Tuesday, 14 January 2014

Day 14 : 32 Tahun.... Aamiin!

Alhamdulillah, akhirnya gue bisa menginjak hari ke 14 walau sedikit tertatih tatih, dan setelah gue itungin, kalau deadline tanggal 30 januari, sekarang gue berpijak di angka 14 dan sekarang tanggal 14 alias masih ada 26 themes lagi dan tanggalan juga berjumlah sama, itu akhirnya gue harus posting satu hari satu theme. Oh meeeeen!! But, let’s see. Gue akan menyelesaikan apa yang gue mulai. Gue pasti bisa! 

  *pegangujungjilbab *diiketindikepala *bilangfighting 

“Apa jadinya gue di....10....tahun mendatang??”



Kalau dihadapkan pada pertanyaan di atas, pikiran gue serentak loncat meloncat ke mana mana. Tipe pemimpi kayak gue jelas punya segudang angan angan. Dan jelas challenge milik bang Claude ini menuntaskan dahaga gue untuk mencurahkan mimpi gue selagi mimpi nggak bayar.

Dan kalau ngomongin soal mimpi, gue berpegang teguh pada bermimpilah setinggi langit. Oke, gue akan bermimpi seolah olah kayuhan tangan gue bisa menggapai atap dunia dan genggaman tangan gue bisa memetik bintang.

Gue sekarang 22 tahun, dan 10 tahun mendatang insyaAlloh Alloh ngasih gue 32 tahun masih. Aamiin ya robbal alamien.

Dan di usia 32 tahun, gue :

1. Menikah


Karena gue menikah di pertengahan 25, pernikahan gue memasuki usia ke tujuh dan gue dikaruniai minimal 3 anak. Anak pertama gue cowok, lalu cewek dan anak terakhir gue cowok lagi. Anak yang cewek bernama Keia, dan kedua anak cowok gue masih rahasia Illahi. Dari dulu gue punya obsesi untuk bisa ngasih nama Keia. Sewaktu adik gue akan lahir, gue memohon Ibu gue untuk menyematkan nama Keia, dan Ibu gue tidak mengabulkannya dengan alasan alibi gue kurang kuat. Ya udah, nama anak gue aja. Pernikahan gue semakin bahagia dan gue menua dan berkembang bersama dalam kehangatan hati dan dengan orang yang dirahmati. Aamin ya robbal alamien..

2. Gelar M.Pd

Akhirnya di umur gue 27 tahun gue bisa mengantongi gelar M.pd setelah menempuh kuliah S2 selama 2 tahun dan gue bisa lulus tepat waktu dan cumlaude.

3. Menjadi dosen

Di usia gue yang ke 32, akhirnya gue bisa menghidupi mimpi gue untuk bisa menjadi dosen di salah satu universitas. S2 bisa mengantarkan gue untuk bisa menduduki amanah itu dan pastinya sebagai Ibu dan istri gue harus bisa mengatur waktu.

4. Menulis buku dan diterbitkan oleh penerbit mayor

Nah, kalau sebelum umur itu gue hanya mampu menebengkan nama Meykke Santoso sebagai salah satu kontributor di buku kumpulan cerpen atau antologi, di umur 32 tahun itu gue sudah mampu menerbitkan buku dengan Meykke Santoso bertengger di sampulnya. Bisa buku komedi, buku motivasi, atau novel romance. Salah satunya atau di antaranya.

5. Be real traveller

Nah, dimulai dari umur 22 tahun ini, gue menekatkan diri untuk bisa melalang buana seluas mata melayangkan pandang. Gue bisa ke tempat tempat baru dan mencicipi pengalaman menakjubkan di banyak tempat indah ciptaan Alloh. Gue juga ternyata menikah dengan orang yang menggenggam misi senada, dan jadilah kita travelling bersama sambil berpegangan tangan. Tak hanya dalam negeri, sebelum atau saat usia 32 tahun kita juga bisa mengepakkan sayap lewat AirAsia atau Garuda untuk merasakan es puter yang es nya diambil dari atap rumah dan dimana mana atau berdendang lagu Kuch Kuch Hotahai dilanjutkan Kabhi Kushi Kabhi Gham di pelataran Taj Mahal sambil berbalut kain sharee. Who knows? Alloh is beyond everything.

6. Menjadi Pengajar Sukarela dan salah satu donatur tetap sekolah

Bersama suami, di umur itu kami sudah sanggup memberikan manfaat untuk sesama. Kita menjadi donatur tetap sebuah lembaga pendidikan dan juga salah satu pengajar sukarelanya. Gue tak jarang mengajar di kolong jembatan atau bahkan di daerah terpencil. Bersama suami, kita gotong royong untuk bisa mengamalkan

“Sesungguhnya sebaik baiknya manusia adalah manusia yang bisa bermanfaat untuk sesama”

That’s it. Ini adalah angan angan gue yang bila Alloh bilang kun fayakun maka akan menjadi nyata di sepanjang 10 tahun mendatang. Gue tidak ingin hidup yang bergelimpangan dengan harta memuncah muncah. Toh terkadang harta memporak porandakan. Keinginan gue di masa depan simple.

Bisa belajar lagi, menemukan pendamping yang dirahmati, menghasilkan anak anak penuh berkah, menjalani hidup yang saling menguatkan, dan bisa menjadi manfaat untuk sesamanya.


Alloh Maha Mendengarkan do’a hamba hamba-Nya...

11 comments:

  1. wihh,.... impiannya, mey. kurang bnyak nih. ahahah

    nikah, gue juga pgen kyak gitu. tapi msih lma bnget. kliah aja blom, smpet''nya gue mkir kliah _ _"

    udah jdi dosen, bis itu jdi pengajar lain juga. wah... kern'', mey.
    smua impiannya ga mustahil buat d wjudkan kok. semngat trus, mey. kerja keras ga akan mengkhianatin mimpi yg kita buat kok.

    gue juga pgen bnget nerbitin bukuuuu.... sling berjuang dan sling mendoakan yaak.

    bner bnget, sbaik''nya manusia adalah yg bermanfaat buat org lain. smoga kta smua trmasuk dlam khoiru nas itu yak, mey. heheh

    klo jdi traveller, lo hrus pergi ke pulau smpu. biar tau rasanya d ph-in sma hutan. ahahha

    ReplyDelete
  2. Amazing. Salut banget sudah menceritakan Planing hidup kedepannya. Ini patut di contoh buat para pembaca.
    Ada yang sama kayak punya ku yang saya tulis dibuku planing ku.
    No. 1 sama, No. 2 Juga sama, dan No. 3 Impianku, Tapi gelar ku MT (Magister Teknik). hehe
    No selanjutnya beda. haha

    ReplyDelete
  3. macem-macem ya mimpi lo.... unik, sih kalo ada dosen tamatan S2 bikin buku komedi. hahaha
    terus kalau nanti semuanya terkabul, jangan lupa tuh anak-anaknya diurusin, jangan ditinggal jalan-jalan. masa cuma dilahirin, terus udah gitu aja..hahaha. Keep Moving forward Meyke.....

    ReplyDelete
  4. aamiin mbak, semoga terkabul semuanya ^^

    saya juga pengen jadi dosen :3 hihi

    ReplyDelete
  5. amin kak mey :3
    btw aku juga pengen tuh yg nomer 5 Be real traveller haha

    ReplyDelete
  6. semoga doaku dan doamu serta da kita semua didengar oleh Allah SWT amin
    wuiddiiih kamu ingin punya 3 anak Meyk? wah ga ikut prgram KB donk? awas lhoo dimarahi pemerintah ntar hehe
    eh pgn jadi S2 dan dosen juga? sama
    trs yg lainnya mimpi kita di usia 32 sama Meyk... duhhh
    tapi smg sblm tahun 32 udah tercapai smua yaa amin

    ReplyDelete
  7. Selama ini gue manggilnya kak mey, dan ternyata umur kita sama -____-" eh tapi gak apa2 deng... Anggap aja umurku 17 tahun. :3

    Kalo dpt anak cowo kasih nama Erick aja kak, soalnya nama itu kereen dr jaman 80an. Jadi dosen trus nulis buku komedi -__- yg ada kak meyke harus nulis buku ttg "YKS pendidikan atau Pendangdutan" hahaha xD

    Jadi pengajar sukarelaaa... Itu impianku jugaaakk! Tp di daerahku sekolah mah gratis, tinggal si anak mau atau enggak. Pfft

    ReplyDelete
  8. Amin.......................
    Dan semoga menikahnya lebih awal, sebelum kepala 3 ya mbak meykke..
    semangat mbak, masih 24 theme lagi kan? ayo selesaikan dalam waktu 12 hari.. yoss amin
    Allah slalu memberkati.

    ReplyDelete
  9. Wah.. impian kita ada yang sama loh mbak, saya juga pengen itu nerbitin buku. syukur-syukur dalam jangka waktu yang dekat..

    Oiya, Jadi Dosen ya, bukannya itu sudah termasuk kegiatan yang bermanfaat untuk orang lain ya. Kalo menjadi pengajar sukarela itu bukannya malah mengganggu aktivitas yang lain.

    ReplyDelete
  10. aje gile, harapan ditahun mendatangnya keren2 banget mbak, sumpah gue jadi pengen.
    Lebih kurang gue juga berharasp sama kayak yg diatas (kalo bisa lebih malah)
    Oke, moga sama2 tercapai yah mbak :).

    ReplyDelete
  11. Subanhallah....
    Semoga keinginannya tercapai pada 10 tahun mendatang, kakak.
    Cailah, udah mikiran anak dapet berapa. Muahaha.
    Jangan lupa kak Mey, yang anak cowok tambahin pakai nama Rahmat. Kayak aku, yang mahkluk yang diberkahi Allah s.w.t. O:)

    Btw, itu yang nomor 5 kebanyakan nonton bollywood. Pasti! Ga boleh ngelak!

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...