Lindungi Janin dengan Menghindari Makanan yang Berbahaya Selama Masa Kehamilan



Janin membutuhkan nutrisi yang berkualitas agar tetap sehat. Nutrisi yang dikonsumsi oleh sang ibu merupakan hal yang sangat penting melalui konsumsi obat folamil gold secara rutin dengan beli disini (goapotik) atau di apotik terdekat. DHA dan kecerdasan janin ditentukan oleh seberapa bagus makanan yang dikonsumsinya. Selain itu, seorang ibu juga perlu menghindari beberapa makanan dan minuman agar tumbuh kembang janinnya tidak berjalan lambat. Apa sajakah yang perlu dihindari? Inilah beberapa diantaranya :


Sushi

Sushi merupakan salah satu makanan Jepang yang telah mendunia dan disukai oleh banyak orang. Sushi berisikan ikan dan dikemas dalam bentuk yang praktis hingga mudah dikonsumsi. Namun, bagi para ibu hamil sebaiknya hindari terlebih dahulu konsumsi sushi karena hal tersebut bisa mengganggu proses tumbuh kembang bayi Anda.

Nutrisi yang didapat dari ikan ataupun nasi yang ada di dalam sushi sejatinya bukanlah masalah utama. Namun, penyajian sushi dalam kondisi mentahlah yang membuatnya perlu dihindari selama masa kehamilan. Konsumsi sushi dikhawatirkan masih menyimpan cacing parasit di dalamnya terutama jika sushi tidak disiapkan secara steril. Untuk itu, sebaiknya hindari konsumsi sushi atau sejenisnya untuk mencegah masuknya cacing parasit ke dalam tubuh sang ibu dan janinnya.


Makanan Cepat Saji

Aktivitas yang begitu pada membuat kita seringkali tidak memiliki waktu untuk menyiapkan makanan. Akibatnya, makanan cepat saji jadi opsi banyak orang agar bisa mengisi energi dan kembali beraktivitas. Sayangnya, makanan cepat saji jadi salah satu makanan yang wajib dihindari oleh para ibu yang tengah mengandung.

Konsumsi makanan cepat saji seperti kentang goreng, burger dan fried chicken perlu dihindari sebisa mungkin oleh para ibu hamil. Sebab, makanan tersebut mengandung lemak trans yang dapat meningkatkan penyakit jantung. Tidak hanya itu, makanan cepat saji juga berpotensi menimbulkan obesitas pada sang ibu dan janin yang ada di dalam kandungan. Ukuran bayi yang terlalu besar dikhawatirkan akan memaksa sang ibu untuk melakukan proses persalinan secara caesar atau bahkan secara prematur.


No comments

Assalamualaikum wr wb,

Terimakasih sudah mampir ke sini ya... Yuk kita jalin silaturahmi dengan saling meninggalkan jejak di kolom komentar.

Terimakasih .... :)