Sunday, 23 July 2017

TIGA KULIAH DASAR DARI SUAMI

Assalamualaikum wr wb, para istri dan suami....

Banyak penulis mengatakan kalau salah satu manfaat menulis adalah sebagai terapi, entah terapi untuk melampiaskan kemarahan, depresi, kesedihan sampai kebahagiaan yang membara. Kali ini tulisan ini saya buat untuk melampiaskan kerinduan saya yang meluap luap bak lumpur Lapindo..

Berhubung saya rindu suami saya yang baru saja berpisah dua minggu yang lalu yang artinya masih ada 10 minggu lagi waktu yang tersisa untuk menikmati kesendirian ini, kali ini saya akan menulis tentangnya. Sejak menikah, begitu banyak hal yang telah saya pelajari dari hidup suami dan bagaimana suami mengatasi lika liku hidupnya. Dan kini saya telah merangkum 3 hal paling penting yang ditanamkan suami saya.

Friday, 21 July 2017

BAHASA INGGRIS SERU BINGITS! EDISI : "PRIVACY CIRCLE"

Assalamualaikum Bapak Ibu Guru yang masih semangat,



Wah, setelah liburan super panjang yang merupakan liburan terpanjang saya selama bekerja hampir 5 tahun ini. Dulu saya bekerja di sebuah lembaga pendidikan private yang liburnya mepet banget, Bu. Malah Lebaran tahun lalu itu saya pulang H-1. Teman teman saya udah pada sibuk ngupload foto bukber plus reuni, sayanya masih naik kereta. Nah, sekarang kiranya ada peningkatan dalam hidup saya. At least, liburnya jadi lamaan.

Tapi, bagaimana pun tempat kerja saya dulu itu memberikan pondasi kuat buat saya. Bahkan, sampai sekarang ide ide brilian terlahir dari sana, seperti yang satu ini!

Hari pertama belajar/berangkat les kadang menjadi hari yang paligng berat sedunia ya, pak. Berangkat dari anggapan itu, kami punya tips jitu sebagai pengajar les yang jelas dituntut harus lebih inovatif dan berwarna. Jadilah Miss Ivy dan Mr T berkolaborasi dan menemukan kegiatan yang tergolong social experiment ini. (Ngomong ngomong, siapa sih miss Ivy dan Mr T? Ya sudah tengoklah sini.)

Baca juga BAHASA INGGRIS SERU BINGITS! EDISI : "TREASURE HUNT GAME"

Social Experiment macam mana pula ini??

Bu ibu, nama kegiatannya adalah....................

PRIVACY CIRCLE

Monday, 3 July 2017

OUR MARRIAGE STORY : EPISODE 1

Assalamualaikum wr wb,



"What?? Nggak pake pacaran gitu? Kenalan langsung serius dan tiga bulan menikah?"

"You must be crazy!"

"You're kidding me? Ini tuh kayak beli kucing dalam karung. Iya kalau beneran baik. kalau ternyata dia psikopat? Kalau ternyata dia kayak di sinetron begitu, seperti suka nyiksa istrinya, tukang selingkuh atau tukang bohong?"

"Ini bukan soal main main kali. Ini menyoal urusan seumur hidup. Sekalinya salah pilih pasangan, aduh mama sayange itu nanti akan menua dengan orang yang salah, penuh derita."

Itu adalah pikiran pikiran yang berkecamuk di benak saya saat mendengar orang lain yang begitu yakin untuk bisa menikah tanpa pacaran atau istilah menurut saya adalah 'penjajakan'. Well, itu adalah pikiran saya dulu sebelum tiba tiba ada seseorang yang datang jauh jauh dari Bali ke Jakarta, lalu mengadukan binar matanya ke mata saya sambil bercerita tentang banyak hal dalam hidupnya. Yang lalu enam bulan berikutnya mendengungkan kalimat

"Saya terima nikahnya Meykke Alvia Yuntiawati binti Agus Santoso dengan seperangkat alat sholat dibayar TUNAI." Dan Sah berdentum bertalu talu. Yang lalu saya pikir memadukan cinta ternyata begitu mudah bila kita tidak membelitkan diri pada sesuatu yang tidak pasti.

Maka kali ini saya akan bercerita tentang perjalanan episode pertama dalam pertemuan saya dengan orang yang semakin hari semakin mendatangkan letupan kasih sayang. Semuanya berawal dari....

20 Oktober 2016

Ini adalah kali pertama seorang laki laki menambahkan pertemanan di FB. Beberapa hari sebelumnya, teman baik saya. Uhm....teman paling baik saya, mengirim pesan.

"Seph, I'd like to introduce you to someone. He's so nice and now he's looking for a wife. What do you think?"

Saat itu saya memang sedang mencari pendamping hidup. Bisa dibilang, sudah MULAI memikirkan tentang mencari pendamping hidup walau banyak sekali pikiran negatif tentang pernikahan yang berkutat, berputar putar di pikiran saya. Pernikahan menurut saya dalah sesuatu yang teramat berat untuk ditanggung.

Bayangkan, kita harus hidup bersamanya 24 jam, 7 hari dalam seminggu, 365 hari dalam setahun, bertahun tahun sampai mencapai windu, berlanjut berwindu windu. SELAMANYA!! Dan kita ini adalah dua orang yang mempunyai latar belakang, pikiran, pola asuh dan karakter yang pasti berbeda. Alangkah susahnya memadukan dua pikiran yang berbeda. Dan yang saya khawatirkan kala itu adalah kalau kalau saya salah memilih pasangan. Hancur lah masa depan saya.

"Wait seph. I think I'll be ready next year."

Maksut saya adalah bolehlah kenalkan saya dengan siapa saja, tapi tahun depan. Biarkan saya berkutat dengan banyak perbaikan yang sedang saya kerjakan saat itu. Semacam perbaikan hidup. Tapi ternyata Uma sudah terlanjur mengenalkan FB saya ke padanya. Dan dari situ percakapan kita yang semula serupa,

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...