Ini Tentang Aku, meykkesantoso.com



Mungkin banyak teman teman yang berpikir atau bertanya tentang alasan aku ngeblog, kenapa aku masih terus bertahan walau sudah rempong ngurusin anak dan suami, apa saja yang aku dapatkan dari ngeblog, kenapa nama blognya meykkesantoso.com, kenapa kok .com, apa saja yang aku tulis selama hampir 10 tahun ini di sini, dan apa yang aku inginkan dari nama meykkesantoso.com.

Baiklah, akan aku jabarkan semua yang berkaitan dengan aku, meykkesantoso.com.

Baca ini juga, yuk!

Literasi Digital, Emang Penting?

8 Alasan Nulis Blog Versi Meykkesantoso.com

Belajar SEO Mudah dan Anti Ribet

MANUSIA BOLEH MATI, TULISAN TETAP ABADI

"Nanti kalau aku mati, orang orang inget aku itu sebagai orang yang kayak gimana ya?"

"Kapan aku mati ya? Terus kalau aku mati, siapa aja yang bakalan ingat aku?"

"Gimana caranya biar anak cucu cicit nanti bisa tahu kalau mereka punya nenek moyang keren yang (ternyata beberapa tahun kemudian) hobi ngajar, nulis, sama traveling kayak aku gini ya?"

Saat SMA, semua pertanyaan itu terus menggelinding satu demi satu, memenuhi pikiran remaja 17 tahun yang sedang mencari jati diri lewat pertanyaan seputar mati. Lalu, seolah Allah menjawab tiap tiap gulanaku, dihadirkanlah seorang guru TIK yang mengajariku diary online yang bisa disimpan hingga bertahun tahun, yang bisa dibaca oleh siapapun, yang tak lekang dimakan jaman. BLOG, namanya. 


Sejak pelajaran TIK kelas 2 SMA itulah, aku mulai mengenal dunia baru yang langsung mengubah hidupku. Ku simpan buku diary bergembokku, lalu aku mulai memikirkan nama blog, juga nama alamatnya. Banyak, dulu sebelum aku menyematkan meykkesantoso, aku punya beberapa blog lainnya seperti ini.

Isinya apa? Oh jelas, curhatan semua. Apa saja yang ada dalam benakku, mulai dari pingin punya pacar, udah punya pacar, sampai putus lima tahun kemudian pun tertulis ciamik di diari online ini. Entah berapa puisi, cerita pendek yang terinpirasi dari kisah sendiri, hingga curhatan curhatan yang bikin baper, semua ada. Ya, sebagaimana aku menamainya diari online, blog ini adalah tempatku mencurahkan segala isi hati, pikiran, dan segenap sanubari. Karena nulis postingan ini pula, akhirnya aku membuka blog blog lamaku lagi yang aku tulis di tahun 2009 dan 2010. Baper, jadinya.

Tapi, memang alasan itulah yang menjadi alasan utama aku mulai menulis blog. Aku ingin mengukir tiap tiap momen yang terjadi dalam hidupku. Aku ingin mengabadikan tiap tiap peristiwa suka dan duka menjadi lantunan kalimat yang beberapa tahun kemudian masih bisa diicip lagi. Blog adalah jejak kisah hidupku yang nantinya akan menjadi warisan untuk anak cucu cicitku.

"Eh, tahu nggak nenek moyangku siapa?"

"Lah, mana ku tahu."

"Nenek moyangku namanya Meykke Santoso dan Alfrets Tikoalu. Dia itu punya blog namanya meykkesantoso.com lho. Keren kali dia ini. Nih, liat nih. Cerita cerita sejak dia remaja sampai dia melahirkan kakekku, semua ada di sini. Aku bangga dengan nenek moyangku ini. Cantik ya?"

"Wah iya, cantik!"

MENYEBAR MANFAAT LEWAT TULISAN

Hari berganti, bulan, lalu tahun datang menyapa. Masa iya, blog cuma gini gini aja isinya. Curhatan semua. Karena toh aku juga semakin dewasa. Curhatan curhatan di blog, lambat laun berubah menjadi artikel artikel yang lebih bermanfaat. Let's say tutorial, artikel tentang manfaat buah tertentu, tips mengatasi stress ala Meykke, sampai review tempat makan dan tempat menginap biar kerenan dikit.

Yup, dari sekedar curhatan, aku menemukan manfaat blogging yang baru; menjadi manfaat. Aku ingin bisa bermanfaat untuk orang lain. Tentu saja lewat tulisan tulisanku di blog. Saat aku menjadi mahasiswa, aku menulis tips mengerjakan tesis hingga mendapatkan score A. Aku membagikan ceritaku berakit rakit ke hulu berenang ke tepian; mulai dari naik bus 25 km tiap hari dan nggak punya motor karena nggak kuat beli hingga akhirnya bisa lulus cumlaude dan tepat waktu. 

Saat menjadi guru, aku membagikan kisahku merantau ke Jakarta dan merintis karir menjadi guru di salah satu lembaga pendidikan sebagai guru kampung yang ngomong Bahasa Indonesia saja medhok hingga akhirnya aku bisa menjadi koordinator guru Bahasa Inggris di salah satu sekolah Islam favorit di Jakarta. MasyaAllah. Blog akhirnya menjadi tempat menampung segala ide ide mengajar menyenangkan lewat permainan, hingga cerita cerita seputar mengajar.

Lalu saat menikah, LDM dan harus kembali ke kampung halaman dan meninggalkan segala gemerlap kota Jakarta dan kehidupannya yang sangat aku cintai itu, aku berbagi tips untuk tetap waras kerja di ranah domestik alias menjadi Ibu Rumah Tangga yang suaminya jauuuuuuuuuuuuuuh di benua lain sana. Sengaja u nya aku banyakin saking jauhnya.

Dan kini aku banyak mengulas tentang ide ide mengajar online, review tempat makan dan menginap, hingga tips tips seputar parenting dan tips menjalani kehidupan yang fana ini. Dengan harapan, artikel yang aku tulis juga bisa menjadi self reminder saat aku mulai kehilangan arah dan tujuan. Lah, kok jadi baper gini. Maap, kebawa perasaan.

Intinya, kenapa aku terus bertahan menjadi blogger? Karena justru blogging lah salah satu yang menyelamatkan diriku dari segala perubahan yang terjadi dalam hidupku. Blogging lah yang menjadi sarana mengalirkan emosi emosi negatif biar aku tetap waras. Blogging lah duniaku dimana aku mendapatkan begitu banyak teman dan dunia baru. Ibu rumah tangga yang nggak punya teman dan lingkaran sosial macam aku ini, mau bergaul sama siapa lagi kalau nggak di dunia maya. Ya, BLOG lah tempatnya.

Buatku, mendapatkan pekerjaan dan uang dari BLOG adalah bonus yang tak terduga. Dan aku berjanji, selama hayat masih di kandung badan, ku akan terus menulis. Untukku, untuk anak cucu cicitku, dan untuk para pengguna internet di mana pun berada.

DI BALIK MEYKKESANTOSO.COM

Banyak yang beranggapan bahwa Santoso adalah nama suamiku. Aku menikah dengannya, lalu sekonyong konyongnya mengubah nama belakangku menjadi namanya. Oh, tidak. Itu nggak akan terjadi, Mans. Santoso adalah nama Ayahku. Nama Ayahku adalah Agus Santoso. Sedangkan nama lengkapku adalah Meykke Alvia Yuntiawati.  Aku mengambil nama belakangnya yang kemudian aku sematkan setelah namaku karena keren.

Meykke Santoso. Kayak lebih nendang gitu. Doakan aku bisa menjadi anak yang berbakti ya, Mans. Jika diingat ingat, walau aku menyematkan nama Santoso di belakang nama Meykke, tetapi ada begitu banyak salah yang aku lakukan sebagai anaknya. Macam anak durhaka. Berharap banget, di sisa hidupnya aku bisa membuatnya bangga dan bahagia. Akhir akhir ini aku berpikir, apa yang sudah aku lakukan untuk Ayahku? 

Dulu aku bilang,

"Pak. Tenang Pak. Nanti saat aku sukses, aku belikan Mobil Pajero Sport." ucapku saat Ayahku menjual motor Tigerku untuk membayar uang pembangunan kuliahku. 

Kini, sampai aku sudah punya anak satu, aku belum bisa membelikan Mobil Pajero Sport. Dan beberapa waktu lalu Ayahku stroke. Kini, harapanku adalah aku bisa menyediakan semua yang dia butuhkan di sisa hidupnya. Aku ingin menjadi tumpuannya.

PROFESIONALITAS ADALAH KOENTJI

Jika ditanya, kenapa harus membeli TLD atau mengubah meykkesantoso.blogspot.com menjadi meykkesantoso.com? Karena keren.

Selain itu, aku ingin lebih menguatkan posisiku sebagai blogger profesional. Ya, profesionalitas adalah koentji, Mans. Berita aja kalau sumbernya masih blogspot.com atau wordpress.com pasti udah langsung aku skip karena kemungkinan besar pasti hoax. Apalagi teman teman yang ingin mendapatkan penghasilan dari blog, blog yang sudah TLD jelas lebih diperhitungkan.

EDUKASI, GAYA HIDUP, PERJALANAN

Adalah 3 niche utama di dalam blogku. Sebagai seorang guru, sayang banget kalau game game dan ide ide mengajar harus menguap begitu saja. Jelas, akan lebih berguna kalau aku bisa menyebarkannya untuk para guru supaya bisa menjadi inspirasi. Kini, karena aku seorang Ibu pun aku gemar ikutan kulwap. Nah, isi kulwapnya lah yang menjadi sumber konten dalam blogku. Tentu saja meminta ijin para narasumbernya terlebih dulu. Atau share tentang ide ide bermain si kecil.

Sebagai seseorang yang gemar jalan jalan, dipadu padankan dengan suami yang juga seiya soal jalan jalan, jadilah banyak artikelku yang membahas tentang review sebuah tempat wisata, makan, atau menginap.

Bahagia rasanya bisa berbagi sesuai dengan passion yang aku miliki.

PERSONAL BRANDING TERUS MENINGKAT

Lalu, apa sih yang aku harapkan sekarang dari blogging? Not much. Aku ingin bisa bermanfaat, dan terus bermanfaat untuk orang banyak. Apalagi kini aku hanya bekerja di ranah domestik sebagai Ibu Rumah Tangga dengan ambisi dan obsesi yang masih luas mengangkasa. 

Selain bisa lebih bermanfaat, jelas aku juga ingin mendapatkan manfaat dari blog. Ya, rejeki. Aku ingin bisa terus mempunya banyak teman yang bisa berbagai ide dan gagasan, plus kisah kisah uniknya. Dan juga bisa mendapatkan penghasilan dari blog, tentu saja.

Aku berharap dengan nama meykkesantoso.com, aku bisa lebih mudah diingat dan bisa terus berbagi manfaat, kayak Pak Bambang Irwanto yang konsisten menulis sejak aku masih kecil hingga sekarang, lho. Hebat! Dari jaman menulis di Majalah Bobo, Hai, Gadis dan buku lainnya hingga kini masih aktif menulis di blognya. Pak Bambang panutanku!




Tidak ada komentar

Assalamualaikum wr wb,

Terimakasih sudah mampir ke sini ya... Yuk kita jalin silaturahmi dengan saling meninggalkan jejak di kolom komentar.

Terimakasih .... :)