Cara Melindungi Bayi dari Kuman




Bayi yang masih kecil cenderung memiliki kekebalan tubuh yang lebih lemah dibandingkan orang dewasa. Ia akan lebih rentan terhadap kuman dan bakteri yang ada di sekitarnya. Karena itulah orang tua harus terus melindungi sang buah hati dari berbagai sumber kuman yang ada di lingkungannya. 

Contohnya Julio. Dia sedang ada di fase oral dimana dia selalu ingin memasukkan apa saja ke dalam mulut. Tak hanya itu, dia juga mulai kepo terhadap apa saja yang ada di sekitarnya. Nah, kalau bukan kita yang menjaga kebersihan si kecil, siapa lagi coba? Padahal kuman nih ada dimana mana. Etapi tenang, setelah Ibu Ibu teredukasi dan aware terhadap kebersihan si kecil dan sekitar, InsyaAllah aman.

Ingin tahu bagaimana cara melindungi bayi dari kuman? Semoga ulasan ini berguna untuk teman teman, ya.


Sumber Kuman di Sekitar Bayi


Bayi butuh perlindungan yang lebih ekstra dibandingkan dengan orang dewasa. Berbagai sumber kuman bisa menjadi penyebab munculnya penyakit pada bayi dan harus dipahami oleh orang tua. Ada 3 sumber utama sumber kuman di sekitar bayi seperti:

1.     Berbagai perlengkapan yang digunakan oleh bayi seperti pakaian, selimut, mainan, dot susu, boneka, dan lain sebagainya. Benda-benda ini bersentuhan langsung dengan kulit bayi dan bisa menyebabkan kuman menempel pada kulitnya. Dot bayi yang tidak segera dicuci dan kemudian digunakan kembali juga bisa menjadi sumber bakteri.
2.     Adanya binatang peliharaan di rumah seperti anjing, kucing, unggas, dan lain-lain.
3.     Anggota keluarga atau kerabat yang berkunjung ke rumah juga bisa menjadi pembawa kuman dari luar. Jika mereka menyentuh bayi, maka kuman akan mudah berpindah ke tubuh bayi.

Cara Melindungi Bayi dari Berbagai Kuman

Agar tubuh bayi tetap bisa terlindung dari kuman yang bisa menyebabkan ia sakit, teman teman sebaiknya menerapkan pola hidup bersih seperti:

1.     Jaga Kebersihan Pakaian

Ganti pakaian bayi yang terkena kotoran, makanan, dan jika sudah lembab oleh keringat. Kemudian segera cuci baju dengan menggunakan sabun cuci pakaianbayi yang memiliki formula aktif lebih ringan dan pH netral yang cenderung lebih aman untuk kulit bayi.

2.     Jaga Kebersihan Orang-Orang di Sekitar Bayi

Meskipun sedikit tak nyaman, namun teman teman sebaiknya menasehati orang-orang di sekitar bayi  untuk selalu menjaga kebersihannya. Hindarkan bayi dari kontak langsung dengan orang lain yang baru keluar rumah atau beraktivitas.

3.     Jaga Kebersihan Hewan Peliharaan

Rutinlah memandikan hewan peliharaan 1 minggu sekali. Kemudian bersihkan pula segala bulu-bulu hewan peliharaan yang mungkin menempel di lantai, karpet, bantal, atau kasur.

4.     Mandikan Bayi Secara Teratur

Mandikan bayi setiap hari dengan sabun mandi bayi antibakteri agar kulitnya terlindungi dari kuman. Karena banyak benda yang setiap hari si kecil sentuh mengandung bakteri berbahaya.


Hmm, ternyata menjaga kebersihan bayi dan sekitar nggak susah susah banget ya, teman teman. Yuk mulai aware terhadap kebersihan dan si bayi kicik siap untuk tumbuh optimal dan sehat. Selamat menjadi Ibu pintar!




1 comment

  1. wah jadi ingat masa masa saya punya Bayi pertana dan kedua, Saya rasa ini TIPS yang mudah dipraktekkan dan hasil atau manfaatnya luar biasa, Salam dari Blogger Pontianak

    ReplyDelete

Assalamualaikum wr wb,

Terimakasih sudah mampir ke sini ya... Yuk kita jalin silaturahmi dengan saling meninggalkan jejak di kolom komentar.

Terimakasih .... :)