Tuesday, 9 October 2012

Slumdog Millionaire


Assalamualaikum, the world!!:D


Baru saja menonton film India berjudul Slumdog Millionaire dan langsung menulisnya sekarang.

“Baru nonton sekarang??Iuuuuuh...ketinggalan banget sih deeeeh...”

Dan untuk mendapatkan feelnya lebih, I am listening to the Bollywood songs right now. Hehehehe...:D

Bermula kisah dari diberikannya beberapa film dari teman kuliah bernama Ayiek, yang salah satunya adalah film ini. Menurutku dilihat sekilas film ini hampir sama dengan serupa Laskar Pelangi, dan film perjuangan anak anak lainnya. Hanya saja film ini tidak hanya menceritakan soal masa kanak kanak tetapi juga masa dewasa sampai bertemunyalah dengan cinta pertama dan terakhirnya di usia matang dilanjutkan nari nari di stasiun kereta api di akhir film. Dan jauh sebelum itu, kisah kisahnya wuiiihh..mengerikan kadang lucu, kasian, menyentuh, dan ya begini inti ceritanya.

PLOT

Ceritanya itu pakai flash back. Jadi pertama tiba tiba ada scene si Jamil, eh, Jamal disiksa sama pak polisi, ternyata oh ternyata dia dikira curang -mainan- ikutan Who wants to be a millionaire versi India, karena dia memenangkan 10 juta rupee, dan itu kalau dirupiahkan setara dengan 1.836.490.000.0000. berhubung dia hanyalah seorang gelandangan, tidak oh tidak mungkin bisa segitu pintarnya menjawab hampir semua pertanyaan dengan benar. Nah, saat diinterogasi sambil menayangkan ulang saat dia ikutan kuisnya, akhirnya dia menceritakan kisah per kisah masa lalunya. Karena jawaban dari pertanyaan pertanyaan itu tersedia di serpihan serpihan masa lalunya. Sudah semua begitu, alur maju di akhir..jadi, masa sekarang, menceritakan masa lalu, dan berjalan menuju masa depan. Seperti itu. Di akhir cerita, akhirnya dia dibebaskan dan pertanyaan terahir itu sangat lekat dalam ingatannya, and as expected, he won the prize, 20 juta rupeee. Tidak hanya kaya mendadak, dia bisa mendapatkan cintanya yang dia tunggu sejak kecil.  ada aja gitu cowok dari kecil suka satu cewek, suka aja gitu terus sama menginjak usia matang. Dan mau menerima si cewek apa adanya juga gitu. What a man!!!!

JALAN CERITA ( aku tulis dengan alur maju saja yaaaa)

Dikisahkan ada dua bersaudara anak India bernama Jamal dan Salim. Ditilik dari sifat, mereka bak bumi dan langit. Mereka adalah anak dari seorang janda yang hidup di bawah garis kemiskinan. Kemiskinan di India dilihat dari film ini itu tragis banget. Ya mirip mirip sama pemukiman kumuh d Jakarta yang di belakang gedung gedung pencakar langit itu...Cuma di india kelihatan lebih tragis. Anak anak bermain di bandara yang kualitasnya juga minimalis, terus dikejar kejar petugas satpam ato apaan gitu, yang aku inget begini,

“If plane doesn’t kill you, I willllllll...”
Gile aje, kalau kamu nggak digiles pesawat, sini aku aja yg mbunuh kamu. Terus mereka dikejar kejar sampai perumahan kumuh itu. Yang aku tangkap dari film ini, polisi atau satpam atau apa gitu di India tu serem gilak. Kasar..

Dan scene nggilani itu waktu si Jamal junior buang air besar di WC umum. Itu WC terbuat dari kayu lapuk, beratap langit, dan systemnya pake system plunglang. Sekali keluar gitu, langsung menyampur dengan alam. Tinggal lantai kayunya dibolong sedemikian rupa, dan bermuara ke serupa danau tapi nggak ada airnya gitu. Nah, wakti itu si Amitha Bachan datang pakai helicopter, dia itu ngefans setengah mati dan langsung mau keluar. Tapi, si Salim menguncinya dari luar. Karena cintanya begitu dalam untuk Amitha Bachan, who know what he did?? Nyemplung!!!

Dengan berlumuran sesuatu yang tidak manusiawi, akhirnya dia malah bisa mendapatkan tanda tangan si aktor. Lha orang orang pada minggir semua. @.@

1.   Kisah  tragis pertama waktu Jamal dan Salim lagi mainan air di kolam susu ( sumpah warna airnya itu lho, coklat banget. Udah gitu itu air Cuma sekolam kecil gitu doang kok buat nyuci buanyaaaaaaak orang, dan bajunya itu dikeringin dengan digelar gitu aja di atas tanah berdebu begitu) bersama ibu nya dan banyak orang di sana. Itu kolam di samping perlintasan kereta api, di antara rumah rumah papan berjejalan di satu area kumuh. Tiba tiba, entah ada apa, banyak laki laki bawa pentungan lari ke arah mereka dan berkata, “They are all Muslem..” si Ibu mereka yang cantik khas orang India langsung menyuruh mereka untuk lari. Saat dia memalingkan wajahnya ke arah para laki laki tak manusiawi itu, tiba tiba seorang laki laki memukul keras wajahnya, dan you know what happened next. Aku pikir itu seperti tawuran agama. Antara yang berTuhan Alloh SWT dan berdewa Rama.

Jamal melarikan memorinya ke masa ini saat dia dihadapkan pada pertanyaan,

“In depiction of God Rama, he is famously holding what in his right hand?”

Waktu itu entah gimana, saat dia melarikan diri bersama Salim di hiruk pikuk kepanikan massa setelah dengan matanya sendiri dia melihat Ibunya tenggelam, dia melihat anak berpakaian seperti Rama. Aku nggak mudeng sebenarnya dia itu diliatin Rama beneran apa gimana, tapi dari memori itu dia bisa menjawab “a bow and arrow”. Jadi alurnya begitu. Dia ada pertanyaan begini, dia jawab karena dia mengalami hal ini dia jadi tau jawabannya. Terus juga, waktu ada yang dibakar hidup hidup lho, itu ada kumpulan polisi kok malah main kartu.. benar benar.. Is India that bad? Maybe.. sewaktu mereka lari ke bukit dan melihat bahwa kota kumuh mereka terbakar, mereka menginap di sana. Dan di situlah, ada seorang cewek membuntuti mereka. Sewaktu hujan lebat, si Jamal menyuruh si anak yang hujan hujanan untuk ikut berteduh.
“What’s your name?”
“My name is Atika..”

2. Yang tragis berikutnya waktu mereka bertiga sudah tidak ber-ayah ibu, mereka tidur dan cari makanan di serupa TPA. Ada laki laki membawa mereka ke suatu tempat. Di tempat itu sudah banyak sekali anak anak, hanya saja banyak yang cacat. Buta, kaki nggak ada sebelah, tangan juga. Cacat semua. Di situ feelingku udah nggak enah banget ni. Suatu malam, si Salim disuruh mengantarkan seorang anak untuk semacam audisi nyanyi yang disaksikan oleh pemimpin tempat itu yang kemarin merekrut mereka juga. Setelah menyanyi begitu, tiba tiba si anak di bius, and you know what???? Matanya dibutakan oleh zat kimia apaan gitu. The reason : kalo mereka itu ngemis dengan keadaan cacat, pendapatan bisa menjadi dobel. Gileee... sebegitu kerasnya hidup di jalanan..India.. Jakarta gitu juga nggak ya?:( nah, sewaktu mau gilirannya Jamal, si Salim menyelamatkannya. Habis si Jamal nyanyi, si Salim melemparkan cairan itu ke si tukang bikin cacat, dan mereka bertiga bersama Atika lariiiiiiii...ada kereta jalan..si Jamal dan Salim bisa naik, si Atika nya waktu mau naik, dilepas tangannya sama si Salim. Atika tertangkap.

3.  Cerita tragis berikutnya, beberapa tahun kemudia setelah si Jamal dan Salim sudah punya lumayan banyak uang dari hasil nyolong sana nyolong sini, kriminal sedemikian rupa, mereka kembali ke tempat itu untuk mencari Atika. Mereka sampai di tempat dimana cewek cewek dengan busana belum jadi dadah dadah, terus yang banyak kamar seliang lahat yang Cuma ditutupi gordenn doang, di dalamnya bapak bapak sama mbak mbak kelon kelonan gitu. Atika was there. Saat ketemu, si Maman ( nama perekrut mereka dulu buat jadi pengemis; sumpah namanya eye-hearing banget nggak sih, bikin aku inget sinetron pocongan di Indosiar jaman SD dulu, Mumun.) datang, dan tak dinyana, ternyata Salim membawa pistol, dan ngebunuh Mas Maman. There he went, a killer. Waktu mereka bertiga bisa berkumpul lagi di hotel gitu, tiba tiba si Salim ngusir Jamal. Dia pergi apa dibunuh. Untuk apa?? ‘merasakan’ Atika.

Itu bedanya si Salim dan Jamal. Jamal tetap tumbuh menjadi orang innocent yang entah apa pun yang terjadi, dia tetap berkembang menjadi orang yang baik. Sebaliknya, Salim tumbuh dibentuk oleh keadaan yang ada. Keadaan yang keras, membuat dia menjadi keras, keadaan yang tidak manusiawi mengubahnya menjadi serupa itu juga.

4.       Beberapa tahun kemudian, Jamal sudah menjadi dewasa dan ganteng gitu. Muka muka India yang menurutku, ada Arabnya apa gimana gitu. Dan singkat cerita, dia bertemu Atika lagi!! Di suatu rumah, dan ternyata dia masih tersesat di jalan yang sesat @.@. Salim itu direkrut oleh seseorang untuk menjadi semacam pembunuh, dan Atika ya taulah jadi apanya bosnya.. dan menurutku ini tragis. Mengapa?? Di saat dua orang yang saling mencintai itu tidak bisa bersama, itu sangat sangatlah tragis.

Then there he went, duduk di kursi panas di acara itu. Karena apa?? Itu acara kesukaan Atika, jadi dia ingin ada di sana dan ditonton oleh Atika. So sweet ra to @.@

10 juta rupee di tangan, dan saat dia pulang setelah waktunya habis dan harus dilanjutkan di minggu depan, si pembawa acaranya langsung nangkap dia. Dia pikir Jamal curang karena dia sudah memberi jawaban saat mereka di WC, tetapi Jamal tetap memberi jawaban yang lain, dan benar. Grrrrr!!!

Nah, ketika di kantor polisi itu juga Jamal menceritakan semuanya, dan akhirnya dibebaskan J

Jamal kembali ke the show, dan Atika sukses kabur dibantu oleh Salim. Begitu begitu Salim baik juga, pernah Jamal mendapati Salim sholat sebelum pergi.

Dan akhirnya Jamal bisa menjawab pertanyaannya,
“In Alexander Dumas’ Book,  “ The Three Musketeers’, two of the Musketeers are called Porthos and Arthos. What was the name of the third Musketeer??”
“Aramis”

Sewaktu kecil, Jamal, Salim dan Atika membayangkan mereka adalah The Three Musketeers. Mereka tahu itu karena sewaktu sekolah sebelum kerusuhan, si guru melempar buku ke arah mereka untuk dibaca, dan itu buku soal The Three Musketeer. Tau nggak, dan itu kelasnya itu sempit buanget!! Dan muridnya itu benar benar sangat banyak sampai ada yang ngesot ngesot di depan papan tulis, di deket pintu, di mana mana. Sangat memprihatinkan.

And the end is just soooooo good. Happy ending. Sehabis acara, mereka bertemu di stasiun, berpelukan, Atika said,
“Kiss Me”

Di scene lain, si Salim tiduran di bathup bermandikan uang nembakin bosnya dan diganti ditembak dan mati bersama sama @.@

Dan setelah itu entah demi apa tiba tiba banyak orang nari bareng Jamal dan Atika di stasiun, memang the nature of Film India..

-The End-

THE LESSONS

1.       Apa yang tanam, itu yang kau tua. Menanam angin, menuai badai.

2.       Belum tentu yang kamu remehkan itu lebih remeh darimu. Wakti ikutan acara itu, hostnya intimidasi dan memandang sebelah mata banget. Dia bilang, pembantu dari daerah kumuh Mumbay dan sebagainya. Dan hasilnya?? Setelah show, Jamal lebih kaya dari hostnya :D

3.       Love will find its way. Hehehe... yang aku kagumi dari tokoh Jamal adalah, dia suka Atika dari kecil, dan itu tidak berubah sampai dewasa. Tidak peduli Atika menjadi apa dan bagaimana. Dan Jamal terus mencari Atika. It leads me to the next lesson, Love is accepting just the way he/she really is. So sweet!!

4.       Don’t let condition change you into the worse you. Let the condition change you into the better one. Bukan karena keadaan tengik, ikutan jadi orang tengik kayak Salim..

5.       Sumber dari ilmu adalah kehidupan itu sendiri. Tidak harus dari bangku sekolah dan kegiatan pendidikan serupa, ilmu bisa didapat darimana saja. Bahkan, dari pengalaman pengalaman terburuk pun masih bisa menyerap ilmu yang ada. Ini kerangka filmnya gitu menurut aku..

6.       Saat bahagia, menarilah...


Wassalam :)

2 comments:






  1. This model delivers something different to the majority of different models out there. This rolex replica sale in addition to types there for the patron is wonderful, having just about every coloration in addition to colour readily available that you may quite possibly visualize. The many replica watches element Swarovski uric acid, which might be a lot of the ideal uric acid you might previously view, while using the uniquely intended accessory ties these wristwatches location this model available to present something different, still having some luxury in addition to category. This The rocks Wristwatches are currently easily obtainable in all around 50 places across the world, having many associates advertising this hublot replica uk a great anxious crowd both equally with merchants in addition to on the net. Many people consistently generate completely new varies, which often add completely new types, colorings in addition to models meaning that if you would like routinely transform ones vogue and not expend many kilos a period of time, this rolex replica sale are really your best option. A different one of a kind matter around the rolex replica uk model is usually likely many intended to possibly be unisex, significance you don't have to go looking as a result of often women’s or maybe men’s to uncover ones suitable check out.


    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...