BERBAGI, MENEBAR MANFAAT UNTUK NEGERI




Berbagi, Menebar Manfaat Untuk Negeri - “Sebaik baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat untuk orang lain, kak Meykke.” Itu adalah kalimat yang meluncur dari bibir seorang teman; Seorang teman dengan segudang kegiatan sosialnya, yang tak pernah capek membantu sesama, yang tak pernah lelah untuk berbagi; seorang teman yang selama ini menjadi sosok penuh inspirasi. So, let me tell you her amazing story.


KAK MENU, SOSOK PENUH INSPIRASI DALAM BERBAGI


Namanya kak Menu Dwi Yanti. Dia mulai aktif berbagi sejak ikut tergabung dalam remaja masjid kelas 3 SMA dan kerap mengikuti bakti sosial ke sejumlah panti asuhan dan panti jompo. Nah, dari saat itulah jiwa sosial dan ingin membantunya tumbuh. Sudah hampir dua puluh tahun Kak Menu mengabdikan diri dan aktif bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan.

Saya mengenal Kak Menu ini saat kami tergabung dalam KOPAMI ; Komunitas Peduli Anak Marjinal Indonesia. Komunitas ini bergerak di bidang pendidikan dan kesehatan untuk anak anak marjinal di Jakarta. Mereka adalah anak anak pemulung, pengamen, penyemir sepatu dan penjual mijon serta tissue di lampu merah. Nah, kak Menulah salah satu penggerak aktif kegiatan komunitas ini. Dulu, setiap sabtu dan Minggu kami mengajar anak anak ini di salah satu rumah hasil donasi yang dijadikan sebagai rumah belajar. Kami juga membiayai beberapa anak asuh yang tidak mampu membayar uang sekolah serta membelikan keperluan sekolah serupa sepatu, tas, dan buku. Pernah juga kami terjun langsung mengajak beberapa anak ke pasar  untuk membelikan mereka sepatu, seragam dan buku. Melihat mereka tersenyum riang sepulang dari pasar sambil menenteng belanjaan, hati kami jelas dilingkupi rasa bahagia tiada tara. Sayang, suatu hari rumah belajar KOPAMI terbakar bersama dengan rumah pemulung di sekitarnya. Semua buku, meja, alat alat belajar sampai kipas angin dan LCD ludes tak bersisa. Tapi, semangat kami tetap membara dan akhirnya kami menumpang di sebuah masjid untuk kegiatan belajar mengajar. Kak Menu juga mengurus empat belas adik asuh dan menyekolahkan mereka. Itu hanya salah satu kontribusi kecil Kak Menu dalam berbagi untuk sesama.

Berpetualang Bersama KOPAMI di Taman Safari Indonesia
Piknik bersama anak anak KOPAMI
Beberapa kegiatan KOPAMI bersama Kak Menu

Baca juga : 


Beliau masih tergabung dalam beberapa komunitas. Ada Komunitas Kuliner Kasih yang membantu para lansia (lanjut usia) yang masih produktif bekerja karena tuntutan ekonomi. Mereka adalah para orang tua yang terpaksa masih harus berjualan keliling, menyemir sepatu, mengayuh becak, dan lain sebagainya. Kak Menulah yang bertugas sebagai perantara untuk memberikan bantuan sembako, modal usaha hingga mendaftarkan BPJS Kesehatan. Tak berhenti sampai di situ, komunitas ini juga memberikan kesempatan kepada para lansia untuk mempunyai usaha sendiri. Mereka mendirikan warung, peternakan ayam kecil kecilan dan lain sebagainya.


Ada juga Komunitas Cerdaskan Anak atau KOCAK yang membantu anak anak usia dini (PAUD) yang berasal dari keluarga tidak mampu. Bedanya dengan KOPAMI, komunitas ini khusus membantu anak anak yang masih tergolong PAUD. KOCAK kini sudah membina dan membantu lima puluh empat PAUD Binaan yang tersebar di seluruh Jakarta. Mereka memberikan sarana dan prasarana belajar serta guru profesional. Tidak hanya membantu dalam pendidikan sekolah, KOCAK juga berkomitmen dalam pembentukan karakter dan peningkatan kesehatan anak didiknya.

Image may contain: 15 people, including Menu Dwi Yanti, people smiling
Kak Menu bersama anak anak didik KOCAK sebelum mulai belajar. Setelah rumah belajar habis dilalap api, KOPAMI dan KOCAK belajar dengan menumpang di salah satu masjid dekat dengan kampung pemulung.
Image may contain: one or more people and outdoor
Menyalurkan kambing qurban untuk anak anak PAUD
Image may contain: 2 people, people sitting, people eating, child, table and indoor
Membagi bagikan tas untuk anak anak PAUD
Komunitas selanjutnya adalah Komunitas Bravo for Disabilitas. Wah, banyak bener emang ya komunitas Kak Menu. Selaras dengan namanya, komunitas ini kegiatannya pendampingan rekan rekan difabel, wisata edukasi, pleatihan bahasa isyarat dan pengawasan aksesibilitas untuk orang orang difabel.
Pendampingan nikah masal para penyandang tunanetra
Kunjungan ke Panti Tunaganda

Dan kegiatan sosial Kak Menu selanjutnya adalah tergabung dalam Relawan Pempek Funny. Apa lagi ini? Ngapain aja kira kira? Banyak! Menjadi relawan di komunitas ini, Kak Menu banyak terjun ke rumah sakit rumah sakit, rumah rumah marjinal, panti asuhan dan panti jompo. Relawan pempek Funny membantu para anak penyandang HIV, memberikan pengobatan gratis pada balita dan lansia tidak mampu yang terkena kanker mata, leukimia dan penyakit lainnya. Tak hanya itu, Kak Menu beserta tim juga terlibat dalam bedah rumah untuk kaum lansia dhuafa, renovasi tempat tempat ibadah, bakti sosial ke panti asuhan dan panti jompo, menyediakan ambulan gratis sampai menyediakan rumah singgah untuk pasien RSCM yang rumahnya jauh dan kurang mampu. Sudah terhitung tujuh puluh sampai delapan puluh kursi roda yang berhasil disumbangkan lho. Tak hanya itu, Kak Menu juga bekerjasama dengan beberapa donatur tetap seperti Kak Hera, Inyu dan Joanna yang mendonasikan uang pribadi mereka untuk orang orang yang membutuhkan.


Image may contain: 2 people, including Menu Dwi Yanti, people smiling, indoor
Sumbangan untuk lansia dhuafa
Image may contain: Menu Dwi Yanti, smiling, standing and child
Sumbangan stroller untuk anak penderita hidrosefalus


Image may contain: one or more people and outdoor

Image may contain: 2 people, including Menu Dwi Yanti, people smiling, people standing
Menyumbang peralatan ibadah

Image may contain: 3 people, including Menu Dwi Yanti, people smiling, people standingMengantarkan sumbangan kursi roda kepada para lansiaImage may contain: one or more people and outdoor
#Missile Project School

Semuanya dilakukan oleh kak Menu. Saya sampai geleng geleng sendiri tiap kali Kak Menu bercerita tentang kegiatan kemanusiaannya; betapa dia ingin membantu sesama, meringankan beban saudara sekitar, ikut berjuang bersama memberantas kemiskinan plus memberikan kesempatan mengenyam pendidikan bagi banyak anak anak dhuafa dan marjinal.

Mungkin teman teman berpikir, Ah pasti ini uangnya banyak nih. Bisa bantu sana sini pasti uang udah banyak, bingung mau ngapain, jadilah menyibukkan diri dengan seambrek aktivitas sosial. Tapi tidak, teman teman.

“Kak Menu, motivasi apa sih yang bikin Kak Menu sebegitu pedulinya dengan kaum dhuafa, bapak ibu lanjut usia, balita dan anak anak yang kurang mampu?”
“Karena aku juga berasal dari keluarga kurang mampu, Kak. Aku anak yatim sejak kelas 4 SD. Sejak kecil aku selalu hidup susah dan kekurangan. Jadi aku tahu banget bagaimana rasanya hidup berkekurangan.Nah, begitu aku besar dan sudah menghasilkan uang, aku mulai membantu orang orang yang juga hidup susah di sekitarku. Aku mulai jadi perantara teman temanku yang ingin berdonasi. Karena aku tahu sekali, bagaimana pedihnya hidup susah. Berbagi untukku sama dengan menyebar manfaat untuk negeri”

Kemudian Kak Menu bercerita bagaimana dia merasa sangat bahagia begitu melihat orang orang yang dia bantu bahagia. Dia bahagia melihat anak anak penderita kanker mempunyai harapan untuk hidup. Dia bahagia melihat mbah mbah penjual sapu di tepi jalan mendapatkan sembako. Dia bahagia melihat para penyandang disabilitas mampu menikmati nikmatnya berjalan melalui kursi roda. Baginya, berbagi mampu menghadirkan rasa kebahagiaan tersendiri. MasyaAllah.. Cita cita besarnya adalah menjadi relawan Internasional. Semoga suatu ahri bisa terwujud ya, Kak..

Melihat perjuangan Kak Menu, segala usaha yang dia kerahkan demi orang sekitar membuat saya tertunduk malu. Lalu, apa yang selama sudah bisa saya perbuat untuk membantu orang lain ya? Apa yang bisa saya lakukan untuk sesama? Seandainya semua orang bisa seperti kak Menu, maka kita pasti bisa memberantas kemiskinan dan ikut andil dalam usaha pembangunan Indonesia untuk menjadi bangsa yang lebih maju. Seandainya semua orang bisa seperti Kak Menu, ah betapa indahnya hidup ini. Tapi, kita sendiri sudah sibuk dengan urusan masing masing. Macam saya nih, sibuk sibuknya mengurus anak yang baru enam bulan dan tidak bisa ditinggal kemana mana.

Lalu, kita bisa bantu apa untuk sesama??

Ternyata bisa bantu banyak!! Caranya?

BERBAGI BERSAMA DOMPET DHUAFA

Alhamdulillah, bersama dompet Dhuafa kita bisa lho menjadi Kak Menu Kak Menu selanjutnya. Ya, sosok penuh inspirasi itu telah menggerakkan hati saya untuk bisa membantu lebih, untuk bisa memberikan manfaat lebih kepada sesama, salah satunya dengan cara menyalurkan donasi.

Berbagi pun menjadi lebih mudah, karena Dompet Dhuafa memberikan banyak pilihan layanan untuk menyalurkan donasi.

BERBAGI, MENYEBAR MANFAAT UNTUK NEGERI


Lalu, semudah apa sih berdonasi di Dompet Dhuafa?

Hmm, Bahkan saking mudahnya saya hanya membutuhkan waktu kurang dari llima menit saja.

Langkah Langkah Berdonasi di Dompet Dhuafa

1. Search donasi.dompethuafa.org
2. Pilih jenis donasi ( baik zakat, infak/sedekah, wakaf, atau kemanusiaan), keterangan donasi dan nominal donasi

3. Scroll ke bawah dan isi profil donatur/profil kita sendiri


4. Pilih metode pembayaran, baik melalui BCA, Mandiri, BNI atau Bank Muamalat

5. Klik DONASI SEKARANG
6. Cek profil donasi dan profil kita dan klik BAYAR SEKARANG
7. DONE! Kita akan mendapatkan resume DONASI baik melalui web, email dan SMS. Tinggal transfer uang dan cek konfirmasi pembayaran kita. Semudah itu!

Alhamdulillah, sekarang berbagi pun hanya semudah menjentikkan jari ya, teman. Ah, Kak Menu membuat saya begitu tersadar akan indahnya berbagi untuk negeri. Semoga Kak Menu sehat selalu, mendapatkan keberkahan rejeki dan bisa memberi inspirasi untuk sesama kita, bahwa sesungguhnya berbagi tidak membuat kita rugi. Toh kelak saat kita dipanggil Sang Khalik, tak ada yang bisa kita bawa selain tiga perkara : Amal Jariyah, Ilmu yang bermanfaat dan anak solih solihah.

Jadi, sudahkah kalian beramal hari ini? Ingat, dengan Dompet Dhuafa, kita #jangantakutberbagi karena pasti mudah, aman dan cepat.

“Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Jangan Takut Berbagi yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa”





32 comments

  1. Masya Allah hebat yah Kak Menu, Kak. Berbagi memang sangat menyenangkan kita dan org lain ya, Kak.

    ReplyDelete
  2. Wah, menginspirasi sekali kak Menu, berbagi bikin kita bahagia ya

    ReplyDelete
  3. Mashaa Allah hebat sekali Kak Menu ini, aku salute... semoga aku bisa berpartisipasi disalah satu komunitasnya

    ReplyDelete
  4. Duh saya jadi ingat masa SMA dulu, kita melakukan kerja sosial di lembaga-lembaga seperti ini. Jadi kegiatan ini dilakukan saat puasa. 1 bulan puasa kita libur tapi diisi oleh kegiatan pengabdian kepada masyarakat. ─░ni sangat membekas di ingatan saya, karena dari situlah jadi banyak bersyukur karena kesulitan kita masih tidk ada apa-apanya dibandingkan mereka

    Terima kasih atas tulisan kerennya ya mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah alhamdulillah ada pengalaman berkesan ya mbak, sama sama semoga berguna ya mbak Litha

      Delete
  5. Alhamdulillah bisa berbagi dan bermanfaat bagi yang lain.

    ReplyDelete
  6. saya sempat salfok sama Kak Menu kirain menu di rumah makan, maafin, huhu. masyaallah semoga jadi amal jariyah untuk Kak Menu, keren banget sih sosialnya tinggi. Terharu saya bacanya, semoga kita pun selalu dimudahkan untuk berbagi. Aamiin.

    ReplyDelete
  7. Komunitasnya banyak sekali dan semuanya bernada positif. Begitu ringan tangannya kak menu ini. Padahal tak banyaj orang yg bisa seaktif itu dengan berbagai kegiatan di komunitas. Salu!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak Artha semoga makin bikin kita getol berbagi ya

      Delete
  8. ya Allah hebat banget kak menu yang tenaganya selalu di berikan untuk membantu orang lain. Semoga beliau diberi keberkahan dan kemudahan hidup, dan bisa dijadikan contoh untuk kita agar tetap ikhlas dalam berbagi.

    ReplyDelete
  9. Kak Menu inspiatifff :)
    Ada banyak kounitas inspiratid :)
    dan... sekarang berbagi menjadi mudah. Dompet Dhuafa juga insyaalah meruapakan lembaga yg terpercaya

    ReplyDelete
  10. Masya Allah, sosok yang sangat inspiratif sekali, Mbak. Jadi panutan buat kita, semoga kita bisa seperti beliau...

    ReplyDelete
  11. Kak Menu memang sosok yang menginspirasi ya mba. Kita juga jangan sungkan untuk berbagi apalagi sekarang serba mudah karena ada dompet dhuafa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes benar mbak Erin jadi semangat berbagi ya karena serba mudah

      Delete
  12. Semoga Allah memberkahi Kak Menu. Luar biasa perjuangannya membahagiakan orang lain. Salah satu cita-cita juga nih pengen jadi relawan internasional. Masya Allah, semoga ada kesempatan. Saat ini masih jadi relawan di kandang sendiri dlu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya smga nanti ada jalan ya mbak Hastin, sekarang berbagi pake dompet Dhuafa dulu hihi

      Delete
  13. Barakallah untuk Kak Menu. Perjuangannya sungguh luar biasa. Salah satu cita² saya juga pengen jadi relawan internasional. Semoga suatu saat terwujud :) aamiin.

    ReplyDelete
  14. MasyaAllah, Kak Menu ini aktif banget yaahh. Banyak benar komunitasnya. Semoga selalu diberi kesehatan ya Kak agar selalu bisa melanjutkan segala aktivitas berbaginya.
    Dompet Dhuafa keren banget ya sekarang. Berbagi pun bisa difasilitasi via online.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya semua serba dipermudah ya mbak, jadi semangat berbagi kitanya

      Delete
  15. Semangat kak Menu untuk berbagi ini menginspirasi sekali ya Mbak. Patut jadi contoh. Btw keren ya sekarang berbagi semakin mudah dengan adanya fitur layanan app dari #Dhompet Duafa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Righttt sis, jadi lebih semangat pake dompet Dhuafa ya :)

      Delete
  16. Wuihh Kak Menu inspiratif banget, ya mbak. Pingin bisa beraktivitas sosial seperti beliau.

    ReplyDelete

Assalamualaikum wr wb,

Terimakasih sudah mampir ke sini ya... Yuk kita jalin silaturahmi dengan saling meninggalkan jejak di kolom komentar.

Terimakasih .... :)