Thursday, 24 February 2011

kelaparan!!





Saya kelaparan!!!!

Bagaimana?? Hidup Anda baik baik saja?? Makan tiga kali sehari buat yang normal, 4 sampai 5 buat yang doyan, atau 1 sampai 2 plus apel buat yang lagi diet?? Pije?? Bisa beli baju incaran atau aksesoris yang lagi ngetren??

Waaaah, beruntung ya jadi kita? Pernahkah berfikir tentang orang banyak di luar sana?? Yang makan sehari sudah cukup, tidur di rumah reyot kalau keujanan ikut basah, kalau panas ikut sumuk sudah cukup, ganti baju kalau belum lethek2 amat belum ganti sudah cukup, makan sekali itu pun makan nya kadang nasi sisa milik tetangga yang dikeringin trus dimakan lagi sudah cukup, atau kadang ketela pohon atau pun sego jagung sudah cukup. Beli baju setahun sekali itu pun kalau ada yang mau ngasih utangan sudah cukup. Serba yang tidak cukup dicukup cukupkan. Wajah murung di belahan lain Indonesia dan dunia. Simak berita berikut, teman!

KINSHASA, KOMPAS.com - Menteri kesehatan Republik Demokratik Kongo (DRC) mengatakan sedikitnya 700 anak yang berusia di bawah lima tahun meninggal akibat kelaparan setiap hari di lima provinsi yang dilanda kerusuhan di negeri itu. Di Aceh 29 anak meninggal karena busung lapar sementara 1.336 lainnya kena busung lapar. Sebanyak 340.056 jiwa dari total 990 ribu penduduk Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur masuk dalam kategori keluarga miskin, yang berpotensi menderita gizi buruk.(Media Indonesia) Ada 5,1 juta balita bergizi buruk dengan 54 persen atau 2,6 juta jiwa terancam kematian seperti ditegaskan Dr. Yosep Hartadi (Lampung Post). TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Program Pangan Dunia (United Nations World Food Programme ) Indonesia, Bradley Bussetto mengatakan saat ini lebih dari 850 juta orang di dunia menderita kelaparan kronis, 820 juta diantaranya tinggal di negara berkembang. "Setiap 5 detik, 1 orang meninggal dunia akibat kelaparan di Asia," katanya dalam jumpa pers Fight Hunger: Walk the World, di Wisma BCA, Jakarta, Rabu.

Bandingkan dengan kita atau Anda. . . buat yang cewek, sukanya shopping baju rata2 per piece 100 ribuan atau aksesoris at least 5ribuan masih yang gila tas atau sendal yang modelnya ga ketulungan bagus, maem di café yang kalau steak 8 mpe 20ribuan masih ditambah macem2 juice 4 mpe 8 ribuan, gaul di mall mungkin, masih beli aneka cairan kecantikan meliputi hand body, parfum yang sekecil botol minyak kapak 10ribuan,sabun cair bermerk, bedak nggak ketinggalan plus lipstik, lipbalm atau pun lipgloss. Yang cowok, ngegame dari pagi mpe malam dengan biaya 3000 perjam, atau ngrokok 3 bungkus dengan harga perbungkus 6ribu sampai 20 ribu paling mahal. Dudu, aku bukan pingin bilang, so. . .buat feel what they(poor people) feel, don’t go shopping,have a meal in café,etc!!! jelas dudu. . . hak kita untuk hidup senang as long as we can. . .

Coba, sekarang pikirkan sejenak andai Tuhan memutarbalikkan nasib kita. Andai kitalah yang dengan bermodalkan kemucing dari mobil ke mobil pas lampu merah, atau menyumbangkan suara sumbang buat minta sumbangan uang dari bis ke bis atau menyodorkan amplop dari jok ke jok bis.
Seperti siang dan malam, hidup ini pilihan. Dalam masalah ini, Tuhan telah memilihkan kita seperti ini nasib kita. So???

Dudu, aku bukannya pingin sok jadi malaikat yang sok2 ngasih saran buat saling berbagi, sok2 baik buat nggak pelit pelit ma orang lain,dudu. . .aku Cuma share apa yang aku amati, lihat, rasakan akhir akhir ini. Sering liat ibu2 yang banyak jentol2nya kayak manusia akar di TV suka minta minta di sekitar kampus, mbah2 yang dulu pernah kegilas dikit kakinya ma mobil babi pas minta2 di depan SMAku sering pas ujan ujan bawa keranjang dari tempat sampah ke tempat sampah lain, ngorek ngorek sampah, ngambilin plastik2, pakai baju biru lusuh sama jarit lusuh plus nggak pernah punya sandal, pernah liat sepasang kakek nenek yang ga bisa ngeliat saling tuntun tuntunan minta minta dari toko ke toko, sering liat kakek kakek duduk tiap hari di pinggir jalan mau ke kampus dengan tangan gemetar megangin mangkuk tempat uang dengan seplastik teh di tangan yang lain, atau pun kakek2 cacat dengan kotak besar bertuliskan “saya orang cacat, minta bantuan untuk makan sehari hari” di depan toko Laris yang kemarin ketemu lagi pas di pasar malam, sering googling busung lapar trus ketemu anak anak kulit hitam yang kurus kering tinggal kulit sama tulang plus semangat hidup minta minta, makan sampah, walau pun habis itu aku mewek2 diliatin mas mas yang ngenet di sebelahku. Begitu banyak orang yang butuh bantuan, serpihan2 koin yang mungkin buat kita rada nggak berguna, atau kadang buat kenek2 bis gedhe yang aku sering naikin malah dibuang tiap lewat kuburan,tapi buat mereka koin koin adalah penyambung hidup hari ini.

Yang aku pelajari dari sini adalah, janganlah hidup dengan berorientasi pada diri sendiri, mengenyangkan perut sendiri, memuaskan hasrat sendiri. kita tak pernah tau, besuk masih bisa memberi atau justru minta diberi.
. Selagi masih bisa tangan di atas, sisihkan uang saku kita untuk mereka yang berjuang di jalanan demi butiran butiran nasi, demi hidung yang tetap mengembang dan mengempis hari demi hari. Demi mata yang bisa terus merajai setiap pesona yang disuguhkan Tuhan. Itu adlaah rasa syukur kita terhadap apa yang diberi Tuhan untuk kita.. Karena sesungguhnya, manusia yang bermanfaat adalah manusia yang bisa “dimanfaatkan” orang lain. Mulai sekarang kawan, berikan apa yang bisa kamu berikan. Mugi mugi Gusti ALLAH mberkahi. insyaAllah. . .

No comments:

Post a Comment