Tuesday, 6 December 2016

"CINTA LAKI LAKI BIASA" itu FILM YANG NGGAK BIASA

Image result for cinta laki laki biasa

"The Vow" 

Jujur, saat gue ngeliat thriller film ini di Instagram dan di media sosial lain, ingatan gue langsung mengarah ke film bergenre Romance Barat itu. Alur cerita utamanya sama, yaitu kecelakaan lalu hilang ingatan, termasuk ingatan akan kenangan bersama mantan suami. Nah, tapi apakah endingnya sama? Itu yang bikin kalian penyuka film bergenre Romance/Drama harus nonton film yang diangkat dari novel Best Seller karya Asma Nadia ini. 

Dan untuk menambah sensasi film ini, gue nonton seorang diri. 

Udah hari Sabtu,

nonton film Romance,

sendiri. 

Image result for bunuh diri

Tuesday, 29 November 2016

INI SOAL NAMA eps 2



Ini adalah karya gue 2 tahun yang lalu. Saat itu, gue lagi ngumpulin materi buat bikin buku solo bergenre Komedi. Dua tahun berselang, dan si buku tak terlahirkan. Now, daripada mengendap di folder, I'll share all the stories I've made for you!! Happy reading!!

Baca Juga Ini Soal Nama Eps. 1


 Like father, like daughter. Ayah gue ternyata nggak belajar dari pengalaman. Saat gue lahir, dengan serta merta Ayah gue bertapa di kaki Gunung Slamet dan pulang pulang demi membawa satu nama.

“Meykke Alvia Yuntiawati.” Rumit sekali dan panjangnya kayak kereta Fajar Hidayah. Lagi lagi dibandingkan dengan nama temen temen gue yang minimalis dan berima, kayak Fita Listiyani, Nita Wulandari, Kosasih.

Bahkan, saat gue kecil gue nggak tahu kalau nama gue Meykke. Di daerah gue, orang orang lazim punya nama panggilan yang terdiri dari dua suku kata saja, semisal Si-ti, I-na, Fi-Ta, I-nem. Ibu gue yang memang kreatip nggak kehabisan akal untuk mempersingkat nama gue. Setahu gue dulu, nama gue adalah Ike. Ayah, Ibu, dan tetangga manggil gue Ike. Semuanya berubah saat gue kelas 1 SD. 

“Minah?” Teman gue yang kepangan rambutnya sampai ke pantat angkat tangan.

“Tiwi?” Teman gue yang rambutnya dikucir dua angkat tangan.

“Meke?” Suasana hening.

“Ehm, Meke? Siapa?” Hening.


Friday, 18 November 2016

INI SOAL NAMA


Ini adalah karya gue 2 tahun yang lalu. Saat itu, gue lagi ngumpulin materi buat bikin buku solo bergenre Komedi. Dua tahun berselang, dan si buku tak terlahirkan. Now, daripada mengendap di folder, I'll share all the stories I've made for you!! Happy reading!!




Nama gue termasuk nama yang anti-mainstream. Nama yang jelas jelas tidak biasa dan tidak termasuk dalam golongan nama standard atau yang paling banyak digunakan oleh penduduk Indonesia. Namun, yang namanya anti-mainstream itu belum tentu anti cobaan karena selama 23 tahun gue hidup dengan menyandang nama ini, banyak sekali cobaan yang mendera gue.


Semua ini dimulai dulu saat gue masih SD, tiap kali ada guru SD yang lagi ngabsen di depan kelas, dia nggak pernah membaca nama gue dengan mulus tanpa mengernyitkan dahi dengan lidah terbelit tak karuan.

“Andang Rudiyanto?”
“Hadir...”

“Joko Susilo?”
“Hadir..”

“Kosasih?”
“Hadir..”

“Me...me?? Meke? Ehm...meka..ehm...”
“TOTTTTTT!! Jawaban salah!! Saya lempar ke yang lain, silahkan!”

Thursday, 10 November 2016

I am no longer that fish

I was a fish
in the big deep sea
Wandering around, alone
Swimming so fast and hard
day by day, night pass by

I was a fish
in the big deep sea
Lack of direction
No destination
I have no conclusion

Then you came
all the way here
bring me a hope
to give me a direction
to lead me to the destination

The destination that you called 'us'

Looking straight to your deep deep eyes
Then I said yes.


Tuesday, 4 October 2016

Sensasi Bermalam di Tepi Pantai, ANYER!

11 September 2016, in a balcony facing the sea straightaway....




"Nulis di tepi pantai sambil liat sunset."

Itu adalah salah satu bucket list yang gue tulis tiga tahun yang lalu, bersamaan dengan kedatangan gue ke Ibu Kota Indonesia. Tiga tahun yang lalu, seiring dengan harapan akan derap langkah yang lebih jauh dan petualangan yang lebih seru . Dan sekarang apa yang gue lakuin?

Gue sekarang ada di salah satu kamar hotel di lantai dua. Di depan gue adalah kaca selebar dinding yang langsung mengarah keluar, menuju ke sebuah pohon besar yang dililiti oleh lampu natal di sekujur badan. Dan yang menjadi sentuhan terakhir, pemanis, sekaligus pemandangan paling dinanti adalah laut lepas yang airnya berkilatan diterpa sinar mentari kuning keemasan. Sorotan keemasannya menelisik masuk di antara dahan dahan pohon, meninggalkan bayangan bergaris garis di meja dan di cangkir dengan kopi yang tersisa setengah. Sekarang pukul 17.17; timing yang pas untuk bisa dikatakan 'sambil liat sunset'. Pelan tapi pasti, mentari mulai merapatkan diri dengan lautan dan dentaman santai lagu Closer oleh The Chainsmokers ft Halsey mulai menjalari gendang telinga gue. Debur ombak yang terdengar dari kejauhan mensyahdukan sore santai gue.

Sambil menyesap kopi panas yang asapnya satu per satu mengepul, gue bilang dalam hati,

"BUCKET LIST : DONE!"

Itu adalah salah satu sore terbaik gue. Gue nulis sambil liat dahan pohon beryoyang goyang, ombak saling kerja mengejar dan langit emas temaram...Indahnya dunia!

11 September 2016, One of the best evening I've ever had.


--

-Another Best part of My Travel Story-

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...