Featured Slider

Sky View Banaran, Sensasi Ngopi Sambil Menikmati Pemandangan dari Ketinggian

 "Dine in The Sky"

Slogan yang memang pantas disematkan untuk Sky View Banaran Cafe ini. Begitu kami masuk ke area restoran berikut anjungan terbuka yang langsung mengarah ke pemandangan Rawa Pening yang super spektakuler dan hamparan kebun kopi dengan semerbak aromanya yang khas, semua beban beban hidup terasa ringan, lalu hilang. MasyaAllah, indah banget bro!!

Pemandangan indah di Sky View Banaran

Alhamdulillah beberapa waktu yang lalu kami menyempatkan diri untuk jalan jalan tipis ke salah satu destinasi kuliner dan wisata yang terbilang baru, Sky View Banaran Cafe di Kampoeng Kopi Banaran. FYI, Destinasi ini resmi dibuka sejak tahun 2020 dan dibangun oleh PTPN IX.  Salah satu bisnis yang merupakan pengembangan usaha setelah bisnis perkebunanan kopi dan penjualan biji kopi ini diharapkan menarik pengunjung anak muda dan keluarga yang mencintai kopi sebagai gaya hidup. Tak hanya itu, bakal disediakan live music dari home band kafe. Ah, malam Minggu bisa syahdu bin romantis ya kalau ke sini bersama pasangan.

Baca juga piknik kami tipis tipis 

Sky Garden Cafe and Resto by Susan Spa, Bandungan

Banaran 9 Resto Cafe and Tea, Sensasi Ngopi di Alam Terbuka

Rummi Kopi Lan Tresna - Kampung Banyumili, Sensasi Ngopi di Tengah Taman

6 Kiat Mengatasi Kulit Kering

Apa saja 6 kiat mengatasi kulit kering


Siapa di sini yang kulitnya cenderung kering dan kadang bahkan sampai bersisik? Yes, kita sama. Kulit wajah saya juga cenderung kering walaupun pernah jadi sangat berminyak gegara salah memakai krim wajah. Atau terkadang juga daerah T di wajah terasa mengkilap di saat saat tertentu. Selebihnya, kulit saya terasa kering dan terasa kasar saat disentuh.


Terus nggak mungkin kan kalau kulit kering dibiarin gitu aja? Jadi, saya mencoba beberapa cara untuk menjadikan wajah saya lembab dan at least nggak bersisik atau terasa kasar gitu. Karena kulit yang kering atau bibir kering misalnya, dipakein bedak atau lipstik pun jadinya nggak bagus ya.
Dan inilah lima cara mengatasi kulit wajah kering yang pernah saya coba.

5 Website Keren untuk Mengajar Bahasa Inggris Secara Online

 "Duh, kalau ngajar online gini ngapain  aja ya?"

"Masa iya dikasih tugas melulu pas zoom meeting?"

"Gimana bikin anak anak jadi semangat dan pelajaran online jadi lebih seru ya?"

Hmm..related nggak sih Miss? Mister? Selama pandemi ini memang tidak bisa dipungkiri kalau para guru pun harus berinovasi. Kita harus beradaptasi dengan era pelajaran online dengan segala tantangannya. Ada yang signal buruk, anak anak nggak fokus, masih juga guru yang mati kutu saat ngajar di depan kamera. Macam macam. 

But don't worry! Karena banyak jalan menuju Roma, dan banyak cara untuk membuat kelas online menjadi lebih berwarna. Nah, salah satunya adalah belajar dengan menggunakan games, quiz atau pun worksheet menarik yang bisa kita cari di internet. Dan, kali ini aku akan berbagi 5 website keren yang bisa banget digunakan untuk mengajar Bahasa Inggris secara online. Pssst, beberapa di antaranya juga bisa dipakai untuk mengajar pelajaran lainnya lho.

Sebelum baca lebih lanjut, coba Miss baca juga info ini. Siapa tahu berguna!

Cara Jitu Mengajar Speaking di Kelas

Tiga Aktivitas Penunjang Pembelajaran Aktif, Interaktif dan Menyenangkan di Lab Bahasa Inggris

10 Tips Memenangkan Lomba Story Telling

Ini Tentang Aku, meykkesantoso.com



Mungkin banyak teman teman yang berpikir atau bertanya tentang alasan aku ngeblog, kenapa aku masih terus bertahan walau sudah rempong ngurusin anak dan suami, apa saja yang aku dapatkan dari ngeblog, kenapa nama blognya meykkesantoso.com, kenapa kok .com, apa saja yang aku tulis selama hampir 10 tahun ini di sini, dan apa yang aku inginkan dari nama meykkesantoso.com.

Baiklah, akan aku jabarkan semua yang berkaitan dengan aku, meykkesantoso.com.

Baca ini juga, yuk!

Literasi Digital, Emang Penting?

8 Alasan Nulis Blog Versi Meykkesantoso.com

Belajar SEO Mudah dan Anti Ribet

MANUSIA BOLEH MATI, TULISAN TETAP ABADI

"Nanti kalau aku mati, orang orang inget aku itu sebagai orang yang kayak gimana ya?"

"Kapan aku mati ya? Terus kalau aku mati, siapa aja yang bakalan ingat aku?"

"Gimana caranya biar anak cucu cicit nanti bisa tahu kalau mereka punya nenek moyang keren yang (ternyata beberapa tahun kemudian) hobi ngajar, nulis, sama traveling kayak aku gini ya?"

Saat SMA, semua pertanyaan itu terus menggelinding satu demi satu, memenuhi pikiran remaja 17 tahun yang sedang mencari jati diri lewat pertanyaan seputar mati. Lalu, seolah Allah menjawab tiap tiap gulanaku, dihadirkanlah seorang guru TIK yang mengajariku diary online yang bisa disimpan hingga bertahun tahun, yang bisa dibaca oleh siapapun, yang tak lekang dimakan jaman. BLOG, namanya. 

Literasi Digital, Emang Penting?

Sepenting apa sih literasi digital itu

 

"Ih, jangan mau divaksin. Itu mengandung kera, tau. Haram! Naudzubillah. Kemarin aku baca judul di FB kek gitu. Serem nggak sih."

"Halah hidung suntikan aja kok dibangga banggain mbaknya ya. Mentang mentang artis apa apa dipamerin."

"Eh, aku punya video yang 39 detik punya Gingsul, lho. Mau nggak?"

Pernah nggak sih teman teman baca status orang, atau komentar salah satu feed artis atau bahkan denger sendiri omongan orang kayak yang di atas gitu? Atau jangan jangan kita sendiri menjadi salah satu dari golongan mereka? Duh, jangan sampai ya, Mans. Walaupun kata dunia, Indonesia ini darurat membaca alias tingkat minat baca orang orangnya rendah, tapi jangan sampai kita juga ikut ikutan nyebar berita hoax dan fitnah, bully orang walau online, atau bahkan justru memberikan statement yang bikin orang sakit hati atau bahkan meresahkan banyak orang. 

Nah, kalau teman teman pernah baca atau ngalamin hal hal di atas, lalu teman teman pernah denger yang namanya literasi digital belum? Karena ternyata dua hal itu sangat terkait erat. Bahkan, baru baru ini juga Presiden Jokowi dalam pidatonya menyatakan perlunya meningkatkan literasi digital untuk masyarakat. Tidak hanya penting dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0, tetapi juga sebagai tameng dalam melawan informasi palsu atau hoax yang marak di masyarakat. 

FYI, sebanyak 65% dari 132 juta pengguna internet cenderung langsung percaya dengan kebenaran informasi dari dunia maya tanpa melakukan kroscek terlebih dahulu. Bahaya banget, man. Misal dari satu informasi hoax tentang vaksin yang mengandung sel kera. Bayangkan jika masyarakat memiliki literasi digital yang rendah lalu serta merta langsung percaya, bahkan langsung pencet tombol 'share', akibatnya banyak orang menolak vaksin, virus corona makin menjadi menyebar tak terkendali, dan kehidupan sosial, ekonomi, semuanya juga akan porak poranda. Sebegitu dahsyatnya akibat dari berita hoax, akibat dari rendahnya literasi digital masyarakat kita.

Tapi, dari tadi bilang literasi digital terus, sebenarnya literasi digital itu apa sih?

Baca ini juga, yuk!

8 Alasan Nulis Blog Versi Meykkesantoso.com

Belajar SEO On Page Mudah dan Anti Ribet

Enggak Tahu Coding? Ini 7 Cara Bikin Website yang Bisa Kamu Coba