5 Alasan Ibu Rumah Tangga Harus Produktif Berkarya



Apa yang ada di benak teman teman saat mendengar kata Ibu Rumah Tangga?

Daster, anak , rumah, nyuci, ngepel, masak, bersih bersih rumah, belanja. Pasti nggak jauh jauh dari itu ya, moms. Aku pun kalau disuruh nyebutin hal yang related sama Ibu rumah tangga juga langsung deh hal hal itu yang terlintas di benak.

Etapi, sekarang jaman sudah berubah. Ibu rumah tangga nggak hanya related dengan hal hal itu saja. Jaman sekarang banyak ibu rumah tangga yang juga bisa produktif berkarya. E gimana? Iya, berkarya dari rumah. Thanks to the technology!

Berkat teknologi, ibu rumah tangga pun bisa menyalurkan bakatnya, bisa bersosialisasi dan membangun komunitas bahkan bisa membantu perekonomian keluarga.

Bahkan, menurut aku pribadi Ibu rumah tangga memang WAJIB produktif berkarya atau melakukan sesuatu selain melayani keluarga. Let’s say menjahit, menjadi penulis/blogger, menjadi content creator, jualan online dan lain sebagainya.

Lalu, sepenting apa sih ibu rumah tangga harus berkarya secara produktif?
Baca juga :


1.Menyalurkan hobi/passion

Salah satu yang bisa membuat ibu rumah tangga bahagia adalah saat mereka masih bisa menyalurkan hobi/passion. Dan lebih senangnya lagi kalau hobi/passion itu bisa menghasilkan sesuatu.
Misalnya aku sebagai ibu rumah tangga yang juga senang menulis. Akhirnya hobi aku tersalurkan dengan menulis di blog dan menulis beberapa buku Antologi. Nah, selain hobiku tersalurkan aku juga bisa produktif berkarya karena bisa menghasilkan artikel artikel di blog dan cerita cerita yang tergabung dalam buku Antologi.

2. Release stress

Kadang, mengerjakan hal yang itu itu saja membuat kita sebagai Ibu rumah tangga jadi bosan, jengah dan di level tertentu jadi merasa nggak berguna. Nah, dengan berkarya lalu bisa menjadi produktif bisa banget nih jadi menyalurkan stress. Kayak refresh our mind gitu, karena pasti saat kita punya semangat untuk berkarya di bidang tertentu, pasti karena kita punya kecintaan terhadap bidang itu.
Nah, saat kita stress lalu melakukan sesuatu yang kita suka, stress jadi berangsur hilang deh. Dan bagi ibu rumah tangga, kegiatan releasing stress ini sangat berguna untuk bisa tetap waras dan jauh jauh dari baby blues dan post-partum depression.

3. Mengaktualisasi diri

Siapa nih bu ibu yang setelah menikah dan punya anak jadi merasa nggak punya kesempatan untuk mengaktualisasi diri sendiri. Kayak kerjaannya tuh Cuma di rumah aja, itu itu aja, ketemu sama itu itu aja dan nggak bisa berbuat ‘lebih’ kayak waktu dulu sebelum menikah. Padahal manusia juga punya kebutuhan untuk bisa dianggap ‘ada’.

Nah, dengan berkarya dan menjadi pribadi yang produktif melalui karya karya itu, walaupun kita hanya di rumah dan mengerjakan di rumah, kita tetap bisa menganggap diri kita ada dan berguna untuk orang di luar sana. Kayak kita tetap berprestasi gitu dan menghadirkan rasa bangga tersendiri.

4. Bersosialisasi

Yes, sejak menjadi ibu rumah tangga full time yang hanya mengurus anak dirumah, aku kadang ngerasa nggak punya teman, nggak bisa kumpul apalagi berorganisasi atau berkomunitas seperti dulu.
Alhamdulillah sejak aku produktif menjadi seorang blogger dan penulis buku Antologi, aku jadi bisa ‘bersosialisasi’. Aku punya komunitas dengan teman teman yang mempunyai misi dan satu frekuensi gitu. Kita bisa berbagi inspirasi, motivasi dan semangat. Gimana nggak senang kalau temannya banyak dan bisa saling menebar aura positif untuk terus berkarya, ya khan?

5. Mendapat income/pemasukan

Ini dia yang memang menggiurkan ya. Hehehe… Dengan berkarya dan produktif begini, bukan nggak mungkin kita juga bisa mendapatkan pemasukan, bisa berupa untung jualan online, fee translator, fee menulis, fee job review dan sebagainya.

Bahkan makin ke sini juga makin banyak Ibu rumah tangga yang mengadakan kuliah whatsapp berbayar dan mendapatkan pendapatan dari sana. Kalau kita punya kemampuan, ilmu dan informasi berguna yang bisa dibagi dan juga berguna untuk sesame ya kenapa nggak?

Memang, banyak sekali cara Ibu rumah tangga untuk bisa produktif berkarya walau hanya dari dalam rumah tangga ya, moms. Tinggal pikirkan saja passion kita apa, apa yang bisa kita perbuat dari passion itu dan mulai  konsisten mengerjakan passion kita.

Jadi, passion para moms apa nih? Siapa tahu bisa bikin moms produktif dan terus berkarya.

Tulisan ini diikustertakan dalam Blog Challenge Indiscript Writing "Perempuan Menulis Bahagia" 



1 comment

  1. Kalo gak berkarya, nanti jadi ketinggalan jaman, obrolan jadi makin gak nyambung sama suami yang sehari-harinya bekerja dan bertemu banyak orang

    ReplyDelete

Assalamualaikum wr wb,

Terimakasih sudah mampir ke sini ya... Yuk kita jalin silaturahmi dengan saling meninggalkan jejak di kolom komentar.

Terimakasih .... :)