegiatan hanya di rumah saja, bosan hanya bertemu dengan itu itu saja, bosan dengan rutinitas yang ada, bosan Cuma pakai daster tanpa make up. Kadang bosan menjalar sampai ubun ubun! Untungnya ada satu kegiatan yang bisa mengalihkan kebosanan sekaligus mendapatkan benefit plus plus untuk ibu rumah tangga pemula macam saya.

Dalam memperingati hari Blogger Nasional yang jatuh pada tanggal 27 Oktober 2018, saya terpatik untuk menulis apa saja sih peran Blog untuk ibu rumah tangga versi saya?

Julio's Diary 2 : Pertemuanku dengan Dek Maesya



Assalamualaikum, teman teman!

Alhamdulillah hari ini sudah tanggal 3 lagi. Itu berarti sudah genap 2 bulan usiaku. Bersama Ibu selalu, dalam dua bulan ini banyak kali hal yang aku telusuri dan alami setiap hari. Bahkan, tanggal 6 September kemarin aku juga sudah datang ke Posyandu bersama Ibu dan Uti. Aku ditimbang dan diukur, lalu dicatatlah di buku KIA milikku. Alhamdulillah, berat badanku sudah bertambah menjadi 4.2 kg dengan panjang 55 cm. Tak sia sia aku gemar menyusu atau Ayah menyebutnya dengan nyenyen. Aku mendeklarasikan diri; hobiku adalah NYENYEN. Doakan aku sehat selalu ya, teman...

PERGI KE RUMAH MAESYA


Rumah Tangga Sarat Rasa





Kau tahu pertemuan yang paling berharga untukku hingga nanti bertepikan kubur?
Pertemuan denganmu, di teras Plasa Cibubur.
Mengesap kopi mengepul dan bercerita sepanjang malam terbentang.
Matamu menuju mataku. Mataku tertuju padamu.
Degup hatiku, bertalu talu
Ada keyakinan saat itu; membersamaimu sepanjang waktu
Akan seru.

Belajar bahasa Inggris Yuk!#6 : Article A, An VS The


Hello, chic learners!

Belajar Bahasa Inggris Yuk! Sudah siap belajar Bahasa Inggris lagi? Rubrik “Belajar Bahasa Inggris Yuk!” datang lagi! Alhamdulillah akhirnya nih saya bisa menulis pembahasan grammar Bahasa Inggris lagi pasca melahirkan. So, this is my first post after giving birth! Dan kali ini saya tertarik untuk membahas tentang article, A/An VS The.

“I have a house. The house is so cozy and unique.”

Yuk diaminkan dulu.

“Saya mempunyai sebuah rumah. Rumahnya sangat nyaman dan unik.”

Itu sama sama article untuk rumah, tapi mengapa di kalimat pertama menggunakan “a”, sedangkan di kalimat kedua menggunakan “the” ya? Yuk kita cari tahu bedanya!

(REVIEW) Pengalaman Melahirkan di RSIA Mutiara Bunda, Salatiga




Sebulan yang lalu adalah momen momen paling bersejarah dalam hidup saya, Bu. Alhamdulillah saya telah dikaruniai seorang bayi laki laki bernama Julio Khairi Quanta dengan cara operasi caesar.  Walaupun saya harus menjalani operasi caesar, kebahagiaan tetap membumbung setelah melihat si buntelan cinta lahir dengan sehat tanpa kekurangan suatu apapun dan terlebih lagi karena pelayanan rumah sakit yang menurut saya tergolong bagus dan memuaskan. Yup! Saya melahirkan di Rumah Sakit Ibu dan Anak Mutiara Bunda, Salatiga.

Memasuki usia kandungan 7 bulan saya harus mengambil cuti dan kembali ke kampung halaman. Nah, otomatis saya juga harus berpindah dokter kandungan. Karena saat itu si buntelan cinta masih sungsang, saya memutuskan untuk memeriksakan kandungan ke Dokter Robby Hernawan Sp.OG (K), RSIA Mutiara Bunda, Salatiga, mengikuti saran teman teman dan juga saudara tentang dokter Robby yang terkenal pro-normal. Bahkan, saudara saya juga berhasil melahirkan normal walaupun sungsang di sana beberapa tahun yang lalu. Bismillah,  saya ditemani keluarga rajin mengunjungi dokter Robby walaupun harus rela berangkat pukul 5.30 pagi plus minta tolong didaftarkan terlebih dahulu oleh saudara atau telpon pagi pagi sekali untuk mengambil nomor dulu. Maklum, saya tinggal di Ambarawa dan harus menempuh jarak kurang lebih 25 kilometer untuk sampai ke Salatiga.

Qadarullah, setelah terjadi indikasi sungsang ditambah lagi air ketuban yang makin berkurang, lilitan satu pada buntelan cinta dan HPL yang terlewatkan, akhirnya dokter harus memutuskan untuk mengambil tindakan operasi. Setelah pemeriksaan rutin, di hari yang sama; 3 September 2018 pukul 12.30 dilakukanlah operasi caesar.



Beruntung, saya bisa merasakan fasilitas dan pelayanan di Rumah Sakit Mutiara Bunda yang menurut saya memuaskan. Kok bisa? Yuk saya sebutkan satu per satu. 

Julio's Diary #0 ; Pertemuan Pertama Dengan Ayah


JULIO


Perkenalan

Assalamualaikum wr wb,

Hallo! Perkenalkan namaku Julio. Panjangnya Juliooooooooooooo. Oh maaf sobat, aku sepertinya suka bercanda. Nama panjangku adalah Julio Khairi Quanta. Ibu sering berceloteh,

“Anak siapa ini??? Ohhh...ini anaknya Ayah Alfrets dan Ibu Meykke ya...”

Nah, dari situ aku tahu kalau aku anak mereka berdua. Kata Ibu, nama ini adalah nama hasil pemikiran Ayah. Semula Ayah menginginkan Khairul dan Ibu merevisinya menjadi Khairi. Julio adalah anak laki laki, Khairi adalah kebaikan sedangkan Quanta adalah cahaya. Ayah ingin aku menjadi anak laki laki yang membawa cahaya kebaikan bagi sesama. Aamiin..

Aku lahir di Rumah Sakit Mutiara Bunda, Salatiga tepat di hari Senin, 3 September 2018 pukul 13.05 WIB. Aku terlahir dengan berat 3.2 kg dan panjang 48 cm. Alhamdulillah, walau pun aku lewat jendela, tetapi aku dan Ibu dinyatakan sehat dan bisa pulang lima hari kemudian.


Fotoku pertama kali, sesaat setelah dilahirkan dan ditetes mata.

Pengalaman Melahirkan Secara Caesar




Pengalaman Melahirkan Secara Caesar - Terlepas dari polemik tentang makna ibu seutuhnya dilihat dari cara mereka melahirkan; pervaginam atau caesar, kali ini saya tidak akan membahas lebih lanjut kontroversi itu, bu ibu. Saya ingin berbagi cerita proses melahirkan secara caesar yang sebelumnya diwarnai drama kehamilan yang penuh liku liku. Terserah bu ibu netijen mau nganggap saya sebagai ibu siluman.

Baca juga "Trimester Pertama Penuh Drama"

Penyebab saya harus melahirkan secara caesar adalah bayi saya sungsang, terdapat lilitan satu kali, dan HPL yang terlewat. Jadi, saya belum sempat merasakan kontraksi. Saya disarankan untuk operasi caesar di hari yang sama saat saya konsultasi rutin seminggu sekali. 

Well, di hari itu juga saya sudah siap sedia membawa tas berisi baju dan akhirnya operasi dijadwalkan setelah Dhuhur. Alhamdulillah semua keluarga besar mengantar, mulai dari Ibu, Bapak, kakek dan nenek. Selama operasi pun mereka sudah berjaga di luar dengan banyak banyak membumbungkan doa demi keselamatan saya.
----

PROSES OPERASI


“Baca doa ya bu...Sekarang saya mulai.” Dokter Robby; dokter kandungan yang menangani saya sejak saya pindah dari Jakarta sampai saat saya melahirkan secara caesar memberi aba aba.

Jangan kau tanyakan bagaimana perasaan saya saat itu, bu. Andaikata perasaan takut, was was gundah gulana dan segala perasaan yang campur aduk itu dikonversi menjadi tingkatan angka dari 1 sampai 10, mungkin punya saya ada di angka 11. Alhamdulillah sejak lahir sampai sekarang saya belum pernah dirawat di Rumah Sakit, menerima sodetan jarum infus atau menjalani operasi. Sekalinya terluka adalah saat kaki saya sobek terkena ujung kail pasca menyelam di UmbuL Ponggok beberapa tahun lalu dan harus dijahit dua. Itu saja dibumbui drama alergi antibiotik dan infeksi luka sampai saya menangis tersedu sedu di kamar kost. Ah, masa muda masa yang berapi api.