Friday, 5 July 2013

Menjejaki Masa Lalu Indonesia Tercinta di Benteng Vredeburg


“Owh, ini waktu Sri Sultan Hamengkubowono IX sedang rapat mendukung proklamasi ya..”

“Wah, keren ini mesin pencetak surat kabar jaman dulu ya..”

“Owh korannya kayak gini jadinya...”

“Owh..apik apik...”

“waduh, ini waktu pertempuran remaja Jogja sama Jepang di Kotabaru, apa ini yang terus Jepang terdesak dan ke Ambarawa, lalu terjadi pertempuran 5 hari itu terus Letkol Isdiman gugur dan terbentuk museum Palagan itu ya?”

“Kayaknya sih gitu apa yaaa...”

Diorama berisi reruntutan peristiwa dimulai dari akan merdeka sampai orde baru tertata sangat rapi dan runtut, disertai keterangan di setiap miniatur dalam dual bahasa.

Ini hari ketiga, saudara saudara!

Setelah wisata alam naik ban berjam jam di Goa Pindul dan mendaki pucuk bukit karang di Pantai PokTunggal, sekarang saatnya wisata yang ringan ringan.

Dan seperti kesepakatan, teman teman saya dan saya akan berkunjung ke Benteng Vredeburg sebagai destinasi pertama pagi itu, Minggu, 23 Juni 2013!!

Mungkin karena hari itu adalah hari Minggu, pengunjung yang berdatangan di museum yang terletak di Jalan Jendral A. Yani No. 6 Yogyakarta tumpah ruah. Bahkan, untuk sekedar parkir saja suzaaah...

Dan setelah parkir, kita segera membeli tiket masuk yang super murah!


Begitu melewati pintu masuk serupa terowongan benteng, dua patung di sisi kanan dan kiri menyambut kita. Di belakangnya, taman dengan lapangan yang mengarah ke benteng di sisi seberang tertata indah.

gerbang benteng



Jadilah kita menuju diorama pertama, disusul kedua,ketiga, dan keempat.

Di setiap diorama, kita akan disuguhi miniatur miniatur yang menceritakan sederetan peristiwa mulai dari masa Proklamasi Kemerdekaan sampai masa orde baru. Keren lah pokoknya. Koleksi benda-benda bersejarah, foto-foto, dan lukisan tentang perjuangan nasional dalam merintis, mencapai, mempertahankan, serta mengisi kemerdekaan Indonesia juga masih terawat dengan baik di dalam gelas gelas kaca. *cie *Niadaniati beut














Juga, masih ada mesin pencetak koran beserta koran Kedaulatan Rakyat, Sinar Matahari, dan juga Sedya Tama sebagai media penggugah semangat para pahlawan untuk merebut kemerdekaan dan mempertahankan kemerdekaan.



Soal bangunan jelas ini bangunan peninggalan Belanda yang dipugar sesuai bentuknya, karena benteng ini sudah beberapa beralih fungsi, pernah menjadi benteng pertahanan, markas militer dan Jepang, dan sebagai markas militer RI.


Benteng Vredenburg sendiri artinya tidak lain tidak bukan adalah ‘benteng perdamaian’, dibangun oleh Belanda pada tahun 1765. Kita lagi dimana ya waktu itu...

Naaah, setelah itu, kita menyeberang lapangan dan sampai di benteng bagian seberang. Bentengnya juga bisa dinaiki karena ada anakan tangga di sisi kanan dan kiri benteng. Jadi, kita bisa melihat keramaian museum dari atas benteng!!





Naaah, mumpung ada di sini kita harus menjelajahi semua sudut dan meninggalkan jejak di setiap sudut museum!










Dan pengunjungnya saat itu banyaaak, mengunjungi museum itu ibarat sekali mendayung 3 4 pulau terlampaui.



Nah, senengnya dapat juga ilmunya dapat, sekalian bisa menilik kembali kehidupan para pahlawan merebut kemerdekaan sekaligus mempertahankannya. Kan katanya mempertahankan sesuatu itu lebih sulit daripada mendapatkannya... *eaaaa...

Coba para pahlawan nggak se tangguh itu, kita masih pakai beginian gimana coba??


Nggak ada tupperware, nggak ada tepak yang tetep panas, nggak ada baju bahan satin. Err...

Dan berakhirlah muter muter kita menyusuri jejak ratusan tahun yang lalu. Horeee... dan destinasi terakhir juga sama sama menyelusuri kembali jejak masa lalu. Tapi ini nggak bikin galau. Karena masa lalu yang ingin diintip kembali adalah jejak masa lalunya para Sultan dan keluarga kraton Jogjakarta, bukan jejak cinta masa lalu. Alhamdulillah....

 PERSONIL :





25 comments:

  1. gue sering ke jogja tapi ga pernah kepikiran buat masuk ke museum kayak begituan -_____-'' ya, kapan'' aja deh. kayaknya seru tuh

    ReplyDelete
    Replies
    1. emang seru banget Ahmad. sekalian inget inget lagi pelajaran sejarah dulu

      Delete
  2. Wah, bener2 traveller nih!
    Jalan-jalan terus.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. waaaah, makasih doanya ya Dio semoga one day bisa jadi traveller sejati paling sejatiiii :D

      Delete
  3. wah udah lama aku nggak ke sini. sekitar 6 bln yg lalu nih terakhir ke sini haha. ayo jelajahi jogja mey! oya...soal menang kontes, ah kamu wlwpun baru 4 kan keren... 4 itu dalam sebulan. rajin2 ikut GA, jgn mood2an kayak aku yg gak rajin ikut GA hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. waaaah, tapi kan yg pnting udah pernah kesini mbak..hehehe...iya mbak, aku jga mood mood an buanget!! skrng malah nggak pernah berburu, lagi sibuk ngurus masa depan. doakan ya mbak :D

      Delete
  4. full jalan-jalan. tapi kok gak ada ritual makan-makanya nihh, ahh gak lengkap wkwkwkw *provokator*

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha, makan makan itu nggak penting San, yg penting ya jalan jalan *ehh

      Delete
  5. Vredeburg deket beringharjo kan ya kak??eh bener gak sih? Hahaha lupa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kayaknya gitu sih Git, soalnya aku jga kesana cuma duduk di belakang motornya temenku trus tiba tiba uda sampe di tempat parkir @.@

      Delete
  6. Udah sering ke Jogja. Kemarin buru buru ke sana, malem lagi. Smoga besok bisa ke sana lagi:D

    Thanks ceritanya:D

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin, sama sama makasih sudah meramaikan blog aku cc Lina :)

      Delete
  7. Benteng Vredeburg? pernah ke jogja tapi ga mampir ke sini. masih asing soalnya. ehehehe. padaha lumayan buat nambah ilmu sekalian foto2 *eh :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaaaa, nambah ilmu dan nambah koleksi foto. puahaha...emang ga begitu suka dikunjungi sih. biasanya ke jogja itu ke pantai dan malioboro..@.@

      Delete
  8. Asik banget jalan-jalan terus.
    Lah aku kapan ? -_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe, it there is a will, there must be a way Efnu :D

      Delete
  9. baju dari karung goni kayaknyaaa
    gatel

    ReplyDelete
    Replies
    1. udah nggak kayaknya, tapi emang gateeeeel. hehehehe

      Delete
  10. nanti kalo gw ke jogja lagi, wajib ke museum ini :D
    udah lama ga ngunjungi museuumm *kangen ama yang klasik-klasik*

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, wajib lo Dian, lumayan banget ini..hehe

      Delete
  11. wah bagus ya museumnya, bisa buat foto-foto juga, jalan-jalan ke sana ah kapan-kapan, btw kamu orang semarang tha?

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bagus dan jga ada gunanya gtu kita kesanaaa..hehehe..iyap :D

      Delete
  12. Kereeeeen... gue baru tau ada museum beginian di jogja, ada di sebelah mana nih? penasaran suatu saat pengen ke tempat ini, insya Allah... ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. ini ada di daerah Malioboro gtu cc Erny..hehehe..iya gampang kok kesini ajaaaa..:D

      Delete