Tuesday, 11 November 2014

Tik bersambung Tok

sumber

Tik bersambung tok, tok menuju tik
Berputar pada detik yang sama, terus melangkahi masa
Senin berangsur Selasa, Sabtu berujung Minggu
Bergerak dari hulu ke hilir, kembali hulu lalu mencapai hilir
Sampai terkilir

Menatap atap yang sama, menginjak tanah yang serupa
Memutari poros yang sama, menjaring asa yang senada
Ku terjebak masa

Ku ingin menyeberang samudera,
Mencari ikan cupang di pulang seberang
Berlari bersama anak pesisir di bibir lautan
Menjaring udara beralaskan pasir beratapkan awan berarakan

Ku ingin berlari lebih jauh
Mengayuh seribu langkah, menukik dan bergulung
Ku ingin menyelami dasar lautan
Menari bersama ombak beralaskan karang 
Timbul tenggelam

Menyeruput pagi bersama udara pekat,
Ku mulai jengah
Di sini, air mulai surut
Bara mulai padam
Di sini ku kehilangan kata 'cari'



12 comments:

  1. Kepengen jago buat puisi jugaaaaaa :'(

    ReplyDelete
  2. Carilah dia walau ke dunia yang hampa. Lalu, bawa pulang sebelum senja. Ceritanya gue sok-sok an bikin puisi juga. Bahahahhaa. Puisi yang bagus bro!!

    ReplyDelete
  3. Di luar ku kehilangan rasa
    menerpakan rerimbun luka yang telah hilang bersama rezim masa
    menyerpih nanah dalam buih kecewa
    jenuh menunggu bahagia



    ^__^V

    ReplyDelete
  4. Jika kehilangan "cari" Maka lenyapkan rasa yang pernah bertandang, biarkan dirimu berucap lirih tapi pasti.

    "Semoga nyambung." :)

    ReplyDelete
  5. mencoba memberi komentar, semoga nyambung ya kak.
    rada hilang fokus pas ditengah-tengah.
    ini kakak lagi bosen karena sesuatu yang dulu ada kini telah pergikah?

    ReplyDelete
  6. yaaaaaaaaaahhh, semuanya tidak dalam satu pengertiaaan..huehehehe..

    ReplyDelete
  7. Gue gak mudeng kalau disuruh baca puisi, bikin mata jadi @.@ aja. Berasa baca rumus fisika deh kayanya hehehe

    ReplyDelete
  8. Nnggggg.. kayaknya aku sama dokter gak boleh mikir terlalu berat dulu deh kak meu, jadinya aku gak punya ide tentang apa puisi di atas.. have no idea ^^ muehehe, maapin yak kak, tapi bagus kok...kayaknya

    ReplyDelete
  9. puisinya keren, , cuman aku kurang ngerti, , hehe, , maaf kak, , :D

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...