Tuesday, 28 January 2014

Day 27 : Sosok Inspiratif Gue

Orang ini tak hanya menjadi sumber inspirasi bagi gue, tetapi juga sebagai kiblat gue dalam berhijab. Seumur hidup gue, gue belum pernah lihat sinaran mata sebening dan semeneduhkan itu, dengan senyum merekah yang menyiratkan ketulusan dan keramahan. Wajah cantiknya dan pesona hatinya benar benar perpaduan yang sempurna. Dia benar benar bidadari surga. Dan walopun kadang gue lihat mbak mbak dengan gaya jilbab serupa malah terkesan menakutkan, tetapi dia beda. Dan kadang yang nggak gue suka, karena menggunakan baju berbelit belit, ada beberapa yang bila kita mendekat akan tercium bau yang kurang sedap. Tapi gue yakin dia berbeda.

Ya, dia memang kiblat gaya berjilbab gue, tapi...............................lusa.


Well, nyesek banget gue harus mengimbuhkan kata lusa pada akhirnya. Bukannya apa apa, menjadi muslimah sebenarnya sangat mudah diucapkan dan begitu susah diamalkan. Ada banyak faktor internal dan eksternal yang menjadi penghambat. Tapi, bagaimana pun, dia adalah sosok inspiratif bagi gue. Bahkan, salah satu dari banyak tujuan gue merantau ke sini adalah untuk bisa mengambil banyak peluang untuk bisa menghadiri seminar bahkan bisa bertemu face to face, minta tanda tangan dan pastinya foto bersama.

Gue pernah berpakaian serupa itu saat kuliah. Gue memakai rok panjang setiap hari dengan kaos kaki melekat di kedua ujung kaki, juga kaos yang tak hanya menbungkus badan dengan lekukan di sana sini, serta jilbab yang menutupi dada.

Tapi, lalu gue sadar untuk bisa berpakaian sedemikian rupa, gue harus punya konsistensi diri, untuk bisa berpakaian seperti itu sepanjang waktu. Tapi, gue labil.

Lalu, gue berubah lagi menjadi gue yang demen sekali memakai celana jeans model skinny dengan kaos dan jilbab. Sampai sekarang, dan lo kalau liat gue saat jalan jalan ke Bandung, lo tau maksut gue. Parahnya, gue meninggalkan rok rok gue di kampung halaman dan hanya membawa 3 potong rok saja yang semuanya tidak selalu asoy dipadupadankan dengan seragam gue yang mengarah ke polo shirt.

Tapi, di hati kecil gue, gue ingin sekali bisa kembali lagi seperti saat gue kuliah. Walo saat itu hanya terjadi beberapa bulan saja. At least, gue pingin pake rok!!

Melihat sosoknya bikin hati gue terpanggil untuk bisa menjadi sosok yang jauh lebih baik. Sekarang ini, walopun gue sudah tertutup jilbab, rasa rasanya hati gue belum bisa tertutup sepenuhnya. Gue masih hobi ngomongin orang, lalu terkadang dengki, malas menunaikan sholat, dan penyakit tak kasat mata lainnya.

Gue akan memulai untuk melangkahi garis start, dan menjadi gue yang lebih baik.

Semua berkat siapa??

Sosok inspiratif gue.

OKI SETIANA DEWI




13 comments:

  1. wuih!!si oki sudah menjadi idola para hijabers...
    keren meykkesantoso... semoga dia menginspirasi selalu ya...

    ReplyDelete
  2. Satu tipe sama lo jadi gak heran kalo inspirasinya mbak Oki. Udah cantik penulis, agamanya bagus lagi. Paket lengkap banget.

    Semoga bisa jadi kayak dia

    ReplyDelete
  3. Aku juga suka sama mbak Oki dari dia main film.. :* duuh.... Pengen deh punya istri kek gitu, pasti tiap hari bawaannya teduh deh. Kek teh seduh... :3

    Ka mey cepetan ikut mbak oki dong, biar aku bisa langsung lamar.. #ehh :x

    ReplyDelete
  4. Sudah lama ngga berkunjung ke Blogmu Meyke.. sorry ya..!! baru bisa online..

    Sosok inspiratif selalu mempengaruhi sendi sendiri bagi para pengagumnya. Setiap apa pun akibat kekaguman tersebut, nilai diri terkadang tertukarkan. Untunglah, sosok inspiratif yang Meykke pilih benar-benar wanita muslimah yang power full, semoga selalu menjadi panutan yang baik.

    ReplyDelete
  5. ahhhh kak Oki memang cantik, dan tentunya anggun dengan berpakaian seperti itu, pengen juga kaya kak Oki, tp seperti kak Meyke bilang, jadi muslimah sejati itu mudah diucapkan tp susah dijalani. tapi suatu saat pasti tetap bisa kok seperti kak Oki

    ReplyDelete
  6. iya ya kadang2 kita mencium bau kurang sedang klo mendekat ke arah 'orang2 tsb' yang anti pke pewangi -___-
    dan mungkin entah brp hari bajunya gak diganti.
    klo oki ya gak gitu hehehe...

    kalo berjilbab emg diperlukan konsistensi, apalagi klo ukurannya mau lebih lebar
    *hela nafas*
    itu bukan hal ringan menurut gw :-)

    ReplyDelete
  7. :-D kak mey, ayok, pasti bisa! niat baik itu jangan ditunda-tunda. cepat kenakan jilbabmu yg se dada itu. hehe

    iya ya kak, Kak Oki itu memang bisa menjadi contoh yg baik untuk wanita indonesia.

    ReplyDelete
  8. wanita idaman ituuu (y)
    susah dijalani tapi bukan berarti gak mungkin
    yang penting semangatnya dulu mbak \m/

    ReplyDelete
  9. aku sih masih gak tau ya dengan yang namanya berpakaian seharusnya saat kita sudah hijab itu.
    Hehe aku nonmuslim soalnya.

    Tapi yang aku tau sih seharusnya seorang wanita muslim itu menutupi segala auratnya bahkan sampe ke bentuknya.

    Dan miris nya ya, aku sering banget ketemu yang begini
    pake jilbab, celana nya legging dengan memakai atasan kaos ngepas pas pas paaas banget di badan.
    Bentuk badan nya terpampang dengan indah. Tiap lekukan body wanita yang aduhai menonjol.
    Jadi aku mencaci dalam hati "Lebih baik gausah make jilbab kalo kek gitu"
    Salah gak yaa? :/

    ReplyDelete
  10. gak papa mey.. dikit2 diniatin, lusanya juga ditentuin mulai nyicil berhijab yang bene2 kayak Oki kapan...
    yaaah.. emang berat sih buat langsung bener2 berubah drastis.. pelan2 aja, tiga hari sekali... ntar dua hari sekali ntar setiap hari .. gitu aja..
    semangat berhijab!

    ReplyDelete
  11. wah kita sama, gw juga labil kalau masalahini, tapi sosok inspiratif kita sama loh, duuhhh bener-benrer mbak oki, pacaran ajasetelah nikah, keren, so sweet. Bener kata edotz, nyicil aja dulu, hihihi gw juga usaha gtu :D

    ReplyDelete
  12. pelan tapi pasti, perubahan yang mendadak pasti akan terlihat susah. kalau pelan-pelan insyaallah bakal istiqomah :D

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...