Friday, 6 October 2017

5 Hal Mengasyikkan di Malioboro yang Akan Membuat Liburanmu Lebih Lengkap


Kalau di Bali ada Kuta dan Seminyak yang menjadi pusat wisata dan belanja, di Jogja ada kawasan Malioboro yang ikonis. Di tempat ini, geliat ekonomi masyarakat Jogja berdekat dengan banyaknya pedagang yang berjualan, pusat pertokoan, stasiun, hingga tempat wisata sejarah dan budaya yang memikat.

Karena kawasan Malioboro merupakan pusat segalanya, banyak wisatawan disarankan untuk bermalam di kawasan ini. Kamu bisa menginap di hotel bujet yang ada di sekitar Malioboro agar penjelajahan bisa berjalan dengan lebih lancar.

Nah, biar kamu semakin yakin tentang menariknya kawasan Malioboro. Coba simak beberapa hal mengasyikkan yang bisa kamu lakukan di sini.


Image result for malioboro 2013
source

Berburu Foto 

Malioboro yang sekarang sudah ditata dengan baik sehingga enak dipandang dan cocok dijadikan objek fotografi. Kalau kamu ingin mendapatkan suasana Malioboro yang masih sepi dan belum banyak penduduk yang lalu-lalang, datangi tempat ini pagi hari sekitar pukul 05.00-06.00. Kamu bisa menyaksikan suasana yang tenang dengan udara yang masih segar. 

Kalau ingin mencari foto keramaian agar human interest-nya terlihat dengan jelas. Datanglah saat sore atau malam hari. Kawasan ini akan menjadi sangat ramai dengan aneka lampu dari toko dan mal. Saat siang hari, kamu bisa berburu foto dengan tema angkutan tradisional atau aktivitas di pasar Beringharjo.

Ah, ke pesisir sedikit kamu bisa berfoto di sepanjang pantai pantai menawan di sana, serupa Pantai Pok Tunggal, Indriyani, dan banyak pantai lainnya. 

Image result for wisata kuliner di Jogja
source

Wisata Kuliner

Mumpung di Malioboro, kamu harus mencoba berwisata kuliner sampai puas. Ada cukup banyak kuliner menarik di sini, seperti gudeg yang rasanya autentik hingga kudapan lainnya. Kalau datang ke kawasan ini saat siang atau sore, kamu juga bisa membeli sate yang dijual keliling oleh pedagang. Biasanya mereka membawa dagangan dengan dipanggul.

Untuk wisata kuliner yang jauh lebih lengkap dengan pilihan yang lebih banyak, datanglah ke Malioboro saat malam hari. Di sana ada banyak pedagang yang menjual kuliner asli Jogja untuk memuaskan perut laparmu. Nah, jangan lupa juga nikmati kopi JOSS yang ciamik!

Saat beli makanan di kawasan Malioboro, usahakan menanyakan harga terlebih dahulu. Bayar di awal juga lebih direkomendasikan. Beberapa warung atau kedai makanan banyak yang agak nakal. Mereka sengaja tidak mencantumkan harga makanan yang dijual dan kerap membuat pembeli harus membayar mahal.

Image result for tugu jogja
source

Wisata Sejarah, Budaya, dan Edukasi.

Kawasan Jalan Malioboro dekat sekali dengan tempat wisata seperti Benteng Vredeburg dan juga Keraton Yogyakarta. Kamu bisa melakukan penjelajahan dengan mudah, kapan saja asal tempat wisatanya belum tutup. Biasanya para pelancong mengunjungi kawasan wisata saat pagi hari baru berlanjut ke perburuan kuliner.

Selain dua tempat wisata yang telah disebutkan sebelumnya. Kamu juga bisa menjelajahi beberapa tempat menarik lain seperti Nol Kilometer Jogja, Monumen Tugu Jogja, hingga kawasan Taman Pintar yang lokasinya tidak begitu jauh dari Malioboro.
Image result for oleh oleh jogja
source

Belanja Oleh Oleh

Karena kawasan Malioboro selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai tempat di Indonesia, kamu bisa dengan mudah menemukan pusat oleh-oleh. Ada cukup banyak pedagang yang menjual oleh-oleh dalam bentuk makanan seperti bakpia hingga barang seperti gantungan kunci hingga kaos dan kemeja batik.

Kamu bisa membeli oleh-oleh ini di sepanjang jalan atau kalau ingin yang lebih mudah masuk ke dalam Pasar Beringharjo. Di sini ada banyak barang yang bisa dibeli dan dijadikan oleh-oleh. Kamu bisa melakukan tawar-menawar harga dengan pedagang di pasar. Biasanya mereka menaikkan harga 20-30% sehingga kamu bisa menawarnya hingga separuh harga terlebih dahulu.

Pelajari bahasa setempat agar proses negosiasi bisa berjalan dengan cepat dan mudah. Jika memungkinkan, berpura-puralah jadi warga lokal agar harga yang diberikan lebih murah.

Image result for becak khas jogja
source

Naik Becak atau Andong 

Mumpung di Jogja, naiklah kendaraan tradisional seperti Andong atau becak untuk mengelilingi jalan Malioboro. Saat malam, kamu juga masih bisa menikmati kendaraan ini atau datanglah ke kawasan altar atau alun-alun untuk naik becak atau sepeda warna-warni dengan tarif tertentu.

Inilah beberapa hal mengasyikkan yang bisa kamu lakukan di kawasan Malioboro. Jadi tidak ada salahnya kan menyewa hotel murah di Jogja dekat Malioboro? Selain lebih ramah bujet, kamu juga bisa menikmati hiburan dengan lebih lengkap dan mudah. Jadi, kapan nih kamu datang ke Jogja?



14 comments:

  1. Aku pas ke Malioboro dulu cuma menghabiskan waktu buat muter muter are belanja.
    Taukan malio boro yang jual baju murah murah banget dan beragam.
    saking bingungnya sampe ga jadi beli haha.

    Nyesel ah dulu ga sempet wisata kuliner dan budaya nya,
    padahal itu termasuk jenis wisata yang aku sukai

    Next kalo kesini aku harus coba tips dari teh mey kecuali naik Bejak, karna mahal haha

    ReplyDelete
  2. Dulu seneng banget ke malioboro, terakhir setengah tahun yg lalu, kok rasanya biasa aja ya wkw apa aku yang seleranya aneh 😓
    Soalnya menurutku malioboro itu tempat buat "beli-beli" kalo ga punya duit kan ga menarik jadinya cuma ngeliatin aja 😂😂😂

    ReplyDelete
  3. Lima hal yang sudah saya catat dalam ingatan, berburu foto ini sudah pasti biar kekinian hehe cari wisata kuliner, lihat foto makanan di atas aja udah ngiler, pergi ke wisata sejarah, edukasi dan budayanya, tidak lupa beli oleh-oleh khas jogja sama rasakan sensasinya naik becak atau andong (ini maksudnya becak di sana disebut andong ya?. Well sekarang tinggal melayangkan pikiran, kira2 kapan yaa saya bisa menginjakkan kaki di malboro. Smg bisa suatu hari nanti, cz belum pernah injak jogja sayanya hehe

    ReplyDelete
  4. Duh jadi kangen jogja nih, lah kan aku di jogja hehe...tapi jogja bukan cuma malioboro loh kak,meski malioboro memang yang paling istimewa, oh iya sekarang setiap selasa wage malioboro bebas PKL, jadi klo pngin ngerasain suasana malioboro yng berbeda datang aja pas selasa wage

    ReplyDelete
  5. Malioboro, udah sering banget kesini tapi gue ngga ada bosen - bosennya, asik sih tempatnya
    apalagi di hari2 terntentu ada fesitival yang bikin makin rame, tapi kalau ke sini siap - siap aja macet

    ReplyDelete
  6. Aku baru sekali ke Jogja cuma waktu ikut ga sempat wisata kulineran. Btw hunting foto di Jogja kayaknya asik juga ya hehe

    www.apaceritatami.com

    ReplyDelete
  7. Kalo malam minggu ramenya minta ampun..
    Pernah naik becak disitu sampai lewat dikit tugu 0 km masa bayar 20 ribu. Ketahuan banget wisatawannya. Tapi kasian juga sih tukang becaknya banyak yang udah tua.

    ReplyDelete
  8. Aku udah lama ke jogja tapi tulisannya belum jadi jadi. Hehhe. Emang ya kalau ke Malioboro asik banget, suasannya juga menyenangkan, mba

    ReplyDelete
  9. Poin nomor satu memang anak Millennial banget sih. Travel ngga foto itu kayak taman tak bebunga. Poin nomor lima kalo untuk cewek2 masih wajar sih, kalo cowok.. Ah.

    ReplyDelete
  10. Beringharjo beneran deh bikin betah lama2, surganya daster ������

    ReplyDelete
  11. Akupun naik becak di Malioboro. Tidak lupa beli oleh-oleh. Ih, jadi pengen ke Yogya.

    ReplyDelete
  12. Foto2nya bagus2 mbaa, smoga tahun ini bisa jalan2 ke jogja juga :3

    ReplyDelete
  13. Dulu pas ke jogja pertama kali minum kopi joss terasa aneh, kopi kok dikasih arang. Bingung minumnya.

    ReplyDelete
  14. Iya wiskulnya tuh yg gak nahan! Huaaaaa. Jadi kangen banget sama Jogja! :(

    ReplyDelete