Wednesday, 31 August 2011

Pesona Malam Takbir

Wednesday, August 31, 2011 0 Comments


Assalamualaikuuuuumm…

Alhamdulillah yaaah udah lebaran yaaah…
Sempet bingung kemarin dan akhirnya sedikit menelan pil kekecewaan akibat pengunduran Lebaran yaaah…

Ya sudah lah, Alloh maka Mengerti kok, mau lebaran Selasa atau Rabu yang penting tetap menjaga ukhuwah islamiyah, saling menjaga persatuan dan kesatuan.

Tapi aku juga nggak mau bahas soal geger gegeran menentukan 1 Syawal berdasarkan hilal dan segala pirantinya, tapi aku mau menceritakan pesona malam takbir kemarin.
Seperti yang sudah sudah, di desa ku tercinta, mengingat saya ini gadis desa (hehehe), malam takbir disemarakkan dengan dua macam takbiran. Yang pertama takbir berjalan, jadi seluruh warganya jalan keliling desa dan sekitarnya dikatrol mobil lengkap beserta sound system dan paduan suara dadakan bapak kadus beserta anak anak yang penuh dedikasi terhadap Lebaran:D. diramaikan dengan percikan kembang api warna warni sangat kontras dengan langit hitam pekat. Sumebyar!!

Takbir bertalu talu, dan hingar bingar jalan para pemudik menambah syahdunya malam takbiran. Dan sekonyong konyongnya ingatanku terlempar pada beberapa tahun silam. Saat sahabatku masih gadis dan belum punya anak, beserta teman teman lain yang juga masih belum sibuk dengan urusan duniawi masing masing, kita nggak pernah absen ikut takbir berjalan, dulu dengan membawa obor yang sudah dipersiapkan jauh jauh hari. Sekarang sih, sudah nggak usum, orang modern bilang. Kangen saat saat kebersamaan begitu melekat, tanpa embel embel ‘katrok lue!’ ‘nggak gaya lue!’ ibarat kata kita dulu bak kertas putih, kalau pun ada gambarnya, gambar pelangi tanpa awan mendung menggelayut, badai topan menerjang, belum terkontaminasi buruknya dunia fana ini. Polos.. and my childhood is the best moment I’ve ever had. My friends, my family, in every single moment I took were totally gorgeous. And now on, everything has changed. The more I grown up, the more difficult the situation I have to face. And that’s life anyway!

Lanjutttt, habis takbir berjalan diteruskan takbir pake motor. Jangan salah, walau pun takbir keliling begini, tapi kami sedesa anti rusuh kok…

There we went…

Mengitari kota Ambarawa pusat peradaban para Ambarawaers, lanjut menekuk ke Tambak Boyo, melewati pasar Malam yang subhanallah sesaknya. Noleh ke kanan, muda mudi pacaran, noleh ke kiri, berpasangan naik motor mepet sekali, noleh ke atas, kembang api sumebyar indah luar biasa, serong kanan pada mesra, serong kiri bikin iri. haaaahhh… jadi inget sama yang memang selalu diingat. Tapi, bagaimana pun peluang untuk bisa seperti mereka (bukan mepetnya ato apanya, tapi menghabiskan waktu bersama di malam takbiran dengan pergi berkeliling kota) sama seperti peluang Indonesia menang melawan MU, bak peluang aku dapet nilai 100 test Matematika, bak peluang beratku naik 10 kg dalam waktu satu bulan. Dan memang itu bukan hal wajib yang harus dilakukan, karena memang rumah juga subhanallah jauhnya dan hal lainnya.. Suatu saat, insyaAlloh taraweh bareng, sholat Id bareng, sudah pembahasan ini, cukup sampai di sini.:D

Dengan diboncengkan tetanggaku karena ayah sudah mutlak harus bersama Ibu dan adik, aku mengitari dan melihat keramain kota. Takbir terus berkumandang di penjuru mata angin (weisss…). Syahduuuuu sekalii.. sambil ya sedikit berkhayal karena memang imajinasi lumayan tinggi, aku menikmati setiap detik dan setiap gegap gempita malam takbiran. Melewati Tambak Boyo dengan sawah terhampar luas, dan masih tetap kembang api pyar pyar di sebelah kanan dan kiri, kota Ambarawa yang dipenuhi cahaya lampu tampak sangat megah dari sana, semilir angin yang mengipas ipas ujung jilbabku, deru klakson yang dari tadi menggetarkan gendang telingaku sahut menyahut, diselingi suara takbir membahana dari pelosok mesjid…

Benar benar nikmat campur agak pusing, apalagi kalau ketemu dengan sesama kelompok takbiran, ‘assalamualaikum’nya ditandai dengan klakson yang dipencet sekonyong konyongnya.
Dan saat benar benar merasakan syahdunya suasana, tiba tiba tetanggaku menghampiriku dengan motornya,
“Ke, tak golekki… tuku pulsa…duite mengko..”

And realize that business is business… walau sedikir merusak suasana, ya namanya rejeki ya nggak papalah…. Akhirnya bertransaksi di tengah sawah…:D

Dan seperti yag sudah sudah, ingatanku lagsung melesak mundur di malam takbir tahun tahun kepungkur. Dulu itu jauh lebih ramai dari sekarang. Masih ingat dulu truk truk ikut meramaikan pawai. Ada session bonceng sahabatku dulu sewaktu dia belum punya anak pake motor warna hijau, pernah juga naik diboncengin ayah, pernah juga naek mobil, dan yang paling serrrru, pernah kompakan bareng temen temen desa yang belum sibuk dengan urusan duniawinya kompakan naik truk bersama!!! Terkesan gimana gitu kali ya, tapi dulu waktu SD sih nggak ada gengsi gengsian, yang ada yang penting hati bahagia, apa aja ayoooook…

Really miss that moment!!

Sekarang sih nggak akan pernah bisa terulang… hidup kan seperti proses nggodog ketela, sekali semakin matang nggak mungkin bisa mentah lagi, seperti nggorreng rempeyek, sekali digoreng nggak bakal bisa jadi mentah lagi, seperti nanem kaktus, sekali semakin gede juga nggak mungkin balik kecil lagi, lawong kita juga dari bayi, sekali semakin tua dan dewasa nggak bisa jadi bayi lagi. Mungkin sifatnya masih kayak anak kecil, bak ketela yang direbus tapi masih ada bagian mentahnya, bak rempeyek ‘mbeling’ alias susah mateng, bak kaktus yang kelainan dan walau berumur tua tapi nggak bisa besar besar. Dan semoga kita bukan salah satu daripada golongan tersebut. Amien…:D

Malam takbir dari masa lampau hingga sekarang selalu membawa warna tersendiri, warna yang layak untuk dikecap dalam ingatan, ditulis dalam cerita dengan rindu yang membara, dan suatu saat ketika aku beranjak tua, aku baca lagi, dan berkata
Nduuuk, waktu Umi umur 20 tahun, Umi suka nulis blog soal masa lalu Umi..dulu itu Umi gadis desa, nduk…gadis desa yang bahagia…besok kalau udah gede kamu juga jadi blogger ya, nduk… biar setiap moment itu nggak menguap begitu saja…sapa tahu kamu jadi orang terkenal terus bisa bikin auto biografi, nduuk… oke nduk?? Umi luph u…mwah mwah..”
:D
wassalam...
31.08.2011
13:30

Monday, 29 August 2011

Berjuta Berkah dari Ramadhan

Monday, August 29, 2011 0 Comments


Baru pulang dari pasar bersama si Ibu dan melihat bagaimana pasar hari ini seketika menginspirasiku untuk menulis ini dengan judul Berjuta Berkah dari Ramadhan.

Jalan padat merayap, pengunjung sangat sangat membludak dan wajah para pedagang sumringah tak terkira. Ramadhan yang segera sampai pada hari Kemenangan memenangkan semua aspek ekonomi kehidupan masyarakat.

Memang sudah tradisi bagi masyarakat sini khan ya, untuk berbondong bondong belanja keperluan dapur, rumah, sandang, dan segalanya. Baru menginjakkan kaki di pasar, masyaAllah,,, mau jalan aja susah bukan kepayang. Pasar yang biasanya lengang sekarang berubah menjadi lautan manusia, sesak, sumpek, panass…
“La kenapa kok nggak di swalayan?? Mall?? Hare gene?? Paasar?? Becyek, tak adya ojyek, banyak copyeeet ciiiiint!”
Ingat himbauan pemerintah “Belanja di pasar tradisional, membantu perkembangan perekonomian masyarakat kecil” ya maksutnya, sesama rakyat kecil saling menguatkan gitu lho…hehehe

Sambil nganterin ibu belanja beraneka rupa, sambil meneliti keadaan pasar. Seketika mengambil kesimpulan bahwa Ramadhan benar benar memberi berkah bagi siapa saja, dari sopir beserta kernet angkot yang walau pun wajah penuh peluh, tapi air mukanya sangat cerah, sudah penumpang sangat melonjak jumlahnya, ditambah ongkos naik. Untung tak terkira. Para penjual baju lebih lebih, wajahnya bercahaya, lincah gemulai menawarkan barang dagangan, tau sendiri mendekati lebaran baju naik pesat. Padahal untung menjual baju itu khan dahsyat. Masih yang tak kalah girang ibu ibu penjual daging, dan tetek bengek kebutuhan dapur seperti cabe, kemiri mrica jahe, sayur sayuran, kentang, tahu tempe, dll. Dan bisa ditebak, walau Cuma 500 per kilo, barang barang sangat krusial itu fardhu naik. Para pedagang jilbab, gamis, mukena, dan pecis yang sekarang lagi mengepakkan sayap dengan sejuta modelnya dari model jilbab paris, hoodie, instan, dan inner yang beraneka rupa, masih gamis model syahrini, kaftan, dengan rok yang menjuntai juntai sangat menggoda.. Harga, sekonyongnya naik.

Yang paling mengherankan adalah harga kembang (biasanya untuk nyekar). Pasar juga penuh kembang, valentine day sih lewaaaaat, ini jauh lebih semarak kembangnya,banyak pedagang musiman, pedagang kembang. Nggak tanggung tanggung, kembang mawar setengah wakul itu dihargai 15 ribu!! Dan 5 ribu itu cuman dapet 3 bunga mawar beserta potongan daun hijau entah apa namaya yang baunya tak kalah harumnya. Ada ibu ibu di angkot bilang, “La wingi niku ibu x kulakan kembang sak truk 10 juta, lha kok payu 6 juta, tuno 4 juta jal mbak…”
Aku Cuma gedeg gedeg dalam hati, 10 juta buat beli kembang?? Nggak laku dalam waktu sehari aja udah nggak bisa dijual. Benar benar petani kembang di Kopeng, Bandungan, dan Sragen sana mendadak tebel dompetnya. Biasanya liat mbah mbah di pinggir jalan dengan caping dan kembang kembang beserta muka melas sekarang seperti berputar 180 derajat. Alhamdulillah…. (semoga saja benar yang merangkup rejeki itu para petani, bukan makelar kembang atau calo atau apapun itu namanya)

Bukan Cuma itu, pedagang musiman lainnya hadir meramaikan pasar. Tidak lain tidak bukan , penjual tempat ketupat, janur ketupat itu. Dimanamana bisa dijumpai kakek kakek, ibu ibu, bahkan anak anak laki laki menyediakan jasa membuat ketupat janur. Dengan cekatan menekuk ujung janur, memasukkan ke jalinan yang lain, menariknya, merapikan…trara!! Ketupat indah siap diisi beras..:D

Dari yang pencari uang tingkat atas seperti penjual baju, daging, dan kebutuhan dapur sampai pencari uang yang hanya bermodalkan tenaga tumplek blek di pasar, berwajah riang. Bapak bapak berbadan kekar pun kebagian berkah, bapak tukang angkut atau kuli. Yang biasanya per angkut hanya 3 ribu, sekarang kalau nggak 6 ribu, nggak mau. Dan kantong bapak kuli Alhamdulillah ikut ikutan tebal. :D

Masih juga penjual musiman lainnya, penjual petasan dan kembang api. Tenda tenda tidak permanen yang terbuat dari kayu menyemarakkan sepanjang jalan pasar Projo, Ambarawa. Kalau lewat malem malem, si mas mas penjual dengan ikhlas menyalakan kembang api barang satu dua buah, dan langit bertaburan percikan cahaya, indahnyooooo…..

Liat juga bapak bapak renta yang biasa jualan jas bekas di pinggir jembatan kecil di samping Pasar tadi ramai ditandangi sesame kakek yang punya minat yang sama, pake jas. Bapaknya hilir mudik tawar menawar dan melayani pembeli. Di sampingnya, bertengger kios agak invisible (kios yang Cuma beratapkan terpal seadanya, dan beralaskan bumi dengan satu cermin menggantung di tembok luar toko onderdil) potong rambut Madura yang biasanya Cuma satu dua orang pelanggan, tadi pengantri setia menunggu, kebanjiran order. Jadi inget salon salon mendekati lebaran juga kebanjiran pelanggan, salon deket rumah contohnya, yang mau melentikkan bulu mata, creambath, hairspa, atau hairmask biar rambutnya halus, facial biar wajahnya mulus, atau berganti gaya rambut biar tampil beda dan segarr, semua aspek perekonomian serasa menggeliat.

Dan Alloh memang Maha Segalanya, Maha Perencana sedemikian rupa hingga dihadirkan bulan penuh berkah yag mengandung makna yang luas. Berkah karena pahala dilipatgandakan, dan bagi para pengusaha(orang yang mau berusaha) untung pun juga dilipat gandakan. Para penjahit yang kebanjiran pesanan jahitan, para penjual barang pecah belah seperti piring, sendok dll, penjual gorden sampai lap dapur yang ikut ikut meraup lembaran rejeki.
Gara gara pergi ke pasar, hati jadi semakin bersyukur. Bersyukur karena tinggal di Indonesia, dimana Ramadhan sangat kental nuansanya.

Bulan Ramadhan bagiku adalah bulan ajaib, dimana tidur saja dihitung ibadah, dimana orang orang dikuatkan secara fisik da mental dengan diwajibkannya puasa dari subuh hingga petang, bukan hanya menahan lapar dan haus, tapi juga menahan segala nafsu yang menjauhkan orang orang dari fitrahnya sebagai seorang manusia dengan derajat yang tinggi, dimana banyak sekali bonus dengan janji pahala super gede seperti sholat tarawih, tadarus, kuliah subuh. Bahkan, bagi para ‘tidak mampu’ pun akan banyak penolong, tangan dan kaki Alloh yang iklhas membantu mereka menikmati hari kemenangan. Anjuran zakat fitrah dan zakat mal, anjuran sedekah, anjuran untuk menolong sesama saudara yang nasibnya kurang beruntung.
Bukan berhenti sampai di situ, Bulan Ramadhan bagi para tahanan juga bulan penuh keringanan, dapat remisi tahanan dan bisa pulang lebih awal. Bagi para pembantu, berbondong bonding mudik dengan sangu yang lumayan, THR sumebyar dimana mana. Subhanallah…. Bulan Ramadhan benar benar Bulan yang Subhanallah….
Bulan keren…semoga pesona bulan Ramadhan masih bisa dirasakan 11 bulan berikutnya, ketahanan menjaga hawa nafsunya, sabarnya, sikap suka memberinya, dan kerajinan dalam beribadahnya. InsyaAlloh….
28.08.2011 14:17

Thursday, 25 August 2011

Game Audition one more time

Thursday, August 25, 2011 0 Comments



#23 Agustus 2011
Mencicipi kembali perasaan seorang gamer (weizz, bahasanya). Mencicipi kembali bagaimana duduk di layar computer dan memencet panah atas bawah samping kanan kiri dan di antaranya alias panah serong sembari menghentakkan spasi dan mendengarkan dentuman music. Melayangkan kembali ingatanku saat SMA dulu. Haisss, kalau udah denger untaian 3 huruf, SMA. Langsung yang seneng seneng aja yang terbayang, karena memang rasa rasanya masa masa SMA itu salah satu tenggang waktu paling membahagiakan sepanjang sejarah torehan usiaku. :D

Langsung terlempar anganku, dulu, SMA kelas 2. Aku dan keempat teman SMA sangat tergila gila dengan game audition. Setelah pulang sekolah, tanpa membuang waktu, langsung tancap ke NEO (yang sekarang berubah menjadi Jasmine English Course :() . Tempat penuh kenangan bagi para gamer, apalagi para gamer yang rela kabur dari sekolah hanya untuk bisa mengotak atik game, entah dota, entah audition, dan tembak tembakan entah apa namanya…
Game ini juga yang mengantarkanku pada persahabatan PinQueenz dan tak lupa pada gamer yang nyantol di hati satu ini. Hehee..

Inget banget waktu adu skill cepet cepetan mencet panah sesuai bit dengan ketepatan mencet spasi sesuai ketukan. Bersama Uma, Ellena, Dany, dan juga Fita. Bahkan pernah juga karena di Audition itu banyak tipe ngedance, yang mana salah satunya adalah Couple Dance, semacam dansa bersama pasangan dan banyak banyakan hati kalau bisa ‘perfect’ dalam waktu yang bersamaan dengan pasangan. Salah satu type dance yang aku suka. Seperti belajar main insting bareng pacar!!

Aku bersama si pacar, Dany bersama pacarnya yang juga gamer, Ellena bersama pacarnya yang juga gamer, dan Uma yang sangat aku fans bersama kembaran pacarnya Ellena yang juga gamer (iya toh ya, Seph??:D) , dan Fita bersama pacarnya yang juga gamer. Salah satu moment paling menyenangkan dalam hidup juga ini. Bisa bermain bersama pacar sekaligus sahabat dalam waktu yang bersamaan.

Tiap menang rasanya ada kebanggan tersendiri, terus juga bisa beli baju di dunia maya, mix and match baju yang seksi juga bisa. Toh nggak nyata gini, Cuma char doang…:D

Masa masa yang sulit untuk bisa diulang kembali kayaknya, dulu bahagia banget waktu mencet mencet panah, dengan semangat membara untuk terus bersaing dengan para sahabat. Maen bareng satu room, cuple bareng bareng, sampai bisa in a relationship bahkan sampai wedding di audition juga. Kenangan indah… sekarang main itu pun feelnya sudah ilang, mungkin karena keadaan juga sudah berubah apa ya, tapi tetep seneng kok..:D Terimakasih:D

Audition memberikan warna yang berbeda di jaman jaman SMA. Sukaaaa banget kalau udah ngegame bareng bareng di NEO.

Teman teman mantan gamer, berharap banget kalau kita bisa ngumpul, ayo maen audition lagi. Aku kangen masa masa SMA sebagai gamer…:D

Masa masa sekarang semakin sulit saja. Hehehe… tapi, harus tetap semangat!!!
Ceumunguuuuuudh kk dan cc!!
23.08.2011 20:30PM

Wednesday, 24 August 2011

untitled 2

Wednesday, August 24, 2011 6 Comments

I do believe that achieving something is much easier than holding on to it,somehow I do believe that achieving something is not that easy.

Like holding on to a relationship. The more time passed by, the more difficult it would be.

When mind is really messed up and bad thoughts really take over it, it feels like in hell. No matter what people would say and comment about what I’m gonna write, but sometimes I feel totally pathetic with my own thoughts.

It is impossible to turn back the time, it is impossible to get back some months ago when I was really happy with such a thing. I start to think that by time goes, it can’t work out well. The more I think, the more pathetic and exhausted I am. When you say,” You are too thoughtful”

Then I will answer “ If I could choose, I don’t wanna be this way. I want everything just flows without over thinking and screwing my own mind up.”

Unfortunately I can’t. Bad little things can even push me down and be mood disaster for me.

No matter how many I try to say it to you, you keep being that way. I never say that you are bad, because the fact says otherwise. You are a good guy, you don’t cheat me. You just change. Start to think that we may not be able to stay together in this relationship. I know it is just a little problem, but it really drives me mad.

I do want to get back some months ago, when I was so happy as happy as you felt. We were so close, I loved you so much, so do you. Really happy and I can even imagine how we can grow mature and old together.

If karma exists, I reckon that it is my turn to pay for it.

I have no idea how to start it over and over again to make us feel what we used to, to make our relationship goes like what it used to.

I know it is not the same like it was. What can I do to make you turn like you used to be??

Really miss that time. But, if the only choice is the otherwise, I will try to let it go, to let you go, and start over on my own. Because I can’t deny that you gave me much, you made me a little bit mature, gave me happiness, gave me amazing experience for almost 4 years. Unforgettable, but I am really pathetic and almost give up. Not because I don’t love you enough but I start thinking that you would be happier and better without me who keep disturbing you and make you bored.

I’m just kidding, so don’t be so serious, it is a fiction. Then who will believe it?

23.08.2011 11:07 AM

Saturday, 20 August 2011

Tubuh, jiwa, ruh, malaikat, dan syetan

Saturday, August 20, 2011 0 Comments



Assalamualaikuuuummm…

Habis baca buku milik mas mas bernama Abi Maulana, seorang penyiar radio di Mustang Fm dan mengampu acara bernama Get Real yang isinya curhatan dari pendengar terus dia si tukang jawab gitu. Judulnya sama, Get Real. Walau pun si abang pake ‘gue’ ‘elo’, tapi sumpah deh bukunya nendang banget nget nget. Dan justru yang paling nendang dari yang nendang nendang lainnya berasal dari bagian belakang buku. Ini juga yang mau aku tulis kembali biar daya tangkapku lebih mudah mencerna dan sekalian bisa dibaca oleh sejuta umat yang bersedia membaca blog saya. :D

Buku ini keluaran 2007, jadi nggak maksut hati buat memperbanyak apa menyebarkan isinya secara semena mena toh ya? Khan Cuma pingin bisa lebih mencerna setiap makna yang tersimpan di serangkaian kata bermakna dari abangnya dan juga siapa tahu bisa sekali mendayung 2-3 pulau terlampaui, sukur sukur sekalian bisa mancing sembari mendayung seperti halnya menyelam sambil minum air.

Menurut buku ini tentang bagaimana dan untuk apa manusia tercipta begini,

Pertama kali Tuhan menetapkan NAFS-Nya sebagai rahmat dengan manifestasi atau perwujudannya: jiwa(kita tulis nafs dengan huruf kecil). NAFS dipercikkan menjadi jiwa kecil kemudian agar jiwa ini memiliki media operasionalnya untuk mengungkapkan kehendak ruh (sebagai kehendak Tuhan), rahmat Tuhan diwujudkan dalam penciptaan tubuh. (saya butuh beberapa kali baca untuk memahami maksut ini. Hehehe) bumi berperan sebagai alam dualitas yang dinamis.

Nangkepnya saya jadi Alloh menciptakan bumi ini lengkap dengan yang baik (malaikat) dan yang jelek (syetan) untuk membuat hidup kita dinamis, dan dengan begitu kita bisa mengambil pelajaran dari setiap kejadian (kejadian baik dan kejadian buruk yang disebabkan keterlenaan terhadap nafsu akibat syetan). Pikir saya, biar hidup itu nggak flat, melainkan seruu…kan kalo di sinetron sinetron gitu, ada yang suka perang batin, antara mau ikut apa kata malaikat atau apa goda syetan, biasanya yang lebih menggoda khan setannya gitu ya, nah, kalau bisa mengekang nafsu dan kembali ke fitrahnya sebagai wakil Alloh, maka bisa mengikuti mana perilaku yang benar dan akhirnya berkata, “Alhamdulillah yaaah…hidup memang sesuatuh…yang penting sabar yaaah…” begitu kira kira….

Dan, masih menurut buku karena saya juga belum tau banyak soal begini, inilah hidup dengan fungsi dari lima unsur yang berjalan selaras, harmoni.

F;(tubuh, jiwa, ruh, malaikat, dan syaitan)

TUBUH. Yang saya tangkap dari ini adalah tubuh itu syarat yang paling krusial, tanpa tubuh fungsi keempat penopang itu tidak bisa terungkap karena tubuh tidak lain tidak bukan adalah sarana atau alat untuk mencapai tujuan. Adapun soal keadaannya, seberapa tinggi, seberapa padat berisi, seberapa seksi, seberapa mancung, dll adalah bukan suatu kebetulan semata, tetapi merupakan kesiapan yang paling sempurna untuk menjadi wakil Tuhan-sudah sesuai dengan tujuan ruh kita.

Dijelaskan lagi menurut analogi Zukaf soal tubuh, tubuh bak instrument ruh. Seandainya pemain piano sakit, apakah memperbaiki piano dapat membantunya?? Yang dihasilkan oleh instrument tidak hanya tergantung pada kondisi instrument itu sendiri, tetapi juga pemusiknya (yang artinya ruhnya). Bahkan, instrument yang bagus, mengkilat sekalipun kalau pemainnya berada dalam kesedihan juga hanya akan menghasilkan nada nada sumbang penuh kegundahan. Maka tubuh mesti ditempatkan kembali pada posisinya semula, tidak diabaikan, tidak pula dimanjakan. Kalau diabaikan, kesehatan tidak dijaga, sibuk sana sini sampai memforsis diri sendiri, bahkan memakai obat obatan terlarang yang merusak tubuh, sama halnya merusak kendaraannya sendiri, sementara kendaraan itu masih digunakan untuk perjalanan jauh mencapai tujuan, yak, tujuan hidup. Dan kalau terlalu dimanjakan, nggak mau melakukan ini dan itu, bermalas malasan, tubuh ibarat kerangkeng besi yang memenjarakanmu. Padahal, Tuhan menginginkan wakilnya untuk mengembangkan kreasi Tuhan sebagai bukti wakil-Nya.

Jadi ingat waktu ikut pelajaran Kristen di kampus, waktu pak dosen bilang kalau manusia itu ‘the image of God’, artinya semoga nggak salah, manusia diciptakan sesuai gambar dan rupa Tuhan. Dan memang manusia, makhluk yang paling sempurna, yang melaui manusialah perwujudan Tuhan terlihat nyata.


NAFS, JIWA. Bagian diri kita yang lahir, hidup, mati dalam dimensi waktu. Jiwalah yang merasakan kemarahan, kebencian, ketakutan, penyesalan, dll. Jiwalah yang menjadi perantara bagi kehendak ruh untuk mewujudkan baktinya pada Tuhan melalui aktivitas tubuh karena jiwa begitu dekat dengan wadag (bersifat jasmaniah)kasar kita.

Maka aktivitas jiwa adalah fungsi :

f; (amarah, lawamah, mulhamah, mutmainah)

sebelum ke situ, jiwa manusia mengalami evaluasi. Yang paling dasar adalah jiwa mineral atau jiwa bebatuan (diem, tidak tumbuh dan bergerak). Lalu, menjadi jiwa nabati: tumbuh, struggling dalam mengatasi gravitasi untuk memberi hasil berupa dedaunan, bunga dan buah, tapi untuk dilepas di alam, bukan untuk dirinya sendiri-mana ada buah makan buah??. Berkembang, jiwa hewani: yang mencari perlindungan untuk kenyamanan hidup, bertahan hidup melalui peran mencari makan untuk dirinya dan kadang untuk anaknya juga bergenerasi.Manusia pada jiwa ini masih belum sampai pada titik kehendak-Nya. Dan terakhir adalah jiwa insani, yaitu ketika jiwa menjadi manusia dari ruh dan menerjemahkan kehendak kehendak ruh kemudian berinteraksi dengan fisik untuk mewujudkannya.

Nah, untuk menjalankan peran jiwa insaniah-nya, fungsinya seperti jiwa amarah menghadirkan fungsi perlindungan, pembelaan diri dengan kesadaran fisik, maksudnya kesadaran indera (mencermati situasi luar lingkungan dengan hitam-putih). Jiwa ini lah yang bikin kita benci sama seseorang, yang merasakan ‘waah, si A nggak pernah setuju sama pendapatku, dia itu musuhku’. Jadi, jiwa ini bekerja merespon informasi enam pintu indera kita. Maka dari itu, jiwa ini termasuk kesadaran rendah yang didukung dengan kerja pikiran ganda pada gelombang beta. Sifatnya subjektif, dualitas. Missal, aku bilang bagus, orang lain bilang jelek. Aku bilang ‘wahhhhh, manis beuuut’, orang lain bilang, ‘pait pait pait…’
Jiwa Lawamah: jiwa yang penuh sesal. Jiwa inilah yag merasakan penyesalan atas kejadian kejadian pait dalam kehidupan sehingga kita bisa merasakan kegetiran, frustasi, dan kesedihan yag berlarut larut. Missal, saat pacaran tapi kebablasan, jual tubuh demi kepingan uang,bentak bentak ortu, nyontek tapi kunci jawabannya salah jadi nggak lulus,dan hal hal yang bertolak belakang dengan kehendak diri yang tinggi atau ruh, maka jiwa akan berada dalam keadaan penyesalan yang dalam, sulit memaafkan diri sendiri, frustasi. Tetapi, jiwa inilah yang mengantarkan manusia pada keadaan titik balik. Kata Bu Kartini, habislah gelap, terbitlah terang. Dan, jiwa mulhamah menyapa…
Jiwa mulhamah adalah jiwa yang dapat menangkap gagasan, ide, ilham didukung dengan kerja pikiran pada gelombang alfa, untuk terus berkembang merespon tawaran ruh yang selalu mengarah kepada cahaya, terang, suatu keadaan tenteram tidak terganggu dengan apapun dari luar dirinya. Inilah saat jiwa selaras dengan keadaan ruh, yaitu jiwa muthmainah dan mengantarkan ruh kembali pada pemiliknya.

Itulah mengapa malaikat dan syetan hadir di muka bumi ini. Untuk membuat dinamis dan memperkokoh keberadaan ruh. Dan keadaan ini harus terjadi karena akan memberi pengalaman pada ruh dalam perjalanan menuju pulang. That’s why bener beuut kalau “Tidak ada kesalahan, yang ada hanya pelajaran.”

Lanjuuut…. (maaf yak panjang benerrrr, bukunya aja juga tebelll…hehehe)

RUH. Sebagai amar Tuhan, perintah, titah Tuhan, wajah Tuhan. Ruh yang awalnya ditiupkan dari Diri-Nya, setiap saat ingin mengungkapkan diri, menghadirkan Tuhan melalui kehadiran diri di tengah orang lain, di tengah tengah makhluk lain, di tengah peristiwa di setiap ruang dan waktu.

(Bagian di bawah ini yang paling saya suka dan benar benar membuka selebar lebarnya apa yang kemarin kemarin agak tertutupi oleh sikap sikap individualistis dan akhlaqul madzmumah.)

Dalam keseharian, sering kita menyaksikan anak anak mengamen, meminta minta dengan peluh berderai, baju compang camping, kulit hitam pekat hasil sengatan sinar matahari. Tetapi, kita selalu kehilangan momen kehadiran Tuhan, kita tidak mampu menangkap amar Tuhan karena mengedepankan tubuh dan indera kita. Jiwa menstimulasi rasa empati, tetapi indera berkata “ Ah, anak anak ini hanya korban eksploitasi orang tua dan mafia pengemis terorganisir”
Maka saat itulah pengkhianatan terjadi atas misi yang diemban sebagai wakit Tuhan, untuk menjelaskan dan meyakinkan dengan kesaksian yang sebenar benarnya bahwa Tuhan ada. Bukankah anak anak ini mestinya menjadi iman, bahwa Tuhan memang ada dan Pemurah, karena telah memberi uang receh melalui wakilnya yang menjalankan amarnya??
Jadi mikir, ya khan Alloh itu memberi rejeki, memberi berkah melalui tangan orang lain? Nggak uang langsung jatuh dari langi??seperti halnya menjadi tangan dan kaki Tuhan, saling berbagi dan menjadi berkah atau pun berkat bagi orang lain. Perwujudan Tuhan… Saat kita memaafkan orang yang pernah menyakiti kita, misalnya pernah menusuk dari belakang, atau mempermalukan, atau bahkan pernah melakukan kekerasan terhadap kita, maka inilah keadaan saat kita menyaksikan amar Tuhan, wajah Tuhan, kehadiran Tuhan, ghafururrahiim-penuh kasih dan ampunan.
Saat kita dipenuhi dengan sikap yang baik, membangun, dan melayani siap saja tanpa memilah milah modus, komunitas, agama, keyakinan, warna kulit, suku bangsa, jenis kelamin, status social, sesungguhnya kita telah menghadirkan, menyaksikan, dan bersaksi atas kehadiran Tuhan yang Maha Memelihara, Maha Memberi dan tak harap kembali, Maha Bijaksana, Maha Lembut dan Maha Memiliki.
“Hanya melalui pribadi kita sebagai manusia yang bertumbuhlah, segala kemahaan milikNya bisa kita rasakan dan kita wujudkan”
Maha Kasih-Nya kita wujudkan dengan kedermawaan kita,
Maha Lembut-Nya kita wujudkan dengan bersikap ramah pada siapa saja,
Maha Pengampun-Nya kita wujudkan dengan murah memaafkan orang lain,
Maha Pemberi Rizki-Nya kita wujudkan dengan cinta kasih antara sesama,
Maha Suci-Nya kita wujudkan dengan kebaikan kebaikan perilaku kita, berprasangka baik pada apapun yang menimpa kita dan pada siapa pun yang membenci dan memusuhi kita, (dan ini yang paling sulit untuk dilakukan buat saya. Tobat…tobat)
Maha Bijaksana-Nya kita wujudkan dengan sudut pandang kita yang luas terhadap perilaku orang lain sehingga kita bisa memakluminya,
Maha Pencipta-Nya kita wujudkan lewat karya yang embangun dan bermanfaat bagi orang lain,
Maha Adil-Nya kita wujudkan melalui menempatkan suatu persoalan pada posisinya,
Dan pada akhirnya dituliskan pada buku ini,
“Manusia yang bertubuh ini, adalah bayang baying kehadiran-Nya, keberadaan-Nya.”

Sebelumnya aku sama sekali tidak berpikiran seperti itu, dan melalui buku ini saya mendapatkan sesuatu..

“Alhamdulillah yaaaah…. Buku ini emang sesuatuuuh…yang penting sabar yaaah…”

Sekian, semoga bermanfaat!! ^^

Wassalam…
19.08.2011 21:31 PM



Wednesday, 17 August 2011

SIASAT oh SIASAT...

Wednesday, August 17, 2011 1 Comments


Bangun tidur tiba tiba keinget sama yang namanya SIASAT. Sebenarnya bukan kali ini aja sih bangun tidur inget SIASAT, malah nggak bisa nggak inget SIASAT. SIASAT itu semacam kalau universitas lain menyebutnya “mau krs-an dulu..”, gitu sih aku tanya temenku anak UMY. Kayaknya yang lain juga nggak jauh beda, Cuma kalau tempatku namanya SIASAT, karena butuh beberapa siasat untuk menaklukannya. Wo o o o…

Dan karena bukan penganut system paket yag mana sudah dipaketkan dari sananya kelas dan temannya, melainkan berusaha sendiri untuk rebutan bangku kuliah dengan beratus ratus mahasiswa lainnya. Dan sangat mengandalkan factor lucky, keluckian soal kecepatan tangan mengeklik, kecepatan inet, dan kecepatan berfikir juga dalam hal back up plan…
Dari semester 2 sampai SIASAT terakhir tanggal 12 Agustus kemarin, aku selalu SIASAT di Posnet, semacam warnet milik kampus. Dan selama itu pula aku selalu dapet kelas, habis SIASAT, yang lain pada ribut di FB, aku Cuma senyam senyum dengan penuh kemenangan, “Gue dapet semua, mameeeen…

Walau pun nggak semua kelas yag aku bisa klik itu kelas idaman, at least, aku masih sesuai flowchart, I’m on the track. Bahagia…

Dengan masih menyimpan kePDan semester lalu, sehari sebelum SIASAT, aku dan teman seperjuangan, Inggit menyusun jadwal idaman… tiap hari teratur, hanya 2 matkul mengingat keterbatasan tenaga dan otak. Masih sejam setengah sebelum SIASAT, kita menyusun back up plan, artinya, jaga jaga kalau idaman kita yang biasanya juga menjadi idaman semua orang itu penuh, kita punya semacam kelas cadangan untuk diklik, the second option, maksutnya biar kita sama semua. Prioritas kelas pun disusun, diurutkan dari yang paling berpotensi penuh dini, semuanya telah disiapka di atas kertas. Itu aku masih PD. Senyum selebar mungkin, optimis bakal dapet semua kelas yang diinginkan. At least, tetep on the track..

Dua jam sebelum SIASAT kita emang udah siap perang di Posnet. Berbekal paket inet 3 jam seharga 5000, aku optimis. Sejauh ini, inet nggak pernah ngehank atau pun ngelag, semuanya lancer. Detik detik menjelang SIASAT, semua pada ribut di group fb, bikin aku jadi cenat cenut. Detik demi detik aku tambah deg deg an, selevel pas mau ketemu ibu pacarku dulu waktu SMA (hehehe..). makin ke sini, levelnya makin naik kayak waktu aku mau UAN Matematika dulu waktu SMA. PDku ilang perlahan lahan waktu dibilang udah banyak kelas yang penuh berisikan mas mas mbak mbak angkatan yang ternyata juga tidak sesuai flowchart dulunya. Kelas yang dibuka juga sedikit karena satu hal dan lain sebagainya.

Toooooot, SIASAT dimulai..

Aku panic, aku pencet, loading mulu. Ni Inggit di sampingku sambil gigit gigit kuku aku lirik uda berhasil mencet 2 matkul, aku masih loading. Kalap.. aku lari ke mbak angkatan bernama mbak Kiky yang daritadi menyunggingkan senyum lebar sekali seakan akan bilang, “Gue dapet semua, mameeeeen…” aku kelabakan. Semester ini emang didahulukan semester tua untuk mencet duluan dan menentukan nasibnya.. emang benar kalimat “Alloh tidak akan mengubah nasib suatu kaum sebelum kaum itu mengubahnya sendiri”

Sedetik kemudian, aku lari pontang panting, si Mbak angkatan dengan tergopoh gopoh minjemin laptopnya dengan modem SMART buat bantu nentuin masa depanku kali ini. Si mbak angkatan emang dua kali lebih siap perang, sampai mantengin 2 alat SIASAT, computer Posnet plus satu buah laptop. Aku lirik si Inggit udah dapet 3 kelas, aku no one. Tambah keringat dingin berkucuran, ni laptop mbak Kiky nggak nyambung mulu, lalu si Inggit bilang kelas lain udah pada penuh, dengan menggondol 10 SKS dari total 19 SKS, bagai malaikat dia minjemin komputernya buat aku. Aku pencet kelas Intro to Research, kelas penuh semua, aku pencet kelas Academic Reading, udah terisi semua, aku pencet kelas berikutnya pun disambut dengan kalimat inti yang sama. KELAS PENUH.

Aku langsung lemesss,

Singkat cerita, aku Cuma dapet 2 SKS dari 19 SKS yang jatahnya aku ambil semester ini. Dulu aja PD benerrrr, dapet semua. Sekalinya nggak dapet, nggak dapet hampir semua dan cuma berhasil menyabet satu kelas. Inggit prihatin.. aku mringis getir.

2 SKS?? What on earth am I going to do?? Buka FB, seperti yang aku duga, udah banyak yang misuh misuh, jadi ikut misuh dikit dikit tapi nggak banyak, kalau banyak yang ada nggak nyelesein masalah, nambah masalah baru lhah dalah malah tambah kelabu hidupku.
Sebenarnya habis itu aku pingin langsung pulang saja, meratapi 2 SKSku. Namun, si Via ngajak ke gedung F, tampat tiap harinya aku belajar. Nah, waktu itu pukul 13.10 akan ada SIASAT semua angkatan, artinya siapa pun bisa masuk, angkatan tua atau pun muda, kecuali yang angkatan hamil (opo to iki?=.=”)

Dan dengan berbekal netbook tercinta, aku mencoba untuk mengadu peruntungan kembali. Berulang ulang aku buka satu persatu kelas dengan harapan tiba tiba sisa kursi, atau keajaiban lainnya. Benar saja, waktu aku mencet kelas Morphology and Syntax, sisa 3 kursi. Criiing, aku dapet! Aku sedikit girang. At least, nggak ngenes ngenes amat Cuma dapet 2 SKS. Sekarang 4 SKS dari total 19 SKS yag harus diambil. Dengan menanam keping demi keping harapan, aku kembali asal ngeklik kelas. Waktu buka kelas Intro to Research, sisa 1 kursi, sodara sodara!! Langsung aku pencet, dan dengan terus menyebut nyebut, Bismillah..bismillah…akhirnya 1 kursi yang pasti jadi rebutan begitu banyak pengeklik jatuh di tanganku!! Legaaaaanya kayak dapet honor menulis di majalah. Soalnya kelas itu cikal bakal aku bisa berlanjut ke kelas Research Methods, Prop & Report, dan yang dinanti nanti, sang Thesis. Andaikan aku nggak dapet, alamat mundur mundur waktuku untuk memulai skripsi. Dan dari coba coba berhadian ini akhirnya lumayan juga dapet 6 SKS. Tapi, selama Language Assesment yang merupakan syarat untuk bisa berlanjut ke kelas Micro teaching dan teaching Practicum belum di tangan, hati rasanya masih belum tenang. Academic Writing juga belum dapet. Masih panic.

Akhirnya pulang ke rumah. Untung untungnya punya sahabat sebaik Inggit, karena modemku moody kayak yang punya, akhirnya aku di-siasatkan oleh Inggit dan kelas Phonetics&Phonology bisa tertembus. Total jadi 8 SKS, masih dari total 19 SKS yang musti diambil kalau pingin lulus tepat pada umurnya.

Saking kepikirannya, kemarin malam mimpi ngeklik ngeklik keyboard dan dapet semua kelas.

Masih terus menunggu apa yang akan terjadi besok dengan SKS ku, karena bagaimanapun harapan masih ada, dan akan terus ada. Ibarat jalan, aku udah separo perjalanan, biasanya sebelum sampai ke tempatnya akan ada banyak aral melintang, badai menghantam, batu berguling, lumpur hisap, hujan angin, dan segala bentuk hambatan. Dan insyaAlloh semua akan bisa teratasi. Ganbatte!!

Ini ceritaku, apa ceritamu??:D

17.08.2011 08:09 AM

Tuesday, 16 August 2011

road poem

Tuesday, August 16, 2011 2 Comments

On such a long long road…

In such a long long time..

Staying out of everything that pushing us down, staying beside you and sitting behind your back..

Wanna stay like this forever, wanna pass through this crowded road forever,

Feeling the same air and breathing you in..

Tightly hold you, like never ever can let you leave..

Cause this love will never leave..

Tightly hold you in the deepest heart,

Put my arm around you, harm you in the cold air freezing us

Realizing how my love grown up so fast,

Realizing how I want you like crazy to keep standing by me..

Stay behind when all people leave me,

The person I want the most to share everything with is you.

The person I wish to be always happy is you.

Because the only person I love is you..

Never know how the future will bring us..

Never know where God will lead us…

I just want you to know this little thing called love..

No, my love is more than just a little thing..

More than ‘a little’

And more than just “a thing”

I want it to turn into everything and God lead us to the happy ending.

That’s it.

The idea came up when he memboncengkan me on the night after we bukber together…

15.08.2011 20:31 PM

Thursday, 11 August 2011

Secret Garden!!

Thursday, August 11, 2011 5 Comments

Secret Garden!

Once I started watching this drama, I can’t even stop watching until the end. And I could finish watching this drama just for 2 days! This drama contains 20 series or episodes which every episode takes approximately an hour. I stayed up until 2 PM to watch this drama for those 2 days and I spent my time to stay in my bedroom all day long to finish watching it. Because for me, it is an extremely really soo sweet Korean drama. The story given, how the actor and actress acts can really make me laugh and cry as well. How the story flew really like playing on my emotion.

Something I do like from this drama is not only because the story itself, but also because Hyun Bin is totally charming and cool!! Hyun Bin (as Kim Joo Won) is the main character of this drama, how he act in this drama is so gorgeous as well!!

So, it is not surprising if Secret Garden got many awards afterward. Taken from koreandrama.org, I get some information all about this drama, hopefully you all like it, because I do like this drama!! And the most important thing is it ends up happy ending! Actually I was so curious about the ending when I watched it because now I don’t like sad ending. No one wants sad ending I think.:D

And this is it!!

Title: 시크릿 가든 / Sikeurit Gadeun / Secret Garden
Chinese Title :
秘密花园
Genre: Romance, comedy, fantasy, melodrama
Episodes: 20 + 1 Special
Broadcast network: SBS
Broadcast period: 2010-Nov-13 to 2011-Jan-22
Air time: Saturday & Sunday 21:45

Synopsis

The drama tells the story of Kim Joo Won (Hyun Bin), an arrogant and eccentric CEO who maintains the image of seeming perfection, and Gil Ra Im (Ha Ji Won), a poor and humble stuntwoman whose beauty and body are the object of envy amongst top actresses. Their accidental meeting, when Joo Won mistakes Ra Im for actress Park Chae Rin, marks the beginning of a tense, bickering relationship, through which Joo Won tries to hide a growing attraction to Ra Im that both confuses and disturbs him. To complicate matters further, a strange sequence of events results in them swapping bodies.

Cast

Hyun Bin as Kim Joo Won
Ha Ji Won as Gil Ra Im
Yoon Sang Hyun as Choi Woo Young/Oska (Joo Won’s cousin)
Kim Sa Rang as Yoon Seul
Lee Philip as Im Jong Soo
Lee Jong Suk as Han Tae Ssun
Yoo In Na as Im Ah Young
Kim Ji Sook as Moon Yeon Hong
Park Joon Geum as Moon Boon Hong
Kim Sung Oh (
김성오) as Kim Sung Woo (Joo Won’s secretary)
Choi Yoon So as Kim Hee Won (Joo Won’s sister)
Kim Sung Kyum as Moon Chang Soo
Lee Byung Joon as Park Bong Ho
Sung Byung Sook as Park Bong Hee
Yoon Gi Won as Choi Dong Kyu
Yoo Seo Jin as Lee Ji Hyun
Kim Gun as Yoo Jong Heon
Baek Seung Hee as Park Chae Rin
Kim Dong Gyoon as director
Kim Mi Kyung as guest house ahjumma
Song Yoon Ah as herself (cameo)
Lee Joon Hyuk as himself (cameo)
Beige (
베이지) (cameo)
Baek Ji Young as herself (cameo, ep 13)
Han Ye Won as Cherry (cameo, ep 15)
Kang Chan Yang (
강찬양)
Jang Seo Won (
장서원)
Kim Sung Hoon

Awards

2010 SBS Drama Awards: Top Excellence Award, Actor – Drama Special (Hyun Bin)
2010 SBS Drama Awards: Top Excellence Award, Actress – Drama Special (Ha Ji Won)
2010 SBS Drama Awards: Netizen Popularity Award – Drama
2010 SBS Drama Awards: Netizen Popularity Award (Hyun Bin and Ha Ji Won)
2010 SBS Drama Awards: Best Couple Award (Hyun Bin and Ha Ji Won)

And this they are!! Two main characters of this drama and make it so wonderful!:D

Name: 현빈 / Hyun Bin (Hyeon Bin)
Real name:
김태평 / Kim Tae Pyung (Gim Tae Pyeong)
Profession: Actor and model
Birthdate: 1982-Sep-25
Birthplace: Seoul, South Korea
Height: 184cm
Weight: 74kg
Star sign: Libra
Blood type: B
Family: Older brother
Talent agency: Star M Entertainment
Education: Jungang University (acting major)
Hobbies: Swimming, playing basketball and watching plays

TV Series

Secret Garden (SBS, 2010)
Friend, Our Legend (2009)
The World That They Live In (KBS2, 2008)
The Snow Queen (KBS2, 2006)
My Name is Kim Sam-Soon (MBC, 2005)
Ireland (MBC, 2004)
Nonstop 4 (MBC, 2003)
Bodyguard (KBS2, 2003)

Movies

Late Autumn (2010)
I’m very Happy (2008)
A Millionaire’s First Love (2006)
Daddy Long Legs (2005)
Spin Kick (2004)
Shower (2002)

Awards

2010 SBS Drama Awards: Top Ten Stars Award (Secret Garden)
2010 SBS Drama Awards: Netizen Popularity Award
2010 SBS Drama Awards: Best Couple Award with Ha Ji Won (Secret Garden)
2010 SBS Drama Awards: Top Excellence Award, Actor – Drama Special (Secret Garden)
2006 KBS Acting Awards: Popularity Award (The Snow Queen)
2006 KBS Drama Awards: Netizen Award (The Snow Queen)
2006 KBS Acting Awards: Best Couple Award with Sung Yu Ri (The Snow Queen)
2006 42nd Baeksang Awards: Most Popular Award
2005 MBC Drama Awards: Top Excellence Award (for My Name is Kim Sam-Soon)
2005 MBC Drama Awards: Popularity Award (Best Actor for My Name is Kim Sam-Soon)
2005 MBC Drama Awards: Best Couple Award (with Kim Sun Ah)
2004 MBC Drama Awards: Popularity Award (Best Newcomer for Ireland)
2004 MBC Drama Awards: Broadcasting & Entertainment Special Award

^^ So charminggggg!

Name: 하지원 / Ha Ji Won
Real name:
전해림 / Jeon Hae Rim
Profession: Actress and singer
Birthdate: 1979-Jun-28
Birthplace: Seoul, South Korea
Height: 168cm
Weight: 46kg
Star sign: Cancer
Blood type: A
Family: Younger brother/actor Jun Tae Soo
Talent agency: Wellmade STARM
Education: Dan Gook University

TV Shows

Secret Garden (SBS, 2010)
Hwang Jin Yi (KBS2, 2006)
What Happened in Bali (SBS, 2004)
Damo (MBC, 2003)
Love That’s Bigger Than Love (MBC)
Days in the Sun (KBS2, 2002)
Life is Beautiful (KBS2, 2001)
Secret (MBC, 2000)
School 2 (KBS1, 1999)
Tears of the Dragon (KBS1, 1996)

Movies

Sector 7 (2010)
My Love By My Side (2009)
Haeundae (2009)
Seven Remedies (2008)
Fool/BA:BO (2008)
His Last Gift (2007, cameo)
Sex is Zero 2 (2007, cameo)
Miracle on 1st Street/1st Miracle (2007)
Duelist (2005)
Daddy Long Legs (2005)
All For Love (2005, cameo)
Love So Divine (2004)
Bunshinsaba/Ouija Board (2004)
100 Days with Mr. Arrogant (2004)
Reversal of Fortune (2003)
Sex is Zero (2002)
Phone (2002)
The Scissors (2000)
Ditto (2000)
Truth Game (2000)
Nightmare (2000)

Awards

2010 SBS Drama Awards: Top Ten Stars Award (Secret Garden)
2010 SBS Drama Awards: Netizen Popularity Award (Secret Garden)
2010 SBS Drama Awards: Best Couple Award with Hyun Bin (Secret Garden)
2010 SBS Drama Awards: Top Excellence Award, Special Drama – Actress (Secret Garden)
2010 46th Baeksang Arts Awards: Best Actress Award (“My Love By My Side”)
2007 32nd Golden Chest International TV Festival: Best Actress Award (Hwang Jin Yi)
2007 34th Korean Broadcasting Awards: Best Actress Award (Hwang Jin Yi)
2006 KBS Drama Awards: Daesang (Grand Prize) (Hwang Jin Yi)
2006 KBS Drama Awards: Best Couple Award with Jang Geun Suk (Hwang Jin Yi)
2006 KBS Drama Awards: Netizen Award (Hwang Jin Yi)
2004 40th Baeksang Arts Awards: Best TV Actress Award (What Happened in Bali)
2000 21st Blue Dragon Awards: Best Supporting Actress Award (“Ditto”)
2000 37th Grand Bell Awards: Best New Actress Award (“Truth Game”)

Thank you for reading!!:D

09.08.2011 13:07 PM