Tuesday, 23 October 2012

8 Must-Bring Items



Assalamualaikum, the world!

Sehabis mbaca blognya sohabat yang aku kagumi dan banggakan, si Sepha nama asli Umami, aku jadi terinspirasi buat nulis lagi. Ini cerita terbaru dianya yang bagus beuth! Klik! :D (promosi)
Dan ini penampakannya... si petualang dari Tarukan:D




Bagiku, dia itu sohabat paling inspiratif dan paling harus ditiru. Pola hidupnya yang mobat mabit kerja keras memeras tenaga dan segala upa daya otak yang ada, semuanya berbuah manis. Dia itu tak suka dandan, apa lagi belanja, atau pergi ke salon. Yang dia suka itu, HUTAN. Kebanyakan waktunya dia habiskan di dalam hutan, semedi dan meneliti sana sini demi masa depan yang cerah luar biasa. Dia juga pernah ke luar negeri. Dia berprestasi, amazing!!:D

Aku juga pingin seperti dia. Tapi, kalau mengingat tingkahku yang kebanyakan ketawa sendiri di kamar liat Running Man begini, aku jadi pesimis.

Tapi aku tetep usaha. Dan salah satu usahaku yaitu mbikin daptar ini.

Entah apa pengaruhnya, untuk menghindari rasa tertatih tatih karena kelupaan bawa salah satu barang, aku tulis saja daptar ini dengan judul “Must-Bring ITEMS”. Bagi sebagian orang yang rumahnya Cuma 15 menit dari kampus sih tak perlulah memerinci barang barang yang akan dibawa. Toh pulang juga bisa. Tapi untuk commuter yang tiap mau ke kampus harus meniti jembatan menaiki bukit menuruni lembah sepertiku, agaknya memastikan barang barang terbawa semua itu sangat fardhu.

1. WALLET. Alias dompet. Mengingat although money is not everything, but without money you can’t buy anything, dompet itu nomor satu untuk dibawa. Pernah kejadian, seperti biasa aku tunggang langgang ke jalan raya, 7 detik setelah naik angkot, ternyata dompetku kelupaan. Serta merta aku turun dan pulang lagi, jalan. Jalan, sodara sodara.. Niat semula biar nggak telat, karena stress akhirnya aku bolos sekalian.

2. HP, charger, dan dompet HP. Ini juga... sehari tanpa HP itu benar benar bikin tertatih tatih. Tiga hari yang lalu, karena entah demi apa aku Cuma bawa chargernya doang, HP masih di meja belajar. Seharian aku galau. Bisnisku terhambat. Separuh jiwaku pergi.
Dompet HP juga harus dibawa. Isinya bisa headset untuk menemani sepanjang kegiatan menaiki bukit menuruni lembah meniti jembatan, dan juga flashdisk demi kesuksesan kegiatan menimba ilmu pengetahuan.

3. Dosgrip, tempat make up, note book, kipas.
Jelas dosgrip buat nulis menulis juga harus dibawa. Tempat make up? Uhm... mungkin kalau si commuternya semacam Umami tak perlu bawa beginian.. maksimal tissue basah. She’s so simple. Hehe.. tapi bukannya apa apa, karena harus menghabiskan sepanjang hari di kampus dan sekitarnya, sementara wajah juga kadang perlu dipelihara. Orang udah dipelihara juga masih aja suka serba salah, jadi bawa si tempat make up beserta isinya itu wajip. Oke sip.
Note book, buat nyatetin pr, jadwal test, presentasi dan detail detailnya. Isinya juga ada jadwal beserta nomor ruangnya. Penting biar nggak salah ruang. Sudah hati tersesat, Cuma ruang kelas aja juga tersesat kan yo pie men.
Kipas. Gambar : Angry Bird. Karena Bis Sari seumur umur belum pernah ada ACnya, maka bawa kipas itu fardhu. 

4. Gembes. Ini juga aku terinspirasi si Umami yang bawa gembes segede galon, 1 liter. Akhirnya beberapa waktu yang lalu aku juga beli gembes isi 1 liter. Itu juga pasti habisnya. Bersamaan dengan himbauan untuk minum 8 gelas per hari, aku juga pingin sehat, jiwa dan raga.

5. Mukena. Biar sholat dimana pun bisa khusyuk setelah memastikan mukenanya bersih, bawa mukena sendiri itu sangat disarankan. Warnanya bisa warna kesukaan seperti biru biar sholat jadi makin semangat. :D

6. Payung. Karena cuacanya pun ikutan galau, kadang panas kadang hujan, payung itu sangat wajib dibawa. Toh, mau panas mau hujan juga bisa dipakai. :D

7. Tissue. Nggak perlu dijelasin, tau faidahnya bawa tisuue kan?:D

8. Laptop dan chargernya. Ya optional tergantung lagi butuh buat bawa atau nggak. Makanya aku tempatin di urutan terbawah. Dan yang juga nggak aku tulis karena pasti juga kebawa ya buku mata kuliahnya. Kalau ke 8 macam barang ini dibawa tapi buku pelajaran nggak dibawa ok ya pie men -.-
Makanya aku tiap bawa tas ke kampus itu berasa kayak bawa karung beras. Banyak yang harus dibawa demi survive di perantauan sana. It’s okay, though. Semuanya pasti terbayar. Pasti... :D

My blue room, while listening galau songs accompanied by a cup of coffee
Ready to sleep,
21.10.2012 22:58
Wassalam :D 

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...