JULIO’S DIARY #6 : DRAMA MPASIKU



Assalamualaikum wrwb kakak kakak semuaaa....

Sudah enam bulan aku hidup di dunia ini, alhamdulillah. Sudah semakin pintar dan murah senyum aku nih. Walau pun Ibu agak khawatir karena dari BB 8kilogram, bulan ini beratku hanya naik 100 gram menjadi 8,1 kilogram saja. Doakan aku selalu sehat ya, kakk...Bulan ini aku juga sudah bisa mencicipi makanan di dunia ini secara langsung; sudah tidak hanya via ASI Ibu saja. Yuhuuuu...Aku mau makan apa saja ya, terus aku ngapain aja ya?

Baca juga :


JALAN PAGI MENJEMPUT MATAHARI DI PESONA BRONGKOL-JAMBU

Pagi pagi aku sudah digendong Ibu dan diajak jalan jalan di pematang sawah begitu. Ternyata di sana sudah banyak orang, baik pejalan kaki maupun penjual. Hari itu sedang ada festival yang bernama festival Menjemput Matahari. Dengan digendong Ibu bergantian dengan tante Astrid, aku bisa merasakan udara sejuk pagi pagi plus pemandangan indah dari ujung ke ujung. Kereeeeen, kak!



Baca juga :

Pulangnya, kami mampir ke Soto Sedeep untuk sarapan deh.Asikk!

Ayahku, Ibuku dan aku

YEAYY!! AKU PUNYA PASSPORT!

Bahagianya hatiku karena selain punya KIA (Kartu Identitas Anak) yang aku dapat bareng dengan akta, aku sekarang juga punya kartu identitas yang diakui dunia; paspor. Sebelum Ayah pergi lagi, Ayah da Ibu membuatkanku paspor. Bersama dengan Uyut putri, Uyut kakung, Uti, dan Ayah kami berangkat ke Kantor Imigrasi Kelas 1 Semarang. Alhamdulilla karena aku masih bayi,aku termasuk dalam antrian prioritas. Jadilah proses pembuatannya teramat cepat. Pulangnya, kami bisa mampir ke Sam Po Kong sekalian jalan jalan deh.

Aku bisa nyenyen dimana saja karena Ibu selalu pakai nursing wear!

Jalan jalan sekalian di Sam Po Kong
Seminggu kemudian kami bersama keluarga besar juga ikut mengambil paspor dan jalan jalan lagi ke Kampung Laut, Semarang. Senang kali rasanya bisa jalan jalan teruuus...

Jalan jalan di Kampung Laut, tapi tanpa Ayah karena Ayah sudah berangkat.
Baca juga :

AKU SUDAH PUNYA ASURANSI PENDIDIKAN

Ayah dan Ibu sama sama setuju kalau aku harus punya asuransi pendidikan sejak kecil, demi persiapan pendidikanku kelak. Jadilah Ibu dan Ayah warawiri ke beberapa bank untuk bertanya tentang asuransi pendidikan. Alhamdulillah, Ayah dan Ibu menetapkan pilihan pada BNI Life. Dengan angsuran tiap tahun, InshaAllah masa depanku sudah bisa terbantu sejak sekarang.

Maklum,kata Ibu biaya pendidikan makin mahal, jadi harus siap siap mulai dari sekarang. Nanti biar Ibu yang share tentang asuransi pendidikan ini ya..

YAH, AYAH HARUS BALIK LAGI KE AUSSIE

Tanggal 23 Februari kemarin adalah hari yang membuat Ibu sedih karena Ayah harus kembali lagi ke Aussie demi menimba ilmu. Sebelum berangkat aku lihat Ayah dan Ibu berpelukan kayak Teletubbies. Ibu nangis karena baper sekali. Maklum, ayah pulangnya masih lama kali, kak. Tapi, kata Ibu memang beginilah hidup. Harus berjuang demi masa depan yang lebih baik.

Ibu Cuma takut kalau kalau pas pulang nanti aku lupa sama Ayah. Makanya, Ayah selalu video call aku setiap hari tanpa pernah absen. Aku selalu senyum seyum begitu melihat muka Ayah di layar. Pertamanya aku bingung nih,

“Lah,kemarin bukannya gendong gendong sama tidur bareng kok sekarang Cuma ada di layar doang, itu juga Cuma wajah aja....” Nanti lama lama aku akan mengerti ya,kak...

Sekarang, aku sudah jarang jalan jalan lagi karena nggak ada Ayah. Aku dan Ibu jadi di rumah aja. Huhuhu...Kapan kapan kita jalan jalan lagi ya,Ibu...

DRAMA MPASIKU

Karena nggak ada high chair, aku makan di stroller sama saja ya, kak.

Aku dikasih makan sejak tanggal 1 Maret,kak..umur enam bulan kurang dua hari. MPASI pertamaku adalah M*lna. Tapi entah karena adaptasi MPASI, atau kurang cocok dengan bubur instannya aku jadi sembelit. Aku jadi nggak mpup selama tiga hari saat MPASI itu dan saat mpup, aku harus ngeden sekuat jiwa dan raga. Ngeden beberapa kali juga nggak keluar keluar nih. Sampai akhirnya aku mpup, eh yang keluar Cuma satu bongkah saja dan itu keras. Mpup berikutnya juga sama walau nggak hanya bongkahan keras.

Yang paling bikin Ibu panik banget saat aku habis makan bubur instan itu nih, kak. Ibu kasih aku nyenyen sambil tidur. Nah tiba tiba aku muntah. Begitu aku digantiin baju,aku muntah lagi. Ganti baju lagi, aku muntah lagi sampai akhirnya muntah ke-4 kalinya, mukaku merah dan perutku bunyi grok grok kayak orang dewasa muntah. Aduuuh, sakit kali emang kak.Ibu langsung teriak memanggil Uti dan kami langsung ke bidan.

Kata Bu Bidan, mungkin Julio makannya kebanyakan atau nggak cocok sama bubur instannya. Jadilah sejak itu Ibu mulai membuat MPASI sendiri. MPASI pertama kali yang Ibu buat pakai bubur dari tepung beras ditambah ASI. Tapi malah terlalu cair dan aku nggak suka karena rasaya aneh.

Demi aku, Ibu yang lebih milih pidato daripada masak itu, akhirnya masak. Ibu pertama kali masak daging sapi, brokoli, tahu,bawang merah bawang putih dikasih salam biar sedap. Semua bahan itu dikukus, lalu diblender dan disaring. Setelah teksturnya dirasa cocok, Ibu menyuapiku dan rasanya enak. Sejak saat itu Ibu memasak dengan mengganti sayurannya. Ibu kini mulai suka masak MPASI ku, apalagi kalau aku makannya lahap. Muka Ibu bahagiaaaaaaaaaaaaa sekali.
Ini adalah puree alpukat

Nggak ada prohe nya karena mamang sayur nggak bawa daging sapi. Huhu

Tapi Julio tetap suka masakan Ibu.


MILESTONE KU

Kini, aku bisa berguling effortless, alias tanpa usaha alias sudah mahir. Aku bisa berguling plus berputar sedemikian rupa. Apalagi saat pagi buta, Ibu masih teler eh aku sudah guling mengelilingi kasur. Demi berjaga jaga, Ibu sekarang meletakkan matras puzzle di lantai sekitar tempat tidur. Biar kalau aku jatuh nggak langsung kena lantai,walaupun jangan sampai jatuh sih. Kata Ibu “Wish for the best,prepare for the worst” Aku juga sudah bisa fokus saat Ibu story telling menggunaka boneka atau boneka jari. Memang, hobiku ini ketawa, kak. Dikit dikit ketawa.Dikit dikit ketawa. Lah ketawa kok dikit. Aku juga sudah mulai bisa duduk tanpa penyangga walau kadang masih limbung. Maklum, masih belajar.

Hobiku itu tengkurap kak
Malahan aku sekarang udah bisa bilang “Buuuu...Buuuu...”. Ibu jelas bahagia tiada tara walau pun aku ngomong begitu nggak sengaja akibat sering memonyongkan mulut lalu mengeluarkan suara. Pokoknya hari hari bersama Ibudi rumah itu menyenangkan karena Ibu sering bercanda,bercerita dan ketawa melihat tingkahku yang makin menggemaskan. Andai Ayah ada di sini,pasti lengkaplah sudah.Tapi nggak papa, Ayah sedang menuntut ilmu demi masa depan kami yang indah nanti, Aamiin Ya Rabb.

Terimakasih sudah membaca kisahku bulan ini ya,kak. Sampai jumpa bulan depan.Muahh!

Galery 6 bulan :




Aku dan Dek Maesya kembaran baju

Jalan jalan ke Ambarawa

Skill baruku menghisap jari

Aku dan dek Maesya suka ngobrol

Aku dan Uti main ke Kampung Laut, Semarang

Aku dan Uyut Akung

Aku dan Uyut Putri

Sekarang aku sudah besar yaaa..

Pake onesie dari Ante Dany

Ini muka tengil

Ibu nyobain Ultimo Baby Carrier. Enyaaak dan nyaman lho





32 comments

  1. Sehat terus adek :) teringat saat mpasi dulu rempong dengan menu2nya.. dan sekarang anak udah 2 tahun, mama pusing dengan GTM nya hehehe

    ReplyDelete
  2. sejak umur berapa bisa proses asuransi pendidikan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. sejak 0 tahun alias sejak lahir udah bisa mbak setahu saya.

      Delete
  3. Wah .. Makan yang lahap ya Nak biar ibuk semakin semangat masaknya. 😀😀

    ReplyDelete
  4. Memang paling seru kalau sudah menyimak milestone si bayik, dari nyenyen teyus sampe nanti mau ngemil teyus, hihi ^^

    Iam happy to be mom.

    ReplyDelete
  5. wah orang semarang juga toh. Kapan2 hayuuk ketemuan mbak kalau saya udah di semarang. sekarang saya masih di Bengkulu

    ReplyDelete
  6. Hore, dede Julio punya kembaran cewek cantik. Sehat terus ya, Nak.

    ReplyDelete
  7. Jadi inget anak SMAku. Wkt dia bayi aku bela2in resign buat full ASI, kmd kembali kerja lagi 😊

    ReplyDelete
  8. Halo Julio, salam kenal dari Mas Kenzo :)
    Makin pinter aja ih.
    Seneng ya udah punya dana pendidikan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haloooo Mas Kemzo, main yuk!
      Iya mbak, buat perencanaan masa depan nih, yuk daftar juga.

      Delete
  9. Dede Julio sdh halan2. Seru ya halan bawa anak. Lengkap uraian pengalaman dede nih. Nanti kl sdh besar, pasti dede Julio akan ketawa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahha, iya Bun biar dia bisa baca sendiri semasa bayinya gimana :)

      Delete
  10. hai julio..mo diajak jalan-jalan kemana ama bunda, kok bikin paspor, mo diajak nyusul ayah ya. Makan yang lahap ya sayang, biar bunda gak sedih lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. InshaAllah nte...Iya sekarang sudah lahap alhamdulillah...:)

      Delete
  11. Julio hebat deeeh, ayooo makannya yg lahap yaa biar Ibu makin senang dan semangat terus masak MPASI nya untuk Julio ;)

    ReplyDelete
  12. Memang MP-ASI buatan sendiri the best. Selain lebih terjamin kualitas bahannya, juga kita bisa modifikasi. Semoga sehat terus ya Julio.
    Btw... Dek Julio sama dg anak saya. Umur 5 bulan sudah buat paspor. Mudag2n ntar gedenya bisa keliling dunia ya😊😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. So true mbak, anak juga bisa mengenal tekstur dan rasa yang lebih kaya. Iya, aamiin bisa jalan jalan sama Ayah Ibunya yaaaa :)

      Delete
  13. Wah gak terasa yah si Julio udah 6 bulan. Udah makan juga. Klu Bunay kemarin dramanya sebelum MPASI (eh lebih tepatnya ayah bundanya yang main drama gara2 sempat beda pendapat untuk MPASI pertamanya)hehe.

    ReplyDelete
  14. Duh, Julio cakeeep. Beruntung banget yak udah punya dokumen2 penting sejak kecil. Ayah ibunya TOP!
    Nah, sama nih kayak Kakak Akmal, pas MPASI kali pertama emang ada drama2nya. It's okay. Nanti insya Allah lancar jaya, kok. Oia dulu kakak Akmal pun maemnya di stroller. Tetep semangat ya Julio. Mmmuaaah :)

    ReplyDelete
  15. Halo de Julio, Jasmine juga punya BNI Life buat tabungan pendidikan. Zaman sekarang yang serba mahal memang lebih baik disiapkan sejak dini.

    ReplyDelete
  16. Jadi teringat anak yg k3,,sring jatoh di kasur. Akhirnya dipan nya dicopot, hihi ampe skrg blm dipasang lagi.
    Julio, yang gembul y MPASI nya..biar sehat.

    ReplyDelete
  17. Julio pinter, pilihnya MPASI buatan mama sendiri, lebih lezat & lebih sehat ya, Jo.

    ReplyDelete
  18. Semoga Ade Julio sehat selalu. Keren Julio, hebat dan pintar. Smg jd anak anak yg soleh. Aamiin

    ReplyDelete
  19. Julioooo... Lucu anet siih. Masyaa Allah, yg pinter ya sayang maemnya.

    ReplyDelete
  20. Barakallah Nak, sehat terus ya dan nanti kalau sudah besar jadi anak yang sholeh. Juliooooo bikin gemes de

    ReplyDelete

Assalamualaikum wr wb,

Terimakasih sudah mampir ke sini ya... Yuk kita jalin silaturahmi dengan saling meninggalkan jejak di kolom komentar.

Terimakasih .... :)