Saturday, 6 July 2013

Mengulik Pemandian Raja dan Mushola Bawah Tanah di Tamansari nan Eksotis, Jogjakarta!

“Berendam sambil berenang mari kisanak...”

“Iya, sudah gerah sekali kisanak...”

“Kisanak, kembenmu cantik sekali...beli dimana?”

“Di Malioboro, ini bunga tulip kuning....”

“Wah, bagusnya...ya sudah saya bilasan dulu...”

“Sebentar, raja nak mau melempar bunga pada kita, coba tebak siapa yang terpilih....”

“Owh iya, itu raja sedang memandangi kita, sudah lama aku tidak menemani raja mandi..”

“Iya...kita berenang saja dulu...”

Mungkin begitu kira kira percakapan antar selir kerajaan yang sedang mandi dan bermain air di kolam nan cantik ini dahulu kala. Mungkin....

Setelah puas memperkaya mata dengan kekayaan budaya Jawa di Karaton Jogjakarta, sekarang saatnya kita menjelajah tempat mandinya para raja, putri dan selir selir, di Tamansari!

“Wah, bagus ya...berarti nanti kita bisa berenang di situ ya?”, saya bertanya dengan antusias saat saya disodori foto kolam di Tamansari yang indah dan memang mirip seperti kolam renang.

“Ya nggaklah, itu kita cuman liat doang. Itu dulu buat mandi para raja dan selir gitu..”

“Owh..tak pikir...”

Dan benar saja, setelah membayar hanya 4ribu rupiah saja, kita disuguhi keindahan bangunan bergaya Eropa yang dibangun pada masa Sultan Hamengku Buwana I dan diselesaikan pada masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwana II. Kenapa bergaya Eropa? Karena konon ceritanya, yang membangun kolam pemandian ini adalah orang berdarah Portugis. Tetapi, pernak pernik budaya Jawa masih tetap melekat kuat pada ornamen ornamen bangun dan kolamnya. 



Waktu saya masuk, saya pikir Tamansari itu hanya kompleks pemandian yang berkolam 3 yang setelah saya telusuri tiga kolam pemandian itu memiliki fungsi yang berbeda, yaitu Yang paling utara adalah tempat pemandian para putri-putri raja, yang di sebut Umbul Muncar, kemudian selanjutnya adalah tempat pemandian para selir raja, yang disebut Umbul Kuras, dan yang terakhir adalah tempat pemandian raja, dimana untuk memasukinya kita harus melewati gerbang yang bermenara, bertingkat dua. Menara atas ini digunakan oleh raja untuk mengintip para selirnya ketika mandi di Umbul Kuras tadi.



“Aku mau yang mana ya... wah, kayaknya yang berkemben bergambar bunga tulip kuning itu cantik..”

Lalu, sang raja melempar bunga ke arah selir berkemben tulip kuning, dan jadilah selir itu yang menemani mandi raja. Begitu kira kira...

credit

credit


ruang sauna


Tapi...Tamansari ternyata tidak hanya tiga pemandian dengan bangunan bangunan eksotis bercat kuning gading campuran dari batu bata dengan batu kapur yang ditumbuk, tetapi ternyata Tamansari adalah sebuah kompleks yang terdiri dari kolam pemandian, kanal air, ruangan-ruangan khusus dan sebuah kolam yang besar, dan juga mushola bawah tanah, saudara saudara. 

Tapi, sebelum kita lanjut ke terowongannya, kita harus menekan nekat tombol shutter dulu agar serpihan waktu ini bisa abadi. *ceileh






Walau pun saya tidak menyewa tour guide, untungnya teman saya merangkap tugas menjadi penunjuk jalan yang benar. Setelah selesai melihat lihat kompleks pemandian, kita menuju ke jalan yang sarat pemukiman penduduk dan menuju sebuah terowongan. Dari depan saya hanya melihat pintu kecil yang bertangga ke bawah, dan setelah saya belok di, waduuuuuh, puanjang dan luas! Ini benar benar di bawah tanah! Saya rasa ini di bawah tanah pemukiman penduduk yang ada di situ! Indaaaaaaah banget musholanya!


Menurut sumber, ini namanya bangunan Sumur Gumuling atau mesjid Bundar.  Emang ada sumurnya?? Just let’s see...

Kita belok dan di sisi kanan dan kiri menempel banyak lampion atau lampu kecil yang temaram. Karena saya pelupa arah, maka saya nggak ingat setelah saya belok tadi lalu saya kemana, atau menuruni tangga lagi, atau belok kemana saya benar benar tidak ingat. Yang saya ingat, di tengah tengah terowongan bawah tanah itu saya beserta teman teman menemukan bangunan seperti ini.



credit

Dan ternyata ini adalaaaaah

Bangunan Sumur Gumuling yang dibawahnya itu dahulu kala adalah sumber air untuk berwudhu. Jumlah tangganya sendiri ada lima buah, yang menandakan lima rukun Islam. Sementara anak tangganya berjumlah Sembilan buah dimasing-masing dari lima tangga itu, dimana Sembilan untuk menandakan Sembilan orang jumlah wali songo. Dari tempat wudhu ini bila kita mendongak keatas, maka diatas tidak beratap. Dan kita akan melihat jendela-jendela dilantai dua tempat jema’ah laki-laki yang berjumlah empat dan delapan. Maksudnya, empat dan delapan itu menunjukan penjuru mata angin. Selain itu, masjid ini adalah banteng pertahanan, untuk tempat bersembunyi, bilamana isatana dalam keadaan bahaya. Saat saya ke sana, tempatnya ramaiii sekali dan bahkan untuk berfoto saja kita rebutan you know...



Keren banget lah deh...

Dan tidak lupa kita meninggalkan jejak di beberapa spot mesjid bundar bawah tanah.




Sebenarnya masih ada beberapa bangunan antik serupa water castle yang konon kataya dahulu sebagai tempat karantina para selir raja, ada juga Gedong Carik, Show Room lukisan batik dan masih banyaaaaak lagi.

Para wisatawan kalau ke Jogja biasanya kan yang dituju adalah pantainya dan berakhir pada Malioboro. Nah, coba mampir sebentar ke Tamansari ini. Walau pun nggak bisa mainan air kayak kalau di pantai, tapi saya jamin nggak akan menyesal. Tempatnya terawat dan bagus banget. Buat yang mau pre-wedding juga bisa menimbulkan kesan foto klasik vintage gimanaaaa gitu. Bagus!

Dan berakhirlah perjalanan saya bersama teman teman saya di hari Minggu, 23 Juni 2013, sekaligus berakhir juga pelarian diri piknik saya selama 4 hari 3 malam di sana. Malam harinya, saya bersama empat teman saya minum susu bersama biar sehat sekaligus melepas rindu setelah beberapa bulan nggak ketemu #sokdikangenin

Personil :






References :

Daaaaaaaaaaan, terimakasih sekali buat teman teman yang mau bolang bareng bersama sayaaaa!!

Terimakasih buat Umami alias Sapi Sepa yang bersedia berbagi kamar selama 3 malam dan bersedia selalu menemani saya selama 4 hari 3 malam non-stop. Saya laper diajak makan, saya ngantuk disuruh bobok, saya kebelet pup disuruh pup, saya mau naik ban dianya yang takut pengap jadi mau naik ban bergandengan di gua yang temaram, sayanya mau naik bukit karang dianya yang udah capek nyetir motor selama berjam jam nggak saya gantiin karena saya ngga mampu juga mau saya ajak ke atas, malam malam saya diajak minum susu biar sehat, saya dibangunin kalau pagi, saya dijemput di stasiun Lempuyangan lalu diantar kembali ke terminal Jombor, saya Cuma bisa bilang, “Lemah lemah teles, sing Kuoso sing iso bales” ya seeep.... see you sooooon!! :*

Terimakasih juga buat Ellena yang mau mengatamkan rasa penasaran saya akan rasa kimchi dan bul go gi, lalu menunggu saya mainan flying fox di Taman Pelangi, masih lagi mau sempit sempitan bobok bertiga di kost Uma, terus juga mau diajak jalan jalan seharian di Benteng Vredeburg, Karaton, dan juga Tamansari di tengah tengah kesibukan dia sebagai mahasiswa yang kegiatannya berjibun! See you soooon! :*

Terimakasih juga buat Fita yang mau menyempatkan diri ketemu seorang saya dan jalan jalan seharian serta minum susu bersamaaaaah...Walau pun ketipisan badan kita 11 12, yang penting kita sehat ya Fiiit...semangat!!!

Makasih juga buat Eny yang akhirnya kita bisa ketemu lagi sambil minum susu biar sehat. Sudah lami saking lamanya kita nggak ketemu terpisah jarah dan terbentur urusan hidup masing masing. Eny, semangat!!!!

Daaaaaaaaaaaaan, terimakasih untuk Mbak Nisa atas waktunya mau ketemu walau sebentar sambil minum susu biar sehat. Terimakasih juga oleh olehnya mbaaaak...Semangat kuliah!!!

Semuanya semangat kuliaaaah!!! Dadaaaaaaaaaaah...aku puyang duluuuu,,,:3

Terimakasih tanpa kalian liburan ini tidak akan terlaksana. Sampai jumpa kapan kapan yaaa...I Love YOUUUUU :*

Tamat.   




25 comments:

  1. melihat bangunannya saya merasa melihat suasana kota mexico seperti di film-film koboi, tapi hebat karena bisa terjaga lestari hingga saat ini..disaat bangunan bersejarah lainnya yang ada dikota lain dihancurkan untuk bangun mall...luarbiasa :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya alhamdulillah masih terjaga kayak gitu, bagus buat foto foto..behehehehe

      Delete
  2. Luar biasa indahnya mbak...sama kayak admin blog ini...

    ReplyDelete
    Replies
    1. behehehehe..alhamdulillah kalau begitu makasih yaaaa :D aamiin

      Delete
  3. Tempatnya wow banget ya! :O
    Itu kolamnya nggak boleh buat renang ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe, iya nggak boleh..coba kalo boleh @.@ makin asoy berasa kayak bidadari ntar. hehehehe

      Delete
  4. coba tempat kayak gitu di rawat baik'', pasti bermanfaat banget tuh. indah banget tempatnya. dan gue belom pernah kesono -_____-''

    ReplyDelete
    Replies
    1. ini jga udah dirawat baik baik kok Ahmad..hehehe...kalau gitu cepetan ke siniiii :D

      Delete
  5. liburannya asyik, nambah pengetahuan banget kak, hobby banget kayaknya jalan-jalan, aku juga suka, kapan2 jalan ke Riau gitu, hehehe itu kolam dan percakapan diatas ngebuat jadi berasa ada disana, oya kak, kisanak itu artinya apaan yak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. huwaaaaa...aku mau banget tuh Va jalan jalan ke Riau va....nanti kalo aku ke Riau, aku nginepnya di tempatmuh yaaa..heheheheh *ngarep
      uhm..kisanak itu kayak saudara gitu nggak sih @.@

      Delete
  6. Sumpah keren mbak, kapan ya saya bisa kesana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya tempatnya emang asoy mas, insyaAlloh..if there is a will there is a way mas...:D

      Delete
  7. mey kamu udah jadi ke aku kan buat kasih pin BB nya, elena dan fita...... duh kan kamu bo'onkkkkkk... benci benci haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. adyuuuuh...Rinem gitu banget deh..kan kemarin udah eke kasih pin BB nya narsih sama ngatiyem..masa kurang sih...

      Delete
  8. tempatnya keren.,.ak sering liat gmbar2nya tp gak pernah ksana...
    kyakny itu tempat yg slalu dikunjungi klo pas k jogja ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. uhm..biasanya sih orng ke jogja kebanyakan ke pantai sama malioboro cc Miftah..hehehe..ayo ke sini dijamin nggak nyesel dan ini murah meriaaaaaaaaaahhh :D

      Delete
  9. saunanya keren kaya buat bakar bata mentah hehe
    tapi tetep kerenan yg make kerudung kuning #ehh

    ReplyDelete
    Replies
    1. weleh....kerennya kayak bakar bata mentah gitu?? -___-
      salah fokus deh kayaknya Fik, @.@

      Delete
  10. sumpah ga bohong, keren banget tempatnya, pasti feelnya dapet banget tuh disana -___- pengen deh kesana, tapi ____- huh

    ReplyDelete
  11. Lemah lemah teles. Sing kuoso sing iso mbales. ^_^
    Mey, kalo ga salah waktu itu sempet masuk tipi. Acara apa ya?? Tukul jalan2 kalo ga salah ..
    hohoh

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehehehe...oh ya? aku malah nggak liat Lang...hehehe..bagus yaaaa :D

      Delete
  12. Jalan2 lagi nih,
    Mana oleh2nya...?

    Oh iya, itu deket gak sama taman pintar?

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehehe, ya ini oleh oleh untaian kata kata iniiii...jadi apa yg aku lihat orang lain jga bisa lihat kaaaan...:D

      uhm, aku nggak tau, yang tau temenku yg boncengin aku, merekaaaa bertiga...hehehehe

      Delete
  13. itu, tempatnya, ya ampun! gilakkk kul beeudth >.<
    enak banget sih, itu, ih, bagus banget kak, tempatnya. kayaknya enak dibayarin (baca: main) ke sana :D

    ReplyDelete