Friday, 1 July 2011

Mendongkrak Daya Ingat Part. 5


Mendongkrak Daya Ingat Part. 5 is coming with penggolongan ingatan yang terakhir. Yang akan datang part. 6 nanti yang paling saya tunggu untuk saya tulis. Hehe, tentang bagaimana kita bisa jadi orang yag bukan pelupa??? Masih berdasarkan Buku Mendongkrak Daya Ingat…. So, cekidot!!

Sudah tau ingatan eksplisit tu yang piye khan??( ingatan yang diperolah melalui maksud dan tujuan tertentu) Nah, ingatan eksplisit ini masih dibagi lagi menjadi 2, yaitu ingatan semantic dan episodic yang merupakan ingatan yang terkait dengan kegiatan kegiatan belajar yang dilakukan seseorang di sekolah dan pembelajaran yang diperoleh dari kejadian kejadian dan pengalaman hidup.

1. Ingatan Semantik ( hampir semua hal yang terkait dengan pengetahuan akademis, dan gagasan professional, fakta, pertanyaan khusus dalam ujian, nama, tanggal, nomor pengenal, film, buku buku, gambar, video, dan informasi yang bersifat teknis. Tapiiiii ingatan semantic adalah system menampilkan ingatan yang paling lemah, yaitu ingatan yang baru saja diproses (Oh NO, padahal sebagai pelajar yang paling kita butuhin ya ingatan jenis ini!) That’s why kita butuh trik trik biar otak kita ini tidak lemah dalam mengingat hal hal macam itu. Berita kilat yak, kalau kita bisa mengoptimalkan fungsi otak dengan semaksimal semaksilnya, kita bisa berbahasa 7 bahasa yang berbeda di dunia karena di dalam otak terdapat syaraf syaraf dan tetek bengeknya yang Subhanallah canggihnya.

2. Ingatan episodic (ingatan autobiografi) dipicu oleh tempat dan lingkungan. Missal, abis liburan Anda ditanya, “Liburan kemana aja?” “Owh, aku habis ke India berkunjung ke Taj Mahal.” Nah, itu Anda pake ingatan episodik. Saya pribadi liat dari kata episodik, episode gitu. Jadi kita recall episode per episode hal yang telah kita lalui di masa lalu. “Mulai suka dia pas kapan?” “Pas first sight waktu upacara setelah dilantik jadi siswi SMA, liat dia terus cenat cenut.” Sekonyong konyongnya ingatan Anda terlempar pada beberapa tahun yang lalu saat upacara di lapangan sekolah, terus pertama kali liat dia yang lagi ngomong ngomong sama temannya dan ketawa dengan bijaksana(piye kui?). ingatan episodik pun work out. :D

Last but not least soal jenis ingatan adalah, ingatan yang tidak tergolong dalam keduanya, called as Ingatan Lampu Kilat. Ingatan ini terkait dengan ingatan yang sangat kuat yang ditimbulkan oleh kejadian yang mengguncang emosi atau mengejutkan. Ingatan seperti ini biasanya tertanam dalam pikiran banyak orang, misalnya bencana Gunung Merapi Meletus atau Bencana Tsunami Aceh, atau soal serangan terhadap gedung WTC di New York dan tragedi yang menggemparkan dunia sejagad raya. Kayak Clap Clap tapi dalem gitu, jadi berbekas gitu lah, khan Lampu Kilat?

Itulahhh…. Tapi ini belum selesai, wong belum didongkrak daya ingatnya kok… Part selanjutnya soal HOW!!
Saya pikir sangat penting bagi kita yang masih berkutat dengan buku, pelajaran, nilai nilai untuk mengerti bagaimana mengoptimalkan otak yang Alloh berikan untuk kita. Karena saya merasa masih sangat bodoh dalam hal ini, maka saya bagikan untuk Anda dan mari belajar bersama. :D

Flash INFO :
Persentasi apa yang kita ingat jika kita ….
• Membaca 20%
• Mendengar 30%
• Melihat 40%
• Mengucapkan 50%
• Melakukan 60%
• Melihat, mengucap, mendengar dan melakukan 90%

29062011…12:27 AM



No comments:

Post a Comment