Sunday, 27 August 2017

Mendadak Panen di Wisata Petik Apel - Batu, Malang!

Sunday, August 27, 2017 8 Comments
"Dek, coba kau pose sok sok ketawa tapi candid begitu kayak yang lagi ngehits."
"Begini Mas?"
"Oke sip."
Hawa dingin tidak menghalangi niatan kami untuk turun dari mobil.  Lalu kami ke sebuah kebun. Tapi ini kebun bukan sembarang kebun. Begitu masuk,  di depan kami banyak jalan setapak yang mengular di sela sela rimbunan pohon apel dengan apel hijau yang menggelantung di segala sisi. 

"Wah, keren ini Mas."

Depan, belakang, sisi kanan dan kiri dijejali dengan banyak pohon berbatang rendah dengan banyak apel saling menggelayut di masing masing dahan. Hijau ranum berkilatan. Udara yang sejuk dan pemandangan yang indah di segala penjuru memberikan sensasi tersendiri untuk kami hari ini. Apalagi perkataan bapak penjaga kebun ini, 

"Di sini boleh petik apel sendiri lalu makan buah apel sepuasnya, Mas..." Bapak penjaga kebun jelas saja mampu membuat bibir suami saya mengembang. Kami lalu dibekali dengan plastik untuk tempat hasil panen. 

"PARTY TIMEEEEEEEE!!!!" 



Apalagi saat kami menemukan satu kebun lagi di sisi kiri kebun apel. Kebun yang seolah olah melemparkan kami sekonyong konyongnya ke Jepang. Eits, tapi ini Indonesia teman, bukan Jepang. Ijo royo royo, Gemah ripah loh jinawi. Lihat saja bunga bunga cantik bertabur warna pink dan putih yang menguncup beberapa dan mengembang di antaranya. 

"Let's freeze the moments of our youth, Mas"

"Iyo, dek. Alhamdulillah" Lalu dengan bantuan Kak Erna, kami bisa membekukan kebersaman di kebun bunga apel.



Tapi, siapakah Kak Erna tersebut??

Mari kita bahas bersama sama.

----- 


THE JOURNEY HAS BEGUN.....


Kamis, 6 Juli 2017

Dengan mengemban misi mengantar suami tinggal sementara di Surabaya demi masa depan yang lebih cerah, setelah tamat melakoni drama kabut maut kemarin di Dieng,


kami pamit Bapak Ibu untuk meneruskan petualangan kami ke Surabaya. Suami berangkat dua hari lebih cepat disusul saya. Dan begitu sampai di Surabaya, saya diajak silaturahmi dan menginap di sahabatnya yang memang sudah lama tidak bertemu. Namanya Elvis Presley. 

Mari kita dendangkan lagu "Can't Help Falling in Love". Tapi saya serius. Nama sahabat suami saya itu memang Elvis Presley. Kalau Elvis Presley yang kita kenal adalah "The King of Rock and Roll", kalau si masnya adalah "The King of Small Family" karena dia ternyata baru saja menikah dan akan segera punya dedek bayi imut.

Sarapan dulu kita.
"Terimakasih untuk Mas Elvis dan Mba Linda serta Bapak Ibu sudah mengijinkan kami menginap. See you again next time!!"


Dan keesokan harinya, kami segera menuju ke Mojokerto by train.

Ngopi dulu di stasiun sebelum naik kereta.

Untuk apa ke Mojokerto?? Untuk menuju rumah teman suami yang lain. Ini saya juga bingung perasaan teman suami ada di mana mana. Namanya kak Erna. Bahkan, kami juga dijemput oleh sepupu Kak Erna, bernama kak Eko. Tak hanya dijemput, kami juga diajak ke Puncak Mojokerto demi menyantap rawon special yang saya rasa cuman ada di Mojokerto saja. Rawon biasanya berkuah hitam pekat dengan irisan daging sapi keci kecil. Lah kalau ini gaes, nggak cuman daging saja tapi setulang tulangnya alias iga yang gedenya hampir melampaui mangkoknya. Bayangkan, betapa maknyus sekali hidup kami berdua. Sudah dijemput di stasiun, diajak jalan jalan mana ditraktir lagi.

Tornuwun nggih, Mas dan mbak...

Sampai di Mojokerto langsung makan rawon Daplang bersama Mas Eko dan teman temannya.
"Tornuwun Mas dan Mbak.."

Sesampainya di rumah Kak Erna, kami disambut hangat di sana dan diperbolehkan untuk menginap dua hari. Alhamdulillah



Nah, dan berkat Mama Kak Erna ini juga kami bisa menginjakkan kaki di Batu, Malang dan memetik apel sepuasnya!! Panjang khan ceritanya....

---

THE REAL JOURNEY

Indonesia dikenal dengan kekayaan alamnya sehingga tak heran jika negeri ini juga menyimpan sejuta tempat wisata yang indah. Tempat wisata petik apel Batu adalah salah satunya, teman. Kota Batu terletak di Provinsi Jawa Timur, tepatnya 15 km sebelah barat Kota Malang.
Kota ini merupakan wilayah pegunungan yang mempunyai udara yang sejuk dengan suhu udara rata-rata 15 sampai 19 derajat celcius. Pemandangan alamnya yang indah merupakan daya tarik tersendiri bagi wisatawan baik lokal, luar kota, maupun asing.
Nah, bersama dalam satu mobil, kami berangkat menuju ke Batu, Malang sekitar jam 2 siang di hari berikutnya. Memang, perjalanan Mojokerto-Malang hanya memakan waktu sekitar 1-2 jam saja. Serunya lagi adalah kami bisa menyusuri jalan berkelok kelok dengan tebing  di sisi kanan dan kiri, lalu bukit yang saling mencuat di kejauhan. Kami juga melintasi sebuah jembatan dengan air terjun tepat di samping kanan kami!! Begitu kami menengok ke kiri, lereng menganga dengan banyak pohon di antaranya. Syahdu banget pokoknya. Nggak heran banyak motor yang parkir sembarang di situ demi mengabadikan momen foto di depan air terjun cantik.

Uniknya lagi, kami sering mampir untuk sekedar menyapa teman teman kami di pinggir jalan.

Salah seorang teman sedang santay di pinggir jalan.
Kami melanjutkan perjalanan melintasi kebun kebun sayur dengan jalan yang masih berkelok kelok super curam. Bahkan, saya sampai pusing. Untunglah sebelum saya -muntah- mengeluarkan hal hal yang tidak diinginkan, kami sudah sampai di salah satu kebun apel yang apelnya sedang berbuah. Jelas kami bisa melihat dari pinggir jalan karena kebunnya berada di terasering yang lebih rendah dari jalan raya.

Ada dua kebun, satu kebun dengan apel hijau, dan yang lain adalah kebun dengan apel merah.

"Lebih manis yang hijau lho malahan, Bu. Yang merah itu ada asam asamnya"

Ah, bisa aja mbak yang jualan. Mentang mentang kebun apel hijau yang punya dia. Okelah Mbak, kami lalu masuk ke kebun apel hijau.

Cekring!!!!

Untuk masuk plus petik plus makan buah sepuasnya, kami hanya dibebani biaya sebesar 15ribu saja!!!! Nanti hasil panen kami juga hanya seharga 15ribu/kilo saja. Extremely cheap!

Penampakan para pohon apel.
Sebelum masuk, kami dibekali plastik untuk menyimpan buah apel hasil petikan. Dan tugas ini saya percayakan kepada suami karena sepertinya dia yang lebih fasih dalam hal pilih memilih. Tugas saya hanya memfotonya memetik buah apel. Oke sip.

Pilih apel aja serius bingit apalagi pilih yang lain ya.
Tanpa babibu, suami langsung sigap memilah milah apel dari pohonnya langsung lalu memetik beberapa di antaranya. Satu apel langsung dia makan, dan beberapa dia masukkan ke dalam plastik. 

"Nih, coba. Enak dek."

Keras. Satu hal yang paling saya ingat dari apel malang. Dia keras sekali sampai gigi saya susah gigitnya. Tapi, makan apel langsung dari pohonnya memang memberikan sensasi tersendiri, jauh lebih segar dan juicy.

Kami mulai menyebar. Kak Erna bersama Mama Kak Erna dan keponakannya, sedangkan saya jelas bersama siapa lagi kalau bukan suami saya. Haha. 

"Biar nggak masam, coba pilih yang kulitnya mengkilat Mas. Nih, seperti ini. Ini pasti manis." Ucap Pak penjaga kebunnya.

Nah, di sini kalian juga pasti akan dijelaskan mana buah yang sudah matang dan mana buah yang belum. Jadi, inshaAlloh nggak akan salah pilih.

Mama Kak Erna sibuk memilin dan memilih apel mana yang sekiranya manis. Dan cucunya sibuk berfoto di sela sela pohon apel. Sedangkan suami saya sibuk makan buah apel. Pak penjaga kebun sibuk memetik apel banyak banyak demi kilogram yang berat dan untung yang banyak. Kalau saya? jelas sibuk memfoto mereka.


Bersama keponakan, Mama Kak Erna, dan Kak Erna di sela sela 'panen'

Pak penjaga kebun yang sibuk milihin apel buat kami

"Nah, di sini kita bisa petik langsung makan. Saya sudah makan banyak :D"
Memang, tempat wisata paling terkenal di Kota Batu dan paling banyak diminati adalah tempat wisata petik apel Batu. Buah apel bahkan sudah menjadi ikon di Kota Wisata Buah Apel ini. Rasanya tidak lengkap jika berkunjung ke Malang atau Kota Batu tanpa melakukan wisata petik apel. Perkebunan apel di Kota Batu dikelilingi oleh pegunungan sehingga menyajikan pemandangan alam yang asri serta udara yang sejuk. 


Apel apel ranum yang siap dipetik membuat kami berdua riang gembira!
Puas memetik apel, kami move on ke sebuah kebun yang pohon pohonnnya masih berbunga. Indah sekali!

Saya jadi berasa sedang berada di Jepang, bersamaan dengan para bunga sakura walau pun sekali pun juga belum pernah lihat bunga Sakura. Tapi bunga apel memang indah banget, gaes. Mereka bergerombol di masing masing dahan dan menjalar di sekujur pohonnya, memberikan sentuhan warna pink-putih di sela sela hijau daun. Indaaaaahh!!



Well, this place is so instagramable! Tak ingin rugi, kami mendadak jadi model dengan fotografer andalan, Mas Alfrets.


Flowery hearts in a flower garden. Alhamdulillah

Apel sudah di tangan, saatnya pulaaaaang!!
Selesai berfoto dan memetik buah, kami memutuskan untuk segera kembali ke mobil. Sebelumnya, kami harus menimbang hasil petikan kami. Well, apel milik kami yang paling berat, teman. 4 kilogram!! Tapi kami hanya perlu merogoh kocek sedalam 6oribu saja. Yuhuuuuu!!!!

WHAT DID WE GET FROM THIS JOURNEY?

Sore itu kami pulang lagi ke Mojokerto, rumah kak Erna dengan suka cita. Kami juga sempat mampir di sebuah kedai makan nasi jagung yang endesss banget. Pengalaman memetik buah apel ini adalah pengalaman pertama untuk kami berdua.

Dan perjalanan kali ini membawa pelajaran hidup nomor 78 
"Berusaha untuk berbuat baiklah pada sesama, maka kebaikan akan selalu datang menghampirimu."

Betapa orang orang baik di sekeliling kita itu nyata adanya. Dan pengalaman yang paling berharga dari jalan jalan kali ini adalah bisa bertemu dan bertukar cerita serta berbagi moment bersama mereka yang lalu saya coba abadikan di sini dan saya ceritakan kembali kepada para pelita hati esok hari.

----------

"Nduk, Nang. Dulu bapak sama ibu itu suka jalan jalan. Nih lihat, Ibu sama Bapak pernah jalan jalan ke Surabaya dan Malang."

"Kok bisa Bu?"

"Iya berkat orang orang baik macam Om Elvis dan Tante Erna ini. Makanya, banyak banyak lah berbuat baik. Alloh pun menyuruh kita untuk berlomba lombalah dalam kebaikan. Niscaya kita juga akan dikelilingi oleh orang orang baik juga, InshaAllah..."

"Super sekali Ibuku ini."

"Iya, diajari sama Bapakmu."

Saya sudah tidak sabar melakukan percakapan jenis ini. :D


---------

Bagaimana man teman??? Seru khan?

Nah, kalau kalian sedang mengunjungi kota Malang, harus banget nih mampir ke Wisata Petik Apel Malang dan nikmati sensasi menjadi petani apel dadakan.

Makasih pak sudah bantu pilih pilih apel malang nan manis. Semoga sehat selalu :)


Salam jalan jalan,







Preference :
http://www.naturalsunrisetour.com/kusuma-agrowisata-wisata-petik-apel-di-kota-batu















Friday, 25 August 2017

BAHASA INGGRIS SERU BINGITS! EDISI : "WORDS BASKET!"

Friday, August 25, 2017 8 Comments
Assalamualaikum wr wb,

"Well, today we're going to play!!"

Untuk murid murid saya, itu adalah kalimat terfavorit, Bu!

"Yeayyyy, I don't want to study, Miss. I just want to play."

Mereka lalu bersorak sorai kayak menang lotre. Astaghfirullah, tapi kan main lotre tidak boleh. Maaf ya, Pak. Bercanda.

Tapi memang murid murid saya ini suka banget sama game, apalagi murid murid saya di salah satu English Course. Mereka datang masih pakai baju seragam, muka kadang kucel, beberapa di antaranya masih lapar. Saya jadi kasihan. Akhirnya, berkolaborasi dengan guru guru paling kreatif segalaksi bima sakti, semacam Ms Ayu, Ms Ivy, Mr T dan Ms Nindya

Ini dia guru gurunyaaaa :D


Kami sering menyisipkan game edukatif sebagai alternatif belajar supaya mereka tidak merasa bosan.

Padahal sesungguhnya mereka belajar banyak hal.

Seperti game yang satu ini, Miss.

WORDS BASKET

Wednesday, 16 August 2017

BAHASA INGGRIS SERU BINGITS! EDISI : "VOCABULARY RACING"

Wednesday, August 16, 2017 4 Comments
Assalamualaikum wr wb Miss dan Mr yang masih semangat mengajar,



"Rumput???"

"Grass!"

"Udara?"

"Air..."

"Air???"

"Uhm...matih air bahasa Inggrisnya apaaan..."

Itu kayak yang terjadi saat dulu saya kelas 1 SMP, bu. Tiap kali ada pelajaran Bahasa Inggris, saya harus menghafalkan seambreg list kata sambil keringat bercucuran saking tegangnya dan seminggu kemudian lupa. Karena apa? Karena metode menghafal macam menghafal ala kamus begini sudah ketinggalan jaman. Dulu saya pernah belajar, ini cenderung ke metode Grammar and Translation.

It's not suitable anymore.

Nah, sekarang bagaimana caranya anak anak selalu bisa menambah kosa kata mereka tanpa melupakan yang lama. Ada banyak cara kok, pak.

Salah satunya adalah dengan permainan ini.

VOCABULARY RACING!


  • Permainan macam apakah itu?


Ini adalah perlombaan cepet cepetan nulis kosa kata yang sudah ditentukan huruf depannya. Dan kabar baiknya adalah ini bisa dipakai untuk kelas besar yang sekelas anaknya berjumlah 30 orang juga bisa.

  • Apa yang harus kita lakukan??


Just do these simple steps :

1. Bagi anak menjadi beberapa team, sesuai dengan jumlah anak dan lebar papan. Semisal anaknya 15, maka bisa dibagi menjadi 3 team yang beranggotan 5 masing masing. Dan kalau anaknya berjumlah 30 pun bisa dibagi 3, 4, atau 5 tergantung lebar papan dan situasi ya, Bu.

2. Siapkan marker sesuai dengan jumlah team. Kita pilih di sini ada 2 team seperti di gambar, maka hanya perlu menyiapkan 2 marker saja. HEMAT!!

3. Bagi papan menjadi 2 bagian dengan menggambar garis.

Mr T (penemu game) menggambar 4 bagian karena untuk 2 rounds ya, Bu

4. Dua team kemudian harus berbaris dengan anak paling depan memegang marker dan siap untuk menulis.

5. Kemudian kita akan menyepakati huruf apa yang keluar terlebih dulu.

"Ok. For the first letter, we will use C."

Di jeda itu anak anak kemuudian akan berpikir keras untuk mencari kata dalam Bahasa Inggris yang berawalan dengan C.

Hasilnya akan serupa ini, pak.

6. Nah, begitu kita sudah tahu huruf apa yang akan dipakai, mereka secara bergantian akan maju ke depan untuk menuliskan kata kata dalam bahasa Inggris, satu murid satu kata saja. Dan murid yang sudah selesai menuliskan katanya, dia langsung berlari ke barisan paling belakang dan menunggu giliran selanjutnya. Begitu terus sampai waktu yang ditentukan habis.

"Alright, students! In 2 minutes, please write down all the words started with C. NOW!"

Lalu mereka maju dan bergiliran menulis, 1 murid 1 kata saja. Yang lain bolehlah membantu.

Sudahlah itu anak bergantian maju lalu menulis kata dalam bahasa Inggris dan kembali ke barisan. begitu terus sampai waktu habis.

7. Begitu waktu habis, tinggal kita cek spelling dan totalnya. Jelas sekali grup yang menang adalah grup dengan jumlah kata paling banyak. Dari sini mereka sudah bisa recalling kata kata dalam bahasa Inggris yang pernah mereka pelajari kan, pak??

Hasil akhirnya serupa ini. Tinggal dicek dan dinilai deh.

Dan dijamin mereka akan excited sekali dibandingkan dengan mengerjakan di selembar kertas. Anak anak akan lebih terpacu dan bersemangat saat berkompetisi serupa itu. 

Kedua team yang berkompetisi bersama para membernya yang saling membantu :D

Bagaimana? Mudah sekali bukan?

Rule permainan ini juga bisa diganti ganti lho, bu. Misalnya, peraturannya adalah grup mana yang paling cepat mencapai 15 kata, atau 20 kata adalah pemenangnya (Tentu saja dicek terlebih dulu spellingnya ya..)

Di akhir permainan kita juga bisa review tentang semua kata yang sudah ditulis. 

"Is there any difficult word for you?"

Begitu ada yang nggak tahu artinya, kita cari tahu sama sama deh artinya. Mereka jadi bisa sharing ilmu kan, bu?

Oke sip. 

wassalam.

Semangat mencerdaskan kehidupan anak bangsa,




MENGUNJUNGI STUDIO FOTO RAKSASA ALA KAWAH SI KIDANG - DIENG!

Wednesday, August 16, 2017 9 Comments
"STUDIO FOTO RAKSASA!" 


Berfoto Berlatarbelakang bukit bersama para burung hantu seharga 25k saja. Tapi habis itu menyesal karena kasihan burungnya. Eksploitasi hewan :(

Itu adalah hal pertama begitu saya masuk ke dalam area Kawah Si Kidang. Mengitari sebuah kawah terbuka besar yang menyemburkan uap putih abadi begitu, di antara bebatuan kapur yang bergelombang landai,  pengunjung acak menyebar di banyak spot berfoto dengan setting yang berbeda beda cenderung saling bersaing. Ada yang menaruh jeep sedemikian rupa, lalu sebelahnya motor trail, lalu ada juga yang membuat spot dengan tema rumah pohon lengkap dengan orangutan raksasa jadi jadian di sampingnya. Bahkan, spot yang paling ngehits ; sarang burung dengan background pemandangan bukit di belakangnya, dan puluhan spot foto lainnya. 

"Mas, this is the power of instagram."

"Iyo dek, pancen.*1"

Orang dewasa ini berlomba lomba bukan hanya dalam hal kebaikan atau fastabiqul khairot saja tapi juga berlomba lomba dalam ngepost foto keren di instagram. Coba lihat saja perkembangan tempat wisata alam atau cafe/tempat makan yang ditawarkan akhir akhir ini. Semuanya berlabel "INSTAGRAMMABLE" Atau artinya "Bagus dipamerin diupload di instagram" Dan nggak ada yang salah dari itu. Bahkan, banyak masyarakat sekarang yang berbondong bondong membangun taman bunga dadakan, atau desa pelangi, bahkan spot foto yang keren lalu meraup untung segunung dari bisnis kreatif itu. 

Dan sekarang, saya bersama suami juga sedang ada di lautan orang yang antri mengular demi mendapatkan foto ciamik di instagram mereka. Here we are.

KAWAH SI KIDANG!!

Monday, 14 August 2017

Tuesday, 8 August 2017

7 Tips Bertahan Saat Didera Kangen Akibat Long Distance Marriage

Tuesday, August 08, 2017 16 Comments


Assalamualaikum wr wb!

Sepi?
Sedih?
Hilang?

Mungkin itu adalah salah tiga dari perasaan perasaan terpendam saat kita harus melakoni hubungan jarak jauh. Baik LDR atau pun yang sudah naik satu tingkat menjadi LDM. Yes, Long Distance Marriage, seperti yang gue sedang rasakan saat ini. Sudah hampir sebulan gue nggak bertemu dengan suami gue (yang rasanya kayak setahun) yang baru menjadikan gue sebagai istrinya hampir empat bulan yang lalu. Gue yang sekaring tinggal di Jakarta harus rela berpisah dengan suami gue yang sedang menimba ilmu di Surabaya, 11 jam naik kereta. Ibarat api yang sedang berkobar, buusssss......disiram air garam. Semacam itu. Banyak kegalauan yang gue rasakan saat ditinggal suami. Mulai dari harus bobok sendiri, walau pun gue juga sudah bobok sendiri sejak empat tahun yang lalu saat memutuskan untuk merantau di Jakarta, atau nggak ada temen bercanda dan berantem, nggak ada yang bisa diajak berbagi cerita lucu dan aneh, atau nggak bisa diajak jalan jalan atau sekedar nonton. 

Keresahan keresahan itu yang akhirnya memunculkan ide ide untuk bisa bertahan walau suami jauh. Nah, jadi gue mengamalkan beberapa tips ala gue ini demi tetap menjalani hidup dengan hati sumringah walau si abang sedang ada di kota lain.

1. KANGEN BILANG KANGEN

Friday, 4 August 2017

BAHASA INGGRIS SERU BINGITS! EPISODE : "TIC TAC TOE"

Friday, August 04, 2017 4 Comments


Assalamualaikum wr wb, Pak Guru dan Bu Guru yang tak pernah lelah mencerdaskan kehidupan bangsa!

Kali ini saya datang dengan game yang belum mainstream dan semoga bisa menambah referensi bapak dan Ibu guru dalam mengajar vocabulary plus writing.

TIC TAC TOE

Permainan macam apakah ini?

Nah, TIC TAC TOE ini adalah permainan yang sepertinya mengadopsi aturan main bingo. Tahu kan bingo, kotak kotak yang untuk memenangkannya harus mencocokkan dan menggaris kotakan baik vertikal, horizontal ataupun miring. Ini juga sama, bu. Hanya saja konsep permainan ini adalah siapa yang lebih banyak menyebutkan kata dengan huruf depan yang sudah ditentukan, maka mereka berhak menguasai satu kotak. Dan bila kotak kekuasaan mereka bisa saling bergabung baik dalam arah vertikal, horizontal atau miring, merekalah yang menjadi pemenangnya. Nah, kelompok yang lain tugasnya adalah memblok daerah kekuasaan lawan. Begitu sebaliknya.

Bagaimana memainkannya??

1. Kelompokkan anak menjadi dua kelompok. Ini dia!! Jumlah kelompok yang ideal untuk bermain permainan ini adalah dua kelompok saja. Satu kelompok bisa terdiri dari 2-3 anak saja. Ya, maksimal 4 lah ya, Bu. Jadi game ini lebih cocoknya untuk kelas yang jumlahnya kecil. Tapi bisa juga kok satu kelas dibagi menjadi beberapa kelompok bermain. Jadi bermainnya sendiri sendiri aja. Dan suruh mereka menentukan nama team mereka. Ambil contoh nama kelompoknya adalah TIM TAM dengan tanda 0 dan TIN TIN bertanda X. 

TIM TAM GROUP

TIN TIN GROUP

Wednesday, 2 August 2017

BAHASA INGGRIS SERU BINGITS! EDISI : "GO AROUND AND ASK"

Wednesday, August 02, 2017 2 Comments

Assalamualaikum wr wb, Pak Guru dan Bu Guru Kesayangan....

Sudah memasuki dua minggu kita mulai mengajar seperti biasa ya.... Kadang karena kelamaan liburan dan kelamaan jalan jalan, otak jadi agak seret buat mikir bagaimana caranya mengajar yang tidak melulu "Open your book on page 45" lalu dilanjutkan dengan "Do the worksheet..". DONE!!!

Jelas sebagai guru kita juga harus memutar otak demi anak anak yang makin giat belajar dan menyukai pelajaran yang kita ajarkan. Karena dari sinilah bibit unggul generasi Indonesia bermekaran. Dan di sinilah letak kita untuk ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa. Oke sip.

Nah, kali ini saya punya stok kegiatan yang bisa diadopsi oleh bapak ibu guru. Tapi saya pikir beberapa bapak Ibu guru juga tak asing lagi dengan kegiatan ini karena ini cukup populer. Kegiatan kali ini menitikberatkan pada speaking dan writing ya, Pak. 

GO AROUND AND ASK