Saturday, 29 August 2015

What I have been doing recently

Saturday, August 29, 2015 17 Comments

Recently I dont have time to publish many posts here. Even I dont have time to finish reading my book. I hardly have me-time. 

My office hours is from 9.30 up to 6 pm. I am an English teacher, remember? But now I created my own job after it. I added my work hours up to 8/8.30 pm everyday. After work, I always go to different places to give private course. Some months before Ied I set up my target. I said, "I have to have my own private course at night everyday! I have to teach at night class from Monday to Friday."

Now, I always arrive at my boarding house at around 9 pm. Once arriving at my room, I have to clean it first, have a dinner, wash my clotges, iron the dry one, make dishes, take a bath and finally I go bed. And sometimes I have to struggle to sleep since I cant sleep easily though I feel tired to the death. But, I love it since I can fulfill my target, one of my resolution for today. I have worked hard, as hard as I can. Actually what I did is because I have another target in financial. I wanna reach a certain or particular number/amount. Well, this month for the first time in forever I can reach and even pass that number, the one I wrote in my Bucket List!!!! 

What I believe the most is "If there is a will, there MUST be a way!!" 

Saturday, 22 August 2015

Apa yang gue dapat dari "Surga Yang Tak Dirindukan"

Saturday, August 22, 2015 13 Comments

Siapa yang nggak tau film Indonesia yang pas Lebaran in dan ngehits abis? Yang aktornya idola gue dari jaman Ayat Ayat Cinta yang gue tonton pas SMA dulu di Gedung Serba Guna SMA di acara Noreng bayar goceng?? Yang ceweknya juga lagi hangat hangatnya diperbincangin perihal keputusannya mengenakan jilbab setelah resmi putus sama pacarnya yang punya perbedaan cara memanggil Tuhan?? Dan lagi lagi film ini mengangkat isu yang sama, yaitu poligami dengan alasan berpoligami yang juga dibilang sama.


Akhir Juli kemarin gue nonton film ini di sinema Plasa Cibubur sepulang kerja bersama kedua teman kerja gue, Miss Dian dan Miss Hesty.  Biar kita dapat seat paling strategis yaitu di paling belakang dan sisi tengah, gue dan Miss Hesty beli tiket dan booking tempat siangnya saat jam istirahat. Malamnya, kita tinggal berlenggang menuju Plasa Cibubur tanpa takut kehabisan tiket.

Sebagai anak kekinian, sebelum gue nonton gue update status dulu di BBM yang langsung dichat sama temen kuliah gue, Mela.

“Mey, siap siap tissue..Sedih abis!”

“Ah, masa sih? Aku khan seterong...”

“Pret.”

Begitulah kira kira bunyi percakapan gue dan Mela yang singkat, padat dan tidak jelas sama sekali. Mengapa harus pret?

Setelah beli popcorn dan air mineral, kita bertiga siap banget buat nonton nih film. Maksut gue nonton film religi ini juga biar iman gue yang masih sebatas remah remah roti Mari ini bisa lebih meningkat at least kayak remah remah roti Sari Roti. Gue udah siap banget nontonnya.

Film dimulai, gue konsentrasi. Di awal film diceritakan tentang pertemuan seorang gadis bernama Arini (Claudia Cyntia Bella) dan Pras (Fedi Nuril). Arini ini seorang pendongen untuk anak anak dan Fedi Nuril bekerja di tehnik bangunan yang kerjaannya kayak bikin proyek bangun jembatan dll.
Saat mereka bertemu, tiba tiba Arini nyeletuk,

“Mas, Mas mau jadi imamnya kan?”

“Hah?? Secepat itu?”

“Loh, bukannya sholat memang harus disegerakan Mas?”

“Owh iya..”

Thursday, 20 August 2015

Menantang Angin Ganas di Pantai Cemara, Lombok Tengah!!

Thursday, August 20, 2015 14 Comments
 

Setelah basah basahan, renang renang sendirian kayak orang ilang di tepi lautan mana sampe pinjem kacamata renang milik mas mas Lombok di Pantai Pink, gue dan Uma melanjutkan perjalanan ke pantai Cemara yang letaknya nggak begitu jauh dari Pantai Pink. Jalannya pun nggak seterjal dan seganas jalan menuju pantai Pink yang jalannya udah kayak jalan menemukan cinta sejati ; berliku, berlubang, berdebu, terjal menukik dan rawan celaka.

Pantai Cemara ini terletak di antara Tanjung Ringgit dan Pantai Surga, tepatnya di desa Pemokong Kec. Jerowaru – Lombok Timur. Yuk, kita ke sana!!

Keindahan dan Keaslian Pantai Cemara yang Masih Alami
source
Saat gue ke sana, pengunjung nggak begitu banyak dibandingkan dengan pantai lain kayak Pantai SelongBelanak, Kuta, ataupun Pantai Pink. Kayaknya belum begitu banyak orang yang tahu. Fasilitasnya pun gue rasa masih minim. Seingat gue hanya ada beberapa gazebo di tepi pantai sebelum turunan menuju bibir pantainya. Dan begitu gue sampai, gue langsung tau kenapa pantai ini namanya pantai Cemara. Karena banyak pohon cemara di sana dan juga serupa padang semak belukar sebelum turunan pantai berpasir.

Saturday, 15 August 2015

"Hello Nemo, Hello Coral!" Menyibak Isi Pantai PINK, Lombok Timur!!

Saturday, August 15, 2015 13 Comments
 

“Seph, ayo dong renaaang...” Gue merajuk. Uma bergeming.

“No. Gue nggak bawa baju ganti. Lo aja...”

“Emang gue bawa baju ganti apaaa?? Tapi gue pingin bangetttt! Kapan lagi gue ke sini, Seph!”

“Ya udah lo aja renaaang...”

Seumur umur gue belum pernah berenang beralaskan terumbu karang. Gue belum pernah liat ujung terumbu yang bergoyang goyang seirama gelombang. Gue belum pernah merasakan sensasi berenang bersama ikan nemo dan kawan kawan. Gue belum pernah terapung diapit langsung oleh langit dan lautan. Dan sekarang semuanya udah ada di pelupuk pandang. Terus gue nyia nyiain kesempatan ini begitu saja, gitu???

Walau sempat bimbang, akhirnya sedikit demi sedikit gue mencelupkan kaki lalu betis dan paha, merangsek ke tengah, merasakan terumbu karang di sela sela jari kaki. Bahkan, begitu gue ke tengah, tanpa masuk ke air pun gue bisa melihat gugusan terumbu bermacam macam wajah!! Airnya lebih bening dari sekedar paha ceribel!!! Ada terumbu yang panjang dan melambai pelan, ada juga terumbu berwarna coklat yang berbentuk seperti cawan dan sangat besar! Walau pun gue nggak bawa baju ganti, gue memutuskan untuk memikirkan hal itu nanti. Gue harus mencobanya. Gue harus berenang di antara kepakan terumbu yang melebar, bersama ikan ikan. Beberapa ikan bahkan memutari kaki gue. Gue lalu menjatuhkan badan ke belakang dan membuang tangan di masing masing sisi tubuh. Tak peduli mentari ganas menyiksa wajah. Tubuh gue bergoyang mengikuti gundukan tenang para ombak. Gue buka tangan dan kaki gue dan membentuk huruf T yang kakinya bercabang. Gue ambil nafas dalam dalam dan hembuskan pelan pelan. Gue seakan tidur terlentang berselimut air. Sekarang....akhirnya gue bisa....mengambang di lautan!!! Sensasinya......beuh.....even I can’t describe it through words. I’m speechless!!

 Dan sekarang saatnya mengucap salam pada para terumbu karang. Setelah mengambil nafas gue mulai menjatuhkan badan gue ke depan, dan mensejajarkan pundak dengan permukaan. Kini gue menyatu dengan gelombang!!! Sekarang...akhirnya gue bisa...berenang di lautaaann!!! OH MY GOOOD!!

Tapi, saat gue membuka mata di dalam, pemandangan ngeblurr. Ternyata gue lupa sesuatu.

“KALO NGGAK PAKE KACAMATA RENANG YA KARANGNYA NGGAK KELIATAAANNN!!! GUE KAN NGGAK BAWA!! APA YANG HARUS HAMBA LAKUKAN YA,ALLOOOH....”

Gue sedang akan sedih dan rapuh saat gue melihat seorang mas mas di kejauhan sedang berjalan menuju ke tengah sembari membawa..........kacamata renang!!!

“Siapakah dia?? Apakah ini jalan dari Alloh untuk hamba?? Apakah gue akan seperti kisah FTV di SCTV??” Gue tersenyum penuh harap.

----

Wednesday, 12 August 2015

"MANDA, JANGAN BUNUH DIRI!!" - Pantai Seger, Lombok Tengah

Wednesday, August 12, 2015 8 Comments


Walaupun hari ini gue dan Uma katam mengunjungi 3 pantai, yaitu pantai cantik berpasir putih - Selong Belanak,  pantai indah berpasir merica-Kuta dan pantai terkepung bukit – Tanjung Ann, gue dan Uma ternyata belum puas. Sebenarnya hari itu gue pingin ngajak Uma balikan lagi ke Pantai Kuta karena gue belum bisa move on darinya. Tapi, Uma bilang

“Kita harus ke satu pantai lagi, Seph...Ini pantainya seru. Kita nanti ketemyu dulu sama Putri Mandalika. DIA BUNUH DIRI SEPH!!”

“WHAAAAATTTTTTT????!!!!” Gue terperanjat.

“Ya udah, kita samperin aja, Seph!” dari bukit Meresek kita buru buru turun dan langsung ngacir ke pantai dimana putri Manda berada. Pantai Seger nggak jau kok dari Tanjung Ann. Malahan sebenarnya pantai Seger itu lebih deket dari Kuta, tetapi sebelumnya kita memutuskan untuk jalan lurus dulu dan menemui tanjung Ann sebelum belok ke kanan dan mengunjungi putri Manda di Pantai Seger.

Pantai Seger ini terletak di kecamatan Pujut, Lombok Tengah dan bersisian dengan pantai Kuta.

“Masalah cinta ya, Seph?” Gue penasaran.

“Perhaps.”

Pantai Seger ini sangat luas dan dibagi menjadi beberapa bagian. Ada pantainya,

Gue liat pantai ini sambil makan pop mie.
Pantai Seger yang luas dan indaaaaah!! Ada patung, pohon tengah laut dan juga jembatan.

Monday, 10 August 2015

Mengintip Bentangan Laut dari Pucuk Bukit Meresek, Tanjung Ann - Lombok Tengah

Monday, August 10, 2015 13 Comments
 

“Wushhh...Wushh....”

Genangan air tenang penuh semburat biru tua dan biru muda terpampang nyata di pucuk retina. Barisan bukit bukit yang kakinya penuh dengan pohon kelapa saling menyundul di batas pandang. Mereka mengepung pantai!! Laut yang tenang bak pangeran yang mengecup mesra daratan, menyisakan lapisan putih bergulungan syahdu bertemu miliaran buliran pasir yang tersapu lalu berhamburan ke tepi, tergulung lalu terbawa lagi, pergi dan kembali, terus dan terus...

Berdiri di tepi tebing sebuah bukit yang menjulang panjang, aku bergumam..

“Itu pasir apa perasaan cinta?”

“Uhuk.” Uma sudah berdiri di samping.

“Buset!” Aku kaget.

Aku melayangkan pandangan ke segala penjuru arah mata angin. Kini, berdiri memandang hamparan laut bukanlah sebuah mimpi. Jauh di ambang pandang, kapal kapal nelayan bergoyang pelan di tengah lautan.

“We are like those boats, aren’t we?” Aku menunjuk ke satu kapal yang pelan tapi pasti mengarungi laut.

“Why so?” Uma penasaran.

“We are those boats and sea is our world. We are passing through the sea.”

“For what?”

“To search..search fish, coral, and anemone. Then at the end we reach the land. At the end, the land is the only destination. You know? Life is searching...search and get, search another one and get another one..but at the end there will be one destination we’re looking for. Then we stop searching.”

“Galau ki bocah..” Uma gagal faham.

Ah, memang benar kata pepatah. Dari mengarungi sebuah perjalanan, seorang manusia bisa lebih mampu memaknai hidup, betapa alam dan hidup berjalan bak cermin yang saling berhadapan. Dari alam kita belajar tentang kehidupan.

Pelajaran hidup nomor 65 :

“And then I realized adventures are the best way to learn.” –unknown-
---

Thursday, 6 August 2015

BERSUA KUTA NAN SUPER JELITA!! (Kuta Beach, Central Lombok)

Thursday, August 06, 2015 13 Comments



“Subhanalloh...”

Para ombak berhamburan ke pelukan bebatuan yang menyebar dan berpecah. Kricik cik cik...Para ombak tak berhenti menggoyangkan permukaan mengikuti irama alam. Air beriak tanda tak dalam, karena karang tertembus sinar mentari yang bersinar terang. Lihat!! Ikan dan karang bahkan bisa dilihat oleh mata telanjang karena air sebening kristal. Gradasi warna laut di pelupuk mata menambah kecantikan yang menembus titik maha. Maha cantik! Air, karang, ikan dan langit seakan mengumpulkan segala kekuatan dan menyuguhkan pesona khas Indonesia.

Berdiri di tepi pecahan karang yang berserakan acak, seolah ku berkata,

“Ini karang apa hati?”

Tapi, ini tidak boleh terjadi. Lupakan soal kepingan hati yang tertimpuk karangan hidup karena tujuan utama bertatap muka dengan tarian air biru bergradasi atau bersua dengan hembusan angin surgawi adalah demi menikmati hidup.

Maka, di sinilah aku. Menelan bulat bulat gulungan ombak di pelukan karang lewat retina untuk dibawa pulang. Membuka lengan lebar lebar dan mengisap aroma laut lekat lekat untuk bekal berperang. Mendengarkan irama desir ombak berteman angin yang sarat kedamaian. Bersama dengan alunan irama ombak, dekapan angin lembut dan cermin kecantikan Tuhan, hatiku terasa........tenang.

Dimanakah kita berada??



PANTAI KUTA LOMBOK TENGAH, CUYYYY!!!