Wednesday, 13 February 2013

A Day Out with Mashlahatul Umami


Assalamualaikum, para sahabaaaaaaaaaaat.....

Baik baik khan kabarnya? Iya dong khan? Iya pasti dong??

--------------------------------
JANUARY 8th 2013

After last week I met up with my beautiful bestfriend, Ellena Rosmayanti and we had such a gorgeous time although it was so short, yesterday I successfully met up with Mashlahatul Umami!!


Dan terakhir kita berempat bertemu itu tahun lalu. Berhubung kita semua berpencar dimana Cuma aku saja yang tidak bergerak kemana mana, jadilah kita semua susah bertemu dalam formasi lengkap. Dan ini cerita kita saat terakhir kita bertemu, setahun yang lalu.

Here is Pinqueenz Goes to Sam Poo Kong

Here is Pinqueenz Goes to Lawang Sewu
Cancik canciiiik J





Naaaah, here I’m gonna share about the experience I and Uma had in that day!

But, who is Uma?

Let me tell you for a while J




Name : Mashlahatul Umami
Born : January 23, 1992
Favorite place : Hutan
Hobby : Ke Hutan
Ciri ciri : badan proporsional, rok, baju longgar, jilbab syariat.
Masakan favorite : bukan masakan padang
Negara tujuan : Jepang


And we have been in friendship for 8 years. She was my chair-mate when we were in the third grade of junior high school, and we went in the same senior high school. I was even together with her father coming to some senior high schools to gain the information about registration stuff.

We were accepted in the same senior high school, and our friendship got much closer, even closer when finally we have been together with the other friends named Dany and Ellena, and we build such a group, Pinqueenz. And among other bestfriends I have, they are my bestfriends of my bestfriends. The best of the best.

And, what we were doing yesterday???????




-VISITED MY HOME-

She planned to reach my home by 10 o’clock and ended up leaving Jogja by 9.30 o’clock. -__________-
But then, since I got up at 9.30, I had time to take a bath and cooked for her.
Cook. Masak. Dan tahun ini, ini adalah masakku yang ketiga kali. Okelah deh, untuk hidup selama 21 tahun lebih 7 bulan, ini adalah masakku yang ketiga kali. It was embarassing, but fine rather than never try afterall. *ngeless

Dan, bukan oh bukan pacar atau gebetan, atau yang berhubungan dengan cinta yang mencicipi masakan pertamaku selain mie dan nasi goreng. Bukan lain bukan bukan, Uma is the first person out of my family who had that kind of rare opportunity. Dia adalah orang pertama yang merasakan masakan ku.



“Piye seph? Enak ra?”
“Yo, lumayan, asine ra merata.”


And I think, I have such ability to be a good cook. *sugesti

Although it was my first time to fry soy bean cake, it was delicious (for me). My mother said it was delicious. Hope my mother didn’t lie!

Dan exchange film seperti biasa pun dilakukan sebelum kita ke next destination.

Oh ya, Uma is soooooo perkasa!! Dia naik motor dari Jogja ke Ambarawa ( my house). And, we were straightaway heading to .........................................

-Mr Locus Family Karaoke, Salatiga-

After she had enought time to take a breath, we went to Salatiga, about 25 km away from my house. Still, she was the one who ride the motorcycle, and I just sat nicely behind.

Dan, setelah kita muter muter mencari misteri kehidupan tentang, dimanakah Lapangan Pancasila, Salatiga?  http://www.emocutez.com Dan bukannya aku nggak pernah ke sana, cuman setiap kesana kemarin dan dulu dulu, aku cukup duduk santai di belakang punggung orang, dan sampailah aku ke tempat tujuan. Dan bila disuruh berpikir lewat mana seharusnya, jelas aku lupa. Dan akhirnya kita menemukan Pancasila, yang disusul penemuan tempat Karaoke itu. Yak horeeeee!!!
http://www.emocutez.com http://www.emocutez.com
http://www.emocutez.com

Tempat Karaoke nggak bisa diasumsikan sebagai the place with negative image. Buktinya, 2 hijaber juga bertandang, siang siang, demi hasrat yang ingin dimuntahkan. Selain puncak gunung atau pinggir pantai, tempat karaoke adalah tempat yang tepat untuk melepaskan hasrat terpendam, yaitu....teriak teriak!!! Ini esensi dari berkaraoke menurut aku. Penting banget ini. Penting. http://www.emocutez.com Karena mengingat aku bersin aja fals bukan kepayang. Ah, jadi inget waktu ada sesosok makhluk Alloh yang waktu telpon, aku dinyanyiin terus dia minta aku nyanyi ganti, dan aku berasa mau bunuh diri. Karena apa? Sumpah, aku nggak bisa nyanyi di jalan yang benar, aku kemarin nggak nyanyi, cuman teriak teriak doang. Suerrr..

We were having such FUN time together. Since it rarely happens. We are all busy with all the work we have for the bright future. Still, we have to find out time to keep in touch and have spare time together. It was so lovely.


















47.800. Cengkring!! Hilang....http://www.emocutez.com

Kita pikir 20 ribu itu per jam yang artinya adalah 40 ribu karena kita mengambil waktu 2 jam. Itu saja rasanya hari kita belum plong bener karena belum puas teriak teriak.

But still, it is worth-paying. We got fun a lot! Yeahhh!!http://www.emocutez.com http://www.emocutez.com http://www.emocutez.com

Ah, jadi ingat waktu terakhir aku ke sini. Waktu itu aku bersama Keluarga8.
Here we were!!!

And, next destination is.....

-Grand New Pancasila-

Setelah sempat mampir mesjid sebentar, akhirnya kita ke Pancasila. Pancasila adalah semacam lapangan yang berlokasi di Salatiga, tempat dimana lapak lapak berjajar jajar dan menyuguhkan banyak makanan dan minuman. Yang terkenal dari sini adalah es buahnya. Dan saat musim durian begini, es buahnya ditambah durian dengan harga 2 kali lipat. Tapiii, karena duriannya enyak dan banyak, it is worth-paying. Ditambah lagi, sekarang lapak lapaknya diseragamkan sedemikian rupa oleh pemerintah daerah dan tempatnya menjadi lebih tertata dan indah.
Seperti ini.



And we ordered totally yummy ice-fruit. 10 ribu rupiah.






Uma ordered siomay as well.




Dan karena kita adalah manusia manusia tak punya urat malu soal foto memfoto, kita kalap foto foto juga di sana. Sehabis ini, kita pasti akan sulit bertemu, dan makanya ini penting banget ini. Penting. Banget. Foto foto. Penting banget dalam rangka tinggalkan jejak sebanyak banyak nya untuk dikenang di kemudian hari, di masa dimana kita sudah begitu jauh melangkah dan ingin sekali lagi ‘merasakan’ masa lalu yang penuh gairah. *asik

Masa muda, masa yang berapi api. Rhoma Irama berkumandang.

Dan, ini jejak jejak kita.









-On The Way Home-

Finally, because it has already evening and we had to pass through 25 km going back home, we had to hurry up!!!

Pulang. And for me, it was just so short!! Hehehe..



Dan kita pulang melalui rute yang berbeda dari yang kita tempuh sewaktu berangkat. Kita lewat jalan alternative Muncul. Dan pemandangannya subhanalloh bangeeet!! It was just the best choice to pass this road. The scenery was so gorgeous, passing through the wide rice-field under the gorgeous evening sky which was turning gold. God, nature is the best!!! 

Here we were!!







Dan miapah ciyusan banget karena kita punya idenya mau foto berlatar belakang pemandangan itu baru muncul setelah pemandangannya terlewati. Dan kita akhirnya masuk ke halaman mesjid dekat Lapangan Pangsar dan melakukan aksi seperti ini.


It is very last photos for yesterday.

Yeaaah, we went home after that.

Dan memang hang out bareng sahabat adalah hal wajib yang harus dilakukan di kala muda.

Dan mengantarkanku pada motto hidup yang selama ini aku junjung, dan ini berpangkal dari kata mantan dekan fakultasku sewaktu beliau berpidato menyambut mahasiswa baru hampir 4 tahun yang lalu.

“WORK HARD,PLAY HARD”

Tidak melulu kita berenak enakan hidup di dunia dolan all the time tetapi tidak ada effort untuk melakukan hal yang bisa memuluskan kita untuk menggenggam masa depan berpelangi, tetapi juga tidak terus menerus bekerja all the time dan terus memikirkan masa depan yang tanpa disadari kehilangan masa sekarang karena tidak ada waktu untuk menikmatinya.

Jadi, work hard, study hard, and play hard!

It is how life should work. The past, the present, the future all are worthy, as worthy as your life.

Dan kembali lagi kepada, masa muda adalah masa yang berapi api. Menggelegar, cetar membahana. Hingga pada akhirnya, saat masa muda telah usai, kita bisa tersenyum puas dan berkata,

“I have made my youth, son. It was incredible.”

Aduh, syahdu banget aku. Tapi bener banget, ini penting ini. Jejak jejak langkah ini memang harus diabadikan banget.

Kita tidak tahu ujung hidup kita ini kapan. Kita tidak tahu kapan halaman akan berlanjut dan kapan kita dihadapkan pada halaman paling akhir. Dan karenanya, collect the memories, make it long lasting, and we will leave the footprint in this messy world. Haha...

Wassalam
09.02.2013
12:35 PM  

2 comments:

  1. aaaaaakkkkkkk aku kucel gillaaaaakkkkk ...

    yok lagi kita jalan2 ..
    jogja yok jogjaaaa !!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. ah, kamu cantik cantik cantik dari hatimuuuuuuuuuuuuuuuuuu...haha

      ayo aku khan udah bilang kalo skripsi udah tinggal nunggu nilai, aku ke jogja dan kita ke pantaaaaiiiiiii..hahahaha

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...