Tuesday, 4 December 2012

8 JAM NON STOP!!!


Tes..gue..elo..tes..tes...
Cek..elo..gue..cek..end. http://www.emocutez.com


“Miss Meykke..Minggu ngajar ya miss..Bahasa Indonesia Miss anak anak SMP, soalnya Seninnya mereka test bahasa Indonesia..di sini sekarang Cuma Miss yang nekat sok bisa bahasa Indonesia..”

Merasa memang dibutuhkan, dan memang butuh duit juga ( hehe..), gue mengiyakan..

H-1

 “Miss..jadi jam 10-11 SMP kelas 3 ( 8 orang), 11-12 SMP kelas 3 ( 3 orang ), 12-14 SMP kelas 1 ( 6 orang), 14-15 SMP kelas 2 (5 orang), 15-16 SMP kelas 2 ( 12 orang), 16-17 SMP kelas 3 (2 orang), 17-18 SMP kelas 3 ( 7 orang)”  http://www.emocutez.com

Gue hampir pingsan mbacanya. Gue dieksploitasi !! dan gue berpedoman, since life is indeed hard, just work hard and everything would not be harder !! http://www.emocutez.com

Sabtu gue cari materi di Posnet. Gue lack of modem. Waktu kemarin gue depresi netbook A*io gue stroke separo, modem gue jual sekalian. Biar tamat sekalian. Oke sip! Ada soal soal MTS, SMP dan serupanya.. Gue save segala yang sekiranya bisa di save. Gue hijau soal bahasa Indonesia. Tentu saja gue ngetiknya
“Soal dan kunci jawaban UAS SMP kelas 7, 8, 9”  Tanpa kunci gue bak dilepasin di hutan Sumatra tanpa peta. 

Pulangnya, Gue malah jadi stress, gue facial dulu. Pulangnya, gue malah liat Drama Korea sama Breaking Dawn part 2 versi bajakan. Malamnya gue baru menyentuh soal soal itu. Soal kelas 3 tinggal diliat grammarnya dan ditebelin soalnya biar yang mbaca enak, plus delete kunci jawaban yang ada di tiap akhir soalnya. DONE!! 

Kelas 1, karena mereka minta 2 jam service, gue copi paste in buatin 40 soal plus pembahasan. Banyak yang perlu dibahas perihal kehidupan ini. Indeed!! Dan karena gue nggak bisa sembarang comot tanpa memperhitungkan materi yang sekiranya akan keluar saat test, gue juga harus menserasikan soal comotan dengan materi mereka. Bermodal LKS Simpati milik si Nicken, gue mengemudikan soal soal. 40 soal. 

Terakhir, kelas 2 SMP. Gue buka buka hasil menjaring di Posnet. Nggak ada. Adanya kelas 2 MTS semester 2. Niken harapan gue, dan ternyata LKS nya ilang. Gue galau segalau galaunya. Ini bukan lahan gue soalnya. Tanpa persiapan, gue sekarat. Tanpa persiapan, gue bak dilepas di Zimbabwe tanpa kamus bahasa Zimbab.http://www.emocutez.com

Malamnya, gue ke rumah Om, sepupu gue kelas 2 SMP. Sempurna. Gue ke sana,dan ternyata semuanya pergi menikmati hidup berhubung ternyata ini malam Minggu. Gue sampe lupa. Malam Minggu apalah artinya. Kalau bisa satu satunya hal yang pingin gue lakuin di malam minggu adalah tidur jam 7 malam sampai jam 7 pagi. Badan gue remuk, jangan tanya soal hati. http://www.emocutez.com

Gue tambah galau. Sampai gue nggak bisa tidur. Kalau bahasa Inggris sih mau grammar Present Tense, Past Tense, Tense apa gitu insyaAlloh gue bisa. Kalau Pergeseran Makna, Asosiasi, Generalisasi, Syair beserta pantun, Majas Alegori, sampai konflik batin sampai sosial, walau pun tiap hari gue mengalami konflik batin semi hati, tapi soal teori gue lupa. Itu masa lalu gue. 7 tahun lalu. Kenapa gue harus berkutat dengan masa lalu? 

Gue mengalami mental break-down. Gue nggak bisa tidur, ini asli. http://www.emocutez.com Gue udah tinggal dikit lagi berhasil, eh ada SMS. Beli pulsa. Gue bener bener nggak bisa tidur. Pikir gue, besok 8 jam ngelesi, de-la-pan jam. Kalau persiapan kurang, bisa bisa gue sengsara selama 8 jam. Gue bisa jadi guru LES yang GAGAL. Jam 2 gue bangun. Pikiran gue penuh, soal Bahasa Indonesia plus kunci jawaban kelas 2 SMP belum ada di tangan. Padahal besok ngelesin itu jam 10. Berangkat harus jam 8.30. Mandi sebagainya jam 7.30. dan gue belum bikin soal Bahasa Indonesia sebanyak 30 soal. Gue tidur, gue mimpi ngelesi Bahasa Indonesia, sampai pagi. 


DETIK DETIK MENJELANG ( 2.12.2012) http://www.emocutez.com 

05.30 gue beranjak dari tempat tidur. Ngantuk udah nggak kepikiran saking groginya. Gue sholat minta ampunan, dan bergegas lagi ke rumah sepupu pinjam LKS. Dia nggak punya LKS. Gue mau mati. Ternyata anaknya adiknya ibunya ayahku, punya. Dia pahlawan gue. Dengan memeluk LKS Simpati kelas 2 SMP, gue pulang ke rumah. Di depan laptop, gue curahkan segala upa daya usaha cinta dan air mata. Gue lihat materi mereka di daftar isi, dan gue pilah pilah dari seonggokan soal hasil jaringan bahasa Indonesia itu mana yang bisa dilibatkan. Bahasa Indonesia itu dipelajari berulang ulang. Segala fakta dan opini, gagasan utama, ringkasan dan simpulan baik tersirat atau pun tersurat, semuanya diulang ulang. 30 soal akhirnya tercipta. Bukan, bukan gue yang bikin, Cuma comot berdasar saja. Satu masalah terpecahkan. Buru buru mandi, minum kopi, berangkat !!!


Merasa butuh dukungan moral, gue SMSin temen deket gue.
“Alah Mey, tinggal dikasi soal soal banyak aja, bahasa Indonesia anak SMP kayak majas majas, pantun, gitu sih kecil lah Mey...” kata kata Dany merasuk.http://www.emocutez.com

“Wah nduuuk, hebaaat nduuk!!” Ellena’s words, it means a lot for me. Dan nganterin gue pada kesadaran bahwa

FRIENDS ARE PRECIOUS FOR ME!! TOTALLY PRECIOUS EVEN I CANNOT IMAGINE HOW MY LIFE WORKs WITHOUT THEIR PRESENCE!!
http://www.emocutez.com

Kalau soal teman kuliah, karena kita ketemu hampir tiap hari, kita emang nggak biasa SMSan, jadi waktu SMS buat temen yang semacam LDR sama gue. And my friends in colleague are so nice as well. Love them a lot! 

Dengan segepok dukungan, gue melangkahkan kaki.
Gue menjelajahi jalan, naik bukit turun lembah meniti jembatan. Sesampainya di Jalan Kemiri, gue terperanjat. Fotokopian tutup semua!! http://www.emocutez.comGue lupa lagi. Ini minggu. Orang orang sedang menikmati hidup mereka. Dan pencarian foto kopian pun dimulai.

PERBURUAN FOTOKOPIAN YANG GAGAL

“Masalah baru..” Gue mbatin. Sambil jalan menelusuri jalan Kemiri, gue berpikir bagaimana caranya dapetin fotokopian yang buka. Di Kemiri ada berbelas belas fotokopian,dan itu tutup semua. Dari Kemiri gue balik lagi ke kampus. POSNET buka selamanya. Gue print, dan mbaknya berkata..

“Di sebelah Pramuka ada kok mbak, jadi mbaknya turun di Pramuka, terus ke kiri, di sebelah toko mebel ada Canon fotokopi.”

Nah, gue merasa terselamatkan, dan dengan semangat memuncah muncah, gue ke sana. Dan...tutup. Gue galau. Kemana gue harus melangkah kalau begini? Ke kanan? Ke kiri?? Mau dibawa kemana hati kaki ini?

Halo...aku di pramuka ni yank, iya....iya....aku tungguin ya..maaciiiiih...”

Ceplak !!! http://www.emocutez.comGue tabok muka gue. Gue pasti mabok. Dalam segala ketidakberdayaan, gue bilang,

“Meykke, jangan berkhayal!!!!”

Dan setelah tanya mbak mbak, dia bilang ada lagi fotokopi di sebelah apotek di dekat lingkaran kolam depan Ramayana. Oke fine, gue jalan berbekal tawakal dan ikhtiar, mendekat pada Ramayana dan jalan setelahnya. Itu, tutup..itu, tutup..Semua fotokopian tutup. Gue sampai jalan sambil ngeliatin tiap judul toko di sepanjang jalan kota, dan nihil. Saking depresinya dalam kesendirian, kerapuhan, dan ketidakberdayaan gue masuk ke Shopping centre ato apa gitu yang isinya ada poster poster, buku bekas dan sebagainya. Dan lagi lagi, nggak ada. Gue udah jalan semakin jauh, dan nggak mau semakin jauh lagi. Maklum, gue nggak mau terjatuh semakin dalam.

“Miss..sya udah jalan dari Pramuka sampai kota tapi nggak ada fotokopian yang buka miss..”

“Uhm..gimana ya Miss..kalau didekte aja bisa Miss?”

Gue bisa bisa in deh Miss...”

Gue jalan lagi kembali dari kota melewati jalan Pramuka, AlfaMart, Pom Bensin, gapura Turusan, jalaaaaaan dengan terseok seok anggun menuju TKP, tempat dimana pertempuran yang sebenarnya dimulai. Yang tadi ini semua baru  warming up. What a warming-up !!!http://www.emocutez.com (salah emot !) 

PERTEMPURAN YANG SEBENARNYA

Sampai sana, keringat gue menganak sungai. Maka memang benar kalau orang kerja keras itu sampai keringatnya menganak sungai. Dan ini bisa dianalisis dengan majas hiperbola, alias lebay..

Berbekal susu dan roti, gue memulai les kelompok pertama, lalu kedua. So far, so good. Asal ada persiapan, walau pun tidak menjamin, at least ada pondasinya. Ibarat kata menyoal cinta, asal ada cinta, walau pun tidak menjamin, at least ada pondasinya, cinta. http://www.emocutez.comGroup ketiga, mulus...Group keempat, menyenangkan..soalnya waktu itu dikasih Miss nya roti 2. Jadi selama di sana aku menghabiskan roti 3 susu 1. Gizi terpenuhi, alhamdulillah. Group kelima, mulus..group keenam, 12 anak, gue sesak napas. Tas, gembes 1 liter, tissue, susu, roti, kertas kertas semuanya berserakan di lantai deket kursi gue. Tinggal masang tikar sama tenda, gue siap piknik !


Group keenam, ketujuh, ke delapan...Alhamdulillah tidak ada masalah yang berarti.. Gue juga di sela selanya ngajarin bahasa Inggris karena ada juga yang hari pertama itu Bahasa Inggris. Dan waktu gue ngelesi dua bahasa dalam satu waktu, selama beberapa menit, gue ngerasa, “Meykke..cool!!” Dan gue berbunga bunga. http://www.emocutez.com
Berhubung nggak ada yang nanya sebangsa,

“ Sekarang udah group ke berapa?? Udah makan belum? Capek nggak...semangat yaaa...”

Gue smsin temen temen gue, Dany, Ellen, Uma, Yaya, semua gue smsin.
Twitter juga penuh curhatan gue, "beranjak ke group ke empat, oke ke lima, dan seterusnya."

“Seeeeph, aku udah abis maem roti sama susu, sekarang udah mau group kelima lo..doain ya lancar ya..”

Dia jawab, “amin” . Oke fine!!http://www.emocutez.com

Dan tibalah saatnya semua berakhir. Dan gue berhasil dalam tantangan gue hari ini. NGELESI BAHASA INDONESIA SMP 8 JAM NONSTOP !!!! http://www.emocutez.com

Membahas perihal dunia les lesan, sebagai guru telinga dan hati harus kuat sekuat baja. Ada kalanya kita terbelai belai pujian,

“Miss... anak anaknya maunya dilesi bahasa Indonesia sama Miss..bisa ya Miss..”


Atau mendengar percakapan,

Besok mau siapa yang ngelesi bahasa Inggris, Han?”
“Miss Meykke, Miss..” Gue lalu butuh tutup.

Tapi ada kalanya gue dibooking oleh Missnya ngelesin segerombolan orang, habis ketemu anak anaknya dan gue ngelesi yang lain, gue denger..

“Emoh Miss..pokokke Miss biiib aja nggak mau diaaa.” Hati gue terberai berai. http://www.emocutez.com
Oke sip, Lanjuut!

 Tapi, semuanya belum berakhir. Gue masih di 25 km terpaut jarak dari rumah gue.

SAATNYA PULANG !

Dalam gerimis mengundang, gue jalan menembus kegelapan. Toh kegelapan ini dibandingkan dengan kegelapan hati gue nggak ada apa apanya. Gue menunggu berdiri termenung di pinggir jalan menunggu angkot nomor 6 menuju Ramayana untuk nantinya naik angkot nomor 2 heading to Kemiri. Dilanjutkan naik angkot jurusan Ungaran turun Bawen, yang diteruskan dengan naik angkot jurusan Ambarawa sampai Palagan Ambarawa depan monumennya itu dan akan dijemput Ayah. Begitu rute yang aku persiapkan di otak. Dan memang, terkadang kenyataan tidak sesuai dengan harapan, dan harapan tak selalu jadi kenyataan. Sambil mengaplikasikan konflik batin, antara tetap menunggu hal yang tak pasti dengan ambil langkah maju sendiri, gue berdiri termenung. Dan sambil mengaplikasikan majas personifikasi, angin yang berhembus dan rintik hujan yang mengguyur membisikkan kata ke gue..

“Angkotnya udah habis !"

Gue jalan dari Turusan sampei Kemiri. Jangan tanya soal capek. Capek otak, capek badan, dan jangan tanya soal hati. http://www.emocutez.com

“Iya...iya aku di depan gapura Turusan..cepet ya..aku takut sendirian..nanti kalau aku diculik gimana... Iya...iya...nggak deket deket jalan raya kok..Iya udah pegangan gapuranya kok...Tha tha..”

Angan angan gue kebangetan.

Sampai juga di Kemiri, hujan makin kenceng dan gue nggak pake payung, biar lebih dramatis, pikir gue. Wajah gue, jilbab, baju, segerrrrr...

Naik angkot, turun Bawen. Baru mau nunggu angkot ke Ambarawa, turunlah sekelompokan muda mudi negeri berbaju hitam semua, sneaker buluk, rantai dompet, rambut ngetrel, dan ada ceweknya 1. Dan itu tu tempatnya di terminal Bawen tapi yang deket taman persimpangan jalan itu, dan itu sepi. Cuma ada gue dan sekitar 15 mas mas punk. Begitu turun truk hasil tumpangan, mereka tu kayak mau deketin Gue. Gue jadi berasa kayak di film thriller scene “Gadis perkasa dikejar sekumpulan maniak”. Otak gue berputar mencari solusi akibat majas personifikasi. 
“Ini tidak mungkin terjadi sama gue. gue masih mudaa, masih banyak yang harus gue lakuin. Ini tidak mungkin!!” http://www.emocutez.com

Konflik batin. Kalau mereka sampai ngapa ngapain gue, bisa terjadi konflik fisik.
Karena takut gitu ya, gue langsung aja gitu nyebrang sambil lari lari ngibrit. Dan mereka juga nyebrang!!! Gue lari ke arah pintu terminal, dan gue nyebrang lagi, dan naik angkot. Terselamatkan.

Ternyata ada ibu ibu yang naik angkot sebelumnya juga naik angkot itu. Dan ternyata ibu ibu tadi di belakang gue.

“Mbak, la napa kok tadi tiba tiba nyebrang?”
“Takut tadi ada mas mas punk bu..sepi soalnya..”
“Lha wong saya di belakangmu kok, “
“Iya bu nggak tau..hehe” 

Dan seketika Ibunya menceritakan detail demi detail kalau gue lihat mereka langsung ngacir nyebrang, terus jalan, nyebrang lagi..dan seantero angkot tahu, nyali gue menghadapi segerombolan anak punk itu Cuma sebatas ujung kuku doang. Dan memang, walau pun gue juga suka baju item item begitu sama pake sepatu, tapi muka garang hati solehah. Beda sama mereka. Menakutkan. Anak bangsa yang tersesat. Apalagi mbak mbaknya. Waduh,,,, apa yang terjadi padanya bersanding dengan belasan laki laki model begitu.. Astaghfirulloh..

Sampai juga di Palagan Ambarawa, dan menunggu Ayah. Dan lagi lagi, hanya angin malam, iklan reklame, dan gue di sana. Palagan di waktu malam. Jam menunjukkan pukul 8. And, I love night view. http://www.emocutez.com
Sepi, gelap, rintik rintik hujan, bau tanah, dingin, semuanya mempesona.


Dan dengan begitu, perjalanan gue hari itu berakhir. And I’m going to try new other things again next time. I do realize, the experience, the past, everything happened just forms us, just forms how and who we are now. Getting stronger, getting taller, hardly knock down, and be so alive. That’s how life is all about... for me. http://www.emocutez.com

Thanks for read..

(Ada hal yang perlu dilebaykan, hal yang sedikit dimanipulasi...dan tidak semua yang diutarakan hanya sebatas guyonan saja.)

03.12.2012
23:23

35 comments:

  1. terimakasih Aul Howler :D

    iya habis itu langsung tidur sampai pagiiiii :D
    thanks for the comments:D

    ReplyDelete
  2. waduuh itu kok kayanya penuh rintangan banget ya. dari awal sampe akhir. perfecto banget rasanya kak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, hidup memang kalo penuh rintangan itu....sesuatuh! :D

      Delete
  3. wah, ngak cape tuh?
    penuh tantangan dan ringtangan banget ya.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah, capek banget..tapi begitu terlewati itu rasanya gimana ya...kayak merasa lebih kuat satu level gitu..hehehe..

      Delete
  4. itu energy na energy genset ya mbak ? :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. owh, kebetulan bukan mas, itu energy nya energy cinta. *menataplangit

      Delete
  5. Wah keqen y bsa ngajar les slama it, luar biasa bgt prsiapan dn prjuangannya, keren (>_<)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ehehehe..jadi maluuuu...makasih ya Va..belajar yg rajin ya Va...hehehe:D

      Delete
  6. Biasanya sih susah susah dahulu bersenang-senang kemudian hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya amien Dek An, bukan yang malah kata SLANK itu, berakit rakit kita ke hulu, berenang kita ke tepiaaaan, bersakit dahulu, senang pun tak dapaaat, malah mati kemuadian (bener ga sih liriknya?hehe) naudzubillah..

      Delete
  7. Biasanya sih susah susah dahulu bersenang-senang kemudian hehe

    ReplyDelete
  8. gua ma beri semangat aja , hidup tuhh memang penuh perjuangan
    ciao teh :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ehehehe, emang iya bener kata Bang Rhoma Irama... *ehh

      Delete
  9. paling nggak perjuangannya gak sia-sia lah :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya itu intinya Dek Riksa (aku panggil dek keliatan masih pake seragam :D)..semua ada 'buah'nya kok..semakin kita kerja keras, semakin banyak 'buah' yang diterima...the nature of struggling.. *sokbijaksana hehe :D

      Delete
  10. ngebahasnya sampai pergeseran makna, generalisasi, spesialisasi, amelioratif, peyoratif, asosiasi, sinestesia. Bahasa Indonesia itu ga semudah orang liat, orang kira bahasa Indonesia itu simple, kayak percakapan sehari-hari aja.

    jadi kepengen ngeles juga, sekalian siap-siap buat PPL.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bener banget...bahasa indonesia is beyond than that..hehehe..
      owh, adik angkatan ni ceritanya? aku baru aja selese PPL...hehehe
      ceumunguth yah! :D

      Delete
  11. Anak Punk sesat hanya sebagian.. Sisanya broken home..

    ReplyDelete
    Replies
    1. owh..iya soal ini aku terlalu over-generalized Fan..harus tau akar permasalahannya juga...tapi aku nggak terlalu mandang negatip anak anak Punk sih..kadang juga kasihan sama jalan yang mereka tempuh dalam menghadapi masalah mereka..

      Delete
  12. gua pernah mpek gila ngelesi kayak gitu, waktu itu gua kehabisan duit banget hahahahahaha. gila super gila seminggu gara2 ngelesi aja gua mpek dapat Rp 800 ribu haha kagen masa2 itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu berapa tahun yang lalu Nem?? hehhe..wah wah, keren amat ya ngelesi sampe dapet segitu banyak dalam seminggu, gue sebulan aja nggak nyampe segitu. ngelesin apa ngomong ngomong? lo apain anak orang? *ehh *peace :D

      Delete
  13. Replies
    1. alhamdulillah Mister, sejauh ini badan gue masih menyatu ala kadarnya begini :D

      Delete
  14. ngajar bimbel mey? hihihi seru abiisss.. kalo ngajar bimbel, saya termasuk yang milih2, gak mauuu ngajar anak SD sama SMP.. Paling banter kelas 1 SMA, itu juga kelasnya ga boleh banyak hueheuehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Dini..itung itung belajar memeras keringat dan juga mencari pengalaman selagi masih muda gini. kamu juga ya? waaaah..aku justru prefer ke SD SMP, soalnya kalo bahasa Indonesianya SMA itu rumit seperti hidup ini *ehh. tapi kalo bahasa Inggris, insyaAlloh sih. lagian kalo sama SD dan SMP sekalian melebarkan sayap *baca:nambahinwilayahsumberpendapatan

      Delete
  15. yeah... mumpung masih muda lah.. baru 8 jam pasti masih cemungudt hahhaah *kaburr

    ReplyDelete
  16. pokoknya cemungudth tante :DD

    ReplyDelete
  17. Wkwk gue banget tuh kalo menjelang uts atau uas berburu potokopian whahaha

    ReplyDelete
  18. iya sama, dulu waktu gue masih SMA juga menjelang test itu usaha fotokopi laris manis, padal juga belum tentu sampe rumah dibaca semua, cuma buat 'ngayem ngayemi' hati doang :D

    ReplyDelete
  19. wkwkwk dulu gue jg gitu
    dinikmatin ajaaaa :p
    ya mau gak mau kan kewajiban juga XD

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...