Monday, 23 July 2012

Cinlok, Accidentally in love ?!


Assalamualaikum, the world!!

Time to review a book I have just read. Well, to get used to write review is as hard as maintain good habit, because actually there are some books left without review written in my blog. But then, I am trying to fulfill my job to write it on. :D

Sekarang soal buku berjudul CINLOK, Accidentall in love !?

Bukan novel baru yang bertengger di Gramedia. Ini buku lama karya seseorang bernama Mia Arsjad, seperti biasa aku pinjam dari perpustakaan Ambarawa. :D

Dilihat dari judulnya ini menyoal cinta lokasi. Dan mungkin itu tidak akan sebegitu nggregetnya kalau kedua belah pihak sedang dalam tahap searching alias lajang. Si tokoh perempuan telah bertunangan dengan seorang bernama Rey, cowok yang digambarkan sempurna, pengusaha bengkel dengan dandanan rapi dan sifat malaikat.

Sudah dapat ditebak pula si perempuanlah yang setelah mendapat pekerjaannya menjadi reporter di POP Channel telah jatuh hatinya dengan tidak sengaja dengan kamerawannya. You can guess what happen next. Shani, tokoh wanita dalam kegamangan, kegalauan, dan kebimbangan karena Eri, kamerawan yang berkebalikan dengan Rey. Cuek, tampil apa adanya, suka bercanda, dan blab la bla.

Padahal udah mau merit, eh kecantol laki laki lain. Mana laki laki bermerk Eri itu cool abisssss, dan walau pun tau dia bertunangan masih keukeuh cari kesempatan. Well, di sini Eri tidak dikabarkan sebagai seorang laki laki berhidung belang. Dia Cuma kepincut sama Shani yang diceritakan berwajah rupawan.

Seperti novel lain serupa yang pernah aku baca, akhirannya gimana jal? Ya kembali lagi ke tunangannya lah… Di akhir novel dikatakan, dia akhirnya sadar bahwa Rey sungguh oh sungguh laki laki baik luarrr biasa yang kalau aku pikir pikir lagi pastilah selangka badak bercula satu. Digambarkan dia tetap percaya dengan Shani kalau Shani tidak ada apa apa dengan si Eri, terus dia yang sabar walau pun harus long distance Jakarta-bandung, setia, baik hatinya, suka beliin barang, dan seambreg sifat malaikat lainnya. Adakah yang seperti itu hidup dan eksis di dunia ini? Only God knows..

Ya begitu..yang aku tidak rela di halaman terakhir itu Shani ngasih surat ke Eri sebelum dia resign dan kembali ke bandung, ke pelukan tunangannya yang berakhlak mulia itu, terus begini kalimatnya,

“Life must go on. Love me as a memory that you can’t replaced.”

Yah, dia nggak mau dilupain…

Tapi ceritanya asyik, walau pun endingnya agak mudah ditebak..kalau aku jadi Shani jelas juga aku pilih tunangan berwajah dan berhati sempurna itu. Hehe…

Aku juga pernah baca novel dengan tema sama. Cuma kalau ini pihak cowok yang mau menikah, terus dia malah minggat ke Bali bersama teman temannya, terus diketemukanlah dengan mantan pacar yang dulu diidam idamkannya oleh teman temannya. Di sana ya agak ngapa ngapain, toh akhirnya dia sadar dan jadi menikah dengan tunangannya yang telah menunggu dengan sengsara di Jakarta, yang juga digambarkan sebagai seseorang yang lemah lembut, baik hatinya, bak malaikat cewek gitu.

Tapi aku pernah lihat film Barat bertema sama, mau menikah, jalan jalan sekalian bisnis pacar cowoknya kemana gitu, terus ketemu sama cowok lain, jatuh cinta, tapi akhirnya dia batal menikah dan memilih dengan cowok barunya. Di situ dikisahkan cowok yang dia mau ajak nikah terlalu mikirin harta dan sibuk dengan kerjaannya sendiri. Istilah kata si cewek kurang kasih sayang, jadi memilih yang baru yang lebih menantang. Di film itu yang baru juga perawakannya lebih ‘liar’, lebih asal asalan dan macho nggak ketulungan.

Beda ya antara yang Indonesia dengan yang Barat..

Apa pun itu, pelajaran dari novel ini adalah ‘jikalau sudah punya tunangan, cepatlah menikah sebelum galau jatuh cinta lagi dengan yang lain.” Atau..

“Tak usahlah tunangan langsung menikah saja, liat drama Korea bersama sama setiap hari demi memupuk rasa persatuan dan kesatuan dan cinta kasih satu sama lain. Dan juga, tak perlu lah menunda menerima rejeki dari Yang Maha Kuasa. Namun juga, ingatlah, 2 anak lebih baik.”

Wassalam….

Siapa pun dan dimana pun Anda berada, semoga tak perlu menjumpai kisah segitiga baik sebagai tersangka atau pun korban. Semoga berkisah cinta dengan semestinya dan indah sepanjang masa. Menua bersama dan sukses bersama. Amien…

4 comments:

  1. kalau diinget-inget ada film juga tentang seorang perempuan yang menjalin hubungan dengan laki-laki pebisnis yang sukses. Lama sekali. Sampai akhirnya dia ditugaskan ke suatu kota, si perempuan nyusul dan malah nyasar.. ke sebuah desa di Irlandia.. (inget banget irlandia soalnya pria disana benar-benar subhanallah #eh)
    dan akhirnya, yang jadi nikah malah sama laki-laki yang baru dikenalnya yang justru mengantarkan si perempuan ke kota tempat kekasihnya bertugas.
    haha begitulah.
    nice, sista.
    ditunggu jalan-jalannya ke blog saya ^______^

    ReplyDelete
  2. “Life must go on. Love me as a memory that you can’t replaced.”

    like it. :)

    sayangnya gak terlalu suka baca novel romance :D

    ReplyDelete
  3. Oh iy aku pernah baca itu juga, Sist!! yang mereka berdua harus tidur juga di satu kamar, terus mobilnya nabrak itu, terus mereka juga sempet jalan berdua, eh di sana nya ketemu sama tunangannya pas mau ngungkapin cinta...hihi. itu malah lebih menantang ya ceritanya...yng cowoknya ketemu pas dia mau menginap kalau nggak salah..iya khan Sist? makasih commentnya sist, keep blogging!! Surely I will visit you back!:)

    ReplyDelete
  4. tapi itu egois sepertinya deh Mas Uchank. hehe..nggak mau dilupain udah tau dia suka..yah, that's life anyway...:D

    aku suka banget, mungkin faktor gender mungkin..wanita begini..hehehe. thanks!:)

    ReplyDelete