Thursday, 31 May 2012

Bed Notes 31.5.12 (galau)

tiduran di kamar sambil nunggu adzan Isya, posisi tidur dengan kaki kiri setengah ditekuk, pake kacamata gaya gayaan khidmat sekali, dan telak saja galau menyusup masuk dari ventilasi, dari lubang rumah cecak di dinding, dari celah celah pintu, merayap mendekat, menjalar dan menyelimuti tak terkecuali. Aku galau...
"galau kenapa??"
"masalah hati.."
"hatimu kenapa?"
"galau..."
"masalah apa??"
"cinta..."
begitu kira2 percakapan antara otak dan batin.
Dan tak bisa dipungkiri kalau aku galauable. Gampang terseret gumpalan galau, terseret di putaran galau, mobat mabit, tersedot lubang hitam bak di angkasa yang biling black hole.
Apalagi sambil denger lagu I won't give up yang dinyanyiin ulang by boice avenue aku donlod dari utup.
"la kok galau yang digalauin apa?"
"itu dia, aku galau kenapa aku galau.."
running a life as youth must have many things to galaued.... Unless you have no heart experience about loving someone.
Aku tu sering sok sok bikin scene galau di kamar. Pagi pagi buka jendela, minum kopi, sandaran di tembok setengah duduk kaki ditekuk...galau...atau malam hari kayak begini, denger lagu2 versi akustik, liat langit langit kamar, minum kopi...galau...di bis, nlesepin headset, denger lagu akustikan, memandang jauh pemandangan di luar lewat kaca bis, meresapi lagunya, galauu....jalan di kegelapan malam turun sendirian dari Pauline atas ke toko Pauline sehabis ngelesi, menikmati suasana Ambarawa di sore hari, meredapi setiap langkah sok sok slow motion...galau...
Ya begini ini hidupku, banyak galau...
But then, galau gives me a lot of inspiration to be written, it's worth-writing.
As long as my galau is not too much, not destroyong but giving inspiration, everything would be okay, my life is gonna be alright for sure lah...
Galau....it is needed

Tuesday, 29 May 2012

Morning Thought 29.05.2012

fake..
When will I rest my heart for a while
no longer get myself being fake
but then, can't yet.
Bunga dari sedotan warna warni,
looks beautiful, looks perfect,
no fragrance afterall
it's fake.
It's not what I want,
why then so complicated?
Mess in my heart
damn
my time to grow up,
but then I have to be it.
Will do what my heart says,
I'm not bad girl, aren't I?
Hatiku hanya seperti samudera tak berdasar
gelap pekat tak terjamah pandang, gelombang menari nari ke selatan, utara, barat, timur,
galau..
Can we stop it? Jika itu bak bunga yang melayu ditelan waktu.
Cover is so beautiful, once you open it, it has already teared up.
It's me, where I can drive mine?
Just wanna stop and understand more, my heart, your heart, God's heart.
Let me..if you know
but sure u are too busy sinking inside ur life,
never u read it.

Monday, 28 May 2012

Galau in Kopeng


I have looked at a monitor for five minutes without knowing what I want to write. But, then I want to write now. I am galau.

Dan malam ini udara tidak begitu dingin seperti semalam sebelumnya. I am sitting by the window in the second floor while my friends gathering in the first floor. Having me-time here give me much time to describe this place. I have a wish to build home in such kind of place, Puncak, with my future husband. Wekeke…

Saat pagi, sekali memandang ke atas, lembaran biru laut tak berkapas terhampar, kontras dengan pohon cemara hijau tua bak mengakar naik. Kau tahu? Aku suka langit tak berawan, memandangnya biru tak bernoda dengan putih di kaki langitnya. Semilir dingin memberi sensasi tersendiri, sembari menikmati kucuran sinar kekuningan. Kau tahu? Aku suka alam. Sisi kiri, kanan, segala sisi aku bisa melihat gerombolan pohon cemara, di sisi kanan berdiri megah bukit dengan karpet alam hijau petang, jauh di sisi depan entah gunung apa anggun menantang.. biru dan hijau, aku menyukainya.

Di lantai kedua, ruangan berkaca dimana mana. Aku bisa memandang pemandangan di segala penjuru, tapi begitu malam merangkak larut, jangan tanya, kau bisa menggigil di tempat itu. Kaca kacanya berembun. Dengan satu hembusan mulutku, aku bisa menulis di situ.Dan saat siang, ruangan itu menyerap panas dan ranting ranting kecil menyusup masuk melewati celah celah kecil atap transparan.

Having my own time like this giving me inspiration, a lot of inspiration. Just imagine it is my home, I would write all the day sitting inside with all windows in every side. Once I get bored, I just look around and there must not be ‘traffic jam’ inside my mind. Building such a house must have a lot of inspiration.

Rumahnya dikelilingi oleh taman kecil berkolam di sisi kiri depan villa. Gazebo bertingkat di sisi kanan villa persis di sebelah depan pagar.

Aku stuck, maaf...

Sunday, 27 May 2012

Me

It's me...
I don't like cute stuff, hello kitty stuff, bando imut, bros imut, tas imut.
It's me...
I like outdoor activities, cycling, hanging out, swimming, going around..
It's me..
I am thin, never have weight up to 45 along my life with 163 cm.
It's me...
I wanna love someone with fully heart..
It's me...
Egoistic, rancid
it's me...
Who would do everything to get she wishes, but cannot to heart.
It's me..
Like korean drama a lot and want to have romantic life when she grews up..
It's me...
With everything I aim, strengths and weaknesses I have..
It's me..
Easily galau, labile..
It's me...
Yes, It is how I really am.

Thursday, 24 May 2012

Unpredictable Attack

Tertanggal 23 Mei 2012.

Pagi itu seperti biasa aku berangkat dengan semangat 45 menuju kampus karena memang aku sedang mengikuti semester pendek bersama teman teman deketku. Setelah menempuh jarak 25 kilometer jauhnya, menuruni lembah, mendaki buit, menyeberang sungai Tuntang, melewati rawa berbuaya, dan memanjat titian jembatan yang setengah ambruk sehingga aku harus berjalan sembari memanjat di satu sisi yang tersisa, akhirnya aku sampai di kampus. Bertemu dengan teman teman, dengan pelajaran yang menyenangkan, dengan hidupku yang mejikuhibiniu, tapi juga gluduk seringkali menyambar nyambar di antaranya, menyisakan warna abu abu pucat.

Sampai di kampus, aku melambai lambai ke arah Mela yang berjalan dengan gaya khas preman @.@

Di depan kelas aku ndlosor membelakangi tembok seperti biasa waktu tiba tiba Mela berdiri dan buru buru pergi, semenit kemudian dia kembali dengan wajah senyum tegang abstrack luar biasa. Semenit kemudian, Vince datang dengan wajah subhanalloh garangnya, lalu entah kode apa yang diberikan, Mela berangsut pergi mengikuti Vince yang masih dengan tampang preman pasar. aku bingung, aku nggak diajak. Lalu, tiba tiba Inggit, Wida, Vince, Shinta, Nurul, Mela datang bareng bareng, Cecek masih teguh denga ekspresinya, dan Mela memasang wajah tertindas. Datang bersama sama seperti sekawanan cewek cewek sebangsa SNSD di serial korea gitu, mereka melangkah dengan gerakan slow motion, rambut Inggit berkibar kibar tertiup angin, Vince memicing micing matanya sambil memonyongkan mulut sedikit seolah berkata, “I’m sexyyyyhhh…”, dan mereka berdua memisahkan diri, 3 bersama Vince, 3 lainnya bersama Mela. Luar biasa….

“Ono opo iki?”, tanyaku pada Vince yang duduk di sebelahku persis, sedang memainkan hpnya, menyentuh layarnya, digeser kanan, geser kiri, jarinya mobat mabit, aku mendongak ke atas kepalanya, petir menyambar nyambar, gluduk berkumandang, suram..

Dan kata mereka, Vince dan Mela benar benar sedang dalam pertempuran sengit yang aku nggak tahu berakar dari mana.

Selesai 2 kelas, aku diseret seret Mela diajak ke bukit Salib, dia mau curhat. Kalau mau curhat khan bisa ndlosor di depan F, sambil makan juga bisa karena perutku waktu itu gemericik tak karuan. Dia nggak mau, dia emosi begitu sampai bibir bawahnya gemetaran waktu ngomong sama aku. Aku akhirnya mau. Di ajaklah ke bukit di samping bukit Salib itu. Entah masalah segede apa sampai harus diselesaikan macam ini, aku takut nanti mereka akhirnya main kasar, tampar tamparan sambil gelindingan menuruni bukit, atau jambak jambakan, atau tindakan anarkis lainnya. Shinta dan Nurul pun datang, di bawah naungan Cecek, mereka bertugas layaknya team pembela Cecek. Selang beberapa menit, Mela bilang Mela mau menyusul Vince untuk datang kesini. Logikanya, kalau mereka berantem, masa iya Mela sendiri mau menyuruh Vince face to face untuk datang ke bukit itu dan menyelesaikan semuanya. Kenapa nggak ditemuin, terus seketika itu diselesaikan? Coba aku marahan sama inggit sebegitu hebohnya begitu, aku datang menemuinya sehabis kelas langsung, dan membicarakannya hanya berdua, biar mesra. Lalu Shinta yang menimang nimang tempat pensil gede sambil berkali kali bilang dari rumah Mbahnya dan dikasih makanan itu juga pergi untuk menyusul Vince. Makanan semahal dan seberharga apa sampai ditenteng dimana mana begitu? Ditaruh tas juga aku nggak bakalan ambil terus aku makan walau pun aku lagi lapar begini.

Agak lama, datanglah Vince, Dian, Shinta, dan juga Mela berjalan di paling belakang.

“Mela nangis.”, bisik Shinta dari kejauhan, aku membacanya dari bentuk mulut Shinta yang dibuat sedemikian rupa. Aku panic,

ono opo iki???”

Vince datang, awan mendung petir menyambar nyambar. Aku takut. Memang mereka berdua kadang terlibat pertengkaran. Dua duanya mempunyai mulut yang ibarat kata tak berfilter, suaranya pun selalu di nada ‘do’ kedua setelah ‘si’. Tak jarang mereka gelut gelut sedikit lalu berdamai lagi. Sekali damai, mereka jadi lebih mesra.

Vince yang kelihatannya terbakar emosi, duduk di tempat duduk beton yang dibuat serupa tempat duduk lengkap dengan sandarannya, membelakangiku. Tak disangka dan dinanya, entah waktu itu apa yang terjadi..

Dia menoleh cepat, rambutnya terkibas mengikuti kepalanya seakan terbang di udara indah sekali dalam keadaan slow motion, tangannya mengibas sekuat kuatnya ke arahku.

“Cepok!!!”

Lalu disusul yang lain,

“Cepok..cepok..cepok..duarr..Plok…Diessss!!”

Muncullah pasukan pembawa kue dengan 4 lilin di masing masing pieces kuenya dengan krim yang kaya di bagian top nya. Itu beli di Vivin, dan rasanya enak banget…Tenan…Inggit, Mela, Via, muncul. Lalu,

Seorang laki laki datang membawa seikat bunga mawar seperti 3 tahun yang lalu, sambil membawa lipatan kertas yang setiap helainya dia tunjukkan padaku. So sweet sekali….

Dia mendekatiku, dan membuat jantungku bak bedug semenit sebelum Sholat Id dilaksanakan.

“Dug durudug dug dug…duuuug”

He said, “Will you…”

Sekonyong konyongnya Vince mengelap wajahku seperti mencuci lengkungan wajan. Tangannya yang kuat berhasil membuat wajahku penuh dengan tepung basah. Keadaan menamparku dan melemparkanku seknoyong konyongnya kembali pada kenyataan, man…Hahaha…

Kue datang, lilin ditiup, untuk polesan terakhir, kita foto bersamaaaaa….Yeaaaahhh!!!

Dan kado diberikan..hehehe..

And here we were..





Again and again, it would be unforgettable moment for me. Passing beautiful moments in togetherness gets me realized that friends are worth-holding onto. Get along, make our life as colorful as rainbow, turn us from ulat to kupu kupu, and every single moment inside is worth-remembering. Here we stand, here we run our life, here we make friends, here we pursuit happiness together!! I send up a wish that we will take pictures again together in front of BU next year while wearing kebaya and toga, putting make up on our face, soooooooooooooooooooooo beautiful!

Oh yeaaaaah!!

:DD

Thanks for the gift you gave to me, and the letters too. It is the most creative happy birthday letter I have ever had!!:D

You are all the best!! My all friends are the best!:D

Tuesday, 22 May 2012

Catatan pertama di Umur 21

Assalamualaikuuuuum....
horeeeee....hari ini aku ulang tahun dan angka 21 bertengger manis sekali. Aku bahagia. Banyak perubahan dalam segi mental dan spiritual dalam hidupku, banyak hal positif datang dalam hidupku, lebih terisi walau pun belum berisi, dan aku menyadari isi otak jauh lebih berharga dibandingkan sekedar isi badan. Aku bahagia, segala kondisi yang ada membuatku lebih kuat, tangguh, mandiri, percaya diri, dan lebih baik dalam setiap sisinya. Aku bahagia, Alloh memberiku keluarga yang walau tidak sempurna tetapi sangat berharga,sahabat sahabat yang juga bak sebongkah berlian untukku, dan pacar. Di tingkatan ini sekarang aku berdiri dan akan terus maju, bersama para sahabat yang saling mendoakan, keluarga yang tak henti hentinya memberi segala semangat. Dan karenanya, aku bahagia. Terimakasih Tuhan, terimakasih Ya Alloh, Kau yang paling tahu sebahagia apa aku. :)

Sunday, 20 May 2012

Bed Notes

Inilah yang aku suka dari hari Minggu, staying inside my bedroom all the time, sitting on my bed whether to watch movie, write, or reading a novel while listening to the music and drinking a cup of hot stuff.hehe
I'm reading a translated novel now, written by 'auren 6enderson entitled exes anonymous, 508 pages with amazing story I guess, I have just passed page 297 and wanna write it in sudden. Because a year ahead, I cannot do what I'm doing now, in the same room, the same feeling, in everything same. I love reading a lot and sitting near the window, so the air make me feel more relaxing and passionate in keeping reading or writing. It is small bedroom I love the most, the most comfortable place in the world for me. I wear a glasses because my eyes will hurt if I read a lot in long time like now. I wear a huge headphone so I won't be distracted by the noise outside. And when I do it all, I feel I'm in my own world, my own space, full of joy I make on my own way. And I won't feel afraid if my boyfriend doesn't text me, I know for sure where he is now, what he is doing now, in his bedroom, playing game or watching movie. And in this way, I feel we are 1 species, :D

Friday, 18 May 2012

On The Way Notes 18.95.2012


sekarang aku kembali berada di angkot kuning yang beberapa hari lampau aku naiki, sepertinya dengan sopir yang sama karena waktunya pun serupa seperti yg kemarin itu.
Baru saja aku memberikan pelajaran bahasa inggris di tempat yang sama seperti kemarin juga. Baru aja juga aku dikasih 2 buah telur asin.
"ni mbak, tak kasih 2 telur asin asli brebes", kata si Om.
Memberikan pelajaran tambahan, mengajari cara membedakan antara present tense, past tense, present continues tense memberikan kenikmatan dan kepuasa sendiri. Apalagi kemarin saat muridku yang SD mendapatkan nilai 100 untuk 3 ulangan bahasa inggrisnya. Aku yang ibarat mancing dapet 3 ikan kakap kelas berat.
Kemarin waktu aku mau pulang, tetanggnya ribut bukan kepalang,
"itu lho daritadi orngnya berdiri di sini kok nyanyi abg tua..tinghkahmu semakin gila,,,maksudnya apa??tersinggung saya!!"
"ya coba ditanyain tadi itu maksutnya apa nyanyi abg tua deket2 situ??" Omnya yg nganter aku sampai depan rumah mengarahkan.
"nggak tau, tersinggung saya maunya apa kok nyanyi nyanyi abg tua!!"
dan saat itu juga aku sesadarnya hidup emang rumit, man..
"aduooooh pakde, mungkin sana cuma pingin nyanyi aja sambil menikmati ujaaaaan, kenapa situ jadi emosi cuma gara2 nyanyinya abg tuaaa???" teriak hatiku sambil berlalu di kegerimisan malam.
Hikmah segera menyapaku seketika dan berkata,
"janganlah asal menyanyi, salah salah kena musibah dan meretakkan silaturahmi sesama penghuni muka bumi. Waspadalah..waspadalah.."
pulang dulu, doakan selamat..
Wassalam..

Thursday, 17 May 2012

On The Way Notes

sekarang aku lagi duduk di samping mas mas bertopi di dalam bis Tri Sakti menuju rumah. Tak penting aku darimana, aku terbiasa pulang agak larut seperti ini, menyusuri tiap jalan sepanjang Salatiga Ambarawa seorang diri. Bapak bapak penjual topi bertuliskan Adidas dengan antusias menjajakan 1 tas penuh, 5 ribu saja katanya.
Tadi aku berjalan dari Taman pertigaan Bawen akan ke terminal dengan taman segitiga di tengah jalan. Aku jalan dari situ seturunnya aku dari angkot Salatiga-Ungaran berwarna merah sampai bibir Terminal yang mengarah ke kota kecilku, Ambarawa.
Sendirian. Selebar lebarnya langit terhampar, warna abu abu pucat mendominasi dengan sedikit nuansa kuning kecoklatan di bagian bawah seakan menyentuh tanah.
Dan sekarang bisa melaju cepat, mas pengamen suaranya bagus sambil mengenjreng kencrungnya, nyanyi doremi, fasih sekali.
Deretan toko di sepanjang jalan, ada Laris, Metro, toko toko baju berbaris rapi menunggu uang datang.
Dan aku pulang..
Nuansa sore romantis untukku,di tempat duduk persis di depan pintu bis bagian belakang, dengan nyanyian knalpot berderu sendu, mas masnya mau minta uang aku nggak punya receh..ya sudahlah kapan2 ya mas, maap...

Wednesday, 16 May 2012

On The Way Notes

Good evening, my world!
Since I didnlt write my morning thought then now I am about to write 'On The Way Notes'.
While sitting inside angkot or bus, I can write it on as well through my smart phone. How grateful I am.
Now, I am sitting inside a small yellow angkot heading to my house.
I have just given the private course for my elementari school student in Ambarawa.
Today I feel so passionate doing all plans, although there are some changes, it'a okay.
I left my house at 8 AM this morning and will came back about 7 PM because after this, I have other bussiness I have to do before going straight home.
Yeah!! Feel sooooooo happy inside all things happened, feel soooooooo excited to do all job. I feel sooooo satisfied everytime I can buy stuff with my own money, feel more alive.
Thanks ya Alloh...:)
angkot, 16.05.12 05.30pm

Monday, 14 May 2012

Morning Thought 14.5.2012

Morning, universe!!
Cannot wait to pass today, since today I will attend Raditya Dika seminar.haha:D
well, I don't know why feel not too excited today. Seems that galau comes up, but then why??
Huuuuuft, many things also I have to do today.after that seminar, I have to give a private course for junior high school student.
But, tomorrow is holiday for me, so just boost my own mood and still hope there is someone boosting my mood. I need it. I need someone I can share everything with, just wait and see, surely I will find him out.
:)

Sunday, 13 May 2012

Morning Thought 13.5.2012

Assalamualaikuum:D
morning universe!!
I wake up late, actually never get up early.
Wanna do that, but somehow it's just too difficult. :( give me tips, please...
Well, I am about to take a bath right away after writing it, it seems so fresh and trigger me to do my plans for today.
Like to take a bath in the morning when I am in holiday, although sometimes I don't do that way.
It gives me more spirit to be diligent doing household I've just planned before.
Just try it, and feel the difference!!
Now, bye...wanna feel fresh filling in my body. :)

Saturday, 12 May 2012

Morning Thought 12.05.2012

Morning, Saturday!!
Have no plan to go out today, instead stay on my bed to read a novel or just watch Korean movie.
I am excited in life, I am in progress to live every wish I have for this year!!
I am about to control myself of buying things in order to make one of my resolution come true!
Be economical, and I will be able to but stuff I dream of.:D
that's why feel passionate still to pass every single day. I have many unyu friends who always make my day seems so bright and colorful.
How grateful I am!
:)
:')

Friday, 11 May 2012

Morning Thought 11.05.2012

Assalamualaikuuum, my world!!
Today is gonna be busy day and I like it so much.
Everytime I get busy I feel time is worth-using wisely. I feel that time is precious, getting busy with everything useful make me so grateful couse I don't waste time just to lie on my bed or watch TV until my eyes hurt.
Also, I'm happy because I will write 3 articles for my faculty magazine since I have become the new columnist after finished my duty as coordinator of EDPOW and write article on bulletin evey month.
Seems that I develope myself in writing world. i do love writing and being that columnist answer one of my resolution for this year!!
Will get all resolusion I made in the beginning of this year.Yeay!!
fighting!!
:)
write it while riding bus SARI on my way to college:D

Thursday, 10 May 2012

Morning Thought 10.05.2012

Assalamualaikum, my world!!
Today my plan to get up earlier successfully failed, so my plans failed too.
I've just got up and have to do Amlit homework.
I hardly wake up early. Too cold, better to pull up the blanket and feel the warmth inside.
Moreover, I have to stay up last night at 1 up to 3 AM due to some condition.
Feel tired still, but then I have to wake up and do some things I have planned.
Good morning, prepare ur plan, and do it right away before the plan only left as a plan.
:)

Wednesday, 9 May 2012

Akhirnya ke Pantai juga, Ya Alloh..

Assalamualaikuuuuum!!!

Terribly Excited to tell you about this!!

Tertanda, Rabu 2 Mei 2012.

Akhirnya setelah menanti sekian lama, berdoa kepada Alloh, dan berusaha sekuat tenaga, finally…gue liat pantai lagiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii. Yeaaaaaaaaaaaaaaaaaaayyyyyy!!! (Maaf lebay)

dan dengan ini 1 resolusi tahun ini bisa gue wujudin:)

Setelah sempat galau antara kita semua untuk memantai atau tidak, akhirnya semua penantian dan kegalauan kita terjawab sudah. We were going to visit Beach!! Beach, baby… B.E.A.C.H !!

Baiklah, sebelum beranjak lebih dekat dengan pantai, inilah personil kita satu persatu!!

1. Shinta Amalia, surely I have to put her at the top, she is the one succeeding our plan to visit The Baron beach!! Maacih Bos Shinta!!:D Walau pun sedikit galak dan kadang gue agak takut, but really, she is so nice. Terimakasih tak terhingga buat Shinta !!

2. Inggit Octavia, ibarat pepatah ada gula, ada semut, ada Meykke ada pula Inggit. Semenjak pandangan pertama saat OMB 3 tahun lalu, we made friends. Dan sampai sekarang, kita masih juga bersahabat. So grateful having her. Hobby kita ketawa, dan menyebabkan orang lain merasa curiga. Kita liat liatan aja bisa ketawa, dipikir temen lain nertawain dia, instead, kita menertawakan bentuk kita masing masing. Bersamanya bagai liat OVJ setiap waktu, realtime ibarat kata. Really, it is totally FUN together with her!! Mimpi kita adalah bisa ngekost sekamar bareng. Dulu, waktu kita belum punya netbook, mimpi kita hotspotan bareng, donlod film bareng, bikin tugas bareng sambil ngesot di depan kelas. Our dream came true. For the next dream, kita pingin satu kost bareng dan menyandang S.pd sembari ujung toga termobat mabit di kepala kita bareng, difoto dengan senyum 3 jari di depan BU. Amiennn…surely I will write it on when those dreams come true, I am sure we all can live our dreams!! Yeayy!!

3. Elisabeth Novia Tayl. Miss Panic satu ini sangatlah polos dan murni hatinya. I like her since she is a hardworker, sincere, simple just the way she is. Dia suka bilang, “Aku nak aneh??” seraya memandang baju yang dia pakai, atau potongan rambutannya. But, actually, she is so sweet.. Item manis dan tidak ada anehnya sama sekali. Lihat saja tubuhnya yang proporsional dan wajahnya yang manis. Aneh mananya?? Lead to the life-lesson, terkadang manusia itu memandang terlalu rendah pada dirinya dimana kenyataan yang ada sama sekali tak serendah seperti yang dia kira. Camkan itu juga, Meykke!! :D She teaches me to work so hard, support me when I got bad result in Resmeth, too. Absolutely good friend! Gue iri kenapa gue nggak bisa sepolos dia. hehehe

4. Melawati Sugiyanto. Hehehehe. Walau pun belum lama kita merapat, walau pun di permulaannya dia suka bikin gue emosi tingkat dewa, tapi she is so nice. Di kostnya dia juga pertama kali gue nginep di rumah teman kampus sepanjang tiga tahun ini. Sudah terhitung dua kali gue nginep di rumahnya. Dan gue merasa nyaman di sana. A new jilbaber ini bikin hidup gue bervariasi kayak jenis anggrek. :-*

5. Novince Puspitaria. Behhh…yang ini jangan ditanya. Gue suka banget!! Orangnye hebring luarrr biasa, bikin perjalanan 3,5 jam bolak balik Salatiga-Jogja serasa deket dan nggak bosen karena berceloteh tanpa henti. Si penggembira satu ini bener bener bikin perjalanan ke jogja RIA sekali. Pas banget emaknya menyematkan kata RIA di akhir namanya. Bersuka ria mulu dia, baterenya nggak pernah habis. Bareng bareng dia terus selama semester pendek, berharap stress jauh dari hidup gue. :P. Suaranya walaupun ‘mak theng’ di telinga, tetapi rame bukan kepalang tanggung. Gue suka jenis teman macam ini.

6. Dian Pratiwi. Hehehe, dia lumayan pendiam selama perjalanan. But still, she is fun!! Narsisnya lumayan, dan dia juga teman se-Access gue yang baru sebulanan gue sandang , dan yang beberapa kali nemenin gue donlod film Korea yang mengantarkan gue pada mimpi indah sesweet film Korea yang gue tonton. Teman teman gue menempatkan tempat berbeda di fungsi kehidupan sehari hari, dan without them (all my friends), my life sucks.

7. Sri Murtini. Inget dia, gue jadi inget Pond’s baru yang gue lupa ngambil di kamar mandi dan itu punya dia. Apes…gue jadi harus beliin dia facial foam Pond’s warna item yang gede itu. Jilbaber yag satu ini tiap ketawa, gue jadi inget 2 hal. Pertama, mbak kunti, yang kedua temen SD gue bernama Brina. Ketawanya unik dan kadang bikin geli yang ngedenger. Nevertheless, she is so nice and funny. Dia ketawa aja udah lucu apalagi ngelawak.

8. Pacarnya Shinta (Topan). Berbaik hati jadi sopirnya. Jadi bikin gue ngarep my boyfriend will do the same next change. Dan gue langsung tertampar keadaan, eits, berhubung gue dan pacar gue berada di dunia berbeda, nggak mungkin seperti itu. Satu lagi, pacar gue bukan pacarnya Shinta, every person has their own personality. Trying to love him just the way he is, and still, I love him so much. :-*

9. Temannya pacarnya Shinta. Gue nggak tahu namanya, tetapi sepanjang perjalanan dia adalah penganalisa suara. Dia bisa tau dari 8 cewek cerewet ini,berapa suara saja yang aktip dan mana yang hanya sayup sayup terdengar.

10. Meykke Santoso alias gue. Gue nggak tau gimana gue, orang lain yang bisa menilai. Tapi satu hal, saat bareng bareng mereka, I can be just the way I really am. I really am. Ketawa, nglucu, bertingkah polah, berkata kata, itu seratus persen gue. Karena di beberapa kesempatan, kadang gue harus pake topeng ala iklan rokok itu, gue bertingkah seperti itu bukan gue. Dan, gue bahagia tiap kali menemukan lingkungan yang bersedia ikhlas menampung sejatinya gue. :x

Buset, baru pendahuluan aja udah segini panjang.. baiklah, mari kita teruskan. :D

Malam hari sebelum hari H, gue nggak sabar pingin piknik bareng mereka. Seperti terlempar di masa masa SD dulu, waktu mau piknik di parang Tritis setelah Lebaran bareng Ayah dan keluarga,15 tahun kepungkur. I love that moment!! :x

Pukul 4 alarm bunyi,pukul 5.30 siap berangkat, dan pukul 6 pagi hari, gue sudah bertengger di depan rumah Via, dan akhirnya gue bisa naik mobil itu dengan tepat waktu!

Singkat cerita, kita semua otw bersama menuju Jogjakarta melewati Klaten. Pukul 07.30 kita berangkat, dan pukul 10.50 kita akhirnya sampai di Pantai Baron!! During the journey, we made a joke, we laughed, we had fun together!! Berteman dengan teman yang punya bakat terpendam jadi pelawak itu merupakan anugerah luar biasa. Dan tak pernah terlupakan, kita foto bersama!! It is we are, having fun together enjoying the bright youth!!

Sesampainya di sana, terang saja kita mengambil gambar lagi sebelum akhirnya kita menyemplungkan diri di pantai Baron nan cantik.

As I saw the beach, happiness filling in my heart. I was totally happy because I don’t visit the beach for years!! Terdengar miris, tapi memang begitu. Lihat pantai sekonyong konyongnya stress gue, masalah gue, beban gue, wusss… disamber angin.

Gue cinta hal hal yang berbau alam, hijau hijauan, pantai, langit, semua hal yang bikin gue tersadar betapa Alloh maha Cantik, Maha segala galanya. Betapa gue beruntung terlahir di daerah tropis seperti Indonesia.

Tanpa berkata apa apa, you know what we felt through the photos we took. Bahagia luar biasaaaaaaa…

Pantai Baron dilihat dari jauh sedikit mengecewakan karena hal pertama yang kita lihat bukan rumpunan ombak melainkan kumpulan kapal yang bersandar dan terlihat tidak begitu rapi.

it’s not like what we expected before” gumam gue. ( beneran sok pake bahasa inggris biar jadi pinter beneran.)

Podo, mey…” timpal Inggit yang berjalan seirama seraya menggerakkan kepala naik turun dengan gue menuju Pantai.

Namun, semelangkah kita mendekati bibir pantai, ombak ombak cantik susul menyusul menyisakan jilatan gelombang di bibir daratan kecil yang dikelilingi air bak pulau kecil di tengah laut. Di sisi kanan dan kiri berdiri megah bukit karang super indah dengan pohon dan hijau hijauan yang menutupinya bak gulungan karpet buatan Tuhan. Subhanalloooh…indahnyaaaa….



Dahaga gue untuk melihat kumpulan air garam itu terpuaskan sudah. Langsung saja kita memasang beberapa pose, ada yang berhasil, ada juga pose gatot yang kalau dibuang sayang. So, I will put so many photos here. It is so worth-remembering. Unforgettable!!!




Kita berlari lari di bibir pantai seolah olah lagi syuting lagu galau tema cinta cintaan, gue memasang kuda kuda buat yoga juga sambil menjemput ombak yang lalu lalang menerpa badan gue. Kalau selama ini gue Cuma donlod suara deburan ombak di youtube, gue convert jadi mp3, gue masukin di Hp gue dan gue dengerin sesaat sebelum tidur sambil mbayangin ombak ombak menyentuh gue, sekarang gue bisa ngerasain yang aslinya!! Nikmatnya hidup dah. Juga, gue bareng inggit dan vince kuat kuatan tertampar ombak. Siapa yang masih bertahan dengan posisinya, dia yang kuat. Jelas dengan tubuh setipis ini, tiap ada ombak menghantam, gue mobat mabit terjungkal, terbalik, tergeser, dan masih tetep gue terpana betapa indahnya ciptaan Alloh..

Kalau bahagia bisa dinilai dari 0-10, kemarin tingkat kebahagiaan gue mencapai 9. Nanti akan mencapai 10 saat gue dan temen temen ini bisa senyum tiga jari di depan BU memakai kebaya plus toga dengan IPK idaman, lalu Ayah berkata, “anakku pancen pinter…” 8-7

Puas melepas kangen dengan ombak, air asin, pantai, pasir, akhirnya kita semua mandi. Sebelumnya, gue dan Mela sempat beli gantungan kunci dari kerang dan juga bros. masing masing seharga 1000 rupiah saja. Kasian mbah mbah yang jualan, apa nggak rugi ya?? :(

Setelah makan dan ngilangin Ponds milik Murni seharga 15ribu yang mana itu masih baru da kata dia baru beli sehari sebelum piknik, kita melanjutkan perjalanan menuju Malioboro. Yeayy!!!

Barang yang paling penting menurutku adalah cincin biru laut ini.

Dari dulu aku cari cari cincin serupa cincinku yang merah ini, dan akhirnya aku ketemu juga dengan yang biru, seharga 5 ribu saja. Kita mobat mabit di Malioboro, naik becak juga mengelilingi Malioboro bersama Mela, menikmati suasana sore di Jogja, sambil membayangkan betapa enaknya kalau kuliahnya di Jogja. Dekat dengan pantai, dekat dengan Malioboro, semua barang lebih murah, batik bertebaran dimana mana, kerennyaaaaa….. 8-7

Dan kembali tertampar keadaan, kalau gue kuliah di Salatiga. Alhamdulillah, bertemu dengan orang orang unik macam mereka. Hidup gue berwarna layaknya pelangi. Mejikuhibiniu.

Sekitar pukul 6 setelah ditunggu semua orang, we went home. Dan masih di perjalanan, batere Cecek belum habis juga. Sepanjang perjalanan, dia ceria tak terhingga, ria luar biasa. Semua senang semua riaaang…

It all is just unforgettable. Spending time with best friends is a thing I always adore.

Get me realized that friends draw their own color inside my heart, put me to the colorful spot before at the end, we have to be apart.

And as long as there is time left, surely we will create many many many good memories.

Dan di akhir perjalanan tanggal 2 Mei itu, sayup sayup terdengar…

“Bila nanti kita tlah hidup masing masing, ingatlah hari iniiiii…..”

(dengan tema cerita seperti ini, kata ‘gue’ sangat berpengaruh dalam segi gaya penceritaan, so I prefer to use ‘gue’ rather than ‘aku’)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...