Thursday, 9 August 2012

Review : The DIET by Edita Kaye plus Tips DIET :)

Assalamualaikuuuuum, the world!

Bismillahirrahmanirrahim….

Here I am with a quite thick translated-novel entitled The Diet by Edita Kaye, 256 pages.

Tentang Penulis dan Isi Buku

Untuk tahu novel tentang apakah gerangan ini? Balik di sampul belakang buku, dan sekali baca langsung mengerti. Novel ini bertemakan kesehatan dan nutrisi,yang dibungkus apik bersama tema cinta yang menarik. Dan walau pun ini adalah fiction, tetapi sangat berguna untuk orang orang berukuran baju XXXXXL dan plus lainnya untuk mengembalikan ukuran mereka ke ukuran normal. Tips tips sangat berguna dan sangat mendetail beserta contoh contoh makanan juga ada di dalamnya. Thus, I am going to review for those who want to have an amazing body like what they dream of, khususnya para wanita.

The story

Di novel ini diceritakan perjalanan hidup seorang wanita bernama Cate. Ada 3 bagian cerita di novel ini. Menurutku, ketiga bagian itu bila digabung seperti kurva berbentuk U dengan perpanjangan garis mendatar di kedua ujungnya, hanya saja, lekukan sisi yang kedua terlihat lebih tinggi, karena akhir di novel ini memberi pencapaian yang lebih dibandingkan kehidupan Cate sebelum jatuh ke titik nadir terbawah. (cie bahasaku..kyakyakya). untuk bisa tahu apa saja tipsnya, mari kita runtut jalan ceritanya terlebih dahulu, bagian per bagian.

Siaaaap?? Mulai!

Bagian 1 dan 2.

Cerita ini menggunakan alur flash back, yaitu dari masa sekarang, membayangkan masa lalu, lalu hidup mengarah ke masa depan. Cate yang perut penuh spaghetti, masih ditambah pizza beberapa Loyang besar dan juga banyak cinnamon buns di tangannya, memutuskan untuk makan sampai mati. Dia tidak punya siapa siapa untuk menopang hidupnya. Jangankan menopang, sekedar memberi semangat pun dia tidak punya. Ibu?? Seorang ahli masak yang sampai tiba saatnya, makanan telah membunuhnya. Karena depresi, ibunya makan sampai mati. Sam, adiknya yang bersama dari kecil sampai sekarang, mati karena pecandu pil diet dan malah sedikit demi sedikit merusak organ tubuhnya. Charles, suaminya? Pergi dari rumah seraya bilang, “Cate bukanlah Cate yang dulu, yang cantik dan langsing yang aku cinta.” Anak anak yang baru dilahirkannya?? Yang laki laki mati karena saat mengandung, Cate naik berat badan sampai 23 kg, dan dia juga tidak tahu bahwa penyakit bawaan obesitas membuka peluang melahirkan bayi premature. Kenapa tidak tahu? Karena beberapa bulan sebelum melahirkan, dia jengah dengan nasehat dokter kandungannya yang mengatakan padanya untuk membatasi makannya. Kenyataannya, dia terbelenggu untuk terus makan dan makan dan makan dan makan. Dia selalu merasa lapar walau sudah makan berloyang Loyang pizza, berbungkus2 keripik, spaghetti, dan segala junk food yang ada. Sedangkan bayi perempuan kembar satunya yang lahir premature dibawa Charles, karena dia berpendapat bahwa Cate tidak bisa merawatnya, merawat diri sendiri saja tidak mampu. Soal kariernya yang gemerlap di awal, dimana dia juga mempunyai acara masak yang disiarkan oleh televisi local, dimana di saat bersamaan dengan kehamilannya, dia ditawari menulis buku tentang masak dan juga tawaran mempunyai acara masak berlevel nasional sendiri, bahkan dia sudah diberi uang muka banyak jumlahnya lenyap seketika ketika penerbitnya tahu bahwa tubuhnya kini naik empat puluh kilogram dalam waktu tak lebih dari setahun sebeum pemotretan sampul buku ciptaannya. Khan menciptakan buku memakan waktu setahunan, nah dalam setahun itulah mimpi buruknya menjadi kenyataan. Dan lagi, dia dililit hutang karena pihak penerbit menarik kembali uang muka bukunya. Itulah lembah U di kurva yang aku maksut. Dan semua hal yang terjadi dalam hidupnya bermuara pada satu hal. LEMAK. Dan on the top of everything, MAKANAN lah yang menghancuran semuanya. Lalu dibantu oleh mantan editor artikel masaknya di tempatnya yang lama, bernama Josh, dia mulai menata ulang isi kulkasnya, menata ulang menu makannya, list belanjaannya, dan bersamaan dengan itu, dia mulai menata ulang HIDUPNYA.

Bagian 3

Ini bagian yang ditunggu tunggu !! setelah membaca artikel artikel yang diberikan Josh padanya, ada satu artikel yang menyedot perhatiannya.

“The Positive Effect of Zero-Calorie Carbohydrates on Craving Suppression, Fullness and Weight Loss”

Ini tentang makanan karbohidrat bebas kalori. Kok? Kok bisa? merasa kenyang tanpa menaikkan berat badan. Jadi begini, menurut novel ini, dikisahkan ada dua kelompok peneliti-satu dari universitas di Eropa-yang telah meneliti karbohidrat dengan cara yang berbeda.

“Karbohidrat ini, sekali dikonsumsi akan melewati system pencernaan tubuh, dan karena ia tidak mengandung kalori, ia tidak akan menjadi lemak, tetapi berfungsi sebagai pembersih dalam tubuh, membuang kalori yag dihasilkan oleh karbohidrat lain.”

Dan seketika niat Cate untuk bisa mewujudkan tubuhnya menjadi dahulu lagi mulai memuncah, dia membuka sebuah buku catatan, dinamakan olehnya Diet Diary Cate.

Di sana dituliskan, ada 2 tujuan DIET yang harus dilakukan :

1. Ia harus menghilangkan lemak di tubuhnya

2. Ia harus mencegah lemak baru muncul.

Dia lalu melayangkan pikirnya (#tsaaaaah…) ke segala percobaan diet yang pernah dia jalani, dan di antara segala cara yang ada, dia ingat yang paling cepat menurunkan berat badan adalah program protein tinggi. Fungsi protein adalah membakar lemak.

Pemotongan : bagian ini mengantarkanku pada pertanyaan, “Tersesatkah aku selama ini, Ya Alloh??” kata orang orang,

“Meykke oh Meykke..kamu kurus sekali, makanlah protein dan tubuhmu akan sedikit menggembung..” dan aku pecinta protein hewani mau pun nabati. Dan sekarang aku tertampar oleh semua ini. @.@

Dan nomor 1 bisa diatasi oleh makan makanan berprotein tinggi. Lalu, nomor 2 akan diatasi oleh makan makanan karbohirat non kalori, karena tidak akan menciptakan lemak baru dan juga tidak memicu rasa lapar. Kenyang tanpa makanan berlemak.

Yang menjadi pertanyaan adalah, apa sajakah jenis makanan berprotein tinggi dan karbohidrat non kalori???

Keep on reading, then!

Makanan berprotein tinggi :

- Daging : ayam, sapi, kalkun, lembu muda, bebek, biri biri, ayam Cornish ( Ya Alloh, ayam jenis apakah itu?)

- Susu :avokad yang dipadu padankan dengan keju seperti Cheddar, Swiss, Provolone, dll. Yogurt dan susu juga.

- Ikan : Ikan bass Cile ( it doesn’t exist in Indonesia I reckon), salmon merah muda dan tuna merah, Dover lunak, dan ikan lidah ( apakah itu sebangsa lidah buaya?) dan monkfish ( monk : biarawan, fish : ikan. Ikan biarawan? Benar benar rumit hidup ini..) bisa juga udang, scallop ( serupa sandal selopkah?) tiram, kerang, dan lobster.

- Dll : kacang kacangan, sosis dan tahu, dan minyak zaitun.

Lalu apa yang bebas kalori?? Here they are!!

- Buah : apel, persik (serupa Dewi perssik kah?), pir, jeruk, anggur, kiwi, berry.

- Sayur : brokoli, akar akaran, kol, seledri, selada, kacang polong, merica, bawang putih, daun daunan untuk lalapan, tomat, zucchini, mentimun, lobak, kentang, and the like.

- Kismis, dan ara ( semacam ketua Angkatanku? Pasti tidak. -.-), dan kurma

- Biji bijian dan tepung : gandum, BERAS, bunga matahari ( kwaci apa ya?) kedelai dan tepung jagung.

Dan jadilah diet yang sempurnaaaaa…

Sebenarnya buanyak lagi tips diet yang bisa ditiru di buku ini. I think, this book would be perfectly useful for you, ladies!!

Dan selama beberapa bulan, setiap bangun pagi, berat badan Cate turun setengah kg. How nice!

Dan tentu saja semua bahan itu ya dicampur dan dimasak to ya, di novel karena Cate adalah ahli masak, dia bisa memasak dengan cita rasa yang bervariasi, yang semuanya mengenyangkan tanpa membuat jadi gemuk.

Seperti ini misalnya

Daging domba panggang tanpa tulang. Membelah dagingnya, memasukkan beberapa irisan bawang putih dan beberapa tangkai rosemary, mengulesi permukaannya dengan minyak zaitun, membumbui dengan merica tumbuk dan garam, dan memanggangnya.

Aku benar benar tidak bisa membayangkan makaan bagaimana itu. Tidak ada bayangan sama sekali. Thus, I think I have to take the first step to learn cooking food!!

Dan juga harus ada pembagian makannya. Pagi hingga tengah hari makan makanan berprotein untuk menghentikan lemak, dan tengah hari hingga tengah malam makan kudapan bebas kalori untuk tidak menumpuk lemak baru.

Many more tips you can learn from this book!! Surely I cannot mention all tips. Hehe..

Setahu aku, orang yang ingin berdiet, tidak hanya mengubah pola makannya saja, tapi juga cara berpikirnya. Banyak orang yang melakukan diet ketat luar biasa, toh akhirnya gemuk lagi karena setelah diet, merasa stress, makan lagi sebanyak banyaknya. Dan jadilah muspro kelaparan karena diet.

Dari buku ini aku juga jadi tahu, diet itu bukan terus makan sayur saja, atau apel saja, atau malah air putih doang, bisa khan diet tapi masih makan enak seperti sumber protein dan karbohidrat tak berkalori seperti yang disebutkan novel ini.

The ending

Happy Ending doooong!! Akhirnya dia bisa kembali ke berat badan 45 kg yang semula hampir 90 kg, hidup bahagia bersama anaknya yang dia minta kembali dari Charles, dan juga sedang hamil muda. Anak siapa?? Josh, laki laki bak malaikat yang menerima dia di kala langsing atau pun gemuk, khan dia juga yang ngasih artikel yang akhirnya mengubah hidup Cate. J How sweeeeeeeet! Dia selalu ada saat Cate sedang berada di lembah titik terendah! Dan lagi, impiannya untuk menjadi penulis terbuka lebar, berkat diary yang dia tulis hari per hari. Secara dia sukses besar menurunkan berat badannya, dipastikan bukunya pun pasti sukses di pasaran. Wonderul life!

My Impression

Kenapa aku kok bukan salah satu dari dieters, justru kalau perut yang lain menggelambir dan mengembung, perutku sebaliknya, mencekung. Yang lain bisa ada bantalan bantalannya, punyaku boro boro deh.. paha yang lain bisa untuk nggebug maling, punyaku Cuma kulit sama tulang ( nggak segitunya juga sih..), tapi kok tertarik membaca buku ini??

Selain untuk menambah pengetahuan, dan juga jalan ceritanya bagus dengan happy ending, juga I can feel what they ( over-weight woman) feel. Cuma ya kebalikannya. Mereka mati matian batasin makanan dan diet biar langsing, aku yang terlalu langsing makan mati matian tapi 1 ons pun tidak bertambah. Dulu aku juga sempat makan avokat tiap hari selama sebulan, hasilnya nol. Minum pil penambah berat badan dan hasilnya pipiku doang yang menggembung, terus lagi minum pil jamu yag sekali minum 5 pil kalau nggak salah, juga nggak jadi tak minum karena katanya bisa mengganggu kandunganku kelak. Medeni tenan…

Tapi dalam kasusku, ya sekarang bersyukur dan terus berusaha. Usahanya : makan.

Sama dengan yang over-weight : diet, toh masih bisa makan enak kalau sesuai novel ini?

Yang penting, mau gemuk, mau kurus, syukuri saja sambil tetap berusaha!! All women are pretty!!

Hope it would be usefull!:D

Wassalam..

09.08.2012 09-10.30 AM blue room :D

No comments:

Post a Comment