Monday, 20 June 2011

Mendongkrak Daya Ingat Part. 3

Saya sangat tertarik membaca buku ini karena saya bisa manggut manggut sambil bergumam… “owh…jadi begitu toh…”
Di buku Mendongkrak Daya Ingat ini juga dijelaskan jenis jenis ingatan.
Pernah nggak mikir begini, kenapa ya, hal ini lebih mudah diingat daripada hal itu. Jawabannya karena secara umum manusia memiliki berbagai bentuk ingatan, yang mempunyai kekurangan dan kelebihan masing masing. Nah, berbagai bentuk ingatan tersebut disimpan dalam daerah daerah otak yang memiliki fungsi yang berbeda. Jadi, untuk mengingatnya kembali, kita perlu recall, atau menarik atau mengambil lagi bagian ingatan itu. Ada factor factor yang mempengaruhi kualitas ingatan dan kemudahannya dijangkau kembali, yaitu penting tidaknya, tujuan, isi, kekuatan, dan sumber rangsangan.


Lanjut ke pengelompokkan menurut waktu dan lamanya ingatan tersebut disimpan :
1. Ingatan jangka pendek.
Sebagai ingatan yang disimpan sampai 20 detik atau lebih jika ingatan tersebut secara sadar diulang ulang. Missal, saat para cowok minta nomor telepon para cewek gitu ya, dia mengulang nomor telepon dan memberi kode sedemikian rupa sehingga bisa memutar nomor itu dengan benar.

2. Ingatan jangka panjang.
Yang bisa disimpan seumur hidup, akan tetap aktif apabila kita melakukan sesuatu yang bisa mengaktifkan kembali ingatan itu. Jadi inget waktu liat film Titanic. Itu neneknya menggunakan ingatan jangka panjang sampai masih hafal benar bagaimana dia bisa bertemu Jack, jatuh cinta dengannya, bentang bentang badan juga di ujung dek kapal, sampai bagaimana Jack mati kedinginan sesaat setelah kapal Titanic ditelan samudera. Atau waktu aku liat liat catalog SMA, dan kembali ingat waktu nonton film bareng bareng di kelas tiap pelajaran kosong, rasa rolade goreng yang menggiurkan di kantin deket lapangan basket, ngrumpi ngrumpi di kelas bareng temen temen, sampai dolan bareng teman sekelas buat pemotretan bikin catalog ini. Buanyak!! Biasanya hal yang sangat berarti dan memberi kesan yang mendalam.

Nah, belum selesai… lamanya penyimpanan dibagi lagi menjadi dua, yaitu :
1. Ingatan persepsi langsung yang disimpan selama kurang dari satu detik. Saat kita mengetik misalnya, kita liat tulisan, ketik, liat, ketik. Bahasa tingkat atasnya menginterpretasikan serangkaian gambar atau kalimat sehingga bisa kita ketik. Begitu…

2. Ingatan aktif, atau bisa dibilang ingatan jangka pendek, berlangsung cukup lama. Misalnya, untuk memutar nomor telepon yang baru saja dilihat, atau menghitung kembalian.

Ada tapinya, ingatan aktif ini bisa dikodekan menjadi ingatan yang bisa bertahan dari waktu standard 20 detik, bahkan bisa dikodekan menjadi ingatan jangka panjang jika Anda berkenan.

Sekarang coba sedikit sedikit pikirkan tentang cara bagaimana kita bisa menghapal pelajaran dan sukses dapat nilai bagusss, contohnya tentang grammar yang hampir seluruhnya hapalan. Bagaimana cara bisa liat tu ‘rumus’ dan mengubahnya menjadi ingatan jangka panjang. Yap, kodekan informasi itu sedemikian rupa sehingga bisa dialihkan menjadi ingatan jangka panjang. Gimana cara mengkodekan emang?? Ada banyak cara lho!! Jadi, keep reading yak!!
:D

17062011…12:22 PM
Accompanied by OH-SNSD :DD

No comments:

Post a Comment