Tuesday, 4 October 2016

Sensasi Bermalam di Tepi Pantai, ANYER!

11 September 2016, in a balcony facing the sea straightaway....




"Nulis di tepi pantai sambil liat sunset."

Itu adalah salah satu bucket list yang gue tulis tiga tahun yang lalu, bersamaan dengan kedatangan gue ke Ibu Kota Indonesia. Tiga tahun yang lalu, seiring dengan harapan akan derap langkah yang lebih jauh dan petualangan yang lebih seru . Dan sekarang apa yang gue lakuin?

Gue sekarang ada di salah satu kamar hotel di lantai dua. Di depan gue adalah kaca selebar dinding yang langsung mengarah keluar, menuju ke sebuah pohon besar yang dililiti oleh lampu natal di sekujur badan. Dan yang menjadi sentuhan terakhir, pemanis, sekaligus pemandangan paling dinanti adalah laut lepas yang airnya berkilatan diterpa sinar mentari kuning keemasan. Sorotan keemasannya menelisik masuk di antara dahan dahan pohon, meninggalkan bayangan bergaris garis di meja dan di cangkir dengan kopi yang tersisa setengah. Sekarang pukul 17.17; timing yang pas untuk bisa dikatakan 'sambil liat sunset'. Pelan tapi pasti, mentari mulai merapatkan diri dengan lautan dan dentaman santai lagu Closer oleh The Chainsmokers ft Halsey mulai menjalari gendang telinga gue. Debur ombak yang terdengar dari kejauhan mensyahdukan sore santai gue.

Sambil menyesap kopi panas yang asapnya satu per satu mengepul, gue bilang dalam hati,

"BUCKET LIST : DONE!"

Itu adalah salah satu sore terbaik gue. Gue nulis sambil liat dahan pohon beryoyang goyang, ombak saling kerja mengejar dan langit emas temaram...Indahnya dunia!

11 September 2016, One of the best evening I've ever had.


--

-Another Best part of My Travel Story-

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...