Mengenai IELTS (International English Language Testing System)



Hi guys, IELTS adalah salah satu bentuk tes untuk mengukur kemampuan penggunaan bahasa Inggris bagi mereka (non-native) yang ingin melanjutkan studi, migrasi atau bekerja di luar negeri, khususnya di wilayah/negara yang mayoritas native English speaker(lihat daftarnya disini). Jadi bila kalian berencana untuk migrasi, kerja, training atau kuliah, contohnya di Australia, maka lakukan persiapan dengan baik.


2 JENIS TEST IELTS DAN FUNGSINYA


Terdapat 2 (dua) jenis modul tes IELTS, Academic dan General TrainingBagi mereka yang mengambil tes Academic, sertifikatnya (disebut TRF-Test Report Form) dapat digunakan untuk mendaftar beasiswa, studi di perguruan tinggi atau profesional training (misalnya pelatihan profesi guru dan kursus singkat keahlian) sedangkan untuk tes General Training, dapat digunakan untuk memenuhi syarat migrasi, mendaftar sekolah menengah atas, mendaftar program-program pelatihan yang tidak memerlukan modul IELTS Academic ke Australia, Canada, Inggris dan Amerika Serikat. Kedua modul menilai secara akurat dan valid 4 (empat) kecakapan bahasa Inggris anda yaitu listeningreadingwriting dan speaking.  


Nilai IELTS diukur dari band 1 - 9 untuk mengidentifikasi tingkat bahasa Inggris kita. Untuk melihat penjelasan skala band, sila merujuk disini

KRITERIA NILAI IELTS


Setiap institusi tentunya memiliki kriteria apakah nilai IELTS yang kita peroleh dapat diterima atau tidak. Misalnya, untuk dapat mendaftar menjadi mahasiswa di salah satu universitas di Australia pendaftar diharuskan memiliki nilai IELTS Academic sekurang-kurangnya 6.5. Kebetulan awal Januari 2018 saya menjadi mahasiswa pascasarjana jurusan Kimia di Flinders University (Adelaide, South Australia), nah salah satu syaratnya adalah nilai IELTS Academic harus overall 6.0 dan untuk band writing dan speaking wajib tercantum masing-masing 6.0, bila tidak mencapai kriteria tesebut maka saya harus mengambil tes IELTS lagi.

Seringkali para pendaftar mengeluh dengan hasil IELTS yang diperoleh karena tidak sesuai dengan harapan. Menurut saya, hal yang paling penting dilakukan adalah jangan pernah menyerah untuk latihan, latihan, dan latihanKeep practicing guys !!! Katanya sih practice makes perfect. Ya begitulah.

PENGALAMAN MENGIKUTI TEST IELTS


Berdasarkan pengalaman saya, tes writing adalah yang paling tersulit. Saya perlu 3 kali tes dan persiapan selama lebih kurang 9 bulan (mungkin bagi beberapa teman-teman kurang dari waktu tersebut) untuk bisa mencapai overall score 6.5 tanpa ada band yang kurang dari 6.0. Akhirnya saya ingat, memang zaman past (dulu) kurikulum mata pelajaran Bahasa Inggris sangat kurang mendukung, semoga zaman now (sekarang) menjadi lebih baik. Oh ya guys hampir lupa, pertama kali saya mengambil tes IELTS dikarenakan keperluan mendaftar beasiswa AAS (Australia Awards Scholarship) di tahun 2015 dan alhamdulillah di tahun 2016 saya mendapatkannya.

Tunggu cerita saya selanjutnya.

Semangat!!!

5 comments

  1. Wew keren banget pengalamannya, memang sih menurut pengalaman ielts lebih susah dari TOEFL hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Seftina,
      Sebenarnya tergantung dari seberapa lama seseorang menggeluti test IELTS or TOEFL karena practically kedua-duanya digunakan untuk mengukur tingkat pemahaman dan penggunaan bahasa Inggris. Mungkin yang menarik di IELTS yaitu ada test speaking (interview) yang kadang bikin jantung deg-degan hahahahaha.

      Delete
  2. Selamat atas study nya Mas. SAya justeru paling suka sama writing hehe. Walau yg lain sebetulnya sih masih perlu banyakkk latihan. Saya baru pernah nyoba simulasi 2x. Belum pernah ambil tes yg aslinya karena belum siap. Mana biayanya jauh berkali lipat dibanding TOEFL biasa. hihi. Doakan saya ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi NAD,
      Terima kasih. Iya beberapa teman juga pada suka sama writing. Semangat ya, aku doakan semoga berhasil mendapat score test terbaik. Kudu banyak2 latihan apalagi listening, sering denger2 video percapakan bahasa Inggris tanpa teks.

      Memang sih biayanya mahal karena pemeriksaan test perlu native yang betul2 menguasai test. Untuk tes speaking dibutuhkan waktu 10-15 menit. Semmoga sukses ya.

      Delete
  3. wahh keren dapet beasiswa. selamat yaa ^^

    ReplyDelete

Assalamualaikum wr wb,

Terimakasih sudah mampir ke sini ya... Yuk kita jalin silaturahmi dengan saling meninggalkan jejak di kolom komentar.

Terimakasih .... :)