Friday, 31 December 2010

some words to end up a year named 2010

Sometimes what I expect can not be a reality. Sometimes what I want to happen is just an imaginary, nothing happen, just disaffection, no more….no more.

Feel so frustrated when I picture something good, and bad thing happens afterwards,

I want this thing, but it does not come, I want that, the same happens.

You know, everyday I try hard to think and think on how make “this” come true.

Life seems so hard, I have to be grateful nonetheless.

Don’t care What a hard life it is, I keep faith, the more suck condition break me down, the higher I can rise after that.

Oke, I admit that I want more than that, I want more in everything I have,

Look, I am extremely greedy, I want everything, many obsessions turning around in my head, garnishing my days from I wake up until I close my eyes at night.

Many plans arranged, but nothing done.

What the hell is going on with me??? I am disappointed with myself, I am so suck, I am so lame, and it is troublesome.

I can not be as tough as I expect, everything can make me cry, even reality show on television successfully makes me cry, makes me sad.

I don’t know why, sometimes I hate myself. Why can’t I control myself?? Why is it sooooo difficult for me to make me calm down??

Meanwhile I have some plans, and I start nothing.

Plan is just plan and my life just stuck in this level, no development, no efforts, no goods, nothing.

I can’t manage my time, I can not use my time wisely, yeah, I am not wise at all.

I am so lame. I want everything, but I do nothing.

When obstacle come, I give up. When people come to undervalue me, I do nothing, can not do nothing.

When the world laugh at me, I cry. When people do not like me, I hide myself.

No more, baby….

Old meykke has been died…..I will kill everybody who being obstacle, when I do not like somebody, I’ll say “I don’t like”

I’ll behave myself well. When she or he or they respect to me, I will. But, when they don’t, no problem at all, because no excuses to like them. Okay, I can do nothing with my tears. It is so easy to make me cry. I do not know how to control it. My big problem that I must fix. It doesn’t mean that I always cry. No at all. I never cry, maybe, once in a month, or less than that. But always almost cry, when something is not the same with my heart, when condition is so bad, I almost cry. A huge stone sprags my heart, it wanna come out, my beat is so fast, you know, like I want to fist everybody who annoys me. Because surely I can not do that, so I almost cry, I am so angry but I can not express it. Do you ever feel so?? When somebody annoys you, but you can not do something, then we hate her or him at the rest of the time. So far, my friends are good, but, I can not deny that yah, there is 1 or there are two people that annoy me, I can not forget how they treated me, and the only way is stay far away from them, if I can not do right now on because there is still something which have to do together, then I will do later. No problem again. I’ll be happy, sooooo happy. There are Many friends who like me, respect with what I am doing.

Hmmm…..before I talk too much about this and that, about everything, just end up this show.

The thing that I certainly want is, be better, be much more tough, be like what I expect from myself, I need to force myself I think, and just leave somebody or people that do not like me, and get along well with people who like me.

Be grateful, God has given me great people around me, hug me when I need to brush my tears away. When I need shoulder to lean on they will be there, when I need hand to hold me tightly they will be there, when I need people to cheer me up, they will be still there, what do I have to be scared for??

I have God, family, friends, and a hope. Obstacle is a sweetener on my path toward the success on the top of this life!!

Come up with new spirit in new year!!

HAPPY NEW YEAR!!

KALEIDOSKOP 2010 part.2


Move on to the next month!!

JUNE

Sunday, 27th

EDS goes to UNNES. EDS singkatan dari English Debate Society. Alasan pertama ikut ekstrakulikuler ini adalah biar ngomong bahasa Inggrisnya cap cuuus. Terlepas dari itu semua, ikutan EDS memberikan pengalaman pengalaman yang sangat berharga. At least, fot this year, soalnya next year, aku cabut. Terkadang, giving up is the best solution than keep doing in burden. Di UNNES berasa ketemu ‘bangsa’ sendiri. Pernah terfikir untuk menyesal, kenapa dulu nggak nyoba dulu daftar di sana. Nasi sudah menjadi bubur, aku sudah terdampar di sini,dan aku harus menyelesaikannya. Terdampar?mari diperhalus, sudah menjadi mahasiswi di sini, penyesalan sangatlah sia sia dan hanya menghabiskan tenaga. Jadi lebih baik, focus kuliah, hindari masalah, atau hindari hal hal atau tempat yang berpotensi menjadi masalah, dan berada di tempat tempat yang membuatku nyaman.

JULY

Sunday, 18th

Ini tidak boleh dilupakan. Hang out with lovely grandmaaaaa!!!

Just she and I. Cuma jalan jalan ke salatiga doang sih, tapi ibarat nyanyi, feelnya dapet! Kita jalan jalan di sepanjang Ramayana ke kota, dan akhirnya 2 cardigan item dan putih di tangan. Capek muter muter tak karuan, sate pun bikin kenyang. Walau pun kadang beliau bikin sebel karena nggak mau diem alias hobi ngomong, she is a wonderful woman. Kalau diceritain dulu pas jaman rekoso, aku salut banget sama nenek. Sosok wanita mandiri, dan kreatif abis!

Wednesday – Tuesday, 21st – 27th

It is one of the most incredible journey I’ve ever had!


Aku dan teman teman EDS lainnya pergi ke Jakarta untuk mengikuti lomba debate named JOVED di UI. Selama seminggu itu aku bisa mendapatkan banyak hal, bertemu dengan orang orang hebat dari banyak universitas terkemuka di seantero Indonesia. Banyak mahasiswa ngomong bahasa Inggris udah kayak ngomong bahasa Indonesia, cap cus niaan, tapi godeg. Bener bener deh, bertemu dengan orang orang hebat yang makan juga sama sama nasi alias kita sama sama manusia yang punya potensi yang sama juga, berasa dicambuk banyak motivasi untuk melakukan hal yang sama. Aku juga bisa seperti itu, semua bisa seperti itu, tergantung tekad dan usaha, juga do’a. Karena event inilah untuk pertama kalinya aku naik kereta. Agak norak, tapi suka. Pokoknya, seminggu itu adalah pengalaman yang tidak terlupakan. Oke, itu juga salah satu hal yang bikin aku agak nggak menyesal berada di sini. Sudahlah, buat apa coba menyesal?? Kualitas pendidikan di sini bagus, sarana prasarana nya bagus, hanya bagaimana aku menempatkan diriku sendiri di area ini.

Saturday, 31st

Kali pertama aku dan adikku, Nicken mencoba peruntungan di bidang kerajinan. Ngeliat kain felt atau flanel lagi marak maraknya, aku dan dia punya keinginan untuk menekuni dan menyulapnya menjadi pundi pundi. Mulai buat jepit rambut berbentuk pita dari kain flannel, jepit rambut berbentuk mickey mouse dan bunga, ada juga bros dengan bentuk yang sama. Banyak yang beli, apalagi temen temen Nicken ngaji yang masih kecil kecil, karena ini juga baru kecil kecilan.


AUGUST

Sunday, 1st

Double Date!! Kalau ngedate aja udah biasa, kalau double data agak luar biasa! kali ini double date bersama pasangan fenomenal (wakaka) Boby dan Dany. Kita makan di Joglo, dan finally…..kali kedua fotobox bareng pacar!! Dan, kali ini aku sudah jadi muslimah berjilbab, walau pose juga tetep sama kayak begini. Hari itu juga Dantok memberiku sesuatu. Thank you so much!



t was awesome day! Mari kita lakukan lagi tahun 2011 Januari nanti, kawan! Sebenarnya waktu itu rencana mau triple date bersama Fita dan Novan yang udah pacaran sejak kelas 1 SMA. Namun, karena mereka sibuk, nggak jadi deh….jadi, mari kita lakukan besok!

Tuesday, 17th

Hari ini bertepatan dengan PPMB mahasiswa baru, dan aku bersama Inggit dan juga Mbak Kris, mbak angkatan dan ketua EDPOW, jaga stand EDPOW sekaligus mempromosikannya. Hari itu semua ekstrakulikuler di FBS dikumpulkan dan dipamerkan untuk anak anak penghuni FBS yang baru. EDPOW, English Department Pool Of Writing termasuk salah satu ekstrakulikuler yang diperkenalkan kepada mahasiswa mahasiswa baru. Here we are!! Sekalian jaga stand sekalian narsis ria tak karuan.



Saturday, 21st

Hey,Dantok, Dany dan Boby, ingatkah saat kita buber bareng hari ini?? Kita buber di My Steak setelah sebelumnya entah kemana dulu. Tapi kok di catatanku ada tulisannya “I dislike it! T.T” yaa….. semoga tahun depan kalau double date lagi, ada catatannya, “ I Like It!”, okay, ay?? Let’s understand each other and everything will be ok.

SEPTEMBER

Sunday, 5th

Kali ini buber di rumah Dantok, bertepatan juga dengan ulang tahun Mbak Nia. Great!

Friday, Saturday, Sunday, 10th,11th,12th

HARI RAYA IDUL FITRI!!Saatnya bersilaturahmi dan merayakan kemenangan….hari pertama : sungkem seantero desa, dari ujung sana sampai ujung sini. Hari kedua : sungkem di rumah sodara dan kerabat di tempat lain. Hari ketiga : sungkem jugaaaaaaaa.

Monday, 13th

Pinqueenz pinqueenz and pinqueenz…..

Kumpul kumpul lagiiiiiiii….kali ini kumpul kumpul di Cosmo, melacur alias melakukan curhat, berfoto riang gembira, dan juga berpose di sepanjang jalan depan STELLA dekat kampus. Kumpul bersama sahabat adalah obatnya seteres. Banyak orang atau teman bermuka dua di luar sana, selama aku punya mereka dan sahabat sahabatku lainnya, merasa aman dan tidak peduli dengan orang muka dobel di luar sana (kalau memang ada)


Thursday, 16th

Happy Anniversary!!! Tiga tahun bersama dengan Adhe Wahyu Ardanto, ada manis, ada pahit, ada kecut, ada ngguyu ngguyu, ada nangis nangis. Selama tiga tahun banyak hal yang sudah kita lalui bersama. Berharap tahun depan, tahun depannya, tahun depannya lagi, lagi dan lagi status kita masih sama seperti sekarang.


Friday, 24th

Setelah aku pikir pikir, ini adalah hari dimana aku pulang paling malam bareng pacar. Liat KOTAK dari awal sampai bubar, man! Hari itu bertepatan dengan hari terakhir PPMB, dan setiap tahunnya memang pihak kampus mengundang band terkenal untuk manggung di lapangan kampus. Sumprit, walau pun aku nggak suka KOTAK, tapi liat secara langsung wajah wajah mereka dalam jarak beberapa meter bikin seneng juga. Paling seneng sih sebenarnya karena bareng pacar. Kalau nggak salah, sampai rumah itu sekitar pukul setengah 12 an. Semoga tahun depan bisa liat band manggung lagi, dengan orang yang sama, namun feelnya berbeda, sudah semakin dekat maksutnya. Amien!

OCTOBER

Thursday, 28th

I can buy a notebook with my own money.

NOVEMBER

Aku liat di bulan ini nggak ada yang special, hanya berkutat dengan test, presentasi, dan lain lain di akhir semester 3. Desember khan sudah liburrrr….November lagi sibuk sibuknya kuliah, nggak ada waktu untuk ajojing atau pun bertemu teman lama. But, actually every month is an amazing month!

DESEMBER

Tuesday, 14th

Setelah lama sekali nggak renang, terakhir renang waktu di Kiai Langgeng, akhirnya aku bisa renang lagiiii…..nggak usah jauh jauh, yang penting renang. Mana sendirian, Cuma ditemenin mas kolam renangnya yang njaring njaring daun atau kotoran di kolam renang. Airnya jernih sih, habis dikuras, tapi tetep aja harus bersihi kotoran kotoran yang mengapung. Selagi si masnya njaring njaring, aku nyelem nyelem ke sana dan ke sini. Cuma aku. Aku seorang. Renang ke sana dan ke sini sampai kakiku kaku kaku, Great!

Saturday, 18th

Mengawali masa liburan dengan wisata ALAM. Kali ini pilihan dijatuhkan ke Gedung Songo nan eksotis!! Bersama adik dan juga teman kampus,Elisabeth Novia Tayl kita mendaki si Gedong Songo, sooooooo fresh!! Do you wanna read more?? Baca selengkapnya di previous post, with title a Luxurious Gedong Songo. ;))



Tuesday, 21st

Kali ini agak mengkota dengan nonton TRON di Citra Land, Semarang bersama para sahabat kampus, Inggit dan Garwidha Rafwani. Ada ceritanya di previous post, In Semarang we lost, Were we???

Sunday, 26th

It is family day!!

Jalan jalan bersama para sepupu lengkap dari paling gede ( aku ), sampai yang paling belia (adik keduaku). Tlatar adalah tujuan utama kita. Sayang, di sana orang orang bertebaran di mana mana. Rame banget!! Sampai mau jalan aja susah minta ampun. Kita nggak bisa masuk ke area paling favorit yang di dalamnya ada kolam renang sekaligus tempat pemancingan yang enak banget buat foto foto. Kita Cuma makan di sebelah area itu, foto foto di luarnya, dan akhirnya mampir di Taman Kelinci. Foto foto bersama sepupu tertua kedua yang juga narsisnya minta ampun! Wonderful day!

Tahun 2010 adalah tahun yang luar biasa. Tahun dimana aku sudah menjadi mbak mbak kuliah dengan segala problematikanya. Berbagai karakter manusia aku temui, berbagai pengalaman indah dan buruk aku alami, ketawa dan nangis adalah hal yang biasa, dan yang paling penting aku bisa menjadikan segala macam pengalaman menjadi guru yang berharga.

Berharap saat dewasa nanti, aku bisa membaca semua ini, pas aku udah jadi ibu ibu, anakku aku suruh baca, biar dia tahu, gini lho…masa muda ibu mu….

HAPPY NEW YEAR!! Aku siap untuk menulis di kertas putih lagi, kertas bernama 2011. Semoga tahun ini aku bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Sudahkah menulis resolusi tahun depan, kawan??

Salam cincau, kawan kawan!

Ambil kertas, mulai berfikir dan berangan angan, tulis satu per satu hal apa yang ingin kamu capai, tempel gede gede di tembok, liat tiap hari, dan usaha buat cetak goal yang sudah dibuat. Seperti Timnas yang tidak kenal menyerah, mari kita selalu optimis untuk bisa mencetak goal ke dalam gawang yang sudah kita bangun sendiri. Gawang adalah tujuannya, dan bola adalah usahanya. Goal adalah realisasi dan keberhasilannya. Untuk Timnas, SEMANGATH!!!

KALEIDOSKOP 2010

Okay, sebentar lagi kita akan memasuki gerbang baru, tahun baru dengan harapan baru dan goal yang baru juga. Tidak sabar untuk menuliskan setiap goal yang akan dicapai pada tahun 2011 kelak.

Aku jadi kepikiran untuk membuat kaleidoscope 2010 alias mengenang kembali apa saja yag aku lakuin di tahun 2010 ini. Hobby untuk menuliskan setiap kegiatan yang aku lakukan sepanjang tahun ini ternyata tidak sia sia, semua teringkas rapi dan dikupas tuntas dalam….. KALEIDOSCOPE 2010 OF MEYKKE SANTOSO…

Let’s get started!!

JANUARI

.FRIDAY, 1ST

It was family day!! Merayakan tahun baru sekaligus merayakan ulang tahun adik termudaku, Astrid Tia Merianasari, kami sekeluarga pergi wisata. Bukan, bukan ke Dufan, DreamLand, zoo, atau pun pantai, tapi KIAI LANGGENG. Entah ke berapa kalinya aku dan keluargaku ke sana. Namun, mungkin memang itu tempat favorit kita. Selain memang dekat dengan rumah, juga bisa aku bilang di sana lengkap. Mau liat binatang binatang?? Ada…mau renang?? Juga ada…mau maen becak becak an atau bebek bebekan, atau sepeda mini, atau pesawat pesawatan juga ada, mau naik Jet coaster (wahana paling aku suka!) atau wahana kayak di pasar malam juga ada, mau naik kereta mini muterin area Kiai Langgeng juga ada. All was gratified!!

TUESDAY, 19TH

Hari ini bertepatan dengan SIASAT, alias pengambilan jadwal online yang selalu bikin hatiku deg deg an persis kayak mau ketemu camer untuk yang pertama kalinya. Di hari itulah nasib 6 bulan ke depan ditentukan, karena kalau sampai nggak dapet satu kelas dan ternyata itu yang menjadi syarat untuk bisa mengambil kelas berikutnya, alamat aku nggak pakai toga tepat pada waktunya. Nah, apalagi yang interesting di hari ini??? Karena aku beli obat gemuk, beberapa tablet pil yang di bungkusnya terdapat tulisan “harus disertai ijin dokter”. Kalau aku, disertai ijin sepupu. Sepupu yang mempromosikan dengan iming iming naik 8 kg!! aku minum beberapa tablet, dan alhasil hanya pipiku menggembung, organ lainnya sama saja, otakku juga makin menggembung. Obat apalagi yang harus aku makan, huh???? Sempat terfikir untuk ke pengobatan alternative karena dipromosikan di sana,”bisa menggemukkan atau menguruskan”. My boy said, “petingkah”

THURSDAY, 21ST

Ini adalah hari paling membahagiakan sepanjang sejarah karirku ini. Karir?? Sok punya karir deh! Tapi, sumprit hari itu aku kalang kabut saking bahagianya. Waktu itu aku sedang menulis cerpen dikomputer di rumah nenekku yang rumahnya tememplek atau berdampingan dengan rumahku, telepon masuk. Si mbaknya berkata sepatah dua patah kata, dan aku deg deg an kayak mau mati. Bukannya lebay, tapi emang, ah, tidak bisa diungkapkan dengan kata kata.

CERPENKU BAKALAN MASUK MAJALAH!!MAJALAH KAWANKU!!

Waktu SMA aku dengan memegang sebuah teenlit, aku ngomong dengan para sahabat.

liat aja ya, nama Meykke Santoso lusa akan tememplek di sampul sebuah teenlit, as a writer.” Ngayal,pandanganku menerawang, baru ngayal aja nikmatnya bukan kepalang, apalagi kalau namaku beneran tememplek di sebuah cover teenlit. Subhanallah….

Dan, beberapa hari kemudian pasca ditelepon si mbak redaksi, aku yang nggak pernah beli majalah, (biasanya pinjem di rental), langsung dengan muka berseri seri beli di penjual majalah di sekitar kampus. Sampai rumah aku baca berkali kali namaku yang terukir di judul, SEMPURNA(ini nama cerpennya). Lalu, diiringi beberapa untaian huruf, Meykke Alvia Yuntiawati. Seluruh orang di rumah aku suruh baca, bapak aku paksa buat baca. Sebulan kemudian, dapet uang, man! Sebelumnya, si mbak telepon, ternyata nomor rekening yang aku kasih sudah diblokir alias gosong karena emang udah kosong alias nggak pernah diisi. Akhirnya, dengan berbekal nomor rekening ibuk, aku dapet gaji pertama sebagai seorang penulis majalah, gan! Cerpenis! Sehabis ditelpon si mbak, aku nggak bisa tidur, tidur pun mimpi jadi penulis lagi diwawancarai, otak jadi agak konslet dan khayalan semakin melambung menyentuh bintang berkelip di langit malam itu. Indahnya hidup ini, gan! Awal tahun yang menakjubkan.

TUESDAY, 26TH

Salah satu hari yang paling menyenangkan adalah hari dimana bisa menghabiskan waktu bersama para sahabat. Benar sekali, kawan! Hari itu, aku dan teman temanku yang menyebut diri kami, PinQueenz (asal kata dari jaket kembaran dulu waktu SMA yang ada gambarnya Pinguin, tinggal kita plesetkan, lahirlah, PINQUEENZ! )ajojing ke Elang Sari, Salatiga.Saat itu juga sekalian merayakan ulang tahun Uma. Oia, pinqueenz beranggotakan Dany Aprilla Eka Rahmawati, si paling berani dan nekatan, Ellena Rosmayanti, si paling cantik dan dikagumi semua cowok(please, jaga baik baik kepala Anda.;p), Mashlahatul Umami, si paling alim dan cinta lingkungan, dan aku, Meykke Santoso, si paling langsing dan tinggi, dan ngonyoli. Great!! Begitu sampai di Elang Sari, jeperat, jeperet, cekerek, cekerik, 1….2….3….cheseeee!

Here we are, Elang Sari dengan segudang pose andalan!!


Masih banyak sebenarnya kejadian kejadian menarik di bulan Januari ini, tapi aku khan sudah bilang,semua teringkas rapi, jadi intinya, ini adalah ringkasan. Semua aku tulis, subuh baru kelar. Sekarang ini hari Selasa, 28.12.2010 pukul 21.37. move on…..


FEBRUARY

.WEDNESDAY, 3RD

Kumpul kumpul dengan kelas tercinta waktu SMA, IPA 3 memang selalu mengasyikkan. Oke, I have to admit, rasanya ingin sekali bisa berjumpa dengan teman teman type seperti mereka. Sulit bukan kepalang nyari yang sebangsa mereka di bangku perkuliahan seperti sekarang. Go back, aku dan teman teman sekalian setelah makan nasi pecel belut di Muncul yang pernah masuk Jelang Siang di TransTV, kami segera meluncur ke STASIUN KERETA API!! Sudah bisa diduga, jeperat dan jeperet adalah fardhu a’in untuk kami, pose begini dan begitu, banyak sekaliiii, what did you feel?? Jangan ditanya, absolutely, HAPPY!!


THURSDAY, 25TH

Akhirnya ngidam photobox kesampean juga. Ini adalah photobox kali pertama sepanjang sejarah. Haha, jadi malu, emang kadang aku malu maluin. Dan cewek yang beruntung itu adalah……INGGIT OCTAVIA!! Sahabat seperjuanganku di kampus. Untung ada dia, kemana mana kita selalu bersama, ambil jadwal juga bareng mulu kelasnya, kalau pun ternyata nggak sekelas, sungguh, ini bukan keinginan kita, mungkin memang takdir telah menuliskan lain. (opo toh jane….)


Hari ini juga kali pertama aku terlibat ikut kepanitiaan. Oke oke, aku akui, aku Cuma magang, semua pakai seragam, aku nggak kebagian karena namanya juga Cuma personil tambahan, dan kerjaan aku di sana adalah tukang mbakar roti, ngolesi roti sampai namain tu roti. Ada coklat, keju, dan selai stroberi. Acaranya Mid Summer, semacam pergelaran drama sangat ditunggu tunggu yang diadakan setahun sekali. Apa hubungannya dengan mbakar roti??? Aku yang jualan makanan di pintu masuk. Jelas?? Great! Mid Summer itu drama pakai bahasa Inggris (yaialah, orang aku masuk fakultas bahasa Inggris, judulnya juga Mid Summer, bukan Rama dan Shinta), dan terkenal seantero universitas, habis itu juga masuk majalah, gan! Aku sebagai penjual roti bakar ikut bangga. (senyum manis sekali, semanis cuka)

Finish untuk Februari, terkadang tidak semua harus ditulis, ada satu lagi kejadian. Ah, tidak usah ditulis, aku juga mau melupakan saja, untuk apa diingat ingat, yag berlalu biarlah berlalu,mbiyen mbiyen, saiki saiki. Aku jadi inget kalau tanggal 14 Februari adalah hari Valentine, tapi kok aku liat di tanggal itu, cma ada “nyetrika, nyuci tas, luluran.” Entahlah…., lagian nggak ngerayain juga. Everyday I love him, everyday is Valentine. Then he will say, “gombal….”, I answer “ben…”, (adu, kangen!)

NEXT!

MARCH

FRIDAY, 19TH

Ini adalah awal awal aku punya keinginan untuk menutup aurat, membungkus mahkota dengan pakaian-nya, alias berjilbab. Tidak bisa sembarangan, sekali makai, kalau dicopot rasanya sangat tidak etis. Jadi, harus dipikirkan dalam dalam. Untuk awal, aku membeli sebuah buku dengan judul “Mix and Match Aja!”, karya Heni Nur’afni. Kalimat yang membuatku tertarik untuk membelinya adalah sebagai berikut, “ingin tampil keren dengan budget kecil?”

Sungguh, itu akyu beutzzzh…. Motto yang ingin aku terapkan adalah, seperti apa yang dikatakan ekonomi, mengeluarkan biaya sekecil kecilnya untuk mendapatkan hasil yang sebesar besarnya, menggunakan budget sekecil kecilnya, untuk mendapatkan gaya yang segaya gayanya, kira kira begitu implementasinya. Buku yang mengupas bagaiman mix and match baju untuk muslimah remaja yang berjilbab, sedikit banyak membantuku.

SATURDAY, 20TH

Hari jalan jalan. Hobbyku memang jalan jalan, atau bahasa gaulnya, hang out! Kali ini bersama teman teman SMA yang imut imut dan baik baik, E.B. Briliani, Risma Shinta Dewi, dan juga Whiny Okta Faiza. Cosmo menjadi pilihan kami berempat. Mulai dari ngrumpi, makan bareng, dan hal yang tidak boleh terlupakan adalah……Anda benar!! Jeperat jeperet, one day later… foto foto menghiasi facebook kita masing masing. Wanna spend time with you again, guys!! Ngomong ngalor ngidul dan saling membuka kedok masing masing. Great!!



MONDAY, 22ND

Syalalalala….aku senang sekali…..Adhe Wahyu Ardanto, akhirnya mau fotobox!! Setelah perdebatan yang cukup alot, dan bujuk rayu sedemikian rupa, akhirnya dia mau diajak foto juga. Kami ini seperti bumi dan langit. Dilihat dari tampilan luar, sudah, tidak usah dibahas, beda sekali. Nah, begitu pula dari tampilan isi. Aku banci kamera, dan dia agak benci kamera. Nggak suka difoto, sedangkan, aku kecanduan difoto. Namun, akhirnya dia mau juga. Senang bukan kepalang.


Thanks, boy! Hopefully we can get along together and hold my heart tightly for the rest of the time!” (mimic serius)

GO TO THE NEXT MONTH!

APRIL

FRIDAY, 9TH

Setelah test Grammar yang agak memusingkan, aku berencana untuk potong rambut!! Ya, ganti potongan rambut seperti pemeran utama cewek drama korea Boys Before Flowers, si manis Geum Jan Di. Aku pingin potong pendek, biar fresh!! Pikirku waktu itu.

Singkat cerita, sampai gang rumah, aku mimbik mimbik, sampai depan rumah, aku ngusap ngusap, sampai dalem rumah, aku sesegukan.

Potong jenis apa ini?????? Semula aku berencana potong sebahu, hasilnya, sekuping dengan model, entah model apa aku nggak mudeng. Sampai rumah, setelah mencermati rambutku lebih terperinci, tangisku makin menjadi. Ibuk Cuma geleng geleng liat kelakuan putri sulungnya. Bapak prihatin. Kenapa anakku ajaib sekali, pasti begitu pikirnya. Adik ketawa nggak abis abis, rasanya pingin aku babat habis rambutnya, biar nangis bersama, pecahkan saja piring dan gelas!! Biar ramai!!

SUNDAY, 11TH

Kiai Langgeng, I come back!! Sekali lagi, berkunjung ke Kiai Langgeng, melepas penat di sana, dan renang bersama adik tertuaku, NICKEN DWI PRAMESWARI, yang ternyata teknik renangnya lebih mumpuni daripada aku. Gaya dada, dia bisa, gaya katak, tak terelakkan, gaya ngambang nggak jelas pun dia ahli. Good Job, sister! Nyemplung nyemplung di kolam udah kayak gedebukan di kasur, ke sana ke mari lincah sekali. Libur bersama keluarga memang mengasyikkan, suatu hari semua ini pasti hanyalah seonggok kenangan indah yang tidak bisa terulang lagi, aku abadikan saja untuk bekal di hari tua saat rambutku mulai beruban dan kulitku mulai bergaris garis tak karuan.

THURSDAY, 15TH

Aku akhirnya bisa naik level, yang semula Cuma jadi tukang mbakar roti, sekarang aku jadi LO ECD. ECD adalah English Debate Competition, dan setelah seleksi jadi LO, aku terpilih. Hari ini adalah hari aku menjalankan tugasku, bisa dibilang aku adalah guardnya anak SMA yang akan berlomba di kampus. Menggiring 3 cowok SMA, dan oke, bisa dibilang well done!

FRIDAY, 23RD

Pijetan. What?? Cuma pijetan aja dimasukin??? Nggak pernah pijetan ni orang pasti.

Bukan begitu. Ini kali pertama pijetan dengan orang yang tepat. Sebelumnya, aku pijetan dengan tetangga sendiri yang hanya bermodalkan kekuatan otot dan do’a. Aku disuruh miring sana, miring sini, duduk, kaki diangkat, aku pasrah. Malamnya, pegel pegel makin parah.

Kali ini, emang sakit waktu dipijit. Beliau seorang bidan yang tahu teknik memijit yang baik dan benar, kalau dalam level bahasa Indonesia, sesuai Ejaan yang Disempurnakan. Sakit tapi enak. Great!

MENGINJAK KE BULAN MEI.

MAY

SATURDAY, 15TH

Jalan jalan lagiiiiii…kali ini hanya dengan salah satu personil PINQUEENZ, DANY APRILLA EKA RAHMAWATI. Kali ini kami membawa misi khusus, mencarikan kado untuk pacar masing masing. Kebetulan, Dantok tanggal 17 mei, dan Boby, pacar Dany tanggal 30. Tanggal 30?? Rasanya tidak asing dengan tanggal itu. Sudah, tidak usah dibahas terlalu jauh soal tanggal, mbiyen mbiyen, saiki saiki. Kembali lagi ke misi kita. Jalan dari kemiri sampai Ramayana kami lakoni, beberapa kali mampir di outlet baju, dan sempet mampir di apotek untuk membeli Kiranti. Hari pertama. Kram perut udah jadi agenda rutin. Daripada ntar aku menggelepar di jalan, tindakan preventive lebih diutamakan. Ke sana dan ke mari sudah, eventually, we got it!! Pulang dengan wajah girang, kado sudah di tangan. Shopping shopping tak terelakkan. Sebut kami window shopper, memanjakan mata bukan hanya bisa dilakukan dengan melihat cowok bening, tapi juga barang barang unyu yang dipajang di etalase toko toko.

MONDAY, 17TH

Jeng jeng!!! Masnya ulang tahun, unfortunately, there was nothing special. Kita Cuma makan, ngasih kado, pulang. That’s all. It’s okay, masih ada ulang tahun ke 20, 21, 22, 23, dan seterusnya. Berharap kita masih bisa merayakan bersama. Tumbuh bersamaku, dan tua di sisiku. Nulis kalimat ini rasanya seperti ada gabus di hatiku, empuk sekali.

SATURDAY, 22ND

Selain ini adalah ulang tahunku yang ke 19, ini juga salah satu hari paling bersejarah dalam perkembangan tingkat religiku. Hari hari yang dinanti, datang juga. Kali pertama rambutku tertutup dengan jilbab. Masih ingat jelas, jilbab pertama yang aku pakai adalah kerudung warna merah marun dengan setelan baju belang merah putih item, dipadu padankan jeans warna hitam. Sensasi pertama, sumuk. Makin lama makin terbiasa dan semakin nyaman. PD menjalari seluruh tubuhku. Karena hari itu aku juga ulang tahun, Dantok menjemputku, nganterin pulang, dan memberikan bingkisan cantik yang isinya tas warna merah, apik!!

Thanks to Mbak Nia, mbaknya Dantok.

It was a blessed day, and hopefully every day is a blessed day for me, for all of us!!

Terimakasih kepada Tuhan, ALLAH SWT yang memberiku nikmat tak terhingga. Kalau begini masih nggak bersyukur, kepruk saja kepalaku.

SUNDAY, 30TH

Ketemu anak anak IPA 3 lagi…..horeeeeeeee. kali ini kita ke Elang Sari, karena tamannya aduhai indahnya, kita foto foto kian kemari. Kali pertama bertemu dengan mereka dalam keadaan menjadi mbak mbak muslimah, berjilbab. Dan, memang 3 temanku lainnya sudah duluan pake jilbab. Ardila Waraduhita, Risma Shinta Dewi, dan Whiny Okta Faiza. Awesome day!! Temu kangen dengan mereka memang selalu menyenangkan, tadi aku sudah bilang khan…..

Senaaaaaang....

To be countinued...

Saturday, 25 December 2010

good bye, a year named 2010!


Nggak kerasa tahun 2010 akan segera berakhir, disusul tahun 2011 yang tinggal sebentar lagi akan merekah.

Manusia semakin tumbuh dewasa, yang bayi semakin membalita, yang balita semakin menganak anak, yang anak anak semakin meremaja, remaja semakin mendewasa, dan aku, semakin tua.

Masih ingat waktu kecil dulu, mandi di sungai, cari cengkih di kebun, pergi ke bioskop setiap malming di Bioskop Garuda Ambarawa yang sudah lama ditutup karena keberadaan mesin kotak kecil bernama VCD yang menggeser popularitasnya, inget tiap abis lebaran jalan jalan bersama ke Jogjakarta dan sekitarnya, inget diadili bapak karena ketahuan nyuri anting anting mainan milik temen sepermainan, pagi pagi dimarahin mbahnya temen SD ku karena hobiku bikin nangis tu anak, segalanya seakan tersimpan rapi di memori card belahan otakku.

It was so wonderful, never did I forget that time!

Dan sekarang, aku sudah tumbuh besar, sudah menapak tanah selama 19 tahun lebih, menjadi sosok orang yang well, secara fisik kamu, kamu, dan kamu bisa lihat sendiri. Hobi minum susu dan berenang bikin aku tumbuh ke atas, unfortunately nggak ke samping samping. Banyak orang bilang di update statusnya, “I am on diet!” (curhat dirinya sendiri kalau mereka sedang diet)

Then, I would say, “What the hell is diet?? I am not acquainted with that.”, then I laugh so loudly.
Banyak yang bilang
Mey, you are soooo thin, dear….”
what am I supposed to do, then?? I have done so many things to increase my weight and nothing happened, NOTHING. Maybe just increase about 1 ons. Terrible!

Aku kasih tau apa saja yang aku lakukan untuk bisa menambah berat badanku

1.Selama sebulan ,dua kali sehari atau kadang tiga kali sehari aku minum jus alpokat yag mengandung banyak lemak, dan celana ku masih saja kedodoran. Failed!

2.Kakak sepupuku bilang, berat badannya naik 8 kg setelah minum pil tertentu yang aku dikasih samplenya, 3 kali aku beli, dan apa yang terjadi?? Satu satunya yang menggembung dari badanku bukan tangan, perut, lengan, kaki, tapi pipi. Failed!

3.Minum jamu, biasanya anak remaja minum jamu berjudul jamu singset, jamu pagar ayu, atau jamu jamu yang intinya bikin badan aduhai asyiknya, dan aku memesan jamu melar, ibunya ngasih jamu untuk kesuburan. Tiap hari minum nggak ada reaksi, kata mbaknya pacarku, jamu tidak baik untuk Ginjal. Absolutely, FAILED!

4.Yang lebih alami, tiap hari aku mulai minum campuran susu, jahe, dan telur. Disarankan telur jawa, karena susah bukan kepalang nyarinya, aku ganti telur jawa dengan telur biasa yang suka didadar atau pun ceplok. Aku minum mentah mentah, sambil njepit idungku sama penjepit pakaian yang dijemur. Amis tak terelakkan, dan aku give up. Bisa tertekan secara mental kalau tiap hari harus menglonggongkan diri sendiri dengan cairan masyaAllah seperti itu.FAILED!

5.Ini masih rencana, tapi sudah aku rencanakan jauh jauh hari, yaitu, minum susu ibu hamil. Bikin subur, siapa tahu kandunganku juga subur, nanti badanku melar dan siap hamil, jangan jangan menghasilkan efek samping yaitu ngidam, atau mungkin mual mual. Otakku semakin nggak karuan, minum ibu hamil agaknya pilihan yang menggiurkan, dan pacarku said ‘petingkah’. FAILED!

Kalau Tina Toon nggak pernah makan nasi alias cuman makan salad dan roti gandum yang kata John Pantau nggak ada rasanya, dan juga makan coklat atau pudding zero calori yang katanya juga nggak manis, aku apa aja aku makan, tanpa larangan, kalau Tina Toon sangat merana karena harus menjaga bobotnya biar tetep singset, aku tidak merana sama sekali karena apa pun bisa masuk perut, berharap badanku aduhai asyiknya, dan tangan Tuhan mulai menipuk pipiku,
Look, you can eat whatever you want, be grateful with what you have, sesungguhnya Allah bersama orang orang yang selalu bersyukur.”

Di umur 19 tahun ini, aku merasa sangat kekurangan. Kurang ini, kurang itu, kurang begini, kurang begitu. Mau ini dan mau itu, begini begitu.
Seperti dihadapkan pada sebuah gelas dengan air separo di dalamnya. Aku hanya focus pada ruangan kosong di atas air, tanpa mau melihat air yang memenuhi separo bagian dari gelas itu. Hanya mengatakan gelas separo kosong, bukan gelas separo terisi. Mencari cari terus apa yang tidak ada, dan tidak menyadari bahwa banyak hal yang telah aku miliki. Manungso maruk.

Tahun 2010 segera tertutup, dan lembaran lembaran tahun 2011 segera dibuka, masa lalu hanyalah kenangan, aku bebas memilih untuk terus mengingatnya atau melupakannya, aku memilih mengingatnya sebagai bahan evaluasi di masa depan. 2011 adalah harapan harapan, aku bebas memilih untuk berharap atau tidak, dan aku jelas memilih untuk berharap. Karena harapan yang diconvert menjadi sebuah rencana adalah 50% dari kesuksesan. Wah, idup Cuma sekali nggak punya harapan kok rasanya tragis sekali. Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi mimpi mu! Yang penting setelah berencana, segera berusaha dan serahkan sisanya kepada Tuhan, ALLAH SWT.

Tahun 2010 yang penuh dengan pengalaman pengalaman berharga, penuh dengan pergulatan batin, atau pun pergulatan dengan manusia lain, bertemu dengan orang orang becik dan juga tengik, terkadang menjadi becik atau pun tengik.

2011 di ambang mata. Waktunya mengevaluasi diri sendiri dan memacu diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Tidak usah memaksakan hal yang tidak mungkin didapat, bukan berarti aku menyerah untuk menggemukkan badan, bukan berarti aku pesimis kalau badanku akan kurus selamanya, tapi aku berfikir,

Plis deh mey, elu ini idup Cuma sekali, Cuma masalah berat badan aja dipikir banget banget, hey!! Badan lue tu nggak kayak Pretty Asmara yang mau cari baju aja harus pesen dulu, badan lue nggak kayak mbak mbak yang sering lu liat yang dikenal dengan julukan manusia mini, badan lue ini nggak kurang suatu apa pun, jari jari tangan dan kaki lengkap, punya hidung dan mata, lima indra berfungsi dengan sempurna, dan sekarang bingong hanya karena berat badan nggak memenuhi standard badan ideal. Liat majalah fashion dong, mey!! Tu mbak mbak kurus kering sampai tulang dadanya keliatan aja PD gilak jalan di catwalk memamerkan baju ter update se antero dunia, mbak mbak yang kakinya kecil dengan ukuran lingkar pinggang masyaAllah kecilnya juga terkenal gilak jadi top model di kancah internasional. Lagian badan lue yang kurus itu, nyatanya gampang banget melepaskan diri dari himpitan penumpang bis gedhe , nggak makan tempat banyak kalau di angkot, dan juga…….kamu bisa makan apa pun yang kamu inginkan tanpa ngitung dulu berapa jumlah kalori yang akan melesat masuk ke tubuhmu. Yang penting lue sehat, lue punya otak buat mikir, lue bahagia….masalah orang mau terima apa nggak, terima Alhamdulillah, nggak terima nggak masalah….kalau pun dibuat jadi masalah malah bikin idup sulit semakin sulit.

Tahun 2011 nggak ada lho ya, bingong mikirin berat badan atau apa pun soal badan. Lakukan apa yang elu bisa lakuin, meykke…. Tapi tanpa bingung, tanpa apa pun yang bisa memenjarakan pikiranmu.

Hey!! Wonderful things are waiting you to reach, don’t let something distract you, just you yourself can take handle life stuff , nothing else.

2011, I AM READY TO WELCOME YOU, WITH WELCOMING SMILE APPEARED IN MY LIPS, WITH MANY WISHES TURNING AROUND IN MY HEAD, HOPEFULLY IT WOULD BE AN AWESOME YEAR FOR ME, FOR YOU ALL.

Cheerz!salam cincau!!

09.33/23.12.2010

langit dan bumi adalah Nicken dan Meykke







Langit dan bumi. Itu semacam gambaran buat kami berdua. Exactly, buat gue dan adik gue named Nicken Dwi Prameswari, atau Nicken Santoso. Banyak orang berkata seperti itu, dari ibuk, bapak, nenek, sodara sodara setempat dan juga tetangga sekitar. Setelah gue pikir pikir ternyata memang seperti itu.

First, dilihat dari bentuk tubuh, jelas kayak bumi dan langit. Tubuh adik gue yang dalam masa pertumbuhan sangatlah bohay, ibuk masa muda dulu juga lewaaaaaat. Adik gue yang sekarang menginjak masa pencarian jati diri dan duduk di kelas 1 SMP sangat terlihat kemontokannya. Badannya padat bersisi, namun tidak bisa dikatakan gemuk. Cenderung sintal dan seksi. Oke, dari situ lue bisa bayangin bagaimana tubuh gue. gue nggak mau ngomonginnya. Takut meykke sakit ati gue katain isinya Cuma tulang dan entut. Dari kulit, entah turunan siapa, kulitnya kuning langsat dan mukanya muluuus. Dengan gigi yang tidak gingsul, dan paras yang bisa dikatakan cantik. Banyak yang ngira dia anak tante gue, cantiknya selevel, Cuma adik punya bibir agak tebel kayak Angelina Jolie. Hueeek….

Nah, dulu gue ngidam gila pingin jadi dancer sekolah. Actually, yes, she is…. Dia terkenal walau pun baru kelas 1 SMP. Dia termasuk jajaran top TEN cewek ayu kemayu di sekolah kalau dalam sinetron gitu, kumpulan cewek cewek bergengsi yang lebih terlihat ketimbang yang lain. Buktinya, adik pernah dilabrak kakak kelas nya yang juga dari komplotan cewek tengil sok bergengsi di sekolah. Dulu waktu gue SMP, boro boro dilabrak, kakak senior kenal sama gue aja nggak. Gue terbenam di dasar kolam.

Waktu SMP, huff…..beda banget nasib gue sama dia. Dulu, kalau adik kelas yang dilabrak kakak kelas itu pertanda si adik kelas cukup terkenal di kalangan kakak senior, sekali bikin masalah, di samperin deh dan perang mulut tak terelakkan. Kalau lagi beruntung juga kena jambakan. Setelah peristiwa itu, nama si adik kelas langsung ke rating tertinggi. Terkenal. Sepertinya fenomena itu tidak berubah sampai sekarang. Adik gue terkenal di dunianya. Dan, nggak tanggung tanggung, dia juga dancer di SMP nya. Gue dulu Cuma ngayal doang, dan dia sekarang salah satu petingginya. Read out, salah satu LEADERnya, gan!! Dulu gue buntutnya aja nggak. Dia juga penari lumayan handal waktu SD dulu, sampai disaksikan lurah dan camat!! Great!

Tapi, emang ALLAH itu adil seadil adilnya. Maha Adil. Yes, she is more beautiful than me, tapi…..otak gue lebih encer. Dia pintar menggambar, dan tidak suka menghafal. Kebalikannya, gue gemar menghafal, kecuali nama orang, dan tidak bisa menggambar. She is dancer, dan gue Cuma ngayal jadi dancer. Tapi, kita sama sama perenang yang lumayan. Well, ini juga dia lebih handal ding. Hobbynya berenang dan menari. Hobby gue berkhayal.


Tapi, gue bangga. Bapak gue punya hasil yang variatif. Anak anak seperti kami. Apa pun keahlian kami, anak anaknya, tujuan kami satu. Membanggakan bapak dan ibu. Kami bak rantai besi tak tergoyahkan yang selalu menjunjung persatuan dan kesatuan sebagai sesama anak bapak dan ibu. Saling mempererat jalinan dan menembus segala rintangan, demi satu tujuan. Senyuman Ibu dan Bapak.

Friday, 24 December 2010

Lost in Semarang, were we?



21 Desember 2010.
Hari ini aku dan teman temanku berencana untuk berkunjung ke Semarang, Citraland tepatnya. Sebenarnya rencana ini sudah jauh jauh hari kita pikirkan, namun karena masalah masalah teknis, missal nggak punya duit, duit untuk keperluan lain, duit abis sebelum tanggalnya, atau pun duit tiba tiba ludes, akhirnya baru sekarang kita bisa ke Semarang.

Pagi pagi, sekitar jam tujuh aku sudah sampai di Posnet, warnet milik kampusku. Aku nggak perlu bayar tiap ngenet karena setiap 1 tahun aku sudah membayar biaya ngenet yang digabung dengan uang kuliah, 60 jam untuk dua semester. Hari itu, bisa dikatakan hari berperang, rebutan kelas idaman yang akan menentukan kesuksesanmu sekitar 6 bulan ke depan. IP juga sangat bergantung pada hal ini. Biasanya, kelas berdosen favorit akan langsung penuh setelah beberapa detik SIASAT dibuka. Benar saja, kelas kelas idamanku yang dosennya enak bukan kepalang, terutama soal nilai called murah biji sudah penuh terisi, aku segera mencari kelas lain yang sama waktunya sehingga tidak akan tabrakan dengan jadwal lain yang sudah rapi aku susun jauh jauh hari. Alhamdulillah, jadwal jadwal sudah di tangan, sumringah jelas terlihat di wajahku dan juga dua temanku. Walau pun tidak seperti yang kita harapkan, setidaknya tidak satu pun kelas yang tidak bisa kita ikuti semester depan, dan hanya dua kelas yang berbeda di antara kita. We are still on the track, hopefully, we can graduate as soon as possible!! Amien….

FINISH.

Berbunga bunga sudah, dan eventually, we are going to SEMARANG…..
Oke, jujur saja aku tidak pernah gaul sampai ke Semarang. Oke, sebenarnya juga emang aku nggak gaul. Nggak pernah ke mana mana karena selain nggak ada temannya juga nggak ada sarananya.

Setelah naik bis lumayan jauh, CRING! 18ribu untuk 3 orang.
Kita mulai bingung sampai ke Semarang, mulai menerka nerka mau turun dimana. Biasanya aku menjamah Semarang karena entah diajak si tante ke tempat makan unik yang berada di atas air, pemandangannya bagus banget, dan es krimnya enaaaak, namanya aku lupa, kalau nggak salah kampong laut, atau keperluan lainnya yang Cuma duduk, nggak mikir atau biasanya tidur, tau tau udah sampai. Dan ini kali pertama ke Semarang, Cuma bareng temen temen dan naik ANGKOT.

Kita mulai bingung tapi nggak panic. Kalau emang nggak tau ya udah, duduk aja di bis ini sampai bis kembali lagi ke Salatiga. Gampang sekali, bukan??

Kita bertiga malah cekikikan di bis, merasa buta Semarang. Oia, kenalkan teman temanku, Inggit Octavia, anak ungaran,berkulit paling putih di antara kita bertiga, berambut lurus sebahu hasil rebonding, dan gayanya tomboy gimana gitu, hobynya pakai sneaker dan benci pakai flatshoes atau pun baju baju bertema feminine. Yang kedua, Garwidha Rafwani, asli Purwodadi, pakai kacamata kemana mana, suka bedakan agak tebal, baik hati banget, kita suka nitip badan di kostnya tiap jam kosong kelewat panjang dan sorenya masih ada kuliah lagi. Kita kadang liat film bareng di kostnya dan dia suka kalau ada adegan agak syahdu (baca:saru). Eits, bukan berarti kita suka liat begituan, tapi terkadang film film Barat kesukaan kita semisal Benjamin Button, Dear John, atau film lawas Romeo and Juliette khan ada adegan begitu.

Nah, yang ketiga adalah Meykke Santoso, kadang agak gemblung dan punya keinginan yang kadang agak konyol, seperti naik gethek (kapal mini biasanya digunakan nelayan untuk cari ikan atau kalau di Rawa Pening untuk ngambil enceng gondok, biasanya buat kerajinan tangan kalau udah kering) di Rawa Pening atau sungai Tuntang. Waktu dia membicarakan hal ini pada sahabatnya yang lain, Dany, lalu dany menjawab :”isih pingin nikah ra kowe??” (masih pingin nikah nggak kamu??). waktu ngajak pacarnya, Danto, Danto menjawab:”petingkah!”. The plan is successfully failed. Actually, that’s me.

Oke, bis makin melaju, lama nian kita berada di bi situ, sekitar sejam. Si kenek yang daritadi malah ribut dengan sopirnya soal jam jam an, soal nyalip nyalip bis lain, dan lain sebagainya, said “Tugu Muda Tugu Muda…”

Entah kita ini berasal dari planet mana, sampai Simpang Lima pun kita fikir sama dengan Tugu Muda. Embarrassing ra uwis uwis. Aku emang buta soal Semarang, si Inggit yang beberapa hari yang lalu udah ke CL liat Harry Potter terbaru yang aku fikir agak melek soal Semarang pun ternyata rabun parah sekali. Tiba tiba kita turun, setelah melihat keadaan sekitar, barulah kita sadar. It’s not Simpang Lima, saudara….

Si Wida anak Purwodadi angkat bicara PD sekali,
Santai, kita jalan ke sana, dan kita segera sampai, sahabat….
Dia jalan dengan penuh kePDan.
Melewati Lawang Sewu, aku yang juga suka hal hal mistis dan bertekad untuk bisa melihat makhluk gaib semacam mbak kunti, Om ponco, dan sesamanya mulai punya ide.
Saudaraku, sudah, kita ke Lawang Sewu saja.”
Inggit aku tarik tarik. Dia nggak demen. Saat itu Lawang Sewu sedang dalam proses renovasi, bapak bapak bergelantungan dimana mana. Ngecat.

Mau masuk ke Lawang Sewu dek? Masuknya 10ribu…” kata bapak bapak berkemeja lengkap dengan celana hitam yang berkain licin dan bersepatu hasil semiran istrinya tadi pagi.

Aku optimis.

Pemandunya 30ribu

Kita keluar dari areal Lawang Sewu.
“Teman, santai, kita akan segera sampai….tenanglah…”, seakan Simpang Lima 100 meter lagi ke depan.

30 menit kemudian….

Keringatku menganak sungai dimana mana, panasnya Semarang memang menyiksa. Pantas saja teman teman yang kuliah di Semarang suka nulis status,
Adwuhh, Semarang panas beuttzzz
Rasanya pingin minum Wida yang tadi sangat PD bilang kita akan sampai, ternyata jalan jauh sekali pun nggak nyampe nyampe. Tersesat atau salah jalan di Serawak, atau London, atau New Delhi sih masih tersesat yang berkelas, kalau orang yang tinggal di kabupaten Semarang, dan tersesat di Semarang sih, ecek ecek bangeeeeet. Unfortunately, that’s us! Poor us…

Akhirnya kita naik angkot kecil warna biru telur bebek sampai Simpang Lima, depan CL. Liat tulisan Citra, senyum tersungging di bibir.

Tron, we are coming!! Liat trailernya di TV1 bikin aku pingin liat. You must see!!

Cring!15ribu untuk satu tiket. That’s cheap, we like it!!
Pukul 1 PM finally kita bisa liat kedahsyatan high technology dalam film ini. Sumpah, keren abis!! Pemain utamanya, ganteng abiss!!
2.30 kita keluar, cari makan. Soto Lamongan yang satu porsi banyak sekali ditemani dengan es teh segar sekali menjadi akhir perjalanan kita, aku pikir tadinya. Kenyang sekali, dan….
CRING! 7.500 untuk satu porsi soto lamongan dan satu gelas es the.
Nah, sekarang masalahnya adalah….bagaimana kita pulang???
Kemana kaki ini akan melangkah?? Kea rah mana kita akan melaju?
Gelap gulita. Nasib anak Salatiga di kota Semarang.
Akhirnya kita tanya bapak tukang becak.
“Naik angkot kayak gitu terus turun di Dr. cpto, di MILO terus naik bis jurusan Ambarawa, mbak…apa naik becak aja??”
“itu bukan ide yang bagus, wahai bapak…kita sudah tidak napsu untuk berwisata, rumah terbayang di pelupuk mata.”
Si Wida, pulang ke Purwodadi, kita berpisah.
Hanya aku dan Inggit. Di sepanjang jalan berderet deret kios yang menjual beraneka ragam barang mulai dari aksesoris, tas, ikat pinggang, dan lainnya sebagainya. Semarang Great Sale. Nggak sempet lah kita liat liat, walau aku yang hobi window shopping sebenarnya pingin mampir dulu sebentar, siapa tahu ada yang klik di hati. Tapi liat tampang Inggit, aku urungkan niatku.
Kita naik angkot biru telur bebek itu, dan…kita tidak tau MILO itu dimana. Kita menerka nerka, mungkin MILO itu ada pabrik MILO di depannya, atau mungkin ada iklan MILO besar sekali di samping jalan, atau Inggit menerka ada kedai yang jualan MILO di depan jalan. Buntu. Kita akhirnya tanya bapak bapak berkacamata. Tersesat terkadang menyenangkan, karena banyak orang baik bertebaran di jalan.
Nanti sampai di MILO, ada perempatan, jalan ke selatan sedikit, sudah ada bis bis, tinggal pilih mau bis yang mana.
“git, selatan tu mana?”
“meneketehek.”
“Oke, jawabanmu sangat membantu”
Sampai di perempatan, di seberang jalan kita melihat MINAS! Kita turun dari angkot si biru telur bebek itu.
Segera kita menyeberang, dan MINAS akan tinggal landas sebentar lagi.
“Git, MINAS mau pergi, Git!Kita harus mencegahnya, kita tidak mungkin membiarkannya pergi!”
“Kita akan menyusulnya, Mey!”
CRING!5ribu sampai ke Ambarawa.
It was awesome!! We will go there again, and we will not be lost there AGAIN, because we have already knew the track and we have a willing, seperti Ikal dan Arai yang menaklukkan Paris dan akhirnya menaklukkan Benua Eropa hanya bermodalkan nekat, keberanian yang tidak terhingga dan juga kostum putri duyung(Just read the masterpiece of Andrea Hirata and you will know how he can hypnotize you with magic words in every line he writes.), kita juga akan menaklukkan Semarang, mall mall di Semarang especially sebelum akhirnya menaklukkan India, tempat tinggak ShahRukhKhan, idolaku.
To be continued, just wait until kita, 3 mahasiswa ceria dan baik hatinya berpijak di tanah SEMARANG bersama sama, next time!
Salam cincau!

Thursday, 23 December 2010

Jilbab???

Selain dalam bentuk ketenangan, dan perubahan pada perilaku seseorang setelah memakai jilbab, ternyata memakai jilbab juga mendatangkan hidayah lainnya yang patut kita simak. Saya merasa sedang berada di dunia yang berbeda dengan pandangan yang jauh berbeda dibandingkan sebelum rambut saya tertutup jilbab. Saya merasa begitu tenang setenang gelombang air lautan yang syahdu tertiup angin Selatan, saya merasa begitu bahagia seperti saat orang mukmin dijanjikan syurga oleh Penguasa Alam Semesta, berjalan dengan jilbab terbalut menutupi mahkota terasa seperti berjalan dengan orang mukmin menjemput taman surgawi, merasa jauh lebih percaya diri karena percaya Allah akan melindungi, merasa jauh lebih cantik karena Allah pun mengakui,

Mereka laksana permata yakut dan marjan.” (QS. Ar-Rahman: 58)

Mereka laksana telur yang tersimpan rapi.” (QS. Ash-Shaffaat: 49)

Ini adalah cara Allah menjaga setiap permata di dunia, pakaian Allah yang menambah berkilaunya suatu permata, karena bila tidak dijaga, jangankan kilaunya, permata pun tak ubahnya seperti batu kali yang sebentar lagi akan terkikis air dan terpaan matahari. Itulah wanita.

Dalam hal azab dan pirantinya sudah jelas di untaian sabda sabda Allah yang mewajibkan kita untuk menutup aurat, dan sangsinya jelas. Namun, itu adalah urusan masing masing manusia dengan Tuhannya. Saya tidak akan begitu membahas point ini, karena semua muslimah juga tahu akan hal ini. Next!

Pelecehan. Mengapa terjadi pelecehan?? Bisakah saya mengatakan karena kita yang mengundang pelecehan terjadi. Dengan rok mini dan tank top Anda pergi ke pasar, bagaimana mungkin tukang ojek yang mangkal bisa nggak pingin? Oke, kita naikkan levelnya. Pergi ke konser sebuah artis nasional atau internasional super ngetop pake celana super seksi called hotpants dan kaos belahan dada aduhai asyiknya, dan berdesak desakan bercampur riuh gembira. You yourself can guess what happen next…

Nah, ada lagi pertanyaan, orang yang pakai jilbab aja banyak yang main video mesum kok, pelecehan juga bisa saja terjadi pada gadis berjilbab. Itu adalah masalah jiwa pemakainya ya, tapi jilbabnya tidak salah apa apa. Jangan melihat ke manusia manusia type seperti itu, karena pastinya jilbab seharusnya disandingkan dengan tujuan yang mulia, bukan untuk menutupi kebusukan si pemakainya.  . At least, kita meminimalisir hal hal yang mungkin terjadi yang tidak kita kehendaki. Do something is somehow much better than do nothing. Kita sedang berusaha untuk melakukan itu, sungguh, semoga ALLAH meridhoi.

Next, memelihara kecemburuan laki laki. Sudah sepatutnya gadis yang berjilbab, juga berjilbab hatinya. Dari situ pasangan akan merasa ‘aman’ memilikinya. Sudah sepatutnya juga, orang baik insyaALLAh akan mendapatkan pasangan yang baik pula, begitu juga sebaiknya. Baik dan Buruknya suatu perilaku adalah pilihan personal. Mana yang ingin Anda pilih. Saya yakin, pilihan pertama jauh lebih membawa berkah.

Mungkin gaya bahasa saya sampai sini agak seperti saya menulis cerita cerita nyleneh yang sering saya tulis, terdengar nyaring agak nylekit walau pun nggak senylekit umpatan Dewi perssik vs Jupe. Mungkin, sudah saatnya saya sedikit memperhalus bahasa saya. Oke, mulai!

Sahabat, jilbab dapat mengurangi resiko terkena kanker kulit. Mengapa demikian? Silahkan baca fakta di bawah ini. 

Kanker adalah sekumpulan penyakit yang menyebabkan sebagian sel tubuh berubah sifatnya. Kanker kulit adalah tumor-tumor yang terbentuk akibat kekacauan dalam sel yang disebabkan oleh penyinaran, zat-zat kimia, dan sebagainya.

Penelitian menunjukkan kanker kulit biasanya disebabkan oleh sinar Ultra Violet (UV) yang menyinari wajah, leher, tangan, dan kaki. Kanker ini banyak menyerang orang berkulit putih, sebab kulit putih lebih mudah terbakar matahari.

Kanker tidaklah membeda-bedakan antara laki-laki dan wanita. Hanya saja, wanita memiliki daya tahan tubuh lebih rendah daripada laki-laki. Oleh karena itu, wanita lebih mudah terserang penyakit khususnya kanker kulit.

Oleh karena itu, cara untuk melindungi tubuh dari kanker kulit adalah dengan menutupi kulit. Salah satunya dengan berjilbab. Karena dengan berjilbab, kita melindungi kulit kita dari sinar UV. Melindungi tubuh bukan dengan memakai kerudung gaul dan baju ketat. Kenapa? Karena hal itu percuma saja. Karena sinar UV masih bisa menembus pakaian yang ketat apalagi pakaian transparan. Berjilbab disini haruslah sesuai kriteria jilbab.

Nah, berjilbab juga bisa menghambat penuaan. Bagaimana mungkin? Sahabat, keep reading….:)

Penuaan adalah proses alamiah yang sudah pasti dialami oleh semua orang yaitu lambatnya proses pertumbuhan dan pembelahan sel-sel dalam tubuh. Gejala-gejala penuaan antara lain adalah rambut memutih, kulit keriput, dan lain-lain.

Penyebab utama gejala penuaan adalah sinar matahari. Sinar matahari memang penting bagi pembentukan vitamin Dyang berperan penting terhadap kesehatan kulit. Namun, secara ilmiah dapat dijelaskan bahwa sinar matahari merangsang melanosit (sel-sel melanin) untuk mengeluarkan melanin, akibatnya rusaklah jaringan kolagen dan elastin. Jaringan kolagen dan elastin berperan penting dalam menjaga keindahan dan kelenturan kulit.

Sekali lagi, berjilbab atau tidak adalah pilihan masing masing, itu adalah urusan setiap personal dengan ALLAH SWT. Kita sebagai sesama sahabat hendaknya saling mengingatkan. Eits, tapi tetap berkaca juga, terutama saya yang masih punya begitu banyak kekurangan sebagai seorang muslimah. Saya harus instropeksi diri, dan semoga dengan menulis ini, saya semakin terpacu untuk menjadi pribadi yang jauh lebih baik lagi dan menyempurnakan jilbab saya.

Amien ya Robbal Alamien….

I have some fabulous quotes for you, guys….

God’s plan is like a movie. All the good and bad things are arranged together for the good ending. “Wilzkanadi


Prayers are open line to heaven. No sim card, no low batt, and error. Good signal and all messages were sent! Make prayer a habit like texting.”


God is a friend who is close beside you. Everytime you are feeling lost, keep your faith strong and believe that His light will surely guide you.”


Salam cincau!







kisah kasih masa merah putih






Waktu SD dulu gue anak yang bisa dibilang nakal. Gimana nggak, rekor gelut pernah gue sandang, dari gelut sama yang namanya sebut saja Brini yang sekarang udah punya anak, terus Ani yang juga sekarang udah punya anak yang seusia sama adik gue, Endro yang sekarang juga udah nikah, paling paling istrinya juga udah angkatan. Bentar bentar, kenapa mereka semua udah jadi ibu ibu??
Inget dulu betapa cengengnya mereka nggak nyangka banget bisa langsung memproduksi seperti itu. Let say si Brini. Dia bisa dibilang penakut. Inget gue waktu badan kesehatan datang dan mau istilahnya “dicacar”, alias disuntik lengannya, dia nangis nangis kayak mau dibeleh, dia ngumpet ngumpet, terakhir ditemuin dia ngumpet di bawah meja sambil ngemut jempol. Ditarik tarik juga nggak mau, berasa lengket sama mejanya, akhirnya mejanyalah yang diseret sampai di tempat ibu penyuntik. Habis disuntik dia lemes, pingsan deh. Temannya Cuma geleng geleng kepala, padahal mereka juga nangis waktu disuntik. Entah kenapa, gue malah girang. Liat temen temen gue takut disuntik, gue malah tertantang buat disuntik. Gue sok sok pahlawan gitu, mengajukan diri sendri buat disuntik, jarumnya lumayan panjang juga, waktu nusuk terasa banget.
nggak papa, Cuma kayak digigit semut kok.”
Pikir gue, “semut apaan yang bisa nggigit nyetrum kayak gini??
iya ya bu, kayak digigit semut terus digigit anaconda.” Dulu khan lagi in in nya film anaconda yang makan orang orang di kapal terus pas mau di akhir akhir film, cowok yang mancing mancing anaconda dimakan, dikeluarin lagi. Dulu, film itu yang paling gue senengin. Temen gue yang melek merem takut gitu liat itu, gue nggak merem merem. Seru banget!

Nah, waktu itu gue baru kelas tiga. Sebelumnya, gue sekolah di desa nenek gue sampai kelas dua. Tapi, karena bapak bikin rumah di desa yang lain, akhirnya gue pindah sekolah juga. Walau pun begitu, gue dan temen temen baru ini udah saling kenal karena dia adalah temen temen TK gue.
Belum ada satu bulan gue langsung berantem di depan kelas sama si Brini. Gue lupa soal apa, yag gue inget, kita cakar cakaran di depan kelas, di pinggir lapangan.
Waktu lagi beradu kekuatan kuku gitu tiba tiba dia teriak
Ibuuuuuuuuuuuuk”, sambil ndlosor ndlosor. Gue panic, dia nangis. Gue Cuma diam aja, nunggu bu Tutik, guru gue datang dan mengadili kita berdua.
Kalau sama di Ani, walau pun badannya kalau dibandingin sama gue nggak ada apa apanya, maksutnya gue yang langsing sekali dan dia gembil sekali, sekali dia nyonteng gue, gue pasti melayang sampai ke rumah. Tapi, kalau masalah cakar mencakar mungkin emang gue jagonya. Dia bernasib sama dengan si Brini. K.O

Nah, pernah juga sama si Indro. Gue inget dia ngolok ngolok idola gue. dulu khan juga lagi booming boomingnya film India alias Bollywood. Gue yang suka setengah mampus sama Bollywood, dan dia yang menghina nggak pakai perasaan.
Halah, Shah Rukh Khan Shelokan, Shah Rukh Khan Shah Rhung Nghan….”, dia bilang berkali kali. Mana bisa gue terima idola gue dibilang sarungan….
Udah empet, gue menghampirinya dan prak!!! LKS gue sobek, dan si Indro mimbik mimbik.
Lagi lagi gue diadili sama Bu Guru.

Kayak anak anak biasa waktu SD, berantem itu udah hal yang biasa. Kayaknya semua temen gue di kelas, semuanya udah gue ajak berantem.
Hari perpisahan tiba, dan gue sedih luar biasa. Inget waktu kita ngambilin kresen jatuh dan dimakan bareng bareng yang pohonnya subhanallah gedhe di depan sekolah, waktu gue ngebagiin susu sekolah dari pemerintah dulu, terus gue mesti doble kalau ada yang nggak doyan susu, waktu test akhir sekolah dan acara masak memasak di aula, waktu ngepel aula pakai ampas kelapa dan plosotan ke sana kesini, waktu gue ulang tahun dan dikasih kalung dari sedotan susu sekolah berwarna putih dengan raffia biru, waktu cakar cakaran, mainan ayunan di rantai yang mengitari tugu bersejarah. SD gue named SD ISDIMAN. Usul punya usul, di tugu itulah pahlawan ISDIMAN meninggal. Loe kalau mau ke jogja, dan melewati pangkalan truk setelah jalan yang meliuk liuk dan kuburan yang pernah memakan korban, di sebelah kanan jalan, SD gue yang cantik berada. Beberapa meter sebelum masjid ISDIMAN.
Temen temen SD gue yang sederhana, yang sekarang kebanyakan dari mereka sudah tidak melanjutkan sekolah. Ada yang sudah menjadi ibu, bekerja, atau pun menganggur. Teman sederhana yang tidak pernah neko neko, jalan hidup yang sederhana,hanya sekolah, bekerja, menikah, jadi ibu sambil menunggu menjadi tua.

Sebenarnya mereka tidak ingin bernasib seperti itu, gue yakin. Mereka juga ingin mengenyam bangku SMA atau perkuliahan. Ada temen gue yang Cuma jadi pembantu di Jakarta, yang pernah juga jadi TKW, ada yang jadi buruh pabrik, dan ada juga yag jadi kenek sopir truk, Cuma nganggur nganggur di rumah, sales kuningan punya Pak Puji kontroversional itu, hidup mereka yang pas pasan tidak banyak memberi pilihan. Pilihan yang ada hanya bekerja atau hidup sia sia di rumah. Gue prihatin. Andai saja gue bisa berbuat sesuatu untuk mereka…. Memberi mereka banyak pilihan untuk bisa mengangkat muka mereka dan senyum gembira menatap masa depan. Bukan hanya menyusui anak di rumah.

Gue bertekad, ALLAH SWT memberi gue nikmat yang luar biasa ini, walau pun apa adaya seperti ini, sampai detik ini ALLAH memberikan gue nikmat untuk berangkat kuliah,memberi waktu gue untuk bisa membahagiakan bapak dan ibu, dan alangkah bodoh dan begonya gue kalau gue menyia nyiakan kesempatan yang ada ini. Yang gue punya sekarang Cuma otak dan pertolongan ALLAH SWT. Gue percaya, ALLAH Maha Segalanya. Gue percaya, ALLAH Maha Bijaksana. Selama kesempatan ini ada, gue akan bersungguh sungguh, gue akan memeras otak gue dan terus berdoa, semoga gue bisa membuat kedua sarana gue di dunia ini tersenyum dan bangga, selagi mereka masih bisa tersenyum. Tak ada yang abadi di dunia ini. Begitu juga mereka, dan juga gue. sebelum gue dikubur, gue tidak akan berhenti berusaha untuk mendapatkan apa yang gue inginkan. Berharap loe juga begitu.

Beberapa kalimat yang gue jadiin mesui idup gue (taken from I Hate Quotes)
Never give up when you have something to give. Remember : “nothing is really over until the moment you stop crying.”

Get up, be happy, and be tougher! Never be pushed by your problems, but be led by your dreams.

Life is a gift. Life is a test. Life is temporary assignment. Stay strong and be happy.RickWarren

Do not fear! Remember : “if God sends u on hard paths, He provides us with strong shoes!”CorrieTenBoom

Mistake makes us human. Failure makes us stronger, hope keeps us going. Love keeps us alive. Will Ferguson

Wassalam, semoga berguna coret coretan gue ini.


salam cincau!

Monday, 20 December 2010

extremely luxurious Gedong Songo temple

Sabtu, 18 Desember 2010 adalah an amazing day buat aku. Why?? Karena setelah beberapa bulan rasanya otak mau menggumpal dengan tetek bengen soal kampus dan kehidupan pribadi di masa muda yang cukup pelik masih dengan persoalan lain yang membuat otak rasanya mau meledak atau bahasa gaulnya pecas ndahe, eventually…… aku wisata ALAM…..olalala....

Oke, bagiku wisata alam jauh jauh jauh lebih sangat menyenangkan ketimbang ongklang angklong di mall. Di sana sejauh mata memandang hanya suara alam yang terdengar, semilir angin yang seakan mencium setiap inci wajahku, mendengar desisan gemerisik daun yang menenangkan, benturan benturan nakal partikel partikel air menimbulkan gemericik yang mempesona, membuatku seakan berada di dunia yang berbeda, hijau di mana mana, pesona di mana mana, ketenangan seakan membahana, dan keindahan ALLAh memang benar benar tidak ada duanya, tidak terbeli oleh mal beratus ratus tingkat kalau memang ada sekalipun. Allohu Akbar.

Here we are,a Luxurious historical ancient temple, Gedong Songo!!

Dengan wajah berseri seri aku bangun dari tidurku, mandi, menyiapkan jaket, payung, dan juga minum serta beberapa snack untuk perjalanan sampai ke puncak nantinya. Pukul 06.23 aku dan adikku berangkat, dan Via sudah menungguku di Pauline. Kami naik angkot duduk paling depan samping pak sopir. Sampailah kita di depan plang besar bertuliskan
Candi Gedong Songo, 3 km”. Setelah bernego dengan bapak tukang ojek, yang pertamanya sok sok jual mahal, dan setelah kita mencoba memancingnya dengan jalan beberapa meter, akhirnya si bapak setuju juga. Cring!! 15 ribu ngojek sampai depan loket Candi Gedong Songo.

Karena masih pagi dan agaknya kepagian, kami adalah pengunjung kedua setelah sepasang mbak dan mas yang agaknya sangat bersemangat untuk pacaran di Gedong Songo. Bergandeng tangan, rangkul rangkulan, aku juga ingin dirangkul, semilir angin sehangat hembusan es saat kita membuka kulkas merangkulku erat sekali.

Pelan tapi pasti kami senggang merayap (karena jalanan nggak padat alias masih sepi), berfoto foto sudah pasti. Sebelum sampai di candi pertama pun kita sudah kalap. These they are!














Begitu melihat pepohonan, hijau rindang merekah bukan kepalang, pegunungan begitu vulgar memperlihatkan keperkasaannya, masalah masalah yang sedari tadi serasa bergelayutan di kepala, tangan., pundak, pinggang, kaki, dimana mana kini mulai menciut dan hilang perlahan.

Aku bilang, obatnya kehidupan yang penat adalah keajaiban ALLAH yang satu ini, hamparan maha luas si hijau yang sangat mesra bergandengan dengan si biru, si pewarna lautan langit dengan serabut serabut jingga tanda pagi masih bertahta. So perfect, God is beyond perfect! Bukan si biru dan si hijau yang lagi gelut di iklan TV swasta (baca: iklan kartu perdana berartiskan Baim vs Sule)


Kami menginjak ke candi pertama, candi megah yang menjadi awal perjalanan alam kami. Tak usah berlama lama, aku mengambil sikap siap (siap difoto), aku mbasang ke sana dan kemari, aku mendadak jadi fotomodel muslimah jepretan HP Elisabeth Novia Tayl, teman seperjuangan mendaki Gedong Songo yang usut punya usut ternyata ini kali pertama dia ke sini. Takjub melihat karya nenek moyang berseni tinggi. Aku yakin dan percaya, betapa sangat tinggi peradaban Indonesia jaman dahulu kala. Bagaimana dia mewariskan beribu ribu kemegahan kehidupan mereka, candi, prasasti, dan lain lain yang tersebar di tanah ijo royo royo ini. They were incredible, they were fascinating, they are our ancestors. It must be what we look like right now!


Udara pagi terasa sangat menyejukkan sampai ke ulung hati, semilir welcoming wind membuat pori pori otak melar dan elastic lagi(siap menyerap pelajaran semester berikutnya.amien!), pemandangan maha indah membuat mata bening kembali, sungguh bentangan permadani hijau yag elok rupawan, ganteng sekali, Irfan Bachdim sih lewaaaat,apalagi Irfan Hakim, jauuuuh sampai ke Pluto.



Candi demi candi kami lewati, masih dengan semangat 45 karena entah kenapa langit pun begitu rupawan, ganteng sekali. Tanpa kabut, tanpa mendung, cerah benderang, se cerah hati PSSI sekarang ini.





Selamat ya berlaga ke final, sampai kapan pun kami mendukung PSSI, mendukung Indonesia tercinta. Indonesia tanah air kita….pusaka abadi nan jaya, Indonesia sejak dulu kalau…slalu di puja puja bangsa….



Karena kami datang pagi sekali, Gedong Songo masih agak lengang, gaya apa pun kami luncurkan, aku sebut ini adalah masterpiece ku. Gaya dari hati terdalam, seakan mengatakan,
Hey world, look at me jumping so high, I can fly without wings, and express whatever I feel, tanpa mimic sok manis atau kemungkinan memang manis seperti biasanya, bermimik wajah bebas, terbang bebas, and as I jumped, as I felt, Gedong Songo, I’m in love!


Setiap candi yang kami singgahi menyimpan cerita tersendiri, candi yang beratus ratus tahun berdiri kuat melawan alam dan waktu yang semakin hari semakin liar karena pemanasan global. Walau pun sudah ada beberapa yang roboh, namun, candi candi kokoh perkasa yang tegak berdiri lainnya mampu membuat kami berdecak kagum. Soooooo handsome!!


Candi yang seakan menantang petir, menantang apa saja yang datang, dan kami merasa tertantang untuk terus berpose di depannya, mengabadikan masa muda yang sedang berapi api, mengabadikan jejak langkah kami di tempat luar biasa ini. 1….2….jeperet!!







Sebelum sampai ke puncak, kami melewati seperti sebuah lembah kecil memisahkan candi ketiga dengan candi setelahnya, di sana mengempul asap dari celah celah tebing berpahat indah karya alam selama beratus ratus lamanya, indah, mengesankan, dan baunya itu lho… bikin kepala nggliyeng. Seperti orang satu bus SARI yang lagi beroperasi pagi alias ngangkut anak anak sekolah sesak sekali ngentut semua. Terrible, but astonished!


Karena lembah kecil itulah dari sisi sebelum menyebrang kita bisa melihat candi candi seakan berukuran mini di sela sela pepohonan hijau, greenful tak terelakkan. Paduan yang dramatis dan indah luar biasa. Karya manusia bersanding dengan karya Tuhan Pencipta Semesta. Perfect! Hal indah apalagi yang lebih indah dari itu.

It is time to go down…..
Setelah agak kepayahan alias kecapekan karena berjalan sangat jauh, sekarang saatnya menuruni bukit kecil nan eksotis dengan beraneka ragam kecantikannya ini, berharap menemukan sesuatu baru di jalan turun, jalan naik dan jalan turun adalah jalan yang berbeda, di jalan menurun yang bikin kompas rem kita hampir habis ini, tersaji di depan mata berdiri tak kalah megahnya beratus ratus pohon karet yang umurnya puluhan atau bahkan ratusan tahun berjajar teratur seperti petugas upacara dulu saat SMA. Seragam, berjajar, rapi sekali, dan….. hijau menantang. Sekali lagi, perfect! Racikan Tuhan yang Maha Sempurna. Tak terbendung bagaimana syahdunya suasana hatiku yang setiap harinya menyandang buku, memecahkan soal grammar yang selevel dengan soal soal aljabar, merangkai kata kata sesuai patokan tata tertib membuat writing agar terlihat mempesona, dengan begitu mempesona pula hasilnya, berbicara dengan bahasa asing selama bermenit menit di depan kelas yang membuat lidah terkadang kaku, apalagi otakku, tak jarang menghadapi berbagai sifat manusia yang menungso (menus menus kakean doso), bervariasi, beraneka raagam, sama seaneka ragamnya dengan jenis tumbuh tumbuhan di Gedong Songo ini, menguras tenaga dan pikiran, And now….dihadapkan dengan nikmat alam yang membelai belai mata. Grammar, writing, reading, apa pun itu, hilang untuk sementara. Bukan hilang ingatan tentang bagaimana indahnya mereka, hilang semua persoalan yang berkaitan dengan mereka. Allah mengeklik tombok refresh di layar otakku, semuanya kembali jernih.
Here we are…. Gedong Songo!

Sampailah kami ke start point, kembali ke awal, di belakang terlihat candi candi bertengger megah sekali, sudah kami taklukkan, well done!!. Dan giliran kami mengisi perut yang mulai berdehem dehem. Tak lengkap rasanya kalau Anda berkunjung ke tempat ini tanpa mencicipi sate kelinci enak sekali dengan segelas teh anget. Maka makanlah kami di sebuah kedai sate, tak jauh dari candi pertama,

Kemarin selasa itu ada angin gede banget di sini, sampai semua kedai (rata rata bermodalkan beberapa bilah bamboo dan lembaran terpal yang hampir semuanya berwarna biru) itu ambruk, ini aja habis berbenah, kemarin ambruk mbak, dari sini sampai sana ambruk semua, susah mbak, yang itu (nunjuk kedai samping persis, lanjutan dari kedai yang aku singgahi dan masih ambruk) belum dibelike lagi, medeni mbak…”




Oke buk…oke…yang tabah. Memang makin lama alam makin tak bersahabat, manusia terkadang sama setan sama saja, tabiat merusaknya nggak beda jauh, kalau setan ngerusak akal dan pikiran manusia, manusia ngerusak “tempat tinggal” mereka sendiri, ironis!
Kelinci, semoga kekal di surga,dagingnya mari dimakan rame rame. Cring!! Sate kelinci plus lontong 12ribu rupiah, perut kenyang, hati senang riang gembira.

Tidak berhenti sampai di situ, passion kami untuk terus mengabadikan masih menggebu gebu, jadilah foto foto jumping so high ini sebagai hasilnya. Foto di dekat pintu keluar di samping taman yang masih terus dilakukan perbaikan sehingga akan semakin cantik. Akhir yang mengesankan dari sebuah perjalanan menelusuri alam dan budaya yang membuat otakku sumringah. Senyum tiga jari.



EXIT!
Turunnya tidak tanggung tanggung, kami jalan sejauh 3 km itu, J.A.L.A.N
Mengingatkan aku pada kira kira tiga tahun yang lalu. Kami berjalan pulang pergi ke gedong Songo yang sejauh 3 km itu, masih SMA. Aku, Mashlahatul Umami, dan Winda Kusuma Ningrum, tiga serangkai kompak sekali. Tanpa ampun pegel pegel menjalar di seluruh tubuh saat itu, aku pernah bilang waktu itu,
“jongasi mlaku meneh!!” (nggak bakal aku jalan lagi!)
Now… I am going to do it!!






Di tengah jalan, Via yang sedang mengkoleksi bunga bungaan dan pasti sekarang sedang berbunga bunga melihat bunga terhampar di mana mana, akhirnya membeli dua bunga. Sepanjang perjalanan kami memang disuguhi pemandangan yang tak kalah apiknya, dan tentu saja. Bunga bunga tumbuh subur di kanan dan kiri.

Cring!! Dompet Via berbunyi. Cukup dengan 3ribu dia bisa membawa pulang 2 pot bunga cantik.



Kami jalan…jalan…jalan. Capek, kesel, pingin bonek takut ngomong, lagi berharap si bapak sopir udah bilang,
“Sory ya nggak tak ajak, aku mau pulang.”
Nasib.
Tiba tiba ada mas bersyal coklat dengan kemeja coklat muda dan memang masnya masih muda, berbaik hati memberi kami tumpangan. Dugaanku, dia kasian ngeliat kami hampir kawur kawur tertiup angin. Tanpa tenaga.
Makasih mas bersyal coklat, semoga diupah di surga kelak. Amien…..
Kami pulang naik angkot agak sesak, suk suk an.
Tapi, hati kami jangan ditanya….senang bukan kepalang. 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...