BBI Yuk! #19 : 5 Aturan Menggunakan Embedded Question




Coba teman teman tebak, di antara dua kalimat berbahasa Inggris ini manakah yang benar.

“I know where my wallet is.”
“I know where is my wallet.”

Which one is correct? Sambil berpikir, yuk scroll down lagi.


Baca juga :










Simak baik baik dua kalimat bahasa Indonesia berikut ini.

“Dimanakah dompetku?”
“Aku tahu dimana dompetku.”

Jika dua kalimat di atas tadi diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia dan dipisah, maka kita akan menemukan kalimat tanya yang digabung di dalam kalimat positif.

Maksutnya?

Aku tahu dimana dompetku. Ada kata ‘dimana’ khan? Itu kan kata tanya. Nah, kalau kata tanya “dimana dompetku?” digabung di dalam kalimat positif menjadi “Aku tahu dimana dompetku”, maka kalimat inilah yang disebut dengan Embedded Question.

An embedded question is a question that is included inside another question or statement.

Jadi, embedded question adalah kalimat tanya yang ada di dalam kalimat tanya/kalimat positif yang lain. Kalau bahasa Indonesia mah mudah. Tinggal dimasukkan aja seperti contoh di atas. Beda cerita kalau jadi bahasa Inggris. Ada beberapa yang harus diubah dan ada lima aturan menggunakan embedded question yang harus kita tahu biar kalimat kita benar secara grammar.

5 Rules Embedded Questions

1.Jika embedded question menjadi bagian dari kalimat positif lainnya, maka gunakan tanda baca titik di akhir, bukan tanda tanya.

Misalnya,

Direct question : Is he a doctor? ( di kalimat tanya langsung khan pakai tanda tanya)
Embedded question : I know he is a doctor. ( karena kalimat ini bukan lagi kalimat tanya, jadi akhiri kalimat dengan titik, bukan tanda tanya)


Jika kalimat tanyanya menggunakan simple present atau pun past tense, maka hapus auxiliary verb/kata kerja bantu seperti do, does atau did dan ubah verbnya menjadi verb 2 atau irregular verb.


Ingat ya,
DQ untuk Direct Questions
EQ untuk embedded questions

DQ : What time did he leave?
EQ : I wonder what time he left. ( Nggak ada lagi kata did dan verbnya berubah dari verb 1 ‘leave’ menjadi irregular ‘left’)


2. Jika embedded questionnya itu mengandung kata kerja bantu/auxiliary verb seperti can, could, is, may, will, dan lainnya, maka penempatannya harus ditukar dengan subjek.

Misalnya,
DQ : Can you help me?
EQ : I wonder if you could help me.
--
DQ : Is he a singer?
EQ : Do you know if he is a singer?
Bukan
EQ : Do you know if is he a singer?

3. Jangan menggunakan verbal contraction/singkatan di akhir kalimat.

Misalnya :

DQ : Where is she?
EQ : Do you know where she is?
Bukan
EQ : Do you know where she’s?

4. Jika pertanyaannya menggunakan yes/no question maka di embedded questionnya menggunakan kata ‘whether’, ‘whether or not’, atau ‘if’ yang artinya ‘jika/kalau'



Misalnya :

DQ : Will he be there?
EQ :        Do you know if he will be there?
                Do you know whether or not he will be there?
                Do you know whether he will be there?


5. Kata infinitive bisa dipakai di embedded question. Jadi bisa diubah menggunakan infinitive seperti di bawah ini ya.

Misalnya :
DQ : What should I do?
EQ : Please tell me what I should do
Menjadi
EQ with an infinitive : Please tell me what to do.
Lalu, kapan kita biasanya menggunakan embed question? Hmm, pertanyaan bagus.

USING EMBEDDED QUESTIONS

1.Bertanya di situasi formal/terkesan lebih sopan.

DQ : What time does the bus arrive?
EQ : Could you tell me what time the bus arrives? ( jadi terdengar lebih sopan)

2. Berbicara tentant sesuatu yang kita tidak tahu.

DQ : Why did she decide not to come with us?
WQ : I don’t know why she decided not to come with us.
(Ingat, embedded question yang ada di statement/kalimat positif, diakhiri dengan tanda titik ya bukan tanda tanya lagi.)

Jadi, sekarang udah tahu khan yang mana yang benar?

a. “I know where my wallet is.”
b. “I know where is my wallet.”

Yes, yang benar adalah 
a. “I know where my wallet is.”

Mudah khan, teman teman? Sekarang udah tahu ya cara menggunakan embedded questions. Tinggal hafalin aja 5 rulesnya dan one step ahead deh belajar Bahasa Inggrisnya.

See you next time!



4 comments

  1. Bari tahu istilah embedded questions ini, meskipun kayaknya pernah saya pelajari di sekolah dulu deh. Btw thanks ilmunya miss Meykke, jadi bertambah lagi pengetahuan saya ttg bahasa inggris.

    ReplyDelete
  2. kayaknya bakal ngikutin BBI-nya Miss Meykke nih buat belajar bahasa inggris, hehe. Mayan lah ngasah kemampuan bahasa inggris lagi, semoga bisa ngangkat nilai TOEFL nanti dan nyampe buat minimal standar LPDP, hehe. Doain ya Miss. Loh kok aku malah curhat.

    ReplyDelete
  3. senang bisa belajar bahasa inggris tipis-tipis dan gratis di blog mbak Meykke, terimakasih, Mbak.

    ReplyDelete
  4. Wah aku baru tahu nih arti dari istilah Embedded Question, tambah deh pengetahuanku, tipsnya berguna bgt, secara aku payah nih bahasa inggris 😔

    ReplyDelete

Assalamualaikum wr wb,

Terimakasih sudah mampir ke sini ya... Yuk kita jalin silaturahmi dengan saling meninggalkan jejak di kolom komentar.

Terimakasih .... :)