Featured Slider

JALAN MALAM DI MALIOBORO, BISA NGAPAIN AJA?


Sebelumnya, kita juga pernah nih jalan jalan di Malioboro malam malam bersama teman kerja juga dari Jakarta bernama Ms Dian. Saat itu kita jalan jalan tipis dan berakhir pada warung nasi goreng yang mangkal di pinggir jalan. Enak kali memang saat itu makan nasi goreng ditemani es teh sembari menyaksikan riuhnya jalanan Malioboro.

Saat Julio masih kecil

Traveling ke Jogja Bersama Julio Part #2

Nah, kali ini kami juga melakukannya kembali bersama orang orang yang berbeda nih. Ada adik, Ms Ivy, Ms Wulan dan Anggoro. Entah kenapa vibe/suasana di sepanjang Malioboro ini bikin hati adem. Walaupun orangnya bejubel begini tapi di hati terasa adem dan nyaman. Apalagi melihat dekorasi jalanan Malioboro yang khas dan jawa banget seperti patung prajurit kerajaan, papan nama jalannya dan ornamen di sepanjang jalannya. Nah, lebih seru lagi malam ini karena kami jalan dari ujung ke ujung. Lalu, bisa ngapain aja kita di jalan Malioboro malam malam?

BERBURU SUNSET DI PANTAI BARU, JOGJAKARTA



Pernah nggak teman teman di sore hari pergi ke pantai yang sama sekali nggak ada pengunjung lain? Serasa pantai punya sendiri dan mau fotopun bisa banget di segala titik tanpa terganggu background orang orang di sekitar. Nah, kali ini aku sedang berlibur bersama suami dan temanku, Ms Ivy dan Ms Wulan, ditambah Anggoro yang baik kali mau mengantar kemana mana.

Mungkin karena pasca pandemi atau masih PPKM, jadi pantai pantai masih sepi pengunjung. Atau mungkin, seirama dengan namanya, pantai baru jadi pantai ini masih baru dan belum begitu menarik wisatawan.

Masih sangat sepi.

Sore itu, setelah mencari beberapa pantai di daerah Bantul, akhirnya kami memilih pantai ini sebagai tempat untuk hunting sunset. Kami memang nggak memilih Pantai Parang Tritis, karena selain mungkin lebih rame juga karena sudah biasa. Nah, tibalah kami di pantai ini.

Piknik ke pantai di Jogja lainnya :

Keelokan Pantai Goa Cemara di Ambang Subuh, Bantul

Mengintip Kilahan Air Berkilat Kilat dari Puncuk Bukit Panjung, Pantai Pok Tunggal, Jogja

Liburan Seru di Acala Ayu Resort, Jogja

Banyak Tahu Dunia Penerbangan di Museum Dirgantara Mandala, Jogjakarta



"Huaaaah...keren banget ya Mbuuuk...Banyak banget ya pesawatnya Mbuk..besar besaaarrrrr...Waaahhh.." ucapnya sambil berputar putar sambil matanya menyapu ke segala penjuru. Ada pesawat super besar di sisi kiri, lalu helikopter di sini kanan dan berbagai kendaraan yang memang jarang dia jumpai.

"Ini apa Mbuk bacanya?"

"Ini ceritanya bagaimana Mbuk?" Yup, dua ruangan yang menjadi idola Julio di sini adalah ruang alutsista yang memamerkan buanyak jenis pesawat terbang, helikopter dan lainnya dan ruang diorama yang menampilkan perjalanan panjang sekolah penerbangan di Indonesia dan momen momen penting yang berkaitan dengan penerbangan di Indonesia. 

Museum Pusat TNI AU "Dirgantara Mandala" adalah museum yang digagas oleh TNI Angkatan Udara untuk mengabadikan peristiwa bersejarah dalam lingkungan TNI AU, bermarkas di kompleks Pangkalan Udara Adi Sutjipto, Yogyakarta. Museum ini sebelumnya berada berada di Jalan Tanah Abang Bukit, Jakarta dan diresmikan pada 4 April 1969 oleh Panglima AU Laksamana Roesmin Noerjadin lalu dipindahkan ke Yogyakarta pada 29 Juli 1978.

Ini adalah destinasi kami kedua di paket study tour mandiri kali ini. Bersama dengan Maesya, Mamanya, Uti, Mbak Astrid, kakak Lita dan Tante Vina kami mengunjungi museum dirgantara mandala untuk mengetahui lebih banyak tentang sejarah Angkatan Udara Indonesia. Julio yang memang sedang kepo akan banyak hal juga pasti akan terkagum kagum melihat semuanya. MasyaAllah

Dan ini adalah kali ketiga aku datang ke sini. Pertama, saat aku SD. Kedua, di tahun 2015 lalu saat masih bekerja. Bahkan, kali kedua aku ke sini juga sudah aku ceritakan di sini, guys.

Mencoba Terbang, Museum Dirgantara - Jogjakarta

Ini adalah museum paling luas yang pernah aku datangi, kawan! Halaman museumnya luas dan terpampang banyak pesawat besar berbagai tipe dan jenis, rudal, dan lainnya. Bahkan area parkirnya pun juga luas dan memang sangat pas untuk para rombongan anak anak sekolah yang saat itu masuk bersama kami. 

FYI, Museum Dirgantara saat ini merupakan bekas pabrik gula di Wonocatur. Pada masa pendudukan Jepang, gedung tersebut merupakan lokasi gudang logistik untuk kebutuhan perang. Luas area Museum Dirgantara mencapai 4,2 hektare, dengan luas bangunan seluruhnya mencapai 8.765 meter persegi.

Kami harus berjalan lumayan jauh untuk bisa sampai di pintu masuk. Dan kerennya lagi, museum ini dibagi menjadi beberapa ruangan sesuai dengan fungsi dan isi yang ditampilkan. Check this out!

Baca kunjunganku ke museum lainnya :

Berburu Foto di Museum Macan (Museum of Modern andContemporary Art in Nusantara) karya Yayoi Kusuma

Meraih Pucuk Monumen Nasional, Jakarta Pusat

Mengintip Lukisan Sarat Makna Milik Affandi, Museum Affandi - Jogjakarta

MAMPIR KE TERAS MALIBORO, JOGJAKARTA


Kurang lengkap rasanya kalau ke Jogjakarta tapi nggak menyempatkan jalan jalan di Malioboro. Apalagi dengan wajah barunya sekarang. Yup, FYI sekarang nggak ada lagi lapak lapak penjual baju di sepanjang trotoar jalan Malioboro. Nggak ada lagi penjual sate, nasi goreng dan teman temannya di area sepanjang jalan Malioboro, karena semuanya sudah ditata dan ditertibkan, digabung menjadi satu di sebuah tempat bernama Teras Malioboro 1 dan Teras Malioboro 2.

Nah, kali ini setelah selesai berpetualang melihat Dinosaurus, lalu menjelajahi museum Dirgantara Mandala, sore hari sebelum pulang kami akhirnya bisa mengeksplorasi Teras Maliboro 2. Bahkan, Julio juga membeli mainan ngehits abad ini, lato lato.

Cerita tentang Malioboro lainnya :

Traveling ke Jogja Bersama Julio #2

Pengalaman Tinggal di Jogja Part 2 

Dino Park, Jogjakarta : Sensasi Bermain di Jurassic Park


Alhamdulillah kali ini masih diberi kesempatan untuk jalan jalan bersama Julio plus para tante, Uti dan sepupunya. Jalan jalan kali ini sebenarnya agak bergeser dari rencana aslinya. Bermula dari melihat informasi tentang pertunjukan Dinosaurus di salah satu mall di Jogjakarta, aku memberitahu Ayahnya Julio. Gayung bersambut, Pace langsung mengamini rencanaku untuk memperlihatkan dino dinoan dari dekat. Yes, kita berangkaaaattt!! 

Namun, ternyata dari instagram pula aku melihat informasi bahwa ternyata ada lho di Jogjakarta sebuah tempat bernama Dino Park, yang masih satu kesatuan dengan Merapi Park. Tempat ini digadang gadang sebagai tempat wisata dinosaurus pertama di Jogjakarta yang merupakan gabungan dari petualangan dan edukasi. Apalagi melihat HTM yang jauh lebih murah dari pertunjukan dinosaurus di mall itu yang bahkan katanya hanya berdurasi 20 menit saja. Nah, kalau di sini bisa sepuasnya, ditambah dengan panorama alam yang ditawarkan. Kita pasti bisa jalan jalan sambil menghirup udara segar. Baiklah, akhirnya dengan mengantongi itinerary ketiga tempat, yaitu Dino Park, Museum Dirgantara Mandala, dan Malioboro, kami berangkat. Berhubung Julio belum sekolah dan jelas nggak pernah ikut study tour, maka hari itu kami berikan paket study tour untuk Julio sekalian mengajak rombongan ikut serta. Let's goooo!

Kami berangkat sekitar pukul 8 pagi dan sampai sana sekitar pukul 10.30an. 

Perjalanan Julio lainnya :

Mengintip Indahnya Teluk Youtefa dari Skyline, Jayapura

Susur Sungai Santai di Muncul River Tubing, Kabupaten Semarang

Mampir Yuk ke Klenteng Sam Po Kong, Semarang