Sunday, 29 December 2013

2013 : The Most Gorgeous Fabulous Amazing Year EVER!!

1991, 1992, 1993...2010, 2011, 2012, sampai 2013. Setiap tahun, cerita hidup gue bergulir, dari saat gue mulai membuka mata dan melihat birunya langit, tahun dimana gue mulai tahu kalau matahari terbit dari timur dan beranjak pergi ke arah barat, tahun dimana gue ngerti kalau 1 ditambah 1 mau nggak mau haruslah berujung pada angka dua. Tahun semakin bergulir, dan every single year brings their own story, their own memory. Ada tahun tahun penuh kelabilan, ada tahun tahun habis gelap terbitlah terang, pun ada tahun gue mengalami konspirasi hati yang teramat sangat tertampar nasib cinta gue yang pada akhirnya karam, dan bila dibandingkan dengan semua tahun yang pernah gue jalani, tahun 2013 adalah tahun terindah bagi hidup gue. Tahun 2013 adalah akhir dan juga awal dari mimpi mimpi gue semenjak gue bisa membaca, dan sering liat FTV di SCTV.  

“Buk, lusa aku juga pingin kayak buleek..bisa pake kemeja sama jarik terus dikasih topi ada talinya sama jubah gituu...kereeeen..”, celoteh dulu saat gue balita dan menyaksikan bulek gue menyabet gelar D3nya.

“Buk, aku lusaaaa kalau kuliah juga bisa pakai baju bebas sama pake high heels kayak di tipi itu ya buk?” celoteh gue banyak tahun kemudian saat FTV SCTV merajalela.

Hingga akhirnya tahun 2009, mimpi gue mulai terwujud. Dan tahun 2009 menyulut mimpi mimpi gue selanjutnya.

----------------------
20 Juli 2013


Semua usaha gue, dari tenaga gue buat lari lari ngejar bis setiap pagi, lari lari dari jalan ke kelas, mengarungi jarak 25 km setiap hari yang kadang karena tidurnya terlalu asoy jadi kebablasan, segala perasan otak gue ngerjain test dan tugas tugas yang beraninya main keroyokan, dan pada akhirnya gue harus benar benar memeras otak, pikiran, tenaga, juga mental buat bisa merangkai kata kata berdasarkan fakta sampe saking niatnya, yang lain cuman 25 lembar, gue 50 lembar dan terancam harus gue tebas habis karena over-words. Syukurnya, segala jerih payah gue, keringat yang menganak pinak menelorkan 50 halaman itu nggak sia sia karena kata pak pembimbing, itu nggak papa... Tak berhenti sampai di situ, Ayah dan Ibu gue juga ikut mengencangkan ikat pinggang sampai menghimpit tulang.

Ini adalah tahun yang dari tahun manapun, ini tahun paling gemilang dan tahun paling membahagiakan buat gue. Di hari itu, saat gue melangkah maju menaiki stage dengan Ayah dan Ibu gue duduk di balkon atas menyaksikan penyematan gelar gue yang gue idam idamkan di sepanjang hidup gue, memori gue meloncat ke tahun tahun sebelumnya. 


Serpihan momen secepat kilat tayang berkejaran di depan mata gue. Tahun dimana hati gue terbelah belah saat Ayah gue memutuskan untuk mengiklaskan motor kesayangannya yang bahkan dia punya saat masih bujang, jauh sebelum punya gue semata mata untuk bisa membekali mimpi mimpi gue. Dan sejak saat itu, semangat gue berletupan. Mimpi gue,

“Every single effort that my parents do for me will surely pay off...”

“Gue............harus lulus dengan predikat cumlaude! Setiap bulir keringat Ayah dan Ibu gue akan gue bayar lunas, karena toh ini adalah satu satunya hal yang bisa gue lakuin. Cari uang sendiri buat kuliah pun gue belum mampu. Ini senjata pamungkas gue. Harus!”

Dan di hari itu, gue mengkatamkan study S1 gue, dan akhirnya gue menjadi

Meykke Alvia Yuntiawati, Spd.

Gue buka sampul ijazah gue, dan di bawah semua nilai dan IPK akhir, mata gue berhenti pada satu kata. Satu kata yang mengantarkan pada mimpi gue dan juga salah satu dreamnote gue.

Predikat : CUMLAUDE

Dan 1 dreamnote gue yang gue tulis di sini, katam dengan sempurna, seperti yang gue impikan. Ini adalah fase hidup paling bersejarah sejak gue lahir sampai menginjak usia 22 tahun. Foto gue memakai toga lalu dipajang di dinding ruang tamu, dan gue tahu, rasa bangga menyeruak di dada mereka. Bagi gue, ini adalah hal membahagiakan pertama yang bisa gue berikan sebagai anak untuk mereka berdua. Gua bilang,

“Pak, nggak sia sia khan pak...”


Tidak hanya itu, 2013 mengantarkan gue ke list selanjutnya di dreamnote gue. Kelulusan ini bukanlah akhir, melainkan gerbang menuju mimpi yang baru, di dunia yang sebenarnya, di mimpi yang gue sematkan di tidur gue sejak lama, dan kini setelah bekal gue cukup, saatnya gue bangun dan menghidupkan mimpi gue.

“Pak, aku pingin kerja di kota besar. Aku pingin mencoba hidup sendiri, dan berpetualang!”, ucap gue dulu.

2 September 2013

Gue diterima di salah satu English Course elite di perbatasan Bekasi dan Jakarta, jalan alternatif Cibubur.

Dan saat gue nulis ini, sekarang gue sudah melampaui masa training dan resmi menjadi salah satu pengajar. 



Dan 2013 mengantarkan gue pada dua mimpi raksasa gue. 

Dan gue yakin dan percaya,

“Alloh tidak akan mengubahnasib  suatu kaum sebelum mereka mengubah nasib mereka sendiri”

Dan dari situ gue belajar mengamalkan apa yang Agnes Monica bilang,

“Dream, Believe, Make it Happen!”
What such a wonderful 2013!

Dan gue masih mengantongi banyak stok mimpi yang akan dan ingin gue raih di 2014 mendatang. Bagaimana denganmu?


14 comments:

  1. Semoga 2014 menjadi gerbang untuk mimpi mimpi berikutnya .
    mimpi sy sekarang sih gag muluk-muluk kak , kuliah lancar . udah itu aja dulu .

    ReplyDelete
  2. Selamat ya kak... Meykke Alvia Yuntiawati, Spd.
    Jurusan bahasa inggris ya kak? Wuih keren..semoga tahun depan aku juga bisa nyusul.. amin..doanya..

    Kak, rahasianya bisa dpat caumlade gimana caranya?

    ReplyDelete
  3. selamat ya kak atas wisudanya. cumlaude lagi. wow bgt kak :))

    ReplyDelete
  4. wah, keren banget kak.
    mau epet wisuda terus kerja *padahalbarumasuk* hehehe
    doain cepet nyusul ya kak :)

    ReplyDelete
  5. wah selamat ya..!! udah diwisuda dan dapet gelar S.pd
    orang tua kmu pasti bangga banget, sekarang tinggal mbak sendiri yang harus berfikir untuk bisa membalas dari orang tua..
    semoga semua mimpinya bisa terwujudkan...!

    ReplyDelete
  6. Selamat kak udah wisuda,..

    Aku juga pengen cepet2 wisuda jadinya :D

    Semoga mimpi2 nya selanjutnya kesampaian kak :)))

    ReplyDelete
  7. wah kereen....kita sama nih...sama-sama lulus,,,dan sekarang, sama-sama ngajar..jadi guru...

    selamat ya meykke..udah bisa bikin keluarga bangg banget itu pastinya...

    .taun depan target nikah....biar lengkap semuanya... *lengkap-apanya

    ReplyDelete
  8. ah sayang banget, kenal blognya Bu Meykke Alvia Yuntiawati, S.Pd telat. harusnya kalau kenal lama bisa kopdar di UKSW, btw istriku juga alumni UKSW satu angkatan juga lho.
    hebat ya bisa cumlaude.

    ReplyDelete
  9. ciee, yg udah SPD, haha..
    Keren mbak kisah perjalannannya, coba yg sedih sama ngenesnya juga ditulis, pasti lebih seru lagi. haha

    ReplyDelete
  10. ahaaaa...endingnya keren Meylk, ada pesan moralnya
    good good... congrast ya tahun ini kamu bisa meraih predikat sarjana dgn amat baik dan mampu berpetualang keluar kota jadi pengajar di EC elite..
    kereeeeeeeeeeeen

    moga menang GAku ya, banyak2 berdoa hihihiii

    ReplyDelete
  11. hah CUMLAUDE??? gila keren bgt Meyke!! dan sekarang udah seneng dong yah cita citanya tercapai. jempoll!!!

    ReplyDelete
  12. tunggu. kak Meykke ini punya nama belakang Santoso itu dari mana yak? tolong dijawab hehe._. aku penasaran.
    Btw baca tulisannya kak Meyk selalu tergambarkan semangat yang membara, gue jadi suka bacanya. hehe.
    Emang bener, Allah tidak akan mengubah suatu kaum kalo kaum itu enggak mau mengubah nasibnya sendiri, dan kak Meyk udah membuktikan dengan bagaimana kak Meyk berjuang dan pada akhirnya bisa membayar perjuangan kak Meyk. Keren!

    ReplyDelete
  13. widih keren mbak meykee Selamat dehh ^_^

    ReplyDelete
  14. ih meyke keren bisa SPD. bentar-bentar..... kok kayaknya ada yang aneh ya, lahir 1991 lulus 2013, gue lahir 1990 lulusnya juga 2013. ini siapa yang salah sebenarnya :D . hahahahha


    selamat ya meike udah wisuda, udah kerja juga..

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...