Friday, 21 October 2011

Mbak Kunti Di Pinggir Kebon


<!--[if gte mso 9]> Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4

Assalamualaikuuuuum…selamat malaaaam…

Walo hari ini udah nggak malem jumat lagi, hari ini aku mau cerita soal pengalaman pertama aku denganrasa yakin dikasih liat penampakan. Jadi ceritanya begini :

Kemarin seperti biasa tiap Jumat aku kuliah dari pagi sampai maghrib ya, waktu kemarin aku pulang nggak pake dianter naik angkot Ungaran turun Bawen, naik angkot ambarawa turun Pauline, dan pada akhirnya naik angkot Jambu turun di jalan pertigaan kalau lurus ke Magelang kalau belok kiri ke Banyu Biru. Nah, sms ibuk kan, dan ternyata pending, saudara saudara….

Karena keburu pingin mandi, aku beraniin diri ni jalan sendirian dari gapura sampai rumah. Itu sekitar jam tujuh.Dari jalan, rumahku itu sekitar 100 meter. Sebelum rumahku, dari gapura kamu bakal liat rumah kuno yang katanya jaman semono Jendral Isdiman pernah ngumpet di situ dari serbuan Belanda. Tuh rumah angker bukan kepayang. Pernah ada yang liat mas pocong lagi lompat tali, eh, lompat lompat. Ada yang malem malem liat ada bapak bapak ngarit. Ada juga yang di situ liat Agus (di tempatku Agus itu sarapnya agak keganggu, dan suka berkeliaran di daerah situ), tapi Agusnya ada dua coba. Udah gitu yang liat, motornya tiba tiba mati. Dengan panic sejadi jadinya, si mas langsung ndorong motor masukin gapura yang kebetulan jalannya naik gitu.

Nah, kemarin nggak ada orang sama sekali, aku berhasil melewati rumah kuno itu… merinding juga nggak. Nah, habis itu ada beberapa rumah, dan persis sebelum rumahku, ada jalan lagi yang pinggir kanan mau pun kiri kebon. Ada pohon pisang, jati, duren, dan pohon pohon agak besar lainnya. Itu jalan juga naik, aku masih melantunkan ayat ayat Kursi andalan ya…

Dan nggak diduga nggak dinanya, mati listrik!!! Belum nyampe rumah!! Nggak ada orang!! SMS pending!!

Di jalan tengah kebon, mati listrik kebayang gimana gelapnya.. Plis, jangan bayangin aku jalan di tengah kebon. Ini jalanan aspal yang kiri kanannya kebon.

Itu tu gelaaaaaaaaaaaaaaaaaap banget. Nah, 3 detik setelah gelap dan aku masih tetep jalan pelan, tiba tiba di pinggir aku ada sesosok dengan tinggi lebih tinggi daripada aku, dan terlihat dari ujung mataku, dia ada rambutnya. Aku nunduk nggak berani natap, jadi inget kalau magrib magrib berkeliaran dibawa kolong wewe. Gimana kalau ternyata itu kolong wewe?? Gimana kalau akhirnya aku dibawa terbag da disembunyiin di bamboo bamboo?? Gimana kalau aku nggak bisa ketemu sama ayah ibu dan juga pacar plus sahabat sahabat?? Gimana kalau aku jadi putri yang tertukar??

Komat kamit nggak karuan aku nyebut nyebut nama Alloh. Ni mbak nggak pilih pilih udah pakai jilbab juga masih digodain… lalu aku sadar ini mbak kunti, bukan mas mas penghuni terminal. =.=”

Pokoknya detik detik waktu liat dari jarang hanya 2 langkah saja itu sesuatu banget. Speechless!! Dan aku baru sadar kalau ternyata hari kemarin adalah malam jumat. Malam para penampakan penampakan berjaga. aku jalan aja terus sampai akhirya Ibuk dan Nicken keluar rumah karena SMS nya uda nyampe, dan langsung..

"Buuuuuuuuk......." aku lari penuh peluh, dan memeluk ibuk erat.

"Kau penyelamat hidupku ibuk, kau telah membunuh tawon yang telah menyengatku kemarin, dan sekarang kau menyelamatkanku dari ancaman Mbak Kunti yang akan menculikku!! Oh, Ibuuuu...."

Do you think so???

"Ibuuuuuuuk..." Langsung tergopoh gopoh aku menuju teras rumah, gelap gulita akhirnya aku dan Ibu dan Nicken bisa masuk rumah dengan selamat. dan menceritakan semuanya.

Besoknya aku liat di daerah yang sama, nggak ada tuh sesuatu menyerupai mbak mbak yang aku liat kemarin, nggak ada pohon atau gundukan atau apapun. It was real Mbak Kunti, saudara saudara!!:D

Emang sih ya, di tempatku itu banyak makhluk makhluk tak tampak. Ada yang pernah diliatin mbak kunti lagi ayunan di pinggir rumah tetanggaku, ada yang denger wanita nangis malem malem, ada yang diliatin mas pocong, dan banyak lagi variasinya.

Apik pokoknya.:D

Sekiaaaaan.

Wassalam:D

21.10.2011 21:00

5 comments:

  1. Wuahahha...
    untungnya ibuknya cepet2 datang..
    :D
    pengalaman yang unik di jalan beraspal yang dikelilingi sawah2.

    ReplyDelete
  2. salam kenal juga...:D


    ihihi, iyaa...itu juga baru pertama kalinya. bukan sawah kok, cuma kebun gitu...:D

    ReplyDelete
  3. lucu piye, seeeph....ketemu mbak kunti kok lucu@@

    ReplyDelete