Thursday, 8 January 2015

NGEMALL SAMBIL MANTAI?? BISAAAA..... di Ancol Beach City Mall, Jakarta Utara!



“Waaaaah, itu apa??? Itu apaaaa???????” Begitu sampai di dalam mal gue menatap takjub sisi luar kanan mal. Gue nggak percaya ini bisa terjadi sama gue. Rasanya gue pingin langsung mengambil seribu langkah dan merangsek keluar. Lita, sepupu gue yang merupakan sponsor dalam perjalanan atau jalan jalan gue kali ini cuman geleng geleng kepala. Dikira gue lagi kesurupan. Gimana gue nggak kesurupan kalau pada akhirnya gue bisa menyaksikan hal yang paling gue liat dalam beberapa bulan terakhir?

Gue dan Lita akhirnya meninggalkan om dan tante gue, membuka pintu lobby dan..

“PANTAIIIIIIIIII!!!! DI DEPAN MAL ADA PANTAAAAAAAAIIIIIIIIII!!!”



--
Selama ini yang terbayang di kepala gue tentang mal adalah bangunan gede yang adanya di pusat peradaban. Bangunan itu niscaya akan menyedot habis uang di dompet lu kalau lu datang sambil kesurupan.

Cewek 1 : “Ih, lucu yahhh cardigannya. Berapa yah??”

Cewek 2 : “250ribu.”

Cewek 1 : “Nggak papa deh, nggak setiap bulan ini....”

Cewek 1 : “OMG Heeelooooooowww!! Sumpah ini bagus abiss!! Ihh, mana lagi diskon besar besaran! Liat!! Tas dari harga 899ribu, cuman dijual 250ribu aja!”

Cewek 2 : “Iyaaaah, lucuuu emang..ini khan bermerk bingit!”

Cewek 1 : “Iyaaa, ssssttt!! Mumpung lagi diskon!”

Cewek 1 : “Whattttttt???? Sepatu unyu ini 275ribu udah dapat 2?? Ini khan little thing called love!! Diskoooon!!”

Cewek 2 : “Iya, lucu juga tuh wedgesnya!! Kita khan bisa tinggi kalau pake ituuuu!!”

Cewek 1 : “Iyaaa, mumpung adaa!”
--
Cewek 1 : “Kok uang gue abis ya? Gajian lagi berapa hari?”

Cewek 2 : “Lah, khan baru gajian kemarin. Masih ada 29 hari lagi.”

Cewek 1 : *berbusa *kejangkejang

Yah, problematika cewek jaman sekarang akibat sering datang ke mal.

Beda lagi sama pantai. Yang gue pikirkan tentang pantai adalah daerah pesisir yang membutuhkan waktu berjam jam untuk bisa sampai. Jauh dari pusat peradaban. Pusat penjualan mentok mentok warung kopi sama nasi kucing atau toko souvenir yang bangunannya terbuat dari bambu. Semakin susah dijangkau tuh pantai, semakin indah dan perawan pemandangan yang akan kita dapatkan.

But now, gue ada di depan mal. Dan gue liat pantai!!! Di depan mal ada pantai!!!! Ini adalah mal pertama di Indonesia yang menyuguhkan pantai tepat di depannya!! Ini keren!

Kemarin, 7 Desember 2014 sebelum gue dan Lita menyaksikan rupa rupa gadget rahasia milik Doraemon di mal yang sama, gue akhirnya bisa menuntaskan dahaga gue akan pantai. Tahun akan berakhir dan gue sama sekali belum liat pantai. Terakhir kali gue liat pantai adalah saat gue bersama Uma, sahabat gue menjelajah Pantai Pok Tunggal,Jogjakarta dan menantang angin di atas bukit karang.

Sekarang, akhirnya gue bisa ngeliat pantai lagi. Walau well, jangan harap pantainya akan seindah pantai Pok Tunggal, Indrayanti, dan pantai pantai pada umumnya. It is what you can see there :


source



Airnya agak hitam, terkontaminasi keadaan kota. Kita juga tidak bisa memandang bebas air berombak sampai jauh karena di pucuk mata banyak sekali kapal kapal terdampar dengan pembatas pembatas yang terkesan agak kumuh. Dan well, airnya nggak berombak. Tapi tenang, untuk anak anak yang ingin sekedar bermain air bisa banget kok nyelup dikit. Di bibir pantai disediakan area renang dengan pembatas yang berbentuk persegi panjang, jadi jangan khawatir anak akan renang sampai Samudra Hindia.

Di muka pantai juga banyak sekali kursi kursi untuk para orang tua atau remaja ababil atau dewasa ababil yang ingin menikmati pemandangan pantai dan mal secara bergantian atau bercengkerama bersama keluarga sambil mendengarkan deru musik klasik romantis yang mengalun seantero Pantai. Pantai ada di sisi kanan dan mal ada di sisi kiri. Itu keren!!!!

Para sponsor sedang menikmati pantai pantaiiiiiiiii!

Kalau lu masih belum puas dan ingin jalan jalan untuk melihat air lebih dekat, lu bisa jalan jalan di semacam ehm...jembatan kayu yang memanjang ke arah dalam pantai dan berujung pada kapal kecil untuk jalan jalan. Kayaknya sih gitu. Noh liat....






Perpaduan antara mall dan pantai. Cool!

Nah, kalau lu pingin banget bisa belanja sambil main air atau pingin jadi anak mal yang cinta pantai, lu bisa datang ke Ancol Beach City Mal di Pantai Karnaval, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara. Tepatnya dekat pintu keluar kawasan Ancol. Gue baca juga di sana bisa banget main banana boat, speedboat dan wahana air lainnya. Cuman waktu gue ke sana sih nggak ada. @.@. Apa mungkin belum buka kali ya...

Untung restoran restoran udah buka. Jadilah puas menikmati panorama pantai dan masih ingin menikmati panorama pantai, gue dan Lita makan siang di salah satu restoran yang langsung menghadap ke pantai. Nggak lengkap rasanya kalau makan sambil liat pantai tapi makannya nasi goreng atau sup kambing. Jadilah Om gue memilih menu ini untuk dihabiskan di siang yang ceriaaaa.... Nama restorannya Rasane. Bagi gue, rasane uenaaaaak tenaaannn!!



muka abis ke pantai emang kayak gini. Kucel!

--
Masih belum puas??

Santayyy, begitu lu keluar dari mall, di sisi kanan masih panjang membentang pantai Karnaval Ancol. Gue dan Lita turun sejenak dan jalan ke arah dalam. Banyak bapak bapak yang menawarkan jasa kapal nelayan muter muter di pantai dengan harga yang relatif murah. Tapi gue dan Lita nggak naik. Gue dan Lita cukup puas mengambil gambar di tengah hiruk pikuk para pemuda pemudi Ibu Kota menghabiskan hari liburnya bersama. Sumpah, rame bingiiiiiiittt!! Sampai ada yang duduk duduk di luar pagar jembatan dan mainan air walau gue bingung.

“Ini air apa oli?”

Tapi nggak papa, Pantai Ancol memberikan warna tersendiri untuk penghuni Jakarta yang bosan dengan suasana kota yang hectic setengah mati. Di sini, kita bisa menikmati kilatan air berlimpah beserta hembusan angin sepoi sepoi. Ini.....asik!!


Don't try this at home!

Nggak lengkap rasanya kalau berkunjung ke pantai Ancol tapi nggak naik sesuatu. Bukan, bukan kapal. Bukan naik di pucuk jembatan lalu nulis wasiat juga bukan. Tapi, naik sepeda!!!

Bagi orang penyuka sepeda macam gue, begitu gue liat jajaran sepeda cantik nan molek, darah gue berdesir. Dengan sedikit berbisik pada Lita,

“Ta, naik sepeda yuk. Bilang papi...”

Semua bisa terlaksana. Gue emang pintar!

Hanya dengan sekali berujar,

“Papi, Lita sama Mbak Ike mau naik sepeda...” Mobil memutari kawasan Ancol sekali lagi dan yeaaayyyy!! Dapet!! Gue tertawa puas kayak di film film.

“Ha ha ha..berhasil berhasil horeeeee!!!!” 

Lumayan gue udah lama nggak main sepeda. Dulu, saat gue masih jadi mahasiswi di Salatiga, begitu nafsu bersepeda muncul, gue tinggal mengajak teman gue dan membayar 3ribu rupiah saja untuk bisa mengelilingi Salatiga diantarkan angin sepoi sepoi di bawah pohon berumur ratusan yang super rindang selama 1 jam!!! Terakhir kali gue main sepeda waktu gue nginep di salah satu temen kerja gue bernama Dian pagi pagi buta, saat gue mbolang ke Kota Tua dan saat gue masih kuliah dulu. Makanya tiap gue naik sepeda, gue kangen banget temen temen kuliah gue. Dulu bahkan kita naik sepeda sambil ujan ujan biar kayak di film film India. Sayang, kita cewek semua. Abis itu, tak lupa kita beli es duren di lapangan Pancasila, pusat peradaban orang Salatiga yang bisa diintip di SINI. Tapi, sekarang gue di sini. Akan segera main sepeda lagi bersama sepupu gue. Sayang seribu sayang, angan angan gue untuk bisa main sepeda dengan latar belakang pantai pupus sudah. Rentalan sepeda terlalu jauh dari pantai. Lita yang masih di bawah umur tidak boleh menyeberang jalan raya menggunakan sepeda. Gue yang masih di bawah alam sadar juga tidak boleh.

walau cuman di parkiran tapi not badlah...

cantik banget khan sepupu gue.



Tebak kita main sepeda dimana?? PARKIRAN!! Dengan bermodal 25ribu per jam, akhirnya gue dan Lita cukup puas berkeliling parkiran dengan bersepeda. Tapi bagi gue nggak papa selama gue bisa ngencengin paha yang udah mulai lumer ketutup lemak jahat.

“Lita, let’s gooooo!!!”

Lalu, gue dan Lita kenceng kencengan naik sepeda sambil meliuk liuk kayak pembalap tingkat kecamatan. Sore merangkak dan artinya gue dan Lita, Om dan tante harus merangkak keluar dari kawasan Ancol. Iye, MACEEET!!! Banyak mobil menyerbu untuk keluar karena hujan turun begitu deras. Tapi, santay...gue dan Lita udah sangat puas!! Pada akhirnya, gue dan Lita pulang dan hidup bahagia selamanya.


-The end-


20 comments:

  1. waaa..ada mall baru di ancol tahh,, baru tau :D
    boleh dihampiri nanti nih :)

    ReplyDelete
  2. mungkin itu oli kali haha.. ancol udah begitu sudah tidak seperti dahulu kala, katanya hehe..

    tapi kalo bisa menikmati liburannya mah semuanya terasa seru ya kan :D hehe

    ReplyDelete
  3. heol ~ liat pantainya airnya seitem itu jadi sedih -_- miris cuuuyy 180derajat bingit sama di mari yg pantainya masih asoy, pasir2nya kece, karangnya gede, plus banyak bule hahahaha eniwei sep ini pertama kalinya elu ngeposting foto sponsor utamamu wkkwkwkwk :p
    heeehh kepitingnya bikin ngiler sumpret :9 kapan elu mau traktir gue?

    ReplyDelete
  4. Sepupu kamu nggemesin banget ya.. :D

    Aku belom pernah ke Ancol. Kesian. Ihik. :'

    ReplyDelete
  5. cieee pakek baju BE cieee. haha

    ReplyDelete
  6. Kak mey, pengen kenalan sama sepupunyalah. Biar bisa diajak jalan juga. "Keknya seru." :D

    Ini kelanjutan cerita kemaren, ya. Seru kak.

    ReplyDelete
  7. mbak meykke selalu bisa bikin aku iri :') di samarinda ada juga loh mall kaya di jogja, tapi kalo di jogja kan dekat pantai, kalo disamarinda dekat sungai. kalo dijogja airnya agak terkontaminasi disamarinda juga gak mau kalah haha..
    itu kepiting sama ikannya kayanya enak *ngiler*

    ReplyDelete
  8. Postingan yang ngomongin traveling gini emang bikin pembacanya ngiri. :3 sama makanannya juga. :D
    Terus nulisnya pake bumbu komedi. Uuuhh sedaaap!!!

    ReplyDelete
  9. Sebagai cewek lo tangguh juga ya :D
    Semangat banget kalo masalah happy2.. liat aja postingannya panjang banget gitu..

    Tapi gue agak aneh ngeliatnya ada mall deket pantai :D
    udah jelas tuh.. pantainya airnya jadi kayak oli.. hehe

    Btw.. sewa sepeda mahal banget sejam 25ribu.. cuma diparkiran juga.. tapi ya namanya juga kepengen~

    ReplyDelete
  10. -___- payah kak meyke masa baru tau ada mall di ancol -__-
    Aku udah kesana berkali kali. kemaren aku ke doraemon expo juga udah 3kali.
    Gapernah bosen ke ancoool :D

    kak meyke gak masuk ke 100doraemon???

    oya itu Yang ngeri kalo pasang surut air laut gimana yak hahaha.
    untungnya sih tinggi ada tangganya baru bisa masuk mall.

    ReplyDelete
  11. Coba main-main ke Balikpapan deh, banyak mall yang ada pantainya, hihih :D

    ReplyDelete
  12. lengkap banget review nya mba , sampai sepedaan diparkiran segala, mantap mba

    ReplyDelete