Tuesday, 21 January 2014

Day 21 : CINTA

Nah finally udah hari ke 21 sodara sodara!! Dan gue masih bertahan di challenge ini dan harus inyaAlloh sampe terakhir!!!

Dan di hari ke 21 ini gue harus menjawab pertanyaan pertanyaan yang dilontarkan oleh sobat blogger gue semuanya kemarin waktu pengambilan voting. Dan kali ini gue akan memilih 5 pertanyaan yang gue anggap menarik untuk dijawab. And...n here we are! Eits, tapi ini adalah segepok jawaban yang gue liat dari sudut pandang seorang Meykke alias gue dengan beberapa pengalaman gue. Hehe..love is something subjective, right? :D


1. Cinta itu berasal dari mana?



Well, banyak pintu menuju hati. Bisa dari mata, ato telinga...ato kedua duanya. Banyak orng bilang, jatuh cintanya laki laki ditentukan oleh matanya, apa yang dia lihat. Sedangkan perempuan, ditentukan oleh telinganya alias apa yang dia dengar... makanya muncul 'bapak kamu petugas PLN ya? Kok tau? Iya karena kamu telah menyetrum hatiku..' besoknya nikaaah.....lalu juga cowok yang pasti bilang "duh bohay gilaaak...suiwiiiit gelis pisan teteh..godain kita dong..icikiwirrrrr petok petok!"

Tapi kalo gue sendiri, emang lebih kepada apa yang diucapkan sih..apa yang keluar dri mulutnya...soalnya gue pikir perkataan adalah cerminan hati. Asik banget nih. Orang yang kasar akan berkata kasar dan sebaliknya. Mungkin seperti wanita lainnya, gue lebih bisa terbuai oleh kata kata.... memabukkan, cuy!! Haha...


2. Apa benar cinta harus memiliki?

 Teori yang gue pegang soal ini adalah BENAR. CINTA HARUS MEMILIKI. Gue nggak percaya dengan perkataan ' gue bahagia asal lo bahagia walo bersama dia', padahal abis itu mandi di pancuran megap megap bergelimang air mata. Gue belum pernah bilang begitu dan berfikiran serupa. Gue pikir kalo kita cinta ya miliki, dan kalo tidak bisa dimiliki jangan dicintai. Sekali lagi, itu teori yang gue pegang teguh.

Dan memang teori terkadang antonimnya practical. Prakteknya, melihat ke belakang, gue pernah suka seseorang yang ibarat benda tata surya, dia bintang di langit, dan gue tak lebih dari butiran debu. Gue gapai gapai, tangan gue nggak sampai dan langkah gue gontai...gue tahu betul kalo selebar apapun jangkauan tangan gue, niscaya mustahil meraih bintang di langit. Tapi apa? Gue masih terbelenggu cinta yang hanya bertepuk sebilah tangan saja. Karena faktanya, cinta bukan VCD PLAYER yang akan berhenti saat kita menekan tombol pause, lalu sekejab mati begitu kita memencet tombol off dan kmbali berputar saat play ada di ujung jari telunjuk. Love is something we cannot set up or force. Ya gitu deh. Ada tapinya...lalu gue tersadar kalo tak pedulu betapa besar cinta gue kepadanya, gue hanya akan semakin tersungkur. Lalu gue sadar kalo gue jauh lebih cinta diri gue sendiri. Dan gue yakin gue akan mendapatkan orang yang bisa menciptakan bunyi 'plak' saat gue menyodorkan sebilah tangan gue lalu sebilah hati gue. Dan saat itu, orang itu hadir dan belenggu cinta kepada bintabg gue menemui episode pamungkas.

Cintalah orang yang mencintaimu maka kamu pasti memiliki orang yang kamu cintai. Asek banget nih.

3. Menjadi cinta bertepuk sebelah tangan atau diselingkuhi?

Gue jelas pilih cinta bertepuk sebelah tangan. Kenapa? Saat cibta bertepuk sebelah tangan gue tidak perlu memgakhiri apa apa toh gue juga tidak memulai apa apa. Tapi, kalo diselingkuhi, salah satu pilihannya adalah mengakhiri sesuatu dengan akhir yang kelabu, akan dengan tangisan perih yang menderu deru. Mungkin saat mmbaca begini, kalimat seperti itu terbaca berlebihan, tapi kalo udah ngerasain sendiri, widiiiih nangis noh sambil mandi di bawah pancuran. Diselingkuhi itu seperti mengoyak oyak sweater rajutan yang udah kita jalin tuh benang rajut sebatang demi sebatang, udah pilih warnanya biar apik, lalu udah mulai memilih seuntai demi seuntai dengan terus menatap hasil yang diinginkan, mau jadi syal ato sweater ato kupluk. Begitu nyata hasil dan tujuannya dan tiba tiba ada anjing datang lalu dengan sadisnya mengoyak oyak tuh lembaran dan mau ditambal kek apa juga sudah bukan rajutan, sudah tak bisa seperti semula. Bahkan berhubung udah sobek, buang aja udah. Besok beli lagi benang rajut dan jarus rajut terbagus. Intinya, diselingkuhi itu........pedih tertatih tatih!


4. Bagaimana mempertahankan cinta pada suatu hubungan?

Sebenarnya gue nggak layak menjawab pertanyaan ini. Ibarat kata gue SPG dengan wajah bertahtakan jerawat sebesar biji jagung jualan Ponds Anti Agne. Iye, gitu.

Ditilik ke belakang, hubungan gue karam bin kandas. Dia sudah landas sebelum sampai di garis finish. Kita sudah melambai ke arah kamera seraya berkata,

"The end... no more."
Tapi, justru berkaca dari situ, gue bisa melahirkan tips membina cinta dalam suatu hubungan versi gue. Hahaha...

Yaitu : saling menghargai dan menghormati, ingin selalu saling mmbahagiakan tanpa menghitung timbal balik, saling percaya dan setia, dan saling memberikan hal baru untuk bisa merefresh hubungan. Gue pikir ada satu kendala saat hubungan semakin menua. Yang pertama, bosan lalu beralih menjadi jenuh dan kejenuhan ini memicu pertengkaran karena menjadi semakin tidak perhatian dan acuh tak acuh lalu pertengkaran semakin sering diadakan dan rasa cinta yang dulu meletup letup semakin terbiaskan. Nah kalo sudah menginjak fase jenuh kronis, salah satu ato keduanya akab mencari seseorang lain dan kalau sedang tidak beruntung maka si pacar mendapatkan sosok lain yang terlihat lebih cekatan mencuri hati dan akhirnya......
"Aku belum siap ke depannya...aku ragu...aku pingin putus"

Dan bila si pacar sudah bersiap siap pindahan, maka dia akan menyelipkan untaian kata syahdu :

"Jangan tunggu aku" yang bila dimaknai lebih dalam akan serupa, jangan ngarep gue yak, gue udah pindahan... i don't want u anymore...dont ever hope me to come back

Nah, jadi saat pacaran, bekali diri masing masing dengan sikap saling menghargai, saling ingin membahagiakan dan saling memberi arti satu sama lain. Semakin lama usia pacaran maka akan semakin dihadapkan pada dua pilihan. Semakin mengakar kuat atau layu disusul tumbang. Ya gitu....

5. Kenapa kebanyakan orang setelah pacaran selalu musuhan malah kadang pura pura nggak kenal? Kamu klo dalam posisi serupa gimana???

Mungkin setiap orang punya alasan sendiri sendiri. Ada yang masih berteman, ada yang langsung jauh dan ada yang memusuhi. Terkadang juga tergantung kasus cintanya. Gue lihat kalau kasusnya "ayam tetangga lebih semok dari ayam sendiri' lalu dia berhasil nyuri tuh ayam eh ayam sendiri mergokin, ujungnya kan berakhir dengan sumpah serapah serupa "jahanam, pergilah kau...pergi dari hidupku.." lalu menyanyikan lagu Sherina. Dan bisa ditebak, dia akan benci tu orang yang dulu dicintainya setengah mati sampai sekarang rasanya mau mati beneran.

Tapi, gue pribadi...sebagai orang yang pernah mencoba menggayung bersama dengan harapan semoga berjodoh, tapi kemudian karam, terlepas dari alasan di baliknya, gue nggak ada niat atau bahkan pikiran untuk memusuhinya. Gue fikir membenci orang yang dulu kite sayang sayang itu malah menambah penderitaan. Nanti belum hilang rasa sayang lalu dimasuki rasa benci mereka malah konflik di dalam hati. Komplikasi bisa bisa. Makanya gue sering lit Golden Ways. Kata pak Mario Teguh, berdamailah dengan masa lalumu, maka kamu akan bisa menjemput masa depanmu yang lebih cerah dan lebih baik dan juga lebih pantas....berkaca dari kata kata itu, ah, memusuhi itu tidak ada gunanya. Banyak hal yang harus kita lakukan selain memusuhi. Itu racun. Dan gue sejengkal pun nggak ada rasa benci. Gue menghormati dia sebagai seorang dia yang pernah memberi warna hidup gue di usia belia, mengajarkan gue arti cinta, menorehkan banyak kenangan indah di masa lalu juga banyak pelajaran di antaranya. Kalau dulu aja disayang sayang sekarang dicibir cibir dan dibenci benci itu kasihan. Kasihan hati kita sendiri. Jadi, di kacamata gue, hormati teman indah masa lalu kita seperti kita mnghormati keberadaan dia di masa lalu...

Kata orang bijak, kita tidak mungkin melupakan kenangan dan masa lalu. Melupakan teman indah masa lalu sama halnya dengan merindukan sosok baru yang belum pernah bertemu. Mustahil. Tapi, tunggulah sampai masa yang terkenang olehmu tidak lagi membawa duri di hatimu, tidak lagi menyakitimu. Asik.
posted from Bloggeroid

11 comments:

  1. Seharusnya gue gak pernah baca postingan lu dari dasbor kak . ngenes banget penutupnya hahahahah -___-

    ReplyDelete
  2. Semuanya bener-bener ngena. Dan yang paling penting nyataati ada diantara tersebut yang pernah ngalamin. Tapi yang saya paling suka, dibagian teori cinta itu harus memiliki, kalo gak memiliki berarti bukan cinta, tapi orang yang gak punya.

    Setuju sama gita, ending menohok banget. Gak sopan!!

    ReplyDelete
  3. Gue mau ngomen pertanyaan no 5. Secara pribadi gue sih agak susah buat merubah status mantan menjadi teman. Agak susah loh ya, bukan nggak bisa. Soalnya kadang kita memang pengen baikan sama mantan dan jadi temenan, tapi ada aja penghalang. Baru putus 2 jam dia udah jadian lah, ditinggal move on duluan lah, dll. Ya pokoknya susah lah...kecuali udah sama2 move on. Dan move on itu butuh waktu yang lama, men!

    Nice post. enak dibaca terus banyak kalimat2 yang menarik :)

    ReplyDelete
  4. Asiikk bahasannya cinta nih kak mey.

    Aku banyak setujunya sama kamu kak. Cinta yang mula-mula tumbuh dari ucapan, dan cinta harus memiliki, itu juga setuju. Wah tips mempertahankan hubungannya dicoba ya kak, semoga berhasil sampai finish amiin :)

    Semoga cepet dapet temen hidup baru yang lebih baik ya kak mey;)

    ReplyDelete
  5. Semua yang dipilih itu all about love ato emang pada nanyain tentang cinta sih?
    gak ada yang nanya gimana biar bisa jadi penulis sekeren kak Mey ini yaaa? :/

    Jawabannya bener-bener pas di hati.
    Iya sih itu menurut kak Mey, tapi enak banget di resapin.
    Jadi ngerasa bilang "Oh iya ya" gitu

    ReplyDelete
  6. emang banyak yang bilang aku ingin liat dia bahagia walaupun bersama yang lain....itu mah bikin nyesek. tak segampang itu merelakan orang yang dikasihi.
    yang no 5. saya setuju sama mbak Mey, mengapa membenci orang yang pernah kita sayang hanya krena kita sudah tak ada punya hubungan lagi? alias putus. Walaupun ada yang bilang benci dan cinta itu beda tipis. tapi, tak berarti harus berubah jadi saling benci, seolah tak kenal. membenci hanya menyakiti diri sendiri, jadi jika kamu menyayangi dirimu jauhilah penyakit hati. ^_^ membenci hanya bikin badan jadi kurus kering, hidup selalu resah, tak ada ketenangan.

    ReplyDelete
  7. Cinta tak harus memiliki? Kata2 itu biasanya penghiburan bagi mereka yg gagal mendapatkan cinta.
    Hehehe.

    Klo udah putus milih menjauh/kayak gak kenal? Kalo gw alasannya karena mantan gw berkali2 ingkar, gak bisa setia, gak komit ma janji. So setelah gw move on, males amat lah kontak dgn dia ataupun bls sapaannya. Hahaha ilfeel aja gitu.

    Memilih cinta bertepuk sbelah tangan atau diselingkuhi? Gak dua duanya. Deh. Tapi lebih nyakitin diselingkuhin huahahahaha.

    ReplyDelete
  8. cintailah orang yang mencintaimu. Maka kamu kan bahagia dan senang gumirah..
    menurut Meyke, yang mahasiswa cumlaude. Godaan cowok mesti datang kan waktu masih di kuliah dulu.. bagaimana agar kebutuhan cinta terpenuhi, belajar maju ke depan maknyus dan dosa tak datang menghampiri? Jangan jawab *langsung nikah aja..
    yehahahaha

    ReplyDelete
  9. sebenarnya bertepuk sebelaj juga udah memulai Mey..
    elo mulai mencintai seseorang sampai akhirnya memilih berhenti emncintai karena bertepuk sebelah tangan, bahasa gaulnya move on ke lain hati..

    gue salut nih, masih aja bertahan ikut kompetisi ini, sampai ke 30 :D
    yang ke 21 ini gaul banget deh!

    ReplyDelete
  10. 1. cinta datang dari ucapan manis sesorang, ceileeeeh setelah itu ditunjukkan lewat perbuatan (itu versiku)
    2. cinta memang harus memiliki, gak mungkin banget kita bisa hidup tanpa org yg bener2 kita sayangi
    3. Lebih baik bertepuk sebelah tangan , soalnya kalo diselingkuhi udah jelas2 tuh cowok gak bener
    5. untuk menjaga hubungan itu perlu komitmen
    yaaa begitulah
    6. aku emang suka musuhan sama mantan wkwkwkwkw

    ReplyDelete
  11. huh...... cinta itu berasal dari badan seksi hahahhaha :D


    kalau masalah diselingkuhi mending gue yang selingkuh mey... toh daripada sakit hati nya keduluhan hahahahaha.

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...