Wednesday, 1 August 2012

Travelers' Tale


Assalamualaikum, the world!

Untuk menunggu waktu, yang entah demi apa waktu kok ditunggu, biasanya bahkan dikejar waktu yang lagi lagi entah demi apa waktu kok dikejar. Padahal nyatanya kita yang memposisikan diri sedemikian rupa hingga seolah olah merasa menunggu atau dikejar. Nyatanya waktu bergulir secara stabil dan konstan.

Kali ini aku akan mereivew atau apapun itu sebutannya sebuah buku yang membuatku melek sampai dini hari.

Penampakannya tidak lain tidak bukan seperti nak tampak di bawah ini.

Yak, Travelers’ Tale written by 4 travellers, 4 writers, yaitu Adhitya Mulya, Alaya Setya, Iman Hidayat, Ninit Yunita.

You can see from the title, cerita ini tentang perjalanan 4 sosok manusia yang dalam seminggu hampir memutari separo globe dunia. Bukan, bukan globe, tetapi separo dunia. Bukan main… dihiasi kisah cinta yang menurutku menjadi isu utama dalam perjalanan mereka. Ini bukan cinta biasa, bukan pula cinta segitiga. Setelah aku cerna pola cinta keempat sahabat yang bersahabat sejak SD, melewati SMP, SMA, masa kuliah bersama ini, berpola cinta segiempat tertambat di penghujungnya. Serupa A cinta B, B cinta C, C cinta D, D sebenarnya cinta A tapi berbeda prinsip. You know what I mean.

Let me tell the names.

1. Francis. Cerita dimulai dari kiriman emailnya ke ketiga temannya yang mengumumkan dia akan menikah dengan Inez, wanita spanyol. Dia tinggal di Kansas City dan entah bagaimana dia ingin mengakhiri masa lajangnya (dia berumur 30 tahun, ketiga temannya juga) bersama wanita Spanyol itu, dan ingin menikah di Barcelona. Thus, he invited all his friends to come to his wedding in Barcelona. Catat ya, dia di Kansas City dan pekerjaan sebagai pianis membuka jalannya untuk berpetualang naik pesawat. How nice! Dan jauh di lubuk hatinya, he loved Retno. Dua kali dia mengajukan proposal berpacaran, sebanyak itu pula dia dihempaskan #tsaaaah. Alasannya merupakan alasan paling mematikan di dunia ini. Francis merayakan Natal, Retno Idul Fitri. Dan tak disangka sangka Francis, sahabatnya yang lain memendam rasa untuknya sekian lamanya. Farah. Siapa itu Farah?

2. Dia tinggal di Budapest, Hungaria. Dia cinta Francis. Once she saw the wedding invitation that Francis sent, she came all the way to Barcelone with one purpose. Menyatakan cintanya sekaligus membatalkan pernikahan Francis. Dan bahwasanya dia tidak sadar ada hati yang juga telah menunggunya. Hatinya Jusuf. Siapa Jusuf?

3. Dia tinggal dan bekerja di Cape Town, Afrika Selatan. Saat dia hampir kecelakaan dan mendarat darurat di ladang jagung, siapa yang terngiang ngiang di otaknya? Farah. Saat dia pergi ke Nairobi dan melihat lusinan oleh oleh, siapa yang dia ingat? Farah. Dan saat Farah curhat tentang tujuannya datang ke Barcelona, dia pun langsung mempunyai tujuan untuk datang ke sana. Untuk menghentikan Farah. Bila Francis dan Inez berhasil menikah, hati Farah akan hancur, tetapi bila Farah berhasil menyatakan cintanya ke Francis dan diterima, hatinyalah yang akan melebur. Dan semuanya tak bisa terelakkan bahwa yang dicintai Francis adalah Retno. Lalu, who is she?

4. Dia tinggal di Kopenhagen. Dia menolak cinta Francis terbentur keyakinan. Dan karenanya hatinya terbentur bentur saat dia menerima undangan itu. Dia menyukai bakpao, karena saat SD, saat tepaknya ditumpahkan oleh Jusuf, Francis memberinya bakpao. Dan saat itu pula, Retno menyukai bakpao seperti dia menyukai pemberinya. Lagi lagi lagu Marcell, “Tuhan memang satu, kita yang tak sama, haruskah aku lantas pergi, meski cinta tak kan bisa pergi..” menggetarkan hati.

Di buku ini disajikan bagaimana perjalanan mereka menuju Barcelona. Yang Jusuf dicekal dan disetrum di bandara Spanyol karena pihak imigrasi mengira dia dalah salah satu jaringan Al-Qaeda di Asia Timur. Dia berpaspor India, visa aktif ke Negara Negara Afrika yang berkonflik dan lebih dari itu semua, dia bernama Yusuf. How nice! Membaca novel ini dijamin kadang ketawa sendiri. Ada lucunya, adanya nyerinya, ada kerennya, semua lengkap!!

Ceritanya disajikan sedemikian rupa, mengalir begitu saja dari otak 4 penulis yang digabung menjadi satu. Ceritanya diselang seling begitu. Cerita Jusuf ditandai dengan kata ‘Gua’, cerita Farah ditandai dengan ‘gue’, sedangkan Francis oleh kata ‘aku’, dan Retno tidak lain tidak bukan menggunakan ‘saya’

Trik bagus untuk menghindari kebingungan pembaca.

Akhirannya juga mengejutkan dan seperti terjadi begitu cepat di beberapa halaman sebelum halaman terakhir. Mereka akhirnya berkumpul lagi di Barcelona, Francis membatalkan pernikahannya, and what’s next?? Coba baca sendiri..:D

Pokoknya kereeeen sekali. Dan novel ini juga serupa guide to travel, dilengkapi dengan berkotak kotak tips melakukan traveling. Di sini juga aku tahu apa itu jetlag; kondisi dimana jam biologis tubuh berusaha untuk menyesuaikan diri dengan waktu setempat. Ini bisa mengganggu jika setiba di tempat, kamu harus segera bekerja, namun tubuh menginginkan tidur, atau sebaliknya, kamu harus sudah tidur saat badan masih segar bugar. Itu semua karena perbedaan waktu di dunia ini. Masih banyak traveling guide lainnya.

Membuatku ingin traveling menelusuri dunia. It would be so FUN!!

Di sini disebutkan juga, saat kamu memilih untuk travel type backpacker, pilihlah untuk membeli pengalaman, bukan barang barang. Barang barang bisa hilang, bisa habis, bisa pecah, bisa dimaling. Tapi, pengalaman, mau diceritakan sebanyak apa pun, sedikit pun tak berkurang. How nice!! Jadi uangnya bukan untuk membeli oleh oleh, instead untuk mencoba hal hal dan pengalaman baru di negara tujuan.

Keren!!! Dan yang lebih keren lagi, penulisnya itu…Adhitya dan Ninit menikah! Aku pikir mungkin mereka adalah apa yang mereka tulis. Mereka adalah tokoh itu sendiri. Mungkin…

Dan ternyata Ninit Yunita adalah penulis terkenal yang mengarang Heart (difilmkan), Mendadak Dangdut (difilmkan), dan novel terkenal lainnya. Keren!! Dia berdua tinggal di Abidjan, Afrika Selatan , ikut suaminya. Kembali ke tokoh novel, yang dari Afrika itu siapa? Yak, Jusuf. Jadi kemungkinan Ninit siapa? Hehe..

Dan setelah ini, novel Ninit yang lainnya, judulnya “Kok Putusin Gue?” akan segera aku baca, and of course I will share it to you!!

Banyak pelajaran bisa dipetik dari sekedar sebuah novel. Dan memang benar bila love is complicated! Yang lebih complicated lagi bila cintanya terpendam atau tidak tertepuk. And it is life…it is how life runs…J

Friday, July 27th 2012 at 3 PM, at my bedroom

Hope it would be useful for you:D

Wassalaaaam J

2 comments:

  1. waah, aku udah baca ni *pinjem sepupu*, emang bagus bgt bukunya :D baca resensi mey jd pengen baca lagi deh :)

    ReplyDelete
  2. iya, bagus ya, sebangsa kayk Edensor nya Andrea Hirata gitu tentang perjalanan mengarungi dunia (fana). hehehe...

    Terimaksih sudah baca:)

    ReplyDelete