Tuesday, 6 December 2016

"CINTA LAKI LAKI BIASA" itu FILM YANG NGGAK BIASA

Image result for cinta laki laki biasa

"The Vow" 

Jujur, saat gue ngeliat thriller film ini di Instagram dan di media sosial lain, ingatan gue langsung mengarah ke film bergenre Romance Barat itu. Alur cerita utamanya sama, yaitu kecelakaan lalu hilang ingatan, termasuk ingatan akan kenangan bersama mantan suami. Bedanya kalau ini adalah versi syariahnya.

Nah, tapi apakah endingnya sama? Itu yang bikin kalian penyuka film bergenre Romance/Drama harus nonton film yang diangkat dari novel Best Seller karya Asma Nadia ini. 

Dan untuk menambah sensasi film ini, gue nonton seorang diri. 

Udah hari Sabtu,

nonton film Romance,

sendiri. 

Image result for bunuh diri


Walau pun gue nggak baca novel sebelumnya, tapi cerita di film ini mudah dimengerti kok, gaes.

Image result for cinta laki laki biasa

Seorang kepala mandor bernama Rafli yang dengan begitu apik diperankan oleh Deva Mahenra jatuh cinta dengan seorang anak konglomerat bernama Nania yang diperankan oleh Velove Vexia. Sampai di sini gue hampir salah fokus,

"Wah, drama Korea nih!"

Tapi, kalau drama Korea itu pake facaran terus gendong gendongan abis minum Soju bareng atau peluk pelukan di tengah jalan raya, ini lain gaes. Bukannya mereka pendekatan lalu jadian seperti type hubungan paling mainstream di Indonesia atau di Drama Korea, Rafli justru langsung menemui Nania dan mengajak taaruf. 

"Nania Dinda Irawan, bersediakah kau taaruf denganku, Rafli?" 

Bidih. Mantep.

Tapi emang sosok Rafli ini emang yang paling bikin baper para gadis gadis, gaes. Dia pekerja keras, agamanya baik, sabar, sederhana, dan ganteng. Kurang apalagi coba? 

Gayung bersambut, akhirnya Nania menerima ajakan taaruf Rafli dan memutuskan untuk memakai hijab. Awalnya, keluarga Nania nggak setuju dong! Secara ketiga kakaknya yang mulus mulus itu berhasil menikah dengan para laki laki yang dianggap sukses; ada yang jadi politikus, dosen, dan juga pengusaha. Sedangkan Rafli cuman eorang tukang bangunan doang.

Tapi, setelah mereka menikah, justru dari sini gue bisa menangkap makna tersirat dari film ini yang kemudian menjadi pelajaran hidup nomor 78 :

"Sungguh uang, harta, keberhasilan duniawi belum tentu bisa menjamin kebahagiaan yang sesungguhnya, belum tentu bisa mengukur kekayaan hati para pemiliknya" 
Salah satu yang gue suka dari film ini waktu digambarkan kehidupan kakak kakaknya yang bergelimang harta, yang selalu menggembor gemborkan kehebatan keluarga masing masing, yang terlihat serupa berlian berkilauan di permukaan, tapi di dalamnya udah kayak petai kelewat matang. Macam keluarga mainstream abad ini. Tapi nggak begitu dengan keluarga Rafli dan Nania, gaes. Mereka saling support, saling menghargai dan tentu saja saling percaya. Ada satu quote yang gue petik dari mereka berdua. This is my favorite one!

"Mencoba dan tetap berusaha itu lebih baik. Perkuat dengan doa doa InshaAlloh pasti bisa."
----

Konflik yang sesungguhnya itu dimulai saat Nania kecelakaan lalu hilang ingatan. Tapi santai, gue nggak akan jadi spoiler. Yang jelas cerita ini patut ditonton untuk para jomblones jomblones setanah air. Siapa tahu setelah nonton, eh dapat pencerahan.

Seperti ingin mengimbangi film film Komedi yang mulai menjamur, film ini juga nggak melulu tentang cinta cintaan kok. Banyak adegan yang berhasil bikin gue dan para pasangan di bioskop itu ketawa. Mama Nania yang diperankan Ira Wibowo juga berhasil menjadi hiburan tersendiri. 

 Di film ini, gue disuguhkan adegan yang ngocok perut, adegan yang bikin hati berdesir desir seraya membatin,

"Emang bisa beneran ada yang kayak begitu?"

dan juga adegan yang bikin gue mendadak pilek, hidung kempang kempis dan mata berair. Boro boro nonton beginian, nonton iklan Thailand aja gue nangis. Dan film ini teryata lebih mengharukan daripada iklan Thailand. Selain mengharukan juga banyak pelajaran hidup yang bikin gue manggut manggut.

Begitu keluar dari bioskop, Miss Ivy yang udah selesai belanja langsung berkomentar,

"Itu mata kenapa dah?"

"KELILIPAN."  Gue jawab

"Miss Ip.."

"Kenape??"

"Masalah jodoh sebenarnya nggak perlu saling tarik ulur tak berkesudahan, atau galau galau tak berujung, atau nangis nangis tak menentu. Sebenarnya segala sesuatu itu sudah dimudahkan oleh Alloh, hanya para manusia yang membuatnya menjadi lebih rumit dan runyam."

"Widih, kenapa lo jadi dewasa begini pulang pulang dari nonton?"

"Film yang bilang..."

So, tunggu apalagi? Kalian ingin dewasa? Bolehlah coba ditonton itu film "Cinta Laki Laki Biasa" karena filmnya ternyata nggak biasa gaes..

Image result for couple muslim animation




15 comments:

  1. Sering liat TRAILLER nya di Youtube. Hmmm. Bole bole juga nih

    ReplyDelete
  2. aduhhh.... baca review ini jadi pengen nonton kak Mey.....
    penasaran sama endingnya.... secara pas nonton traillernya aja udah gimanaaaa gituu.....
    sedih2 engap penasaran....

    ReplyDelete
  3. ah.. ngebaca tulisan kak meyke ini, jadi pengen banget nontonnya..
    tapi sayang banget bioskop di jayapura belum nayangin..
    ato jangan-jangan ngak di tayangin ya..
    wuaaa...

    ReplyDelete
  4. Bannernya banyak banget ini film dimana mana. Hampir tiap lewat persimpangan pesti ada. Tapi belum tertarik untuk nonton. Si doski pesti gak mau diajakin nonton film roman mengahru biru begini hahahahaha kasian nanti cowo cowo pada bete di bioskop. Mungkin emang kalo pegen nonton pilihan yang tepat adalah nonton sendirian. Belakangan aku juga suka nonton sendirian, selain karena gak ada temen juga lebih khusyuk aja (oke ini cuma alasan)!

    ReplyDelete
  5. Mudah-mudahan kisah seperti di novel ini juga ada di dunia nyata ya :D
    Kayanya sih yang begitu sedikit banget yang akhirnya bisa berjalan mulus di dunia nyata. :(

    ReplyDelete
  6. Kayaknya filmnya sedih campur lucu ya mbk,
    Kalo yg main mama Ira sih sudah tentu lucu mbak, ketauan dari gesturnya udah lucu hehe.

    Apa bener kalo nonton film ini langsung jadi dewasa? Kebetulan aku lagi jomblo dan belum dewasa nih mbk.

    Tapi aku jarang nonton film romance, takut kalo di dalem bioskop nangis dan keluar ditanyain kenapa? Masak aku harus jawab kelilipan sih hehe.

    ReplyDelete
  7. berarti itu film yang bisa membuat dewasa ya ...
    penasaran sih :v tapi nunggu sampe ada link downloadnya
    hemat :v

    ReplyDelete
  8. "Sungguh uang, harta, keberhasilan duniawi belum tentu bisa menjamin kebahagiaan yang sesungguhnya, belum tentu bisa mengukur kekayaan hati para pemiliknya"

    INI DALEM BANGET! SUMPAH! BIKIN BAPERRRRR!!!! *maaf capslok gue eror. kuarng fokus gegara tulisan baper ini nih.

    Gue juga suka sama aktor si deva mahendra nih klo akting. Entah kenapa suka aja klo liat di maen. Inget, gue bukan suka sesama jenis ya! hehe

    ReplyDelete
  9. Kok kalo baca dari sinopsis awalnya, ceritanya mirip film The Vow ya... Tapi saya belom nonton, semoga hanya prasangka saya aja. Kata temen-temen saya yg nonton ini sama pacarnya, bisa bikin pacarnya baper hahaha

    ReplyDelete
  10. WAH! Ulasan yg bagus, kak..

    Aku jadi tertarik pengen nonton filmnya.

    Aku sih ngefans banget ama Velove Vexia, dari kemaren udah ngincar film ini buat ditonton karna ada Velov-nya, tapi sekarang jadi penasaran ama ceritanya, bukan cuma lihat Velov aja.. Hihihiii... :D

    #SalamSapa

    ReplyDelete
  11. "Masalah jodoh sebenarnya nggak perlu saling tarik ulur tak berkesudahan, atau galau galau tak berujung, atau nangis nangis tak menentu. Sebenarnya segala sesuatu itu sudah dimudahkan oleh Alloh, hanya para manusia yang membuatnya menjadi lebih rumit dan runyam". Jleb banget nih, bisa buat senjata nembakin para jombloers2x dikantorku :P

    ReplyDelete
  12. tailernya banyaj tuh di youtube..
    Kayanya sih seru :D Karna gw blom pernah nonton hehe..

    Nanti lah kalau ada waktu gw tonton.

    gw setuju sama ka azhie nunggu link download dulu..Biar hemat kantong

    ReplyDelete
  13. entah kenapa gue masih belom tertarik nonton film indonesia yang genre begini, padahal kata temen ya bagus2 aja, balik lagi ke selera kali ya :'))

    itu abis hilang ingatan gak tiba-tiba dikejar penjahat lalu berantem kan? *Ini film headshot* :'))

    ReplyDelete
  14. Wahhh, Deva Mahenra yang maen! Jadi pengen nonton wkwkwk. Ngefans sama dia nih semenjak nonton Tetangga Masa Gitu dan Sabtu Bersama Bapak. Ceritain donk sinopsis filmnya plus kesan-kesan kamu setelah nonton hehehe

    ReplyDelete
  15. Oalah, ternyata sinopsis dan kesan-kesannya ada di bagian bawah. Browser gua ngadat kayaknya tadi, tulisan di bawah gambar orang mau gantung diri nya ga keluar.

    Setelah baca sinopsis dan kesan-kesan yang lu tulis, gua jadi kebelet pengen nonton nih filmnya. Film Indonesia makin sini makin mantab nih, apalagi yang genrenya romance comedy dan kehidupan gini. Btw, pelajaran hidup no 78? No 1 sampai 77 nya ada di mana? Pengen baca nih hehehe...

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...