Thursday, 26 December 2013

Day 9 : Dua Quotes Penunjuk Jalan!

Alhamdulillaaaaaah....

Berbekal kopi yang kepulnya berbilah bilah di udara sembari menyisipkan ujung kabel bersuara di pangkal telinga, akhirnya gue bisa nulis hari ke 9. Berasa lamaaaaa banget nih challenge nggak move on move on terpancal banyak hal. Behehehe.

Tepat di hari ke-9 ini, Claude meminta kita untuk nyebutin quote favorite.

Gue pribadi, hidup gue sangat terpengaruh oleh kedua quotes ini. Bisa gue bilang, quotes ini ibarat tonggak penyangga dikala gue mulai limbung, dan tongkat penunjuk jalan di saat gue tak lebih dari sekedar butiran debu yang terkadang suka kelimpungan mencari arah jalan pulang. Iye, gitu.

“SESUNGGUHNYA ALLAH TIDAK AKAN MENGUBAH NASIB SUATU KAUM KECUALI KAUM ITU SENDIRI YANG MENGUBAH APA APA YANG PADA DIRI MEREKA ” QS 13:11


Gue kenal quotes atau dalil ini saat gue masih menimang tas ransel dengan bawahan abu bertahtakan putih. Putih abu abu. Dan sejak itu, gue yakin seyakin yakinnya kalau takdir adalah sesuatu yang memang harus kita terima dan kita ikhlaskan, tetapi nasib adalah sesuatu yang harus kita perjuangkan. Sakit adalah nasib, dan mati adalah takdir. Nasib bisa diperjuangkan bagaimana pun caranya agar bisa sehat kembali, toh kalau pada akhirnya meninggal, itu memang sudah garis takdirnya. Yang terpenting, nasib sudah diperjuangkan, usaha sudah dilakukan dan biarkan Alloh mengurus soal hasilnya.

Miskin adalah nasib. Bodoh adalah nasib. Jelek adalah nasib. Tergantung para manusianya mau jadi miskin terus menerus atau berusaha untuk bisa sedikit demi sedikit menaikkan kualitas hidupnya. Bodoh memang nasib, dan tergantung manusianya untuk menekuri hidup dalam kebodohan atau bangun dari tidur dan belajar giat hingga akalnya diterangkan. Jelek adalah nasib. Tergantung para manusianya untuk terus update status, “Gue benci diri gue sendiri!”, “Damn! Takut sama cermin dan timbangan!!” sembari terus berkeluh kesah dengan jumlah dan ukuran jerawat atau bentuk apapun yang ada pada dirinya atau .................. menyingsingkan lengan lalu lari setiap pagi, pilates di ambang subuh atau memoles apa yang sekiranya bisa dipoles.

Bahkan, di injil, melalui lisan seorang teman gue sewaktu kuliah dulu,

“Tuhan akan menolong orang yang mau menolong dirinya sendiri.” Kurang lebihnya seperti itu.

Dan, “dream, believe it, make it happen”nya Agnez Mo yang kekar itu pun tak lepas dari usaha yang dilakukan oleh si pemimpinya itu sendiri untuk mewujudkannya.

Begitu kata para orang bijak bilang yang pernah gue rekam dan belajar untuk bisa gue amalkan. Itu adalah quotes nomor 1 di hidup gue. Gue percaya, setiap langkah kaki yang terseok seok, setiap butiran keringat yang mengucur, setiap usaha yang gue dayakan, semua pasti akan terbayar. Toh Alloh sendiri yang menjanjikan. God is good!

“Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang .baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik.” (Qs. An Nur:26)

Ini quotes favorite gue yang kedua. Gue kenal quotes ini juga sewaktu gue SMA. Begitu Alloh menjanjikan sedemikian rupa, gue, seperti halnya wanita wanita lain di semesta ini, termotivasi untuk bisa selalu menjadi wanita yang lebih baik dari segala sisi dari masa ke masa. Seperti halny cabe cabean juga yang pasti akan dipertemukan dengan terong terongan, gue yakin dan percaya wanita baik juga akan dipertemukan dengan pria yang juga baik.

Kata pak Mario Teguh, untuk mendapatkan Prince, kita harus menjadi Princess..Toh, hidup ini bukan sajian FTV di SCT* atau pun drama Korea yang romantisnya menganak pinak. Bukan...

Untuk mendapatkan pasangan yang layak, pun kita harus melayakkan diri kita. Untuk mendapatkan pasangan yang pantas, pun kita harus memantaskan diri kita sendiri.

Beliau menambahkan, jangan pernah menunggu orang untuk menerima kita apa adanya. Toh saat kita menyukai seseorang, itu karena dia ada apa apanya, ada ketulusannya, ada perhatiannya, ada kasih sayangnya. Dan bila kita hanya menunggu orang lain untuk bisa menerima kita apa adanya, pada akhirnya, di akhir ‘jaman’, ya udah lah, yang ada aja apa...daripada nggak. Begitu kata pak Mario Teguh...

Bukan kata gue. Jelas gue bukan siapa siapa, dibilang menjadi wanita baik juga kalau dinilai dari 1-10, gue masuk remidi atau nggak juga gue nggak tahu.


Begitulah, 2 quotes paling favorite dalam hidup gue. 

11 comments:

  1. Kak Meyke... aku juga sangat suka dengan ayat pertama yang kakak kutip..
    Dulu sampai pernah hafal ayatnya, tapi sekarang sussah diamalkan. Tapi, itu memang yang membangkitkanku ketika lagi drop, lagi terlalu terbuai dengan kegagalan. Ada lagi satu ayat yang menurutku sngat penting,..

    “boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu baik bagimu. Dan boleh jadi kau menyukai sesuatu padahal itu tidak baik bagimu”. Aku lupa ayatnya, tapi itu ada di dalam surat al-Baqarah..

    Sip.. terimakasih sudah share ilmunya ya...
    Memantaskan diri untukNya adalah diatas untuknya.

    ReplyDelete
  2. huaaa quote yang “SESUNGGUHNYA ALLAH TIDAK AKAN MENGUBAH NASIB SUATU KAUM KECUALI KAUM ITU SENDIRI YANG MENGUBAH APA APA YANG PADA DIRI MEREKA ”
    keren bangeet. udah sering denger sih. cuman memang bener, Allah nggak akan merubah kaum kecuali mereka yang rubahnya, pasti kalau udah berusaha kita akan diberi jalan oleh Nya :D

    ReplyDelete
  3. “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa yang ada pada diri mereka ” QS 13:11
    sangat memotivasi .
    kunjungan perdana kak , follow sukses :)

    ReplyDelete
  4. Quote yg pertama itu aku sering denger dari ibuk. Masa iya dulu waktu aku kecil kalo lagi bandel mesti dicekokin ayat itu sama ibuk-_-

    Terus yg kedua itu kenalnya pas smp kalo ga salah. Waktu itu aku makin minder, aku kira cowo jelek untuk cewek yg jelek juga. Ha ha..

    Nice post kak Mey. Challenge nya jgn sampe berhenti kalo belum tuntas!

    ReplyDelete
  5. cakep ka mey ! semua quote nya emang cocok banget buat bekal kehidupan, sikaaat..
    yang pertama itu.. bener2 me motivasi biar pada nyadar kalo pasrah aja emang engga cukup, okesip

    ReplyDelete
  6. jadi mikir keras, selama ini sudah menjadi wanita yang baik apa belum. tapi tetap berusaha menjadi wanita yang baik untuk suami. atau kita sama, kalau di nilai masih remidi.
    semoga bisa selalu belajar menjadi wanita yang baik.

    ReplyDelete
  7. Asli, ini tulisan gue suka banget lo, kak Me!!! Inspiratif banget. Hehehe. Suatu pencerahan aja, setelah membaca tulisan yang ini. Gue bisa banyak belajar dari quote-quote ini. Secara, gue hampir melupakannya. Er..... Maafkan, Mamat ya Allah! O:''')

    ReplyDelete
  8. ayat itu, ngena banget. berdoa itu harus, tapi tanpa berusaha juga hasilnya akan nihil. quote yg wanita yg baik akan mendapat laki laki yg baik juga bener bgt. dari perjalanan ku, banyak kasus yg memperlihatkan hal itu #tsaaah

    ReplyDelete
  9. gur udah sering denger quote ini, dan emang quotenya bagus :)

    ReplyDelete
  10. saya suka dengan ayat yang kedua.. Janji Allah itu pasti.. laki-laki yang baik untuk perempuan yang baikkk.. duuuhh saya tak merasa baik dengan diri saya kak... padahal saya ngarepnya bisa dapet laki2 yang baik jadi untuk saat inj saya masih belajar memantaskan diri menjadi baik.. :)

    ReplyDelete