Thursday, 9 March 2017

BAHASA INGGRIS SERU BINGITS! EDISI : SIT-BACK-TO-BACK GAME

Saking semangatnya nih pak, begitu selesai nulis edisi perdana tentang Belajar Bahasa Inggris Asik Bingits, sekarang saya langsung meneruskan ke edisi ke-2!!

Kalau Target Questions Game itu lebih mengarah speaking skill, game kali ini lebih mengarah untuk belajar listening dan juga writing at once!!

Baca juga Belajar Bahasa Inggris Seru Bingits! Edisi 'Target Questions"

Karena dictation/dikte itu sudah sangat mainstream, bu maka mari kita memikirkan cara bagaimana belajar listening dan writing dengan cara yang lebih inovatif. Jadi, begini.

SIT-BACK-TO-BACK GAME!!



Jaman sekarang khan bukan lagi menganut paham guru sebagai 'center' dari proses belajar mengajar di kelas khan tau teacher-centered, pak. Kita sekarang lebih dituntut untuk menjadi fasilitator, artinya kita hanya memfasilitasi anak anak untuk belajar. Mereka lah yang menjadi center dari kegiatan belajar mengajar itu, dan mereka harus dilibatkan penuh di dalamnya, bukan sekedar mendengarkan guru ngomel ceramah memberikan pelajaran lalu diberi soal/exercise dan traraaa...... DONE.

Dan game inilah salah satu cara ampuh untuk bisa meningkatkan kemampuan listening dan writing mereka.

GIMANA CARA MAINNYA??

Owh, mudah sekali ini! Mereka harus cari pasangan masing masing, pak. Boleh dilipilihkan oleh gurunya, boleh juga milih sesuka hati mereka. Tuh kan, murid aja bisa berpasangan masa pak guru tidak? *abaikan

Lalu, suruh mereka duduk saling membelakangi. Satu pasang anak terdiri dari anak A dan B. Apakah itu A dan B?? Jadi serupa ini, bu...



Anak A harus membacakan satu kalimat, sedangkan anak B harus mengisi kalimat yang rumpang. Tugas guru hanya memberi waktu saja, semisal satu round itu hanya 30 detik/1 menit saja.

nah, yang satu membacakan dan yang satu mengisi.


'SWITCH!!'

Nah, itu artiya waktu sudah habis dan sekarang giliran murid B yang membacakan teks bagiannya sedangkan murid A mengisi bagian yang rumpang. Mereka akan saling membacakan dan menulis secara bergantian terus menerus sampai cerita mereka menemukan akhirnya.


Worksheet A

Worksheet B

Bila mereka bisa saling mengisi dan bekerjasama, maka akan tercipta satu cerita utuh yang indah. Luar biasa.

Jadi, setelah saya pikir pikir nih, game ini kayaknya terinspirasi dari CARA KERJA PASANGAN HIDUP. Kok bisa?

Karena game ini mengajarkan pada kita bahwa sebagai pasangan hendaklah kita saling mengisi dan melengkapi. Saat si A rumpang, si B membacakannya untuk si A kemudian menuliskan ke bagian yang rumpang, begitu pula sebaliknya.

Tak heran lagi, yang bikin/cari game ini adalah Mr. T, seorang teman guru saya dari Steps2Success English Course. Mr T ini adalah ' a game bank'. Banyak sekali game yang berhasil dia ciptakan/temukan dan kemudian dieksekusi dengan sukses. Ini adalah salah satunya.

Dan, ini poin agak penting, bu. Agar murid juga bisa belajar fokus maka saat permainan berlangsung, kita bisa pasang musik agak keras; Shape of You, Starboy atau Rockabye misalnya. Yang ngehits dikit biar enggak ketinggalan jaman.

Walau pun gemes kalau temen nggak denger denger, tapi tetep ya. Jangan noleh. Ingat, harap bersabar ini ujian.
Nah, dengan begini, mereka harus fokus hanya dengan apa yang dikatakan oleh temannya yang ada di belakang mereka tanpa menoleh karena menoleh itu dilarang, lalu mencerna kata katanya dan menuliskannya dengan tulisan dan grammar yang benar.

Di akhir permainan, mereka nanti akan menyatukan pekerjaan mereka dan mengoreksi bersama sama. See?? Dari situ mereka akan tahu letak kesalahan dan misunderstanding yang mungkin mereka alami. Tapi emang gitu ya bu, komunikasi dua arah seperti itu memang rawan kesalahpahaman.

Durasi untuk game ini sekitar 45 menit, tergantung dari tingkat kemampuan anak dan tingkat kesulitan dan panjangnya teks.

Bagaimana?? Siap mencoba?


9 comments:

  1. Menurutku belajar bhs inggris yang lumayan sulit itu listeningnya.
    makanya dulu pas ada ujian listening nilaiku selalu jelek.
    Beruntunglah anak anak sekarang punya beragam metode untuk belajar listening english.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama, dulu waktukuliah juga yang paling jelek itu listening saya, pak.

      Delete
  2. wah, seru tuh mbak ^_^... aku mau praktekin ke adek deh..

    ReplyDelete
  3. Aku jujur ibu... Pendengaranku kurang *bukan kelainan* dan kemampuan dalam bahasa inggrisku masih sedikit kaku. Jadi, masih butuh latihan dan latihan banyak dulu sebelum siap masuk ke dalam permainan itu. Hehehehehe

    ReplyDelete
  4. Saya mainnya sama siapa dong, Bu? Sama ponakan? Hehehe. Bisa nih diterapin ke ponakan. Sekalian belajar lagi ya, Bu.

    Makasih artikelnya, Bu. Sejuta jempol pinjam online buat ibu guru dah :V

    ReplyDelete
    Replies
    1. harusnya sih itu berpasangan, bu. Jadi, seyogyanya dilakukan bersama pasangan. Eh, tapi Bu ini kan belum ada pasangannya. Ya udahlah, saya keponakan dulu gapapa selagi tetap berusaha ya, Bu. Semangat!

      Delete
  5. WOHOOY! Terima kasih, Mbak Mey aku jadi punya inspirasi baru buat ngajarin bahasa inggris ke adek2 hehehe. Soalnya belajar listening-writing lewat dengerin kaset udah mainstream banget sih. Ini Mr. T kok kayaknya kreatif banget ya orangnya hohohoh.

    Btw, kasian juga kalo pasangannya dapet yang pronunciation masih kurang hahaha malah salah paham nanti XD

    ReplyDelete